Lima Laga Piala Presiden Jadi Modal Marcos Santos Dalam Proses Tim Arema FC ke Super League

08 August 2026

Lima Laga Piala Presiden Jadi Modal Marcos Santos Dalam Proses Tim Arema FC ke Super League

MALANG - Lima pertandingan di Piala Presiden 2026 menjadi modal penting bagi Arema FC dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Pelatih Marcos Santos menilai turnamen pramusim tersebut telah memberikan gambaran yang semakin jelas mengenai perkembangan tim yang dipersiapkan untuk musim baru.

Arema FC mengakhiri perjalanan di Piala Presiden 2026 dengan menempati posisi keempat. Dalam laga perebutan tempat ketiga, Singo Edan kalah 1-3 dari Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8) lalu.

Meski gagal mencapai target menembus final, Marcos menilai lima pertandingan yang dijalani memberikan banyak manfaat dalam proses pembentukan tim. Setiap laga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan tim dari pertandingan ke pertandingan.

“Lima pertandingan di Piala Presiden sangat membantu proses kami. Selama turnamen, tim terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujar Marcos.

Piala Presiden juga menjadi ruang bagi Marcos untuk mengintegrasikan pemain-pemain baru. Tidak hanya dari sisi teknis dan taktik, para pemain tersebut juga mendapatkan pengalaman mengenai tuntutan ketika mengenakan jersey Arema FC.

“Ajang ini juga menjadi kesempatan penting untuk mengintegrasikan pemain-pemain baru, sekaligus membuat mereka memahami apa arti menjadi bagian dari Arema dan besarnya tekanan ketika mengenakan jersey ini,” katanya.

Dari lima pertandingan tersebut, Marcos juga mulai mendapatkan gambaran mengenai karakter pemain yang dimilikinya. Turnamen menjadi kesempatan untuk melihat pemain mana yang mampu memberikan kontribusi sesuai kebutuhan tim dan siapa yang masih membutuhkan proses pengembangan.

“Turnamen ini menjadi kesempatan yang baik untuk melihat karakter para pemain, siapa yang bisa benar-benar membantu tim dan siapa yang masih harus berkembang selama proses ini,” jelasnya.

Evaluasi tersebut menjadi bagian penting sebelum Arema FC memasuki kompetisi Super League 2026/2027. Marcos melihat masih ada ruang untuk perkembangan, namun secara keseluruhan ia menilai tim berada di jalur yang tepat.

“Saya merasa Arema berada di jalur yang benar,” tegasnya.

Marcos sebenarnya tidak menutupi kekecewaan atas hasil akhir Piala Presiden. Target awal Arema FC adalah melangkah hingga final, namun perjalanan tersebut harus terhenti setelah kalah dari Persebaya di semifinal dan kemudian Persija pada perebutan tempat ketiga.

“Tentu saja kami tetap kecewa dengan hasil akhir karena target kami adalah lolos ke final. Kami pulang dengan rasa frustrasi karena gagal mencapainya,” ungkapnya.

Kendati demikian, kegagalan tersebut tidak mengubah penilaian Marcos terhadap manfaat turnamen. Piala Presiden dinilai telah memberikan banyak bahan evaluasi sekaligus pengalaman bagi tim sebelum menghadapi persaingan yang lebih panjang di Super League 2026/2027.

“Namun secara keseluruhan, hasil turnamen ini tetap positif. Kami mendapatkan banyak pelajaran, melihat banyak perkembangan, dan saya yakin tim ini masih akan terus berkembang,” pungkasnya. (*)

Banner Ads
Banner Ads
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY