BERITA

Sudah Pastikan Tiket Semifinal, Arema FC Women U-18 Pantang Kendur di Laga Ketiga

Sudah Pastikan Tiket Semifinal, Arema FC Women U-18 Pantang Kendur di Laga Ketiga

KUDUS – Arema FC Women U-18 memastikan langkah ke babak semifinal Hydroplus Soccer League 2025/2026 Putaran Nasional setelah meraih dua kemenangan beruntun pada fase penyisihan grup. Hasil tersebut membuat tim berjuluk Ongis Kodew telah mengamankan tempat di empat besar sekaligus menjaga peluang menutup fase grup sebagai juara grup.

Kepastian lolos diraih setelah Arema FC Women U-18 menundukkan Samba Persada Women dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua di Super Soccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Gol tunggal Oktavia Safara menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut sekaligus mengantar Arema FC Women U-18 mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Sebelumnya, Syafia Tristalia Chorlienka dan kawan-kawan juga sukses mengawali perjalanan di putaran nasional dengan kemenangan 1-0 atas Mojang Priangan. Raihan enam poin membuat Arema FC Women U-18 sudah tidak mungkin lagi disalip tim lain di grup. Satu-satunya tim yang memiliki peluang menyamai perolehan poin adalah Mojang Priangan, namun unggul head-to-head membuat posisi Arema tetap berada di atas.

Pelatih Arema FC Women U-18 Nanang Habibi mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menjaga konsistensi permainan hingga memastikan tiket ke semifinal lebih cepat. "Alhamdulillah, kami bersyukur bisa memastikan tiket ke babak semifinal setelah meraih dua kemenangan. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pemain yang terus menunjukkan perkembangan dan mampu menjalankan instruksi dengan baik di setiap pertandingan," ujar Nanang.

Meski target lolos ke semifinal telah tercapai, Nanang menegaskan timnya tidak ingin mengendurkan semangat pada laga terakhir fase grup. Menurutnya, status juara grup tetap menjadi target yang harus diperjuangkan.

"Pada pertandingan ketiga nanti, kami akan tetap menyiapkan tim dengan sebaik mungkin. Meskipun kami sudah meraih dua kemenangan, target kami belum berubah. Kami ingin menyelesaikan putaran penyisihan sebagai juara grup. Karena itu, para pemain harus tetap fokus, disiplin, dan tidak menganggap remeh pertandingan agar kami bisa melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri yang lebih baik," tegasnya.

Dengan satu pertandingan penyisihan grup yang masih tersisa, Arema FC Women U-18 kini memburu kemenangan untuk mengunci posisi sebagai juara grup. Modal dua kemenangan beruntun diharapkan mampu menjadi bekal positif bagi Ongis Kodew untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat pada babak semifinal Hydroplus Soccer League 2025/2026. (*)

09 July 2026

Terkait Spekulasi Liga 1 Putri 2026, Arema FC Women Hormati Pra-Liga Sebagai Uji Coba Regulasi

Terkait Spekulasi Liga 1 Putri 2026, Arema FC Women Hormati Pra-Liga Sebagai Uji Coba Regulasi

MALANG – Munculnya daftar enam tim yang disebut-sebut akan ambil bagian dalam Liga 1 Putri 2026 memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pecinta sepak bola putri Indonesia. Enam tim tersebut berasal dari wilayah Jabodetabek, yakni Persita Tangerang, Persija Jakarta, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan Dewa United.

Situasi tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan klub-klub lain, termasuk Arema FC Women yang selama ini tetap konsisten menjalankan pembinaan meski kompetisi sepak bola putri nasional belum kembali bergulir secara penuh sejak 2019.

Menanggapi berkembangnya informasi tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Women, Nanang Habibi memberikan penjelasan berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyelenggara. Menurut pelatih yang akrab disapa Coach Pepe itu, ajang yang hanya diikuti enam tim dari wilayah Jabodetabek tersebut merupakan pra-liga yang bertujuan menguji sistem dan regulasi kompetisi, bukan Liga 1 Putri secara penuh.

"Arema FC Women siap. Cuma info dari penyelenggara, ini hanya percobaan sistem dan regulasi, makanya pakai wilayah Jabodetabek," ujar Coach Nanang.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyelenggara, terdapat beberapa poin penting mengenai pelaksanaan ajang tersebut. Pertama, kegiatan tersebut masih berstatus pra-liga sehingga belum menjadi kompetisi resmi Liga 1 Putri. Kedua, fokus utama penyelenggaraan adalah menguji sistem kompetisi, regulasi, serta aspek operasional sebagai bahan evaluasi sebelum kompetisi digelar secara penuh. Ketiga, pemilihan peserta yang seluruhnya berasal dari wilayah Jabodetabek dilakukan karena pertimbangan efisiensi dan kemudahan koordinasi selama masa simulasi. 

Setelah seluruh proses evaluasi tersebut selesai, kompetisi Liga 1 Putri secara nasional direncanakan akan digelar dalam skala yang lebih luas. Coach Nanang menegaskan bahwa Arema FC Women menghormati setiap tahapan yang sedang dipersiapkan PSSI dalam membangun kembali kompetisi sepak bola putri nasional. 

Menurutnya, fase pra-liga merupakan langkah positif untuk memastikan kompetisi berjalan lebih profesional ketika resmi digelar. "Istilahnya mungkin ini baru pra-liga. Kalau kita di Arema FC Women prinsipnya selalu siap, baik ikut pra-liga maupun liganya yang sesungguhnya nanti,"* tegasnya.

Meski tidak terlibat pada fase uji coba regional tersebut, program pembinaan Arema FC Women tetap berjalan sesuai rencana. Tim berjuluk Ongis Kodew terus menjalankan latihan secara berkesinambungan dan konsisten mengembangkan pemain melalui pembinaan kelompok usia.

Komitmen tersebut kembali terlihat melalui kiprah Arema FC Women U-15 dan U-18 yang tampil pada Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026 di Kudus. Pengalaman bertanding di level nasional menjadi bagian dari proses pembentukan kualitas pemain sekaligus bukti bahwa pembinaan sepak bola putri di Arema FC terus berjalan.

Arema FC Women menegaskan akan terus mempersiapkan tim sebaik mungkin dan siap ambil bagian kapan pun kompetisi maupun turnamen resmi sepak bola putri nasional kembali digelar. Klub juga berharap tahapan pra-liga yang tengah dipersiapkan PSSI dapat menjadi fondasi yang kuat bagi lahirnya kompetisi sepak bola putri Indonesia yang semakin profesional dan berkelanjutan. (*)

09 July 2026

Arema FC Women U-15 Pastikan Tiket Semifinal, Kini Incar Status Juara Grup

Arema FC Women U-15 Pastikan Tiket Semifinal, Kini Incar Status Juara Grup

KUDUS – Arema FC Women U-15 memastikan langkah ke babak semifinal putaran nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026. Kepastian itu diraih setelah Kesya Arabella dan kawan-kawan mencatat kemenangan kedua di fase grup dengan menaklukkan Putri Tangsel City U-15 dengan skor 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Super Soccer Arena (SSA), Kudus, Selasa (7/7).
Hasil tersebut membuat anak asuh Nanang Habibi ini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Pelatih Arema FC Women U-15, Nanang Habibi mengaku bersyukur timnya mampu mencapai target awal, yakni memastikan lolos ke babak semifinal.

"Alhamdulillah, target untuk lolos sudah tercapai. Sekarang tinggal penentuan juara dan runner-up grup," ujar Nanang.

Menurutnya, penampilan anak asuhnya pada laga kedua menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding pertandingan pembuka. Evaluasi yang dilakukan setelah laga pertama mampu dijalankan dengan baik oleh seluruh pemain.

"Di pertandingan kedua anak-anak terlihat bermain lebih lepas. Dari hasil evaluasi pertandingan pertama, kami menilai mereka masih kurang berani menguasai bola secara organisasi sehingga permainan belum maksimal. Mereka menunjukkan perkembangan yang sangat baik, bermain lebih tenang, berani mengalirkan bola, organisasi menyerang, transisi hingga bertahan berjalan dengan baik. Anak-anak juga mampu memanfaatkan ruang dan berani melakukan spekulasi tembakan dari luar kotak penalti," jelasnya.

Meski tiket semifinal telah dikantongi, Arema FC Women U-15 belum ingin mengendurkan ambisinya. Pada pertandingan terakhir fase grup, Arema FC Women au-15 akan menghadapi Mojang Priangan U-15, wakil Regional Bandung, untuk memperebutkan status juara grup.

Pria dengan sapaan akrab Pepe ini menegaskan timnya tetap memburu kemenangan demi menjaga momentum sekaligus meraih hasil terbaik sebelum memasuki babak semifinal.

"Untuk pertandingan terakhir kami tetap akan mengamati hasil dari grup sebelah. Namun target kami tetap sama, yaitu meraih tiga poin pada laga ketiga," tegasnya.

Laga kontra Mojang Priangan yang akan berlangsung Kamis (9/7) diprediksi berlangsung sengit. Selain menentukan posisi juara grup, pertandingan tersebut juga menjadi modal penting bagi Arema FC Women U-15 untuk menjaga kepercayaan diri menghadapi fase gugur dan melanjutkan perjuangan meraih prestasi di putaran nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026. (*)

08 July 2026

Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 Banjir Peminat hingga Luar Pulau

Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 Banjir Peminat hingga Luar Pulau

MALANG – Daya tarik Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 benar-benar luar biasa. Baru sekitar sepekan dibuka, turnamen sepak bola usia dini ini langsung kebanjiran peminat, bahkan sukses memikat antusiasme tinggi dari tim-tim luar pulau yang jauh. Ajang yang dipusatkan di ARG Soccerfield Lawang ini digelar khusus untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Arema FC ke-39 sekaligus menyambut momen hangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sepanjang bulan Agustus 2026.

Animo yang melesat tajam ini diakui langsung Head of Academy Arema FC Riyan Meidi Wijaya. Bahkan di salah satu kategori, jumlah pendaftar sudah meluber melampaui slot yang disediakan.

"Antusiasme tahun ini benar-benar di luar ekspektasi kami, terutama melihat tim-tim dari luar pulau yang jauh juga sangat bersemangat untuk ikut serta. Untuk Kategori Usia (KU) 14 tahun saja, kuota awal kami sebenarnya hanya 16 tim, tetapi saat ini sudah ada 19 tim yang mendaftar dan masih ada yang ingin mendaftar juga. Kami sedang merumuskan formula terbaik agar semua bisa terakomodasi dengan baik tanpa mengurangi kualitas kompetisi," ujar Riyan Meidi Wijaya.

Riyan menambahkan bahwa festival tahun ini sengaja dikemas berbeda karena mengawinkan atmosfer kompetisi sepak bola dengan selebrasi kemerdekaan. Selain pertandingan sengit di lapangan, penonton dan keluarga pemain akan dimanjakan dengan deretan Tenda UMKM yang menjajakan produk lokal. Tak ketinggalan, nuansa Agustusan akan semakin kental dengan adanya penghargaan khusus untuk Suporter Terbaik yang paling kreatif dan tertib, serta berbagai kejutan doorprize menarik yang disiapkan oleh panitia di lokasi acara.

Nama besar Akademi Arema FC pun terbukti sukses menembus batas wilayah nasional. Alhasil, festival ini tidak hanya menarik untuk menjadi panggung bagi tim-tim lokal Malang Raya, namun sampai ke wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Jember, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Probolinggo, Gresik, dan Sidoarjo. 

Hebatnya, magnet turnamen ini meluas hingga ke Jawa Barat dengan hadirnya tim dari Purwakarta yang sudah memastikan ikut serta. Selain itu, perwakilan dari luar pulau yang siap merapat dan menempuh perjalanan jauh ke Malang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar)  hingga Enrekang (Sulawesi Selatan). 

"Mereka siap bersaing memperebutkan jadi yang terbaik terbaik di Bumi Arema," tegas dia.

Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 ini akan mempertandingkan tiga kelompok usia. Untuk yang pertama  KU-10 (Kelahiran 2016–2017) yang akan digelar 15–16 Agustus 2026 dengan kuota 40 team dan saat ini sudah mencapai 23 pendaftar. Lalu KU-12 (Kelahiran 2014–2015) yang akan digelar  22–23 Agustus 2026 dengan kuota 40 tim dan sudah mencapai 32 peserta. Sedangkan yang ketiga untuk KU-14 (Kelahiran 2012–2013) dan akan digelar 27–29 Agustus 2026, dengan kuota 16 tim tapi sudah ada 19 pendaftar. 

Saat ini masih terbuka bagi tim yang ingin segera mendaftar kepada panitia melalui kontak 0851 0044 0270 (Izza) atau 0877 8336 9820 (Sasa). Informasi terupdate juga bisa diakses melalui akun Instagram resmi @aremafootballacademy_official. (*)

07 July 2026

Arema FC Women U-18 Susul Jejak U-15 Menang, Kejutkan Akademi Persib Bandung

Arema FC Women U-18 Susul Jejak U-15 Menang, Kejutkan Akademi Persib Bandung

MALANG – Arema FC Women U-18 tak mau ketinggalan mengikuti jejak juniornya, tim U-15, dengan mengawali Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2026/2027 lewat kemenangan. Bertanding di Super Soccer Arena, Kudus, Senin (6/7), skuad Singo Edan Putri sukses membuat kejutan dengan menundukkan Akademi Persib Bandung dengan skor tipis 1-0.

Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Arema FC Women U-18 dalam mengawali persaingan di level nasional. Menghadapi salah satu tim unggulan, pasukan asuhan Nanang Habibi tampil disiplin, bekerja keras sepanjang pertandingan, dan mampu mengamankan tiga poin penting.

Gol semata wayang kemenangan Arema FC Women U-18 dicetak Oedaija O'Shea pada menit ke-48. Memanfaatkan peluang di awal babak kedua, Oedaija sukses membobol gawang Akademi Persib Bandung sekaligus memastikan kemenangan Singo Edan Putri.

Dipimpin kapten Syafia Tristalia Chorlienka, Arema FC Women U-18 menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan. Lini pertahanan juga tampil solid dalam meredam berbagai upaya serangan lawan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Arema FC Women U-18, Nanang Habibi, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu mengawali turnamen dengan kemenangan.

 "Alhamdulillah kami bersyukur bisa meraih tiga poin pada pertandingan ini. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang sudah berjuang sepanjang laga. Hasil ini menjadi bekal yang baik untuk menghadapi pertandingan berikutnya," ujar Nanang.

Meski demikian, Coach Nanang menegaskan timnya masih memiliki sejumlah aspek permainan yang harus segera dibenahi agar mampu tampil lebih baik pada laga berikutnya.

"Tentu masih ada pekerjaan rumah untuk tim U-18. Dari sisi permainan, tempo kami masih terlalu lambat dan transisi menyerang juga belum berjalan maksimal. Semoga pada pertandingan berikutnya kami bisa tampil lebih baik dan lebih maksimal lagi," tambahnya.

Kemenangan atas Akademi Persib Bandung menjadi awal positif bagi Arema FC Women U-18 dalam perjuangan di Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2026/2027. Raihan tiga poin ini sekaligus menyusul keberhasilan tim U-15 yang juga mengawali turnamen dengan kemenangan pada laga perdana.

Arema FC Women U-18 kini mengalihkan fokus ke pertandingan kedua Grup C menghadapi Samba Persada Women. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Super Soccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Kemenangan akan menjadi target berikutnya  untuk menjaga peluang melangkah ke fase selanjutnya. (*)

07 July 2026

Arema FC Bidik Fondasi Kuat di Piala Presiden 2026

Arema FC Bidik Fondasi Kuat di Piala Presiden 2026

MALANG – Arema FC siap mengawali perjalanan musim 2026/2027 dengan tampil pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang akan digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Bagi Singo Edan, ajang ini menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan tim sekaligus mematangkan seluruh aspek permainan sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Konferensi pers sekaligus pengundian grup Piala Presiden 2026 telah berlangsung di Jakarta pada Senin (6/7). Dalam agenda tersebut, Arema FC diwakili oleh Dendi Santoso dan Head Public Relations & Marcomm Munif Wakid, yang hadir bersama perwakilan klub peserta lainnya. Hasil pengundian menempatkan Singo Edan di Grup A bersama Persib Bandung, Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam). Seluruh pertandingan Grup A akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Sementara itu, Grup B yang akan memainkan seluruh pertandingannya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC (Thailand).

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, bahwa Piala Presiden memiliki peran strategis dalam proses pembentukan tim. Turnamen pramusim menjadi kesempatan bagi jajaran pelatih untuk melihat perkembangan skuad secara menyeluruh setelah menjalani rangkaian persiapan.

"Misinya sama seperti turnamen pramusim yang lain. Kalau kami bisa juara, tentu itu menjadi bonus. Tetapi tujuan utama kami adalah melihat kesiapan tim sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi," ujar Yusrinal.

Menurutnya, seluruh pemain akan dibawa ke Bandung agar tim pelatih memiliki gambaran utuh mengenai kondisi skuad. Setiap pertandingan akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi performa individu maupun kolektif, sekaligus memperkuat chemistry antarpemain serta implementasi strategi yang telah dipersiapkan. Kehadiran seluruh pemain diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi dan pemantapan tim menjelang bergulirnya kompetisi resmi musim 2026/2027.


Arema FC optimistis Piala Presiden 2026 akan menjadi tahapan penting dalam menyempurnakan komposisi tim. Selain mengasah organisasi permainan, turnamen ini juga menjadi sarana mengembalikan ritme bertanding para pemain setelah menjalani masa persiapan.

Meski menjadikan Piala Presiden sebagai bagian dari proses pembentukan tim, Arema FC tetap berkomitmen tampil kompetitif di setiap pertandingan. "Semangat juang dan karakter khas Singo Edan akan terus menjadi identitas tim dalam setiap laga, sembari membangun fondasi yang kuat untuk mengarungi musim 2026/2027," tegasnya.

Dengan dukungan penuh Aremania, Arema FC optimistis dapat memanfaatkan Piala Presiden 2026 sebagai pijakan awal untuk menghadirkan performa terbaik sepanjang musim. Setiap pertandingan akan menjadi bagian dari proses membangun tim yang solid, kompetitif, dan siap bersaing di seluruh ajang yang diikuti pada musim 2026/2027. (*)

06 July 2026

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

MALANG – Arema FC kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun regenerasi pemain dengan mempromosikan dua talenta terbaik Akademi Arema FC ke tim senior untuk menyambut kompetisi musim 2026/2027. Dua pemain yang mendapatkan kesempatan tersebut adalah Abyan Adwitya Wisnu Pratista (kelahiran 2007) dan Azmiy Aziz HS (kelahiran 2006).

Abyan merupakan putra asli Malang yang berposisi sebagai gelandang. Sementara itu, Azmiy Aziz HS merupakan pemain asal Padang yang beroperasi di sektor bek kiri. Keduanya berhasil menunjukkan perkembangan yang konsisten selama menimba ilmu di Akademi Arema FC hingga akhirnya mendapat kepercayaan untuk bergabung bersama skuad senior.

Promosi kedua pemain ini menjadi bukti bahwa jalur pembinaan yang dijalankan Arema FC terus berjalan berkesinambungan. Klub memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda hasil akademi untuk menembus skuad utama melalui proses pembinaan, evaluasi, dan perkembangan performa yang berkelanjutan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, promosi Abyan dan Azmiy merupakan bagian dari komitmen klub dalam memberikan ruang bagi pemain hasil pembinaan internal untuk berkembang di level profesional.

"Kami ingin memastikan bahwa pembinaan di Akademi Arema FC memiliki kesinambungan hingga ke tim senior. Abyan dan Azmiy menunjukkan perkembangan yang baik selama proses pembinaan, sehingga mereka layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari skuad utama musim ini," ujar Yusrinal.

Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepada kedua pemain tersebut juga menjadi pesan bahwa Arema FC selalu membuka jalan bagi talenta muda yang mampu menunjukkan kualitas, disiplin, dan etos kerja selama menjalani pembinaan.

"Kami berharap promosi ini menjadi motivasi bagi seluruh pemain Akademi Arema FC. Pintu menuju tim senior selalu terbuka bagi siapa pun yang mampu membuktikan kualitasnya. Sekarang tantangannya adalah terus berkembang, beradaptasi dengan atmosfer tim senior, dan memanfaatkan kepercayaan yang telah diberikan," tambahnya.

Sementara itu, Head of Academy Arema FC Riyan Meidi Wijaya menilai, promosi kedua pemain tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten di Akademi Arema FC. Menurutnya, Abyan dan Azmiy telah menunjukkan perkembangan yang positif sehingga layak mendapatkan kesempatan untuk naik ke level yang lebih tinggi.

"Promosi Abyan dan Azmiy merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah mereka jalani di Akademi Arema FC. Mereka menunjukkan perkembangan yang positif, baik dari sisi teknik, taktik, maupun mental. Kesempatan ini adalah buah dari kerja keras mereka selama ini," kata Riyan.

Riyan menegaskan bahwa bergabung dengan tim senior bukanlah akhir dari proses pembinaan. Sebaliknya, keduanya akan menghadapi tantangan baru untuk terus berkembang dan bersaing di level profesional.

"Kami berharap mereka tetap rendah hati, terus belajar, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan di tim senior. Semoga kehadiran mereka juga menjadi inspirasi bagi adik-adik di Akademi Arema FC bahwa setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk menembus tim utama apabila mampu menunjukkan kualitas dan komitmen dalam setiap proses pembinaan," pungkasnya.

Promosi Abyan Adwitya Wisnu Pratista dan Azmiy Aziz HS menegaskan komitmen Arema FC dalam membangun fondasi tim yang kuat melalui pembinaan pemain muda. Kehadiran gelandang muda asli Malang dan bek kiri potensial asal Padang ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Singo Edan sekaligus menjadi bagian dari regenerasi yang berkelanjutan dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (*)

06 July 2026

Arema FC Women U-15 Awali HYDROPLUS Soccer League Putaran Nasional dengan Kemenangan

Arema FC Women U-15 Awali HYDROPLUS Soccer League Putaran Nasional dengan Kemenangan

KUDUS – Arema FC Women U-15 memulai perjuangannya di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 dengan hasil manis. Bertanding di Supersoccer Arena (SSA), Kudus, Jawa Tengah, Minggu (5/7), tim asuhan Nanang Habibi sukses menaklukkan Putri Surakarta U-18 dengan skor tipis 1-0. Tiga poin pada laga pembuka ini menjadi modal berharga untuk menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya di fase grup.

Arema FC Women U-15 sempat mengalami kesulitan mengembangkan permainan pada awal pertandingan. Namun, seiring berjalannya laga, para pemain mulai mampu menemukan ritme permainan dan tampil lebih percaya diri. Hasilnya, gol tunggal kemenangan berhasil dicetak Janeeta Alodya pada menit ke-27. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan, sekaligus memastikan tiga poin pertama bagi Arema FC Women U-15 di putaran nasional.

Pelatih Arema FC Women U-15 Nanang Habibi bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, hasil positif tersebut merupakan buah dari kerja keras para pemain yang mampu bangkit setelah sempat tampil di bawah performa terbaik pada awal laga.

"Alhamdulillah, anak-anak bisa meraih kemenangan pada pertandingan pertama ini. Terlepas dari itu, pada awal laga mereka memang belum bisa tampil maksimal, baik dalam organisasi menyerang maupun bertahan. Namun, seiring berjalannya pertandingan, terutama memasuki pertengahan babak pertama, mereka mulai bisa menikmati permainan dan menjalankan instruksi dengan lebih baik," ujar Nanang.

Akan tetapi, dia mengapresiasi semangat juang para pemain yang terus berusaha memperbaiki permainan sepanjang pertandingan.

"Saya juga mengapresiasi kerja keras seluruh pemain selama pertandingan. Mereka menunjukkan semangat yang luar biasa untuk terus memperbaiki skema penyerangan maupun transisi bertahan. Memang ada sedikit rasa gugup karena ini merupakan pertandingan perdana di putaran nasional, tetapi anak-anak mampu mengatasinya dengan baik hingga akhirnya meraih kemenangan. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya," tambahnya.

Kemenangan ini membuka peluang Arema FC Women U-15 untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak selanjutnya. Di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026, Arema FC Women U-15 tergabung di Grup A bersama Mojang Priangan, Putri Surakarta, dan Putri Tangsel City.

Dengan bekal tiga poin dari laga pembuka, Arema FC Women U-15 kini menatap pertandingan berikutnya dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Konsistensi performa akan menjadi kunci untuk menjaga peluang melangkah ke fase selanjutnya. (*)

06 July 2026

Arema FC Resmi Datangkan Alfeandra Dewangga dengan Skema Transfer

Arema FC Resmi Datangkan Alfeandra Dewangga dengan Skema Transfer

MALANG – Arema FC kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun skuad untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Manajemen Singo Edan resmi mendatangkan bek ber-caps Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga Santosa, dari Persib Bandung melalui skema transfer dan langsung mengikat pemain berusia 25 tahun tersebut dengan kontrak berdurasi dua musim.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, bahwa proses perekrutan Dewangga dilakukan melalui mekanisme transfer. Sebab, sang pemain masih memiliki ikatan kontrak dengan Persib Bandung.

"Kami datangkan Dewangga dengan skema transfer karena yang bersangkutan masih memiliki kontrak dengan Persib. Setelah proses transfer selesai, kami langsung mengontraknya selama dua musim," ujar Yusrinal.

Dewangga menjadi rekrutan keempat yang resmi diperkenalkan manajemen Arema FC untuk menyambut kompetisi musim 2026/2027. Sebelumnya, tim yang kembali dipimpin pelatih Marcos Santos telah lebih dulu mendatangkan penjaga gawang Syahrul Trisna Fadillah, kiper Erlangga Setyo, serta gelandang muda Robi Darwis.

Menurut Yusrinal, perekrutan Dewangga merupakan bagian dari kebutuhan tim berdasarkan rekomendasi pelatih kepala. Kemampuan pemain kelahiran Semarang tersebut yang mampu bermain di beberapa posisi dinilai akan memberikan banyak opsi bagi tim pelatih sepanjang kompetisi.

"Pelatih sangat menyukai karakter bermain Dewangga dan menilai dia sebagai pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Karena itu, direksi memberikan dukungan penuh dengan membantu proses transfernya sehingga akhirnya Dewangga resmi bergabung bersama Arema FC," tambah dia.

Dikenal sebagai pemain bertahan yang memiliki fleksibilitas tinggi, Dewangga mampu bermain sebagai bek tengah, bek kiri, maupun gelandang bertahan. Di usianya yang masih 25 tahun, ia telah memiliki pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi Indonesia dan beberapa kali dipercaya memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Kehadiran Dewangga diharapkan semakin memperkuat kedalaman skuad Arema FC dalam menghadapi padatnya agenda kompetisi musim 2026/2027. Dengan kualitas, pengalaman, serta kemampuan bermain di berbagai posisi, Dewangga diyakini dapat memberikan kontribusi penting bagi perjalanan Singo Edan pada musim ini.

Perekrutan Alfeandra Dewangga sekaligus menegaskan komitmen Arema FC untuk terus menghadirkan pemain-pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Sinergi antara tim pelatih, manajemen, dan direksi menjadi bagian penting dalam membangun skuad yang kompetitif demi mengembalikan Arema FC ke papan atas sepak bola Indonesia.

Selamat datang di keluarga besar Arema FC, Alfeandra Dewangga! (*)

05 July 2026

Pernyataan Resmi Arema FC Soal Logo Singa Bertindik

Pernyataan Resmi Arema FC Soal Logo Singa Bertindik

Malang, 10 Juni 2026 – Arema FC menegaskan tidak tinggal diam dalam menyikapi polemik pendaftaran logo Singa Bertindik. Manajemen Singo Edan telah menempuh langkah hukum dan administrasi yang diperlukan, termasuk mengajukan keberatan atas pendaftaran yang dilakukan pihak lain. Saat ini, klub memilih menghormati seluruh mekanisme yang berlaku sembari menunggu terbitnya legalitas resmi dari pemerintah sebagai landasan hukum untuk menentukan langkah selanjutnya.

General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi menjelaskan, bahwa sejak mengetahui adanya pendaftaran logo oleh pihak lain, manajemen segera mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, melainkan bagian dari identitas Arema yang memiliki nilai sejarah dan keterikatan kuat dengan klub maupun Aremania.

“Kami sudah menyampaikan keberatan terhadap proses yang dilakukan pihak lain terkait pendaftaran logo tersebut. Bagi Arema FC, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, tetapi bagian dari identitas klub yang memiliki sejarah panjang dan melekat dalam perjalanan Arema. Karena itu, kami mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi identitas tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yusrinal.

Selain menyampaikan keberatan, Arema FC juga telah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik melalui jalur resmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaaan Intelektual (DJKI). Saat ini, seluruh proses administrasi dan legal yang dibutuhkan 
masih berjalan sesuai tahapan yang berlaku.

Yusrinal menegaskan bahwa manajemen terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Ia juga menekankan bahwa pendaftaran yang diajukan Arema FC saat ini masih berada pada jalur yang semestinya.

“Yang perlu dipahami publik adalah bahwa Arema FC sudah mendaftarkan logo Singa Bertindik melalui jalur resmi. Saat ini prosesnya masih berjalan dan berada pada jalur yang semestinya atau on track. Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku dan memilih mengikuti setiap tahapan secara profesional,” katanya.

Menurutnya, saat ini fokus utama manajemen adalah menunggu terbitnya legalitas resmi atas pendaftaran yang telah diajukan. Legalitas tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi klub untuk melangkah ke tahapan berikutnya.

“Kami masih menunggu keluarnya legalitas resmi dari pemerintah. Setelah seluruh dokumen dan pengesahan tersebut diterbitkan, barulah kami memiliki dasar hukum yang kuat untuk melangkah ke tahap berikutnya. Karena itu, kami berharap semua pihak dapat memahami bahwa proses ini membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan,” lanjutnya.

Meski demikian, Yusrinal menegaskan bahwa terbitnya legalitas bukan berarti perubahan penggunaan logo dapat langsung diterapkan secara menyeluruh dalam waktu singkat. Sebagai perusahaan profesional yang mengelola klub sepak bola, Arema FC memiliki berbagai kerja sama strategis yang harus diperhatikan dan disesuaikan terlebih dahulu.

“Setelah legalitas kami terima, bukan berarti keesokan harinya logo bisa langsung digunakan secara menyeluruh. Arema FC adalah perusahaan yang memiliki banyak kerja sama strategis dengan sponsor, vendor, mitra produksi, partner komersial, hingga berbagai pihak lain yang terlibat dalam operasional klub. Seluruh proses perubahan identitas harus dilakukan secara terukur dan melalui tahapan yang matang,” jelasnya.

Perubahan identitas visual klub, lanjut Yusrinal, akan berdampak pada banyak aspek, mulai dari materi promosi, aset digital, merchandise, dokumen korporasi, perlengkapan pertandingan, hingga berbagai kerja sama komersial yang telah berjalan.

“Kami harus memastikan seluruh pihak yang bekerja sama dengan Arema FC mendapatkan informasi dan waktu penyesuaian yang cukup. Ada kontrak yang berjalan, ada materi produksi yang sudah dibuat, ada inventaris yang masih digunakan, serta berbagai aspek bisnis lainnya yang harus diperhitungkan secara cermat. Karena itu, apabila nantinya proses legalitas telah selesai, kami tetap memerlukan waktu untuk melakukan transisi secara profesional dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Yusrinal menegaskan manajemen Arema FC akan terus mengedepankan aspek hukum, profesionalisme, dan kepentingan jangka panjang klub dalam setiap keputusan yang diambil. Ia juga mengajak seluruh Aremania untuk tetap tenang dan memberikan dukungan terhadap proses yang sedang berjalan.

“Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Aremania terhadap identitas Arema. Oleh sebab itu, kami akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi klub. Kami percaya bahwa segala sesuatu yang dilakukan melalui jalur yang benar akan menghasilkan keputusan yang baik pula bagi masa depan Arema FC,” tutup Yusrinal.

10 June 2026

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

MALANG – Manajemen Arema FC akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Singa yang belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania. Setelah memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu cukup lama, kini klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah. Langkah tersebut sekaligus menjadi babak baru dalam upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo Singa Bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa sikap diam yang selama ini diambil manajemen bukan berarti tidak bergerak. Sebaliknya, Arema FC sengaja memilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas keluarga besar Aremania serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Diam bukan berarti tidak bergerak. Selama ini kami memilih pendekatan yang terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, manajemen selama ini tetap membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas Arema. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.

Namun dalam perjalanannya, upaya tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian yang tengah diupayakan.

“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Tegaskan Hak PT AABBI

Di balik langkah tersebut, Arema FC juga menegaskan bahwa secara legitimasi hukum, hak atas nama, merek, logo, dan identitas Arema berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sebagai badan hukum yang menaungi dan mengelola klub profesional Arema FC.

Manajemen menyebut berbagai hak kekayaan intelektual yang berkaitan dengan identitas Arema telah memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya untuk Kelas 41 (jasa hiburan dan olahraga), Kelas 25, dan Kelas 28. Karena itu, PT AABBI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, mengelola, dan melindungi identitas Arema sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto menjelaskan, bahwa perlindungan hukum terhadap merek tidak hanya berbicara mengenai bentuk visual sebuah logo, tetapi juga mencakup unsur nama, fonetik, hingga makna yang melekat pada identitas tersebut.
“Perlindungan merek tidak hanya berbicara soal gambar atau desain. Ada unsur identitas, nama, dan persamaan pada pokoknya yang juga menjadi pertimbangan dalam hukum merek. Karena itu, setiap penggunaan atau pendaftaran yang memiliki keterkaitan dengan identitas Arema harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari sisi visual semata,” jelasnya.

Menurutnya, PT AABBI tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Namun dalam konteks pengelolaan klub profesional dan perlindungan kekayaan intelektual, seluruh tindakan harus tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati sejarah dan kontribusi semua pihak terhadap Arema. Tetapi pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak yang secara hukum melekat pada PT AABBI,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Dimas ini menambahkan bahwa langkah yang ditempuh Arema FC merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tujuannya bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat, Aremania, maupun para mitra klub.

Dimas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum serta mencegah potensi sengketa yang lebih luas di kemudian hari.

Perjuangkan Singa Bertindik

Sementara itu, selain mengajukan keberatan, Arema FC juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo Singa Bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi Aremania yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.

Manajemen menilai persoalan ini perlu segera diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kebingungan di kalangan suporter, mitra, maupun publik sepak bola secara luas. Selain itu, Arema FC juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan identitas atau logo yang memiliki kemiripan dengan merek resmi klub berpotensi menimbulkan persepsi adanya afiliasi dengan Arema FC. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen mengimbau seluruh pihak untuk memastikan setiap penggunaan identitas Arema berada dalam koridor hukum yang berlaku serta melalui entitas resmi yang menaungi klub, yakni PT AABBI.

“Bagi kami, perjuangan ini bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo Singa Mengepal yang kini eksisting tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri, dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” pungkas Yusrinal. (*)

06 June 2026

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai


MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pertemuan jajaran panitia pelaksana (panpel) Arema FC bersama ribuan Aremania di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu (5/4/2026). Konsolidasi bertajuk Arema One Blood ini digelar menjelang laga super big match Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Acara yang berlangsung lancar itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan. Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk menyukseskan pertandingan.

*Momentum Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan*

Dalam sambutannya, General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah,” ujar Yusrinal.

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. “Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya,” tambahnya.

Yusrinal berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

*Seruan Ovan Tobing: Jaga Marwah Arek Malang, Hentikan Kekerasan*

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali,” ujar Ovan.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. Menurut Ovan, pertandingan besar Arema vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. “Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

*6 Poin Nota Kesepahaman dan Komitmen Sepak Bola Tanpa Kekerasan*

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.
2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.
5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.
6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

*Pemkab Malang: Malang Raya Harus Dikenal karena Kedewasaan, Bukan Fanatisme Buta*

Mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam dunia persepakbolaan.

“Sepak bola bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang pembelajaran sosial dan ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai sportivitas, solidaritas, serta pembentukan karakter generasi muda,” ujar Firmando.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, klub, suporter, termasuk dunia usaha. Firmando juga menegaskan bahwa Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya.

“Tentu, kita ingin stadion menjadi ruang yang aman, nyaman, sekaligus membanggakan bagi semua pihak,” pungkas pria yang pernah menjabat Plt Kadispora Kabupaten Malang tersebut.

Dengan digelarnya konsolidasi Arema One Blood ini, seluruh pihak berharap laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 nanti tidak hanya berjalan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.(**)

05 April 2026

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Malang, 16 Februari 2026 – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan Kandang ke-11 Super League 2025/26. Laga antara Arema FC menghadapi Semen Padang FC kemarin (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan laga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara panitia, aparat keamanan, ofisial pertandingan, serta seluruh elemen pendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan ini, termasuk Aremania yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Antusiasme pembelian tiket yang tinggi, serta perilaku tertib baik di luar maupun di dalam stadion, menjadi bukti bahwa pertandingan dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif,” ujar Erwin Hardiyono.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa kelancaran laga ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan menuju penyelenggaraan pertandingan yang semakin baik di kandang Arema FC. Panpel terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar seluruh pertandingan kandang dapat terlaksana dengan standar keamanan dan kenyamanan yang optimal.

“Lancar dan suksesnya pertandingan ini adalah bentuk proses yang terus kami lalui ke arah yang lebih baik. Harapannya, seluruh pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan ke depan dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.

Erwin juga berharap tren positif yang saat ini ditunjukkan oleh tim di lapangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan sikap dan kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara tim dan suporter menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat.

“Kami berharap bukan hanya tim Arema FC yang berada dalam tren positif, tetapi juga didukung oleh perilaku suporter yang semakin baik dan tertib. Hal-hal positif yang terus ditunjukkan dalam penyelenggaraan pertandingan ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kesiapan kami menyambut laga-laga besar ke depan,” jelas Erwin.

Sebagai penutup, Ketua Panpel menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan bergengsi lainnya, termasuk laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April bulan mendatang.~

16 February 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Guyub FC Malang Juara, Berikut Barisan Terbaik Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 KU-10

Guyub FC Malang Juara, Berikut Barisan Terbaik Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 KU-10

Malang – Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 untuk kelompok usia (KU) 10 tahun resmi berakhir. Guyub FC Malang keluar sebagai juara setelah mengalahkan MSA Madiun dengan skor tipis 1-0 pada laga final di ARG Soccerfield, Minggu (16/8).

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (15-16 Agustus), ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-39 Arema FC. Festival Akademi menjadi wadah bagi pemain-pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengasah kemampuan dan membangun karakter kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Guyub FC Malang tampil sebagai yang terbaik setelah menuntaskan perjalanan hingga partai final. Kemenangan 1-0 atas MSA Madiun memastikan Guyub FC Malang berada di posisi teratas, sedangkan MSA Madiun harus puas sebagai runner-up. Sementara itu, posisi peringkat ketiga bersama ditempati Sahara Muda Pasuruan dan MH Soccer School Malang.

Selain penghargaan untuk tim, sejumlah individu juga mendapat apresiasi atas penampilan mereka selama festival. Albiansyah dari Guyub FC Malang terpilih sebagai Pemain Terbaik.

Sementara gelar Top Skor menjadi milik Kainan dari El Suryanaga Pasuruan. Kainan tampil produktif sepanjang turnamen dengan torehan 10 gol.

Penghargaan Best Team diberikan kepada MH Soccer School Malang. Sedangkan Andik Zakaria dari Guyub FC Malang dinobatkan sebagai Best Coach. Untuk kategori penjaga gawang terbaik, penghargaan Best Goalkeeper diraih Muhammad Kaisar Azalea dari Sahara Muda Pasuruan.

Berakhirnya Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 KU-10 tidak sekadar melahirkan barisan juara. Ajang ini juga menjadi ruang bagi para pemain muda untuk merasakan atmosfer kompetisi, belajar bertanding secara sportif, serta membangun mental kompetitif sejak usia dini.

Barisan Juara Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 KU-10

* **Juara 1:** Guyub FC Malang
* **Juara 2:** MSA Madiun
* **Juara 3-4:** Sahara Muda Pasuruan dan MH Soccer School Malang
* **Pemain Terbaik:** Albiansyah (Guyub FC Malang)
* **Top Skor:** Kainan (El Suryanaga Pasuruan) – 10 gol
* **Best Team:** MH Soccer School Malang
* **Best Coach:** Andik Zakaria (Guyub FC Malang)
* **Best Goalkeeper:** Muhammad Kaisar Azalea (Sahara Muda Pasuruan)

16 August 2026

Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 Dipenuhi Kejutan, Achmad Maulana dan Dewangga Hadir di Momen Final

Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 Dipenuhi Kejutan, Achmad Maulana dan Dewangga Hadir di Momen Final

Malang - Keseruan Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 semakin terasa pada hari kedua pelaksanaan. Setelah pada hari pertama, Sabtu (15/8), para peserta mendapat kejutan dengan kehadiran pelatih kepala Marcos Santos, asisten pelatih Andre Caldas, serta gelandang asing Julian Guevara, kejutan kembali hadir pada momen final kategori U-10, Minggu (16/8) siang.

Dua pemain tim senior Arema FC, Achmad Maulana Syarif dan Alfeandra Dewangga Santosa, mendatangi ARG Soccerfield Lawang untuk menyaksikan langsung keseruan pertandingan final. Keduanya hadir bersama Chief Business & Commercial Officer Arema FC, Irma Prianti.

Kehadiran dua pemain yang juga menjadi bagian dari kekuatan sepak bola Indonesia itu langsung membuat suasana festival semakin meriah. Achmad Maulana dan Dewangga menyaksikan langsung perjuangan anak-anak usia dini yang tampil penuh semangat hingga pertandingan berakhir.

Keduanya bahkan turut larut dalam ketegangan pertandingan final. Ketika gol tercipta pada menit-menit terakhir, Dewangga dan Achmad Maulana terlihat memberikan tepuk tangan. Momen tersebut menjadi gambaran betapa perjuangan para pemain muda tetap mendapat apresiasi, bahkan dari pemain yang sehari-hari tampil di level profesional.

Partai final akhirnya dimenangkan Guyub FC asal Malang. Usai pertandingan, Achmad Maulana dan Dewangga kemudian turut didapuk untuk memberikan hadiah kepada para pemain dan penerima penghargaan dalam festival tersebut.

Namun, kejutan belum berhenti sampai di sana. Seusai prosesi penghargaan, kedua pemain Singo Edan tersebut langsung menjadi target buruan anak-anak dan orang tua yang ingin mengabadikan momen bersama.

Satu per satu peserta mengantre untuk berfoto dan meminta tanda tangan. Melihat antusiasme yang begitu tinggi, Achmad Maulana bahkan mengatur antrean anak-anak agar tetap tertib.

“Gantian-gantian, berbaris,” ujar Achmad Maulana.

Anak-anak pun tampak bersemangat. Kehadiran Achmad Maulana dan Dewangga bukan sekadar menjadi hiburan tambahan dalam festival, tetapi juga memberikan motivasi tersendiri bagi para peserta.

Keduanya merupakan pemain yang memiliki kedekatan dengan sepak bola Malang sekaligus telah menjadi bagian dari panggung sepak bola Indonesia. Karena itu, kesempatan bertemu langsung, berfoto, hingga mendapatkan tanda tangan dari pemain idola menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda.

Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 pun tidak hanya menjadi ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk mengenal lebih dekat atmosfer sepak bola, termasuk bertemu langsung dengan sosok-sosok yang selama ini mereka lihat bermain di level profesional.

Kehadiran para pemain senior dalam dua hari pelaksanaan festival menunjukkan bahwa pembinaan usia dini tidak hanya tentang pertandingan dan hasil akhir. Ada pengalaman, inspirasi, serta motivasi yang diharapkan dapat menumbuhkan mimpi anak-anak untuk terus berkembang dan suatu hari mengikuti jejak para pemain Singo Edan. (*)

16 August 2026

Laris Manis, UMKM Padati Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026

Laris Manis, UMKM Padati Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026

Malang — Kemeriahan Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 tak terasa di dalam lapangan pertandingan, tetapi juga di area luar stadion. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta tenant sponsor turut memadati area festival untuk menyemarakkan gelaran olahraga anak-anak tersebut.

Kehadiran para pelaku UMKM ini menjadi alternatif utama bagi para peserta, wali murid, hingga official tim yang datang dari berbagai kota. Mereka menyajikan beragam kebutuhan acara, mulai dari jajanan makanan dan minuman segar, multivitamin, hingga sajian kopi olahan.

Salah satu tenant yang menyedot perhatian pengunjung adalah Madu Bee Honey Bee, UMKM asal Bumiayu, Kota Malang. Stand ini ramai digandrungi oleh para peserta festival, khususnya anak-anak yang penasaran ingin mencicipi manisnya madu alami. Produk yang paling dicari tak lain adalah olahan madu murni serta sarang madu (honeycomb).

Perwakilan dari Madu Bee Honey Bee, Nadila Agnesia, mengungkapkan bahwa produk sarang madu menjadi salah satu item favorit yang paling cepat diserbu oleh anak-anak karena sensasi cara mengonsumsinya.

"Sarang madu ini sangat diminati anak-anak karena unik dan bisa langsung dimakan di tempat," ujar Nadila di sela-sela kesibukannya melayani pembeli.

Selain sarang madu, varian madu multiflora juga menjadi pilihan utama para orang tua untuk menjaga daya tahan tubuh anak-anak mereka selama mengikuti kompetisi.

"Untuk anak-anak, varian multiflora ini sangat cocok. Rasanya lebih ringan di lidah dan khasiatnya bagus untuk menjaga imunitas serta kesehatan pencernaan mereka saat beraktivitas padat," tambahnya.

Tak hanya sektor multivitamin dan madu, geliat ekonomi di festival ini juga dirasakan oleh tenant minuman seperti Unda Undi Coffee Co. Sang pemilik, Deki Eko Agus Prasetyo, mengaku antusiasme pengunjung di ajang festival kali ini terbilang sangat tinggi.
"Alhamdulillah event-nya cukup kencang. Event di sini, karena antusiasmenya banyak juga dari pengunjung luar kota, jadi kesempatan bagus bagi kami buat mengenalkan produk lebih jauh, khususnya di sektor kopi," kata Deki.

Deki menceritakan bahwa produk biji kopi (beans) miliknya bahkan mulai dilirik oleh pembeli dari luar daerah yang kepikat saat berkunjung ke booth-nya.

"Kemarin ada yang langsung order via WhatsApp, kami bisa sell 6 bungkus beans. Kebetulan customernya dari Madiun. Kami bakal terus buka booth sampai event ini berakhir," pungkas Deki.
Kehadiran beragam tenant seperti Madu Bee Honey Bee dan Unda Undi Coffee memberikan nilai tambah tersendiri bagi gelaran Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026. Selain mendapatkan pengalaman bertanding, para peserta dan pengunjung dapat menikmati ragam kuliner lokal yang berkualitas. (*)

16 August 2026

Arema FC Promosikan Doni Suherman ke Tim  Senior, Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Pantauan Pemain Muda

Arema FC Promosikan Doni Suherman ke Tim  Senior, Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Pantauan Pemain Muda

Malang — Arema FC membuat keputusan strategis menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027. Manajemen Tim Singo Edan mengangkat Head of Youth Development Arema FC, Doni Suherman, ke jajaran kepelatihan tim senior.

Keputusan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk promosi bagi Doni yang telah belasan tahun berkontribusi dalam pengembangan pemain muda Arema FC. Penunjukan ini juga menjadi bagian dari upaya klub memenuhi regulasi kompetisi yang diberlakukan operator i.League pada musim 2026/2027.

Pada musim ini, klub yang menggunakan pelatih kepala asing diwajibkan memiliki asisten pelatih lokal dengan lisensi A AFC. Arema FC yang masih mempercayakan posisi pelatih kepala kepada Marcos Santos kemudian mengambil langkah dengan menempatkan Doni Suherman dalam jajaran staf kepelatihan tim senior.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah klub untuk memenuhi regulasi sekaligus memperkuat kebutuhan teknis tim.
"Memang ada regulasi bahwa ketika kita menggunakan pelatih kepala asing, harus ada dua asisten pelatih lokal yang memiliki lisensi A AFC. Coach Doni memenuhi kriteria tersebut. Tetapi tentu bukan hanya karena regulasi itu kami memilih Coach Doni," ujar Yusrinal.

Menurutnya, pengalaman Doni Suherman selama berada di lingkungan Akademi Arema menjadi pertimbangan penting lainnya. Selama belasan tahun, Doni telah terlibat langsung dalam proses pembinaan pemain muda sehingga memiliki pemahaman mengenai karakter dan perkembangan talenta yang dimiliki Arema FC.

"Kami melihat Coach Doni sudah cukup lama bersama Akademi Arema. Dia memahami proses pembinaan, tahu karakter pemain-pemain muda kita dan juga tahu bagaimana perkembangan mereka dari waktu ke waktu. Ini yang kami harapkan bisa dibawa ke tim senior," lanjutnya.

Pria dengan sapaan akrab Inal ini menambahkan, kehadiran Doni di tim senior akan membuat komunikasi antara akademi dengan tim utama semakin dekat. Terlebih, Arema FC ingin memberikan ruang lebih besar kepada pemain lokal dan pemain muda untuk berkembang hingga mendapatkan kesempatan bermain di level tertinggi.

"Jadi kami ingin ada koneksi yang lebih kuat antara akademi dengan tim senior. Ketika ada pemain muda yang berkembang dan dianggap sudah memiliki potensi untuk naik, tim senior bisa mendapatkan informasi secara langsung. Tidak hanya melihat pemain ketika sudah muncul di permukaan, tetapi prosesnya sudah dipantau sejak di akademi," jelasnya.

Menurut Yusrinal, kebutuhan tersebut semakin penting dalam membangun komposisi skuad yang kompetitif sekaligus berkelanjutan. Tim senior membutuhkan pemain yang siap secara teknis, sementara akademi menjadi salah satu sumber utama untuk menghasilkan pemain lokal yang dapat diproyeksikan ke masa depan.

"Kami membutuhkan orang yang bisa memberikan input kepada tim pelatih mengenai pemain lokal, terutama pemain muda. Karena orang yang berada di akademi setiap hari tentu memiliki sudut pandang yang berbeda. Dia tahu perkembangan pemain, bukan hanya dari pertandingan, tetapi juga dari proses latihan dan pembinaannya," katanya.

Doni sendiri bukan sosok baru dalam lingkungan Arema FC. Setelah mengakhiri kariernya sebagai pemain, ia melanjutkan pengabdiannya di Akademi Arema dan telah berkecimpung dalam proses pembinaan pemain muda selama belasan tahun. Selain itu, saat ini dipercaya sebagai Head of Youth Development atau menjadi kepala pengembangan pemain muda. Dalam beberapa musim terakhir, keputusan pemain muda dari Akademi Arema yang dinilai patut dipromosikan ke tim senior, tidak luput dari pantauan pria berdomisili di Gadang, Kota Malang tersebut. 

Pengalaman panjang tersebut menjadi modal penting untuk menjalankan peran barunya. Dengan berada lebih dekat dengan tim senior, diharapkan mampu memberikan masukan secara langsung kepada jajaran pelatih mengenai potensi pemain yang berkembang di level akademi, termasuk karakter, kemampuan, hingga kesiapan mereka apabila mendapatkan kesempatan naik ke level profesional.

"Harapannya tentu bukan hanya untuk musim ini. Kami ingin membangun jalur yang jelas dari akademi menuju tim senior. Kalau ada pemain yang memang punya potensi, kami ingin prosesnya terpantau dan komunikasinya tidak terputus," kata Yusrinal.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat kesinambungan program pembinaan pemain muda dengan kebutuhan tim senior. Doni akan menjadi bagian dari tim kepelatihan yang dipimpin Marcos Santos dalam menghadapi Super League 2026/2027.

"Pada akhirnya kami ingin tim senior dan akademi ini tidak berjalan sendiri-sendiri. Ada kesinambungan. Akademi menghasilkan pemain, tim senior membutuhkan pemain, dan staf pelatih bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai pemain-pemain tersebut. Coach Doni kami harapkan menjadi salah satu jembatan dalam proses itu," pungkasnya. (*)

12 August 2026

Pertahankan Gelar Juara Piala Soeratin Regional Kota Malang, Arema FC U-15 Jadi Wakil ke Provinsi

Pertahankan Gelar Juara Piala Soeratin Regional Kota Malang, Arema FC U-15 Jadi Wakil ke Provinsi

MALANG - Tiket menuju putaran Provinsi Jawa Timur berhasil diamankan Arema FC U-15. Status itu diraih setelah tim besutan Imam Hanafi sukses mempertahankan gelar juara Piala Soeratin U-15 Regional Kota Malang berkat kemenangan tipis 1-0 atas Blayu FC pada partai final di Lapangan ARG, Lawang, Jumat (31/7).

Kemenangan Arema FC ditentukan lewat gol tunggal Muhammad Alfadli Prasetya melalui eksekusi tendangan penalti pada menit ke-29. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan usai, sekaligus memastikan Singo Edan muda kembali menjadi kampiun di tingkat regional.

Pelatih Arema FC U-15, Imam Hanafi, mengaku bersyukur atas keberhasilan anak asuhnya mempertahankan gelar. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bekal penting sebelum tim melangkah ke putaran tingkat provinsi sebagai wakil Kota Malang.

"Yang pertama kami mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT yang memberikan nikmat luar biasa di hari ini. Semua berjalan lancar dan kami bisa mempertahankan juara di regional Kota Malang. Kami akan menjadi wakil Kota Malang di tingkat provinsi," ujar Imam Hanafi.

Imam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah bekerja keras sepanjang turnamen. Ia mengucapkan selamat atas keberhasilan mempertahankan gelar, namun mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri karena tantangan yang lebih berat sudah menanti.

Meski sukses menjadi juara, Imam menegaskan timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ia menjelaskan, skuad Arema FC U-15 memang dipersiapkan sebagai fondasi untuk tampil di Elite Pro Academy (EPA) Super League sehingga Piala Soeratin menjadi bagian dari proses pembentukan tim.

"Sebetulnya tim ini dipersiapkan untuk Elite Pro Academy Super League. Jadi Piala Soeratin ini menjadi jembatan menuju ke sana. Walaupun kami keluar sebagai juara, masih banyak evaluasi karena persaingan di EPA Super League akan jauh lebih berat," katanya.

Karena itu, Arema FC U-15 masih akan melakukan sejumlah pembenahan sebelum menghadapi tantangan berikutnya. Imam menilai kualitas persaingan di tingkat provinsi maupun Elite Pro Academy berada di level yang lebih tinggi sehingga tim perlu diperkuat.

"Kalau kita melihat peta kekuatan di tingkat provinsi dan EPA belum sesuai harapan, maka akan ada pembenahan dan kemungkinan penambahan pemain yang lebih berkualitas sesuai level provinsi dan EPA," tutupnya. (*)

31 July 2026

Impian Menuju Malang: Talenta Muda Bali Unjuk Gigi di Seleksi Terbuka Arema FC Academy

Impian Menuju Malang: Talenta Muda Bali Unjuk Gigi di Seleksi Terbuka Arema FC Academy

BALI— Akademi Arema FC melebarkan sayapnya ke Pulau Dewata dalam menjaring talenta-talenta muda berbakat. Seleksi terbuka di luar kota yang pada periode ini digelar Sabtu (11/7) dan bertempat di Lapangan Debes, Tabanan, Bali. Puluhan anak-anak dan remaja di Bali tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi demi membuka jalan menuju karier sepak bola profesional bersama tim Singo Edan.

Tim talent scouting Akademi Arema FC dipimpin langsung oleh Endrik Vedes Waluyo. Dia mengaku sangat puas dengan semangat dan kualitas yang ditunjukkan oleh para peserta sejak awal kegiatan dimulai.

"Alhamdulillah hari ini anak-anak peserta sangat antusias sekali. Semangat mereka luar biasa. Banyak dari mereka yang memiliki cita-cita besar untuk bergabung dengan Arema. Itulah yang kami cari," ujar Coach Hendrik.

Dia menambahkan bahwa dari manajemen Akademi Arema FC memberikan dukungan penuh agar agenda pencarian bakat di luar Malang ini bisa berjalan maksimal. Selain di Bali, seleksi terbuka digelar di Purwakarta.

Sementara itu, kesuksesan seleksi terbuka di Bali ini tidak lepas dari peran Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Debes Bali selaku tuan rumah dan fasilitator kegiatan. I Wayan Suadiastra, Kepala SSB Putra Debas Bali di dampingi oleh Pak Dede, salah satu orang tua dari talenta muda bali yang terlebih dahulu telah bergabung dengan Akademi Arema FC, sangat menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pihak Arema FC.

"Kami selaku SSB Putra Debes Bali bertindak sebagai fasilitator dan jembatan. Kami sangat berterima kasih kepada Coach Hendrik dan manajemen Arema yang sudah memercayai kami untuk menyelenggarakan seleksi yang luar biasa ini," katanya.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka bagi tim-tim Liga 1 lainnya yang ingin melakukan pembinaan atau seleksi pemain di Bali, demi membantu anak-anak lokal berkiprah di level profesional.

Dari sisi peserta, seleksi ini menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu peserta seleksi, Rafa, mengungkapkan rasa syukurnya karena proses seleksi berjalan dengan sangat baik dan kompetitif.

"Terima kasih untuk hari ini, seleksi berjalan sangat baik. Alasan saya ikut seleksi ini karena ingin mengejar cita-cita. Harapannya bisa lolos dan berangkat ke Malang," ungkap Rafa optimistis. (*)

11 July 2026

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

MALANG – Arema FC kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun regenerasi pemain dengan mempromosikan dua talenta terbaik Akademi Arema FC ke tim senior untuk menyambut kompetisi musim 2026/2027. Dua pemain yang mendapatkan kesempatan tersebut adalah Abyan Adwitya Wisnu Pratista (kelahiran 2007) dan Azmiy Aziz HS (kelahiran 2006).

Abyan merupakan putra asli Malang yang berposisi sebagai gelandang. Sementara itu, Azmiy Aziz HS merupakan pemain asal Padang yang beroperasi di sektor bek kiri. Keduanya berhasil menunjukkan perkembangan yang konsisten selama menimba ilmu di Akademi Arema FC hingga akhirnya mendapat kepercayaan untuk bergabung bersama skuad senior.

Promosi kedua pemain ini menjadi bukti bahwa jalur pembinaan yang dijalankan Arema FC terus berjalan berkesinambungan. Klub memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda hasil akademi untuk menembus skuad utama melalui proses pembinaan, evaluasi, dan perkembangan performa yang berkelanjutan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, promosi Abyan dan Azmiy merupakan bagian dari komitmen klub dalam memberikan ruang bagi pemain hasil pembinaan internal untuk berkembang di level profesional.

"Kami ingin memastikan bahwa pembinaan di Akademi Arema FC memiliki kesinambungan hingga ke tim senior. Abyan dan Azmiy menunjukkan perkembangan yang baik selama proses pembinaan, sehingga mereka layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari skuad utama musim ini," ujar Yusrinal.

Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepada kedua pemain tersebut juga menjadi pesan bahwa Arema FC selalu membuka jalan bagi talenta muda yang mampu menunjukkan kualitas, disiplin, dan etos kerja selama menjalani pembinaan.

"Kami berharap promosi ini menjadi motivasi bagi seluruh pemain Akademi Arema FC. Pintu menuju tim senior selalu terbuka bagi siapa pun yang mampu membuktikan kualitasnya. Sekarang tantangannya adalah terus berkembang, beradaptasi dengan atmosfer tim senior, dan memanfaatkan kepercayaan yang telah diberikan," tambahnya.

Sementara itu, Head of Academy Arema FC Riyan Meidi Wijaya menilai, promosi kedua pemain tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten di Akademi Arema FC. Menurutnya, Abyan dan Azmiy telah menunjukkan perkembangan yang positif sehingga layak mendapatkan kesempatan untuk naik ke level yang lebih tinggi.

"Promosi Abyan dan Azmiy merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah mereka jalani di Akademi Arema FC. Mereka menunjukkan perkembangan yang positif, baik dari sisi teknik, taktik, maupun mental. Kesempatan ini adalah buah dari kerja keras mereka selama ini," kata Riyan.

Riyan menegaskan bahwa bergabung dengan tim senior bukanlah akhir dari proses pembinaan. Sebaliknya, keduanya akan menghadapi tantangan baru untuk terus berkembang dan bersaing di level profesional.

"Kami berharap mereka tetap rendah hati, terus belajar, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan di tim senior. Semoga kehadiran mereka juga menjadi inspirasi bagi adik-adik di Akademi Arema FC bahwa setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk menembus tim utama apabila mampu menunjukkan kualitas dan komitmen dalam setiap proses pembinaan," pungkasnya.

Promosi Abyan Adwitya Wisnu Pratista dan Azmiy Aziz HS menegaskan komitmen Arema FC dalam membangun fondasi tim yang kuat melalui pembinaan pemain muda. Kehadiran gelandang muda asli Malang dan bek kiri potensial asal Padang ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Singo Edan sekaligus menjadi bagian dari regenerasi yang berkelanjutan dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (*)

06 July 2026

Seleksi Terbuka Arema FC Academy Disambut Antusias, Orang Tua dan Pembina Berharap Lahir Generasi Baru Singo Edan

Seleksi Terbuka Arema FC Academy Disambut Antusias, Orang Tua dan Pembina Berharap Lahir Generasi Baru Singo Edan

MALANG – Pelaksanaan seleksi terbuka Akademi Arema FC yang digelar di ARG Soccerfield, Lawang, Kabupaten Malang, pada 27-28 Juni 2026, mendapat sambutan antusias dari peserta, orang tua, hingga para pembina akademi sepak bola. Seleksi yang diperuntukkan bagi kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 ini diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda yang kelak memperkuat Arema FC.

Pembina G-Soccer Academy Semarang, Yudi, menilai langkah Arema FC kembali menggelar seleksi terbuka menjadi momentum penting dalam membangun kekuatan pembinaan usia muda.

"Kesan saya ini baik. Ini menjadi awal kebangkitan untuk menunjukkan bahwa Arema juga bisa melahirkan pemain-pemain muda berkualitas. Saya berharap seleksi ini menghasilkan talenta yang bagus, berani bertarung, tidak hanya memiliki skill, tetapi juga fisik yang mumpuni," ujar Yudi.

Yudi membawa dua pemain terbaik binaannya mengikuti seleksi. Menurutnya, kedua pemain tersebut telah melalui proses pembinaan yang matang dan siap bersaing mendapatkan tempat di Akademi Arema FC.

"Saya membawa dua anak karena yang lainnya sudah bergabung dengan klub lain. Saya berharap mereka bisa bersaing di sini dan nantinya bermain untuk Arema. Mereka memang sudah melalui pembinaan, bahkan salah satunya sering menjadi top skor dan membantu tim meraih juara. Kami memilih pemain yang benar-benar siap untuk kesempatan ini," katanya.

Antusiasme juga datang dari orang tua peserta asal Tosari, Bromo Tengger, Iin. Dia memandang seleksi ini sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi putranya, terlepas dari hasil yang akan diperoleh.

"Semoga setelah mengikuti seleksi ini, putra saya bisa memperbaiki diri dan berlatih lebih giat lagi. Kalau belum berhasil di kelompok usia sekarang, mudah-mudahan masih ada kesempatan di kelompok usia berikutnya. Prosesnya tidak berhenti di sini," ungkapnya.

Iin mengaku tetap optimistis meski menyadari kemampuan putranya masih perlu ditingkatkan. "Kalau peluang lolos mungkin sekitar 50 persen. Tapi dari seleksi ini kami bisa melihat apa saja yang masih menjadi kekurangan. Itu akan menjadi bahan evaluasi agar dia lebih semangat mengejar cita-citanya menjadi pemain Arema," ujarnya.

Dia berharap seleksi Akademi Arema FC dapat digelar lebih rutin agar semakin banyak pemain muda memiliki kesempatan menunjukkan perkembangan mereka.
"Kalau bisa setahun dua kali. Dengan begitu anak-anak punya kesempatan untuk memperbaiki kekurangannya dan mencoba lagi tanpa harus menunggu terlalu lama," katanya.

Sementara itu, warga Pisang Candi, Kota Malang, Ambon mengaku membawa dua putranya, salah satunya lahir pada 2017 dan untuk pertama kalinya mengikuti seleksi Akademi Arema FC.

"Harapannya memang sejak dulu anak-anak ingin ikut Akademi Arema. Ini baru kesempatan pertama karena sebelumnya masih ada kesibukan," ujarnya.

Pak Ambon berharap kedua anaknya dapat menjadi bagian dari masa depan klub kebanggaan masyarakat Malang tersebut. "Harapannya mereka bisa menjadi generasi penerus Arema. Untuk Akademi Arema sendiri semoga semakin maju dan semakin jaya," pungkasnya. (*)

27 June 2026

Seleksi Arema FC Academy Temukan Banyak Talenta Berkualitas, U16 & U18 Bikin Kagum

Seleksi Arema FC Academy Temukan Banyak Talenta Berkualitas, U16 & U18 Bikin Kagum

MALANG – Hari pertama seleksi terbuka Akademi Arema FC di ARG Soccerfield, Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (27/6/2026), menghasilkan banyak temuan positif. Tim pelatih menilai animo peserta sangat tinggi, sekaligus menemukan sejumlah pemain yang dinilai memiliki kualitas di atas skuad reguler akademi saat ini.

Seleksi yang diikuti kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 tersebut menjadi bagian dari upaya Arema FC memperkuat fondasi pembinaan pemain muda sekaligus menjaring talenta terbaik untuk memperkuat berbagai kompetisi usia dini.

Head of Youth Development Arema FC, Doni Suherman, mengaku puas dengan kualitas peserta yang mengikuti seleksi pada hari pertama. Menurutnya, khusus kelompok usia U-16 dan U-18, banyak pemain yang mampu menunjukkan kemampuan di atas ekspektasi tim pelatih.

"Untuk seleksi hari ini saya kira sangat bagus. Terutama di kelompok U-16 dan U-18 dipenuhi anak-anak yang berkualitas. Yang saya lihat, kita mendapatkan pemain-pemain yang sedikit di atas kualitas pemain reguler yang kita miliki. Saya bersyukur karena di seleksi ini kita bisa mendapatkan pemain-pemain yang sebelumnya belum kita miliki," kata Doni.

Ia mengungkapkan, tidak sedikit peserta yang berpeluang direkrut. Bahkan, khusus di kelompok U-18, Doni menilai terdapat lebih dari satu tim yang memiliki kualitas sesuai karakter permainan yang diterapkan Akademi Arema FC.

"Yang direkrut tentu ada cukup banyak. Mereka adalah pemain-pemain potensial yang dalam dua hingga tiga tahun ke depan bisa menunjukkan kualitasnya di kelompok usia masing-masing. Terutama di U-18, banyak anak-anak yang bisa bersaing dengan pemain reguler kami. Bahkan saya melihat ada lebih dari satu tim yang memiliki karakter bermain sesuai dengan filosofi Arema," ujarnya.

Menurut Doni, pelaksanaan seleksi terbuka akan menjadi agenda rutin Akademi Arema FC. Idealnya, seleksi digelar dua kali dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan skuad di berbagai ajang kompetisi usia muda.

"Dalam satu tahun memang harus ada dua kali seleksi. Karena kami harus mengikuti banyak kompetisi seperti Elite Pro Academy (EPA), Piala Soeratin, MJL, hingga Liga Topskor. Target utama kami adalah menyiapkan tim yang kompetitif di EPA, sehingga kami membutuhkan pemain-pemain dengan kualitas terbaik. Dari seleksi hari ini saya melihat banyak anak yang layak masuk ke tim EPA," jelasnya.

Lebih jauh, Doni menegaskan tujuan utama pembinaan di Akademi Arema FC tidak hanya mengejar prestasi di level usia muda, tetapi juga mencetak pemain yang siap menembus tim senior.

"Dua-duanya menjadi tujuan kami. Kami ingin meraih prestasi, tetapi yang paling utama adalah mencetak pemain agar bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, terutama ke tim senior. Karena itu, seluruh pelatih harus mampu membina pemain sesuai filosofi bermain yang sudah menjadi identitas Akademi Arema FC," pungkasnya. (*)

27 June 2026

NEW NEW NEW NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY

Banner Ads
Banner Ads
Banner Ads
Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup