BERITA

Impian Menuju Malang: Talenta Muda Bali Unjuk Gigi di Seleksi Terbuka Arema FC Academy

Impian Menuju Malang: Talenta Muda Bali Unjuk Gigi di Seleksi Terbuka Arema FC Academy

BALI— Akademi Arema FC melebarkan sayapnya ke Pulau Dewata dalam menjaring talenta-talenta muda berbakat. Seleksi terbuka di luar kota yang pada periode ini digelar Sabtu (11/7) dan bertempat di Lapangan Debes, Tabanan, Bali. Puluhan anak-anak dan remaja di Bali tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi demi membuka jalan menuju karier sepak bola profesional bersama tim Singo Edan.

Tim talent scouting Akademi Arema FC dipimpin langsung oleh Endrik Vedes Waluyo. Dia mengaku sangat puas dengan semangat dan kualitas yang ditunjukkan oleh para peserta sejak awal kegiatan dimulai.

"Alhamdulillah hari ini anak-anak peserta sangat antusias sekali. Semangat mereka luar biasa. Banyak dari mereka yang memiliki cita-cita besar untuk bergabung dengan Arema. Itulah yang kami cari," ujar Coach Hendrik.

Dia menambahkan bahwa dari manajemen Akademi Arema FC memberikan dukungan penuh agar agenda pencarian bakat di luar Malang ini bisa berjalan maksimal. Selain di Bali, seleksi terbuka digelar di Purwakarta.

Sementara itu, kesuksesan seleksi terbuka di Bali ini tidak lepas dari peran Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Debes Bali selaku tuan rumah dan fasilitator kegiatan. I Wayan Suadiastra, Kepala SSB Putra Debas Bali di dampingi oleh Pak Dede, salah satu orang tua dari talenta muda bali yang terlebih dahulu telah bergabung dengan Akademi Arema FC, sangat menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pihak Arema FC.

"Kami selaku SSB Putra Debes Bali bertindak sebagai fasilitator dan jembatan. Kami sangat berterima kasih kepada Coach Hendrik dan manajemen Arema yang sudah memercayai kami untuk menyelenggarakan seleksi yang luar biasa ini," katanya.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka bagi tim-tim Liga 1 lainnya yang ingin melakukan pembinaan atau seleksi pemain di Bali, demi membantu anak-anak lokal berkiprah di level profesional.

Dari sisi peserta, seleksi ini menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu peserta seleksi, Rafa, mengungkapkan rasa syukurnya karena proses seleksi berjalan dengan sangat baik dan kompetitif.

"Terima kasih untuk hari ini, seleksi berjalan sangat baik. Alasan saya ikut seleksi ini karena ingin mengejar cita-cita. Harapannya bisa lolos dan berangkat ke Malang," ungkap Rafa optimistis. (*)

11 July 2026

TH39REATNESS: Belajar dan Berupaya Menjadi yang Terbaik untuk Semua

TH39REATNESS: Belajar dan Berupaya Menjadi yang Terbaik untuk Semua

MALANG - Tiga puluh sembilan tahun adalah sebuah perjalanan panjang yang terus ditempa oleh waktu. Bagi Arema FC, angka ini bukanlah garis finis, melainkan pengingat bahwa setiap hari adalah kesempatan baru untuk terus memperbaiki dan intropeksi diri. 

"Kami memahami betul bahwa jalan yang kami tempuh tidak pernah mudah, dan di usia ke-39 ini, tema TH39REATNESS hadir bukan sebagai pernyataan bahwa kami sudah sempurna, melainkan sebagai komitmen untuk terus berproses dan berupaya memberikan yang terbaik bagi sepak bola Indonesia serta Bhumi Arema," ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi.

Esensi dari Greatness bagi Arema FC adalah kerendahan hati untuk terus berbenah melalui delapan pilar ikhtiar sesuai semanga bulan kelahiran Singo Edan di bulan Agustus, sebagai berikut:
 
1. Berikhtiar Menghargai Jejak Sejarah

Kami terus istikomah selalu menghormati setiap fragmen sejarah sejak 11 Agustus 1987. Menyadari bahwa kebesaran Arema FC hari ini adalah buah dari kerja keras dan air mata banyak orang sebelum kami, kami berupaya menjaga amanah tersebut dengan sepenuh jiwa.
 
2. Berjuang untuk Bertahan di Kasta Tertinggi

Dunia sepak bola terus berkembang dengan tantangan yang tidak ringan. Kami terus menempa mentalitas agar tetap kompetitif dan bertahan di kasta tertinggi, karena kami sadar bahwa menjaga posisi adalah sebuah perjuangan yang menuntut usaha tanpa henti.
 
3. Berusaha Menjaga Kelangsungan Organisasi

Tumbuh sebagai klub yang sehat dan mandiri adalah proses panjang. Kami terus berupaya melakukan pembenahan tata kelola agar roda organisasi tetap berputar dan mampu melintasi zaman demi generasi Arema di masa depan.
 
4. Berupaya Menjadi Perekat Persaudaraan

Kami percaya bahwa sepak bola harus membawa manfaat bagi banyak orang. Kami terus berusaha menempatkan nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kedamaian di atas segalanya, berupaya merajut hubungan baik dengan semua pihak demi harmoni yang lebih luas.

 5. Membangun Loyalitas Bersama Aremania

Kami sadar sepenuhnya bahwa kami ada karena dukungan luar biasa dari Aremania dan Aremanita. Oleh karena itu, kami terus berupaya memberikan dedikasi terbaik sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami.
 
6. Berupaya Menjaga Kehormatan Identitas Malang

Menjadi representasi Malang Raya adalah tanggung jawab yang besar. Kami terus berusaha menjaga citra positif, keluhuran budaya, dan marwah kota ini dalam setiap langkah kami, baik di panggung nasional maupun internasional.
 
7. Berupaya Kembangkan Inovasi

Kami belajar untuk tidak menutup diri. Dengan semangat untuk terus tumbuh, kami berupaya mengadopsi teknologi dan manajemen modern sebagai langkah nyata agar klub tetap relevan dengan perkembangan industri sepak bola dunia.

8. Mengembangkan Pembinaan Talenta Masa Depan

Membangun fondasi tidak bisa instan. Kami terus berupaya menghidupkan kembali semangat pembinaan, mencetak talenta-talenta muda yang berkarakter tangguh, militan, dan memiliki jiwa Singo Edan yang kental.

TH39REATNESS adalah janji untuk terus belajar, berupaya, dan berproses. Kami bukanlah klub yang merasa sudah di puncak, melainkan klub yang sedang dan akan terus mendaki dengan segala kekurangan dan tekad untuk selalu memberikan yang terbaik bagi kebanggaan kita bersama.

Salam Satu Jiwa! Arema!

11 July 2026

Arema FC Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Tokoh Bonek Andi Peci

Arema FC Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Tokoh Bonek Andi Peci

MALANG – Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka. Andie Kristiantono atau yang akrab disapa Andi Peci, salah satu tokoh suporter Persebaya (Bonek), telah berpulang. Sosok yang dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap klub dan sepak bola Indonesia itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, komunitas Bonek, serta insan sepak bola Tanah Air. Atas kepergian almarhum, keluarga besar klub Arema FC menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. 

Manajemen Singo Edan menegaskan bahwa di atas rivalitas yang selama ini menjadi bagian dari sepak bola, nilai kemanusiaan dan persaudaraan tetap menjadi yang utama.

Head of Public Relations & Marketing Communication Arema FC, Munif Wakid mengatakan, bahwa sepak bola tidak hanya tentang persaingan di atas lapangan. Tetapi juga mengajarkan rasa saling menghormati antarsesama.

"Atas nama keluarga besar Arema FC, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Mas Andi Peci. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," harapnya.

Sosok Andi Peci telah memberikan warna bagi perjalanan sepak bola Indonesia melalui kecintaan dan dedikasinya terhadap klub yang didukungnya. Menurutnya, kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi ekosistem sepak bola nasional.

"Rivalitas adalah bagian dari sepak bola, tetapi nilai kemanusiaan dan persaudaraan harus selalu berada di atas segalanya. Semoga kepergian Mas Andi Peci menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga rasa saling menghormati dan memperkuat persaudaraan antarsuporter demi kemajuan sepak bola Indonesia," tegas dia.

Arema FC berharap, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Manajemen Singo Edan juga mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia untuk terus merawat semangat persaudaraan, menjadikan sepak bola sebagai ruang yang mempersatukan, serta mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. (*)

10 July 2026

Arema FC Women U-15 Alihkan Fokus ke Semifinal Hadapi Cipta Cendikia

Arema FC Women U-15 Alihkan Fokus ke Semifinal Hadapi Cipta Cendikia

KUDUS – Arema FC Women U-15 menutup fase penyisihan Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 Putaran Nasional dengan kekalahan. Tim berjuluk Ongis Kodew Junior harus mengakui keunggulan Mojang Priangan dengan skor 0-3 pada pertandingan terakhir Grup, Kamis (9/7), di Super Soccer Arena (SSA), Kudus.

Hasil tersebut membuat Arema FC Women U-15 gagal menyapu bersih seluruh pertandingan di fase grup. Meski demikian, kekalahan itu tidak mengubah langkah tim asuhan pelatih Pepe yang telah memastikan tiket ke babak semifinal.

Pelatih Arema FC Women U-15 Nanang Habibi mengungkapkan kekalahan dari Mojang Priangan dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah rotasi pemain yang kembali dilakukan untuk menjaga kondisi skuad menjelang fase gugur.

"Pada pertandingan ketiga ini kami kembali melakukan rotasi pemain seperti pertandingan sebelumnya. Anak-anak kurang begitu fokus dan kurang bermain lepas, sehingga skema permainan yang sudah kami siapkan tidak berjalan maksimal," ujar Pepe, sapaan akrabnya.

Menurutnya, laga melawan Mojang Priangan menjadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi semifinal. Dia menilai para pemain perlu kembali menemukan kepercayaan diri dan tampil lebih berani agar permainan tim kembali berkembang.

Menjelang babak empat besar, Arema FC Women U-15 langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi lawan yang dipastikan merupakan juara grup dari Grup B, Cipta Cendikia. Karena itu, tim pelatih akan memaksimalkan waktu jeda untuk melakukan pembenahan, baik dari sisi mental, taktikal, maupun pemulihan kondisi fisik pemain.

"Kami akan menyiapkan mental semua pemain dengan baik. Bagaimanapun lawan di semifinal adalah juara grup, jadi kami tidak boleh meremehkan. Kami juga akan melakukan evaluasi secara taktikal agar penampilan tim lebih baik," katanya.

Selain evaluasi teknis, tim pelatih juga memberikan perhatian terhadap proses pemulihan pemain. Usai pertandingan melawan Mojang Priangan, seluruh skuad langsung menjalani sesi ice bath recovery untuk mempercepat pemulihan setelah tiga laga beruntun di fase grup.

"Ada jeda satu hari untuk recovery setelah pertandingan. Kami langsung melakukan ice bath recovery dan akan mengajak anak-anak refreshing sejenak agar tingkat kejenuhannya berkurang, sehingga mereka bisa kembali fokus menghadapi babak semifinal," pungkasnya.

Dengan evaluasi yang dilakukan dan waktu pemulihan yang tersedia, Arema FC Women U-15 bertekad bangkit di babak semifinal demi menjaga peluang meraih prestasi terbaik pada ajang Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 Putaran Nasional. (*)

10 July 2026

Diego Luiz Landis Datang, Siap Kokohkan Pertahanan Singo Edan

Diego Luiz Landis Datang, Siap Kokohkan Pertahanan Singo Edan

MALANG – Arema FC kembali menambah kekuatan untuk menghadapi kompetisi 2026/2027. Manajemen Singo Edan resmi memperkenalkan bek tengah asal Brasil, Diego Luiz Landis, sebagai amunisi anyar untuk memperkokoh lini pertahanan tim.

Perekrutan Diego menjadi bagian dari upaya Arema FC membangun skuad yang lebih kompetitif menghadapi musim baru. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kualitas sekaligus memperdalam persaingan di sektor belakang.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, bahwa perekrutan Diego Landis merupakan hasil evaluasi tim pelatih terhadap kebutuhan di lini pertahanan.

"Kami menyambut Diego Landis sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan kualitas, pengalaman, dan memperkuat kedalaman skuad di lini belakang. Kami percaya Diego memiliki karakter bermain yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi yang panjang," ujar Yusrinal.

Diego Luiz Landis lahir di Paranavaí, Brasil, pada 3 Mei 1998. Bek tengah bertinggi 1,93 meter itu dikenal memiliki keunggulan dalam duel udara, kuat dalam menjaga area pertahanan, serta memiliki ketenangan saat membangun serangan dari lini belakang.

Sebelum bergabung dengan Arema FC, Diego Landis menimba pengalaman di sejumlah klub luar negeri. Dia pernah menjadi bagian dari tim B FC Porto di Portugal, kemudian melanjutkan karier di Thailand bersama Chiangrai United dan Khon Kaen United. Pada musim terakhir, Diego memperkuat Terengganu FC di Liga Super Malaysia dengan mencatatkan penampilan yang konsisten sepanjang kompetisi.

Yusrinal menilai pengalaman Diego bermain di berbagai kompetisi internasional akan menjadi modal penting bagi Arema FC dalam mengarungi musim 2026/2027.

"Kami berharap Diego bisa segera beradaptasi dengan tim dan memberikan kontribusi maksimal. Pengalamannya bermain di beberapa negara menjadi nilai tambah yang kami yakini dapat membantu meningkatkan kualitas lini pertahanan Arema FC," tambahnya.

Dengan bergabungnya Diego Luiz Landis, Arema FC semakin optimistis memiliki fondasi pertahanan yang solid untuk bersaing pada musim 2026/2027. Kehadiran bek asal Brasil tersebut juga menjadi bukti keseriusan manajemen dalam memenuhi kebutuhan tim sesuai rekomendasi jajaran pelatih.

Selamat datang di Bumi Arema, Diego Luiz Landis. Salam Satu Jiwa! (*)

10 July 2026

Matheus Blade Sudah Join Latihan, Senang dengan Aktivitas Arema FC dalam Perekrutan Pemain

Matheus Blade Sudah Join Latihan, Senang dengan Aktivitas Arema FC dalam Perekrutan Pemain

Malang – Satu per satu penggawa asing Arema FC mulai berdatangan dalam sesi latihan tim. Kini pemain yang musim lalu sudah menjadi bagian penting dari skuad Singo Edan, Matheus Blade, juga sudah bergabung latihan. Pemain asal Brasil ini langsung membaur dan melahap menu latihan bersama pada Kamis (9/7) pagi, menyusul rekan-rekan setimnya yang sudah sepekan terakhir lebih dulu berlatih. 

Kembali merapatnya Blade membawa optimisme tinggi di dalam tim, terutama setelah melihat kesiapan skuad dalam menyongsong kompetisi 2025/2026.

Pemain yang dikenal lewat gaya mainnya yang lugas dan tak kenal kompromi ini mengaku sangat bahagia bisa kembali merumput bersama Arema FC. Baginya, ada faktor krusial yang membuatnya begitu optimistis menatap kompetisi musim ini: terjaganya kerangka utama tim.

Blade mengungkapkan bahwa keputusan manajemen untuk mempertahankan mayoritas komposisi pemain dari musim lalu adalah langkah yang sangat tepat. Hal ini membuat chemistry antar-pemain tidak perlu dibangun kembali dari nol.

"Saya sangat senang bisa kembali ke sini, terutama karena ada banyak pemain dari musim kemarin yang tetap bertahan di dalam tim," ujarnya.

Tidak hanya itu, Blade juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pergerakan manajemen dalam mendatangkan amunisi lokal baru. Kehadiran para pemain baru ini dinilai langsung mendongkrak kualitas latihan dan kedalaman skuad Singo Edan.

"Saya juga senang karena pemain-pemain lokal yang datang untuk musim ini memiliki kualitas yang sangat bagus. Skuad ini sekarang jauh lebih kompak dan memiliki mentalitas yang kuat untuk melakukan hal yang lebih baik dari musim kemarin," sambungnya.

Di musim keduanya, Blade enggan mematok target pribadi yang egois untuk musim depan. Sekalipun musim lalu dia tercatat sebagai pemain dengan statistik apik, salah satunya dominan dalam hal tackle.

Menurutnya, penghargaan individu yang apik hanyalah buah manis dari kerja keras kolektif seluruh tim di lapangan. "Kalau target pribadi, semua pemain pasti punya keinginan untuk memberikan yang terbaik dan menonjol. Tapi menurut saya, performa individu yang bagus itu baru akan keluar kalau permainan tim secara kolektif sudah berjalan dengan baik. Jadi, fokus pertama saya adalah berjuang demi tim, baru setelah itu memikirkan statistik pribadi," pungkasnya. (*)

09 July 2026

Sudah Pastikan Tiket Semifinal, Arema FC Women U-18 Pantang Kendur di Laga Ketiga

Sudah Pastikan Tiket Semifinal, Arema FC Women U-18 Pantang Kendur di Laga Ketiga

KUDUS – Arema FC Women U-18 memastikan langkah ke babak semifinal Hydroplus Soccer League 2025/2026 Putaran Nasional setelah meraih dua kemenangan beruntun pada fase penyisihan grup. Hasil tersebut membuat tim berjuluk Ongis Kodew telah mengamankan tempat di empat besar sekaligus menjaga peluang menutup fase grup sebagai juara grup.

Kepastian lolos diraih setelah Arema FC Women U-18 menundukkan Samba Persada Women dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua di Super Soccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Gol tunggal Oktavia Safara menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut sekaligus mengantar Arema FC Women U-18 mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Sebelumnya, Syafia Tristalia Chorlienka dan kawan-kawan juga sukses mengawali perjalanan di putaran nasional dengan kemenangan 1-0 atas Mojang Priangan. Raihan enam poin membuat Arema FC Women U-18 sudah tidak mungkin lagi disalip tim lain di grup. Satu-satunya tim yang memiliki peluang menyamai perolehan poin adalah Mojang Priangan, namun unggul head-to-head membuat posisi Arema tetap berada di atas.

Pelatih Arema FC Women U-18 Nanang Habibi mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menjaga konsistensi permainan hingga memastikan tiket ke semifinal lebih cepat. "Alhamdulillah, kami bersyukur bisa memastikan tiket ke babak semifinal setelah meraih dua kemenangan. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pemain yang terus menunjukkan perkembangan dan mampu menjalankan instruksi dengan baik di setiap pertandingan," ujar Nanang.

Meski target lolos ke semifinal telah tercapai, Nanang menegaskan timnya tidak ingin mengendurkan semangat pada laga terakhir fase grup. Menurutnya, status juara grup tetap menjadi target yang harus diperjuangkan.

"Pada pertandingan ketiga nanti, kami akan tetap menyiapkan tim dengan sebaik mungkin. Meskipun kami sudah meraih dua kemenangan, target kami belum berubah. Kami ingin menyelesaikan putaran penyisihan sebagai juara grup. Karena itu, para pemain harus tetap fokus, disiplin, dan tidak menganggap remeh pertandingan agar kami bisa melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri yang lebih baik," tegasnya.

Dengan satu pertandingan penyisihan grup yang masih tersisa, Arema FC Women U-18 kini memburu kemenangan untuk mengunci posisi sebagai juara grup. Modal dua kemenangan beruntun diharapkan mampu menjadi bekal positif bagi Ongis Kodew untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat pada babak semifinal Hydroplus Soccer League 2025/2026. (*)

09 July 2026

Terkait Spekulasi Liga 1 Putri 2026, Arema FC Women Hormati Pra-Liga Sebagai Uji Coba Regulasi

Terkait Spekulasi Liga 1 Putri 2026, Arema FC Women Hormati Pra-Liga Sebagai Uji Coba Regulasi

MALANG – Munculnya daftar enam tim yang disebut-sebut akan ambil bagian dalam Liga 1 Putri 2026 memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pecinta sepak bola putri Indonesia. Enam tim tersebut berasal dari wilayah Jabodetabek, yakni Persita Tangerang, Persija Jakarta, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan Dewa United.

Situasi tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan klub-klub lain, termasuk Arema FC Women yang selama ini tetap konsisten menjalankan pembinaan meski kompetisi sepak bola putri nasional belum kembali bergulir secara penuh sejak 2019.

Menanggapi berkembangnya informasi tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Women, Nanang Habibi memberikan penjelasan berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyelenggara. Menurut pelatih yang akrab disapa Coach Pepe itu, ajang yang hanya diikuti enam tim dari wilayah Jabodetabek tersebut merupakan pra-liga yang bertujuan menguji sistem dan regulasi kompetisi, bukan Liga 1 Putri secara penuh.

"Arema FC Women siap. Cuma info dari penyelenggara, ini hanya percobaan sistem dan regulasi, makanya pakai wilayah Jabodetabek," ujar Coach Nanang.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyelenggara, terdapat beberapa poin penting mengenai pelaksanaan ajang tersebut. Pertama, kegiatan tersebut masih berstatus pra-liga sehingga belum menjadi kompetisi resmi Liga 1 Putri. Kedua, fokus utama penyelenggaraan adalah menguji sistem kompetisi, regulasi, serta aspek operasional sebagai bahan evaluasi sebelum kompetisi digelar secara penuh. Ketiga, pemilihan peserta yang seluruhnya berasal dari wilayah Jabodetabek dilakukan karena pertimbangan efisiensi dan kemudahan koordinasi selama masa simulasi. 

Setelah seluruh proses evaluasi tersebut selesai, kompetisi Liga 1 Putri secara nasional direncanakan akan digelar dalam skala yang lebih luas. Coach Nanang menegaskan bahwa Arema FC Women menghormati setiap tahapan yang sedang dipersiapkan PSSI dalam membangun kembali kompetisi sepak bola putri nasional. 

Menurutnya, fase pra-liga merupakan langkah positif untuk memastikan kompetisi berjalan lebih profesional ketika resmi digelar. "Istilahnya mungkin ini baru pra-liga. Kalau kita di Arema FC Women prinsipnya selalu siap, baik ikut pra-liga maupun liganya yang sesungguhnya nanti,"* tegasnya.

Meski tidak terlibat pada fase uji coba regional tersebut, program pembinaan Arema FC Women tetap berjalan sesuai rencana. Tim berjuluk Ongis Kodew terus menjalankan latihan secara berkesinambungan dan konsisten mengembangkan pemain melalui pembinaan kelompok usia.

Komitmen tersebut kembali terlihat melalui kiprah Arema FC Women U-15 dan U-18 yang tampil pada Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026 di Kudus. Pengalaman bertanding di level nasional menjadi bagian dari proses pembentukan kualitas pemain sekaligus bukti bahwa pembinaan sepak bola putri di Arema FC terus berjalan.

Arema FC Women menegaskan akan terus mempersiapkan tim sebaik mungkin dan siap ambil bagian kapan pun kompetisi maupun turnamen resmi sepak bola putri nasional kembali digelar. Klub juga berharap tahapan pra-liga yang tengah dipersiapkan PSSI dapat menjadi fondasi yang kuat bagi lahirnya kompetisi sepak bola putri Indonesia yang semakin profesional dan berkelanjutan. (*)

09 July 2026

Arema FC Women U-15 Pastikan Tiket Semifinal, Kini Incar Status Juara Grup

Arema FC Women U-15 Pastikan Tiket Semifinal, Kini Incar Status Juara Grup

KUDUS – Arema FC Women U-15 memastikan langkah ke babak semifinal putaran nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026. Kepastian itu diraih setelah Kesya Arabella dan kawan-kawan mencatat kemenangan kedua di fase grup dengan menaklukkan Putri Tangsel City U-15 dengan skor 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Super Soccer Arena (SSA), Kudus, Selasa (7/7).
Hasil tersebut membuat anak asuh Nanang Habibi ini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Pelatih Arema FC Women U-15, Nanang Habibi mengaku bersyukur timnya mampu mencapai target awal, yakni memastikan lolos ke babak semifinal.

"Alhamdulillah, target untuk lolos sudah tercapai. Sekarang tinggal penentuan juara dan runner-up grup," ujar Nanang.

Menurutnya, penampilan anak asuhnya pada laga kedua menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding pertandingan pembuka. Evaluasi yang dilakukan setelah laga pertama mampu dijalankan dengan baik oleh seluruh pemain.

"Di pertandingan kedua anak-anak terlihat bermain lebih lepas. Dari hasil evaluasi pertandingan pertama, kami menilai mereka masih kurang berani menguasai bola secara organisasi sehingga permainan belum maksimal. Mereka menunjukkan perkembangan yang sangat baik, bermain lebih tenang, berani mengalirkan bola, organisasi menyerang, transisi hingga bertahan berjalan dengan baik. Anak-anak juga mampu memanfaatkan ruang dan berani melakukan spekulasi tembakan dari luar kotak penalti," jelasnya.

Meski tiket semifinal telah dikantongi, Arema FC Women U-15 belum ingin mengendurkan ambisinya. Pada pertandingan terakhir fase grup, Arema FC Women au-15 akan menghadapi Mojang Priangan U-15, wakil Regional Bandung, untuk memperebutkan status juara grup.

Pria dengan sapaan akrab Pepe ini menegaskan timnya tetap memburu kemenangan demi menjaga momentum sekaligus meraih hasil terbaik sebelum memasuki babak semifinal.

"Untuk pertandingan terakhir kami tetap akan mengamati hasil dari grup sebelah. Namun target kami tetap sama, yaitu meraih tiga poin pada laga ketiga," tegasnya.

Laga kontra Mojang Priangan yang akan berlangsung Kamis (9/7) diprediksi berlangsung sengit. Selain menentukan posisi juara grup, pertandingan tersebut juga menjadi modal penting bagi Arema FC Women U-15 untuk menjaga kepercayaan diri menghadapi fase gugur dan melanjutkan perjuangan meraih prestasi di putaran nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026. (*)

08 July 2026

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

MALANG – Manajemen Arema FC akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Singa yang belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania. Setelah memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu cukup lama, kini klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah. Langkah tersebut sekaligus menjadi babak baru dalam upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo Singa Bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa sikap diam yang selama ini diambil manajemen bukan berarti tidak bergerak. Sebaliknya, Arema FC sengaja memilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas keluarga besar Aremania serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Diam bukan berarti tidak bergerak. Selama ini kami memilih pendekatan yang terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, manajemen selama ini tetap membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas Arema. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.

Namun dalam perjalanannya, upaya tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian yang tengah diupayakan.

“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Tegaskan Hak PT AABBI

Di balik langkah tersebut, Arema FC juga menegaskan bahwa secara legitimasi hukum, hak atas nama, merek, logo, dan identitas Arema berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sebagai badan hukum yang menaungi dan mengelola klub profesional Arema FC.

Manajemen menyebut berbagai hak kekayaan intelektual yang berkaitan dengan identitas Arema telah memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya untuk Kelas 41 (jasa hiburan dan olahraga), Kelas 25, dan Kelas 28. Karena itu, PT AABBI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, mengelola, dan melindungi identitas Arema sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto menjelaskan, bahwa perlindungan hukum terhadap merek tidak hanya berbicara mengenai bentuk visual sebuah logo, tetapi juga mencakup unsur nama, fonetik, hingga makna yang melekat pada identitas tersebut.
“Perlindungan merek tidak hanya berbicara soal gambar atau desain. Ada unsur identitas, nama, dan persamaan pada pokoknya yang juga menjadi pertimbangan dalam hukum merek. Karena itu, setiap penggunaan atau pendaftaran yang memiliki keterkaitan dengan identitas Arema harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari sisi visual semata,” jelasnya.

Menurutnya, PT AABBI tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Namun dalam konteks pengelolaan klub profesional dan perlindungan kekayaan intelektual, seluruh tindakan harus tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati sejarah dan kontribusi semua pihak terhadap Arema. Tetapi pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak yang secara hukum melekat pada PT AABBI,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Dimas ini menambahkan bahwa langkah yang ditempuh Arema FC merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tujuannya bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat, Aremania, maupun para mitra klub.

Dimas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum serta mencegah potensi sengketa yang lebih luas di kemudian hari.

Perjuangkan Singa Bertindik

Sementara itu, selain mengajukan keberatan, Arema FC juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo Singa Bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi Aremania yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.

Manajemen menilai persoalan ini perlu segera diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kebingungan di kalangan suporter, mitra, maupun publik sepak bola secara luas. Selain itu, Arema FC juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan identitas atau logo yang memiliki kemiripan dengan merek resmi klub berpotensi menimbulkan persepsi adanya afiliasi dengan Arema FC. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen mengimbau seluruh pihak untuk memastikan setiap penggunaan identitas Arema berada dalam koridor hukum yang berlaku serta melalui entitas resmi yang menaungi klub, yakni PT AABBI.

“Bagi kami, perjuangan ini bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo Singa Mengepal yang kini eksisting tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri, dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” pungkas Yusrinal. (*)

06 June 2026

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai


MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pertemuan jajaran panitia pelaksana (panpel) Arema FC bersama ribuan Aremania di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu (5/4/2026). Konsolidasi bertajuk Arema One Blood ini digelar menjelang laga super big match Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Acara yang berlangsung lancar itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan. Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk menyukseskan pertandingan.

*Momentum Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan*

Dalam sambutannya, General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah,” ujar Yusrinal.

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. “Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya,” tambahnya.

Yusrinal berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

*Seruan Ovan Tobing: Jaga Marwah Arek Malang, Hentikan Kekerasan*

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali,” ujar Ovan.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. Menurut Ovan, pertandingan besar Arema vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. “Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

*6 Poin Nota Kesepahaman dan Komitmen Sepak Bola Tanpa Kekerasan*

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.
2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.
5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.
6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

*Pemkab Malang: Malang Raya Harus Dikenal karena Kedewasaan, Bukan Fanatisme Buta*

Mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam dunia persepakbolaan.

“Sepak bola bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang pembelajaran sosial dan ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai sportivitas, solidaritas, serta pembentukan karakter generasi muda,” ujar Firmando.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, klub, suporter, termasuk dunia usaha. Firmando juga menegaskan bahwa Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya.

“Tentu, kita ingin stadion menjadi ruang yang aman, nyaman, sekaligus membanggakan bagi semua pihak,” pungkas pria yang pernah menjabat Plt Kadispora Kabupaten Malang tersebut.

Dengan digelarnya konsolidasi Arema One Blood ini, seluruh pihak berharap laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 nanti tidak hanya berjalan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.(**)

05 April 2026

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Malang, 16 Februari 2026 – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan Kandang ke-11 Super League 2025/26. Laga antara Arema FC menghadapi Semen Padang FC kemarin (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan laga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara panitia, aparat keamanan, ofisial pertandingan, serta seluruh elemen pendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan ini, termasuk Aremania yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Antusiasme pembelian tiket yang tinggi, serta perilaku tertib baik di luar maupun di dalam stadion, menjadi bukti bahwa pertandingan dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif,” ujar Erwin Hardiyono.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa kelancaran laga ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan menuju penyelenggaraan pertandingan yang semakin baik di kandang Arema FC. Panpel terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar seluruh pertandingan kandang dapat terlaksana dengan standar keamanan dan kenyamanan yang optimal.

“Lancar dan suksesnya pertandingan ini adalah bentuk proses yang terus kami lalui ke arah yang lebih baik. Harapannya, seluruh pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan ke depan dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.

Erwin juga berharap tren positif yang saat ini ditunjukkan oleh tim di lapangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan sikap dan kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara tim dan suporter menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat.

“Kami berharap bukan hanya tim Arema FC yang berada dalam tren positif, tetapi juga didukung oleh perilaku suporter yang semakin baik dan tertib. Hal-hal positif yang terus ditunjukkan dalam penyelenggaraan pertandingan ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kesiapan kami menyambut laga-laga besar ke depan,” jelas Erwin.

Sebagai penutup, Ketua Panpel menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan bergengsi lainnya, termasuk laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April bulan mendatang.~

16 February 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

 

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sayembara desain training and sport center J-99 Arema FC yang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur FTSP ITN Malang ini secara resmi ditutup pada (27/6/2022) malam. Dalam kurun waktu pendaftaran, setidaknya mampu menghimpun 1000 pendaftar yang masuk dalam database penyelenggara.

“Sejak awal dibuka antusias pendaftar yang kita himpun melalui situs resmi Arema FC sangat luar biasa, hingga hari terakhir sudah masuk 1000 pendaftar. Meski tidak semuanya mengirimkan karya karena waktu yang dibatasi, namun animonya menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya terpaku dari sisi olahraga saja, tapi juga keilmuan lainnya termasuk desain arsitektur,” ungkap media officer Arema FC,  Sudarmaji.

Apresiasi juga diberikan  kepada pendaftar yang begitu antusias meski secara rentang waktu bisa dikatakan cukup mepet sejak diumumkan pada 27 Mei lalu namun hal itu tidak mengurangi semangat pendaftar untuk menghasilkan karya untuk memperebutkanhadiah dengan  total 100 Juta Rupiah ini.


“Di hari-hari terakhir memang kami banyak menerima permintaan dari pendaftar apakah akan ada penjadwalan ulang karena waktunya memang bisa dibilang cukup mepet, tapi kami sangat yakin jika waktu tidak akan menghalangi semangat peserta sayembara ini untuk berkarya. Jadi kami tegaskan bahwa sayembara tetap berjalan sesuai jadwal seperti arahan dari Presiden Arema FC,” ungkapnya.

Kini,  sayembara desain training and sport center Arema FC memasuki tahap kurasi yang akan dilakukan oleh dewan juri pada 27-28 Juni 2022. Dalam kurasi ini, menghimpun lebih dari 70  karya yang masuk dalam persyaratan penilaian yang ditetapkan oleh penyelenggara. “Semoga kurasi berjalan dengan lancar hingga sampai nanti di pengumuman pemenang yang akan dilakukan pada 2 Juli mendatang,” tambah  Sudarmaji.

Referensi dari sayembara desain Training And Sport Center J-99 Arema FC ini nantinya juga memiliki kans besar untuk menjadi ikon kota, sebab hal ini tidak lepas dari unsur kebanggaan bersama yang menjadi nilai bersama yang ditonjolkan dalam  arsitektur bangunan.

28 June 2022

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

MALANG – Arema FC kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun regenerasi pemain dengan mempromosikan dua talenta terbaik Akademi Arema FC ke tim senior untuk menyambut kompetisi musim 2026/2027. Dua pemain yang mendapatkan kesempatan tersebut adalah Abyan Adwitya Wisnu Pratista (kelahiran 2007) dan Azmiy Aziz HS (kelahiran 2006).

Abyan merupakan putra asli Malang yang berposisi sebagai gelandang. Sementara itu, Azmiy Aziz HS merupakan pemain asal Padang yang beroperasi di sektor bek kiri. Keduanya berhasil menunjukkan perkembangan yang konsisten selama menimba ilmu di Akademi Arema FC hingga akhirnya mendapat kepercayaan untuk bergabung bersama skuad senior.

Promosi kedua pemain ini menjadi bukti bahwa jalur pembinaan yang dijalankan Arema FC terus berjalan berkesinambungan. Klub memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda hasil akademi untuk menembus skuad utama melalui proses pembinaan, evaluasi, dan perkembangan performa yang berkelanjutan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, promosi Abyan dan Azmiy merupakan bagian dari komitmen klub dalam memberikan ruang bagi pemain hasil pembinaan internal untuk berkembang di level profesional.

"Kami ingin memastikan bahwa pembinaan di Akademi Arema FC memiliki kesinambungan hingga ke tim senior. Abyan dan Azmiy menunjukkan perkembangan yang baik selama proses pembinaan, sehingga mereka layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari skuad utama musim ini," ujar Yusrinal.

Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepada kedua pemain tersebut juga menjadi pesan bahwa Arema FC selalu membuka jalan bagi talenta muda yang mampu menunjukkan kualitas, disiplin, dan etos kerja selama menjalani pembinaan.

"Kami berharap promosi ini menjadi motivasi bagi seluruh pemain Akademi Arema FC. Pintu menuju tim senior selalu terbuka bagi siapa pun yang mampu membuktikan kualitasnya. Sekarang tantangannya adalah terus berkembang, beradaptasi dengan atmosfer tim senior, dan memanfaatkan kepercayaan yang telah diberikan," tambahnya.

Sementara itu, Head of Academy Arema FC Riyan Meidi Wijaya menilai, promosi kedua pemain tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten di Akademi Arema FC. Menurutnya, Abyan dan Azmiy telah menunjukkan perkembangan yang positif sehingga layak mendapatkan kesempatan untuk naik ke level yang lebih tinggi.

"Promosi Abyan dan Azmiy merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah mereka jalani di Akademi Arema FC. Mereka menunjukkan perkembangan yang positif, baik dari sisi teknik, taktik, maupun mental. Kesempatan ini adalah buah dari kerja keras mereka selama ini," kata Riyan.

Riyan menegaskan bahwa bergabung dengan tim senior bukanlah akhir dari proses pembinaan. Sebaliknya, keduanya akan menghadapi tantangan baru untuk terus berkembang dan bersaing di level profesional.

"Kami berharap mereka tetap rendah hati, terus belajar, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan di tim senior. Semoga kehadiran mereka juga menjadi inspirasi bagi adik-adik di Akademi Arema FC bahwa setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk menembus tim utama apabila mampu menunjukkan kualitas dan komitmen dalam setiap proses pembinaan," pungkasnya.

Promosi Abyan Adwitya Wisnu Pratista dan Azmiy Aziz HS menegaskan komitmen Arema FC dalam membangun fondasi tim yang kuat melalui pembinaan pemain muda. Kehadiran gelandang muda asli Malang dan bek kiri potensial asal Padang ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Singo Edan sekaligus menjadi bagian dari regenerasi yang berkelanjutan dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (*)

06 July 2026

Seleksi Terbuka Arema FC Academy Disambut Antusias, Orang Tua dan Pembina Berharap Lahir Generasi Baru Singo Edan

Seleksi Terbuka Arema FC Academy Disambut Antusias, Orang Tua dan Pembina Berharap Lahir Generasi Baru Singo Edan

MALANG – Pelaksanaan seleksi terbuka Akademi Arema FC yang digelar di ARG Soccerfield, Lawang, Kabupaten Malang, pada 27-28 Juni 2026, mendapat sambutan antusias dari peserta, orang tua, hingga para pembina akademi sepak bola. Seleksi yang diperuntukkan bagi kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 ini diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda yang kelak memperkuat Arema FC.

Pembina G-Soccer Academy Semarang, Yudi, menilai langkah Arema FC kembali menggelar seleksi terbuka menjadi momentum penting dalam membangun kekuatan pembinaan usia muda.

"Kesan saya ini baik. Ini menjadi awal kebangkitan untuk menunjukkan bahwa Arema juga bisa melahirkan pemain-pemain muda berkualitas. Saya berharap seleksi ini menghasilkan talenta yang bagus, berani bertarung, tidak hanya memiliki skill, tetapi juga fisik yang mumpuni," ujar Yudi.

Yudi membawa dua pemain terbaik binaannya mengikuti seleksi. Menurutnya, kedua pemain tersebut telah melalui proses pembinaan yang matang dan siap bersaing mendapatkan tempat di Akademi Arema FC.

"Saya membawa dua anak karena yang lainnya sudah bergabung dengan klub lain. Saya berharap mereka bisa bersaing di sini dan nantinya bermain untuk Arema. Mereka memang sudah melalui pembinaan, bahkan salah satunya sering menjadi top skor dan membantu tim meraih juara. Kami memilih pemain yang benar-benar siap untuk kesempatan ini," katanya.

Antusiasme juga datang dari orang tua peserta asal Tosari, Bromo Tengger, Iin. Dia memandang seleksi ini sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi putranya, terlepas dari hasil yang akan diperoleh.

"Semoga setelah mengikuti seleksi ini, putra saya bisa memperbaiki diri dan berlatih lebih giat lagi. Kalau belum berhasil di kelompok usia sekarang, mudah-mudahan masih ada kesempatan di kelompok usia berikutnya. Prosesnya tidak berhenti di sini," ungkapnya.

Iin mengaku tetap optimistis meski menyadari kemampuan putranya masih perlu ditingkatkan. "Kalau peluang lolos mungkin sekitar 50 persen. Tapi dari seleksi ini kami bisa melihat apa saja yang masih menjadi kekurangan. Itu akan menjadi bahan evaluasi agar dia lebih semangat mengejar cita-citanya menjadi pemain Arema," ujarnya.

Dia berharap seleksi Akademi Arema FC dapat digelar lebih rutin agar semakin banyak pemain muda memiliki kesempatan menunjukkan perkembangan mereka.
"Kalau bisa setahun dua kali. Dengan begitu anak-anak punya kesempatan untuk memperbaiki kekurangannya dan mencoba lagi tanpa harus menunggu terlalu lama," katanya.

Sementara itu, warga Pisang Candi, Kota Malang, Ambon mengaku membawa dua putranya, salah satunya lahir pada 2017 dan untuk pertama kalinya mengikuti seleksi Akademi Arema FC.

"Harapannya memang sejak dulu anak-anak ingin ikut Akademi Arema. Ini baru kesempatan pertama karena sebelumnya masih ada kesibukan," ujarnya.

Pak Ambon berharap kedua anaknya dapat menjadi bagian dari masa depan klub kebanggaan masyarakat Malang tersebut. "Harapannya mereka bisa menjadi generasi penerus Arema. Untuk Akademi Arema sendiri semoga semakin maju dan semakin jaya," pungkasnya. (*)

27 June 2026

Seleksi Arema FC Academy Temukan Banyak Talenta Berkualitas, U16 & U18 Bikin Kagum

Seleksi Arema FC Academy Temukan Banyak Talenta Berkualitas, U16 & U18 Bikin Kagum

MALANG – Hari pertama seleksi terbuka Akademi Arema FC di ARG Soccerfield, Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (27/6/2026), menghasilkan banyak temuan positif. Tim pelatih menilai animo peserta sangat tinggi, sekaligus menemukan sejumlah pemain yang dinilai memiliki kualitas di atas skuad reguler akademi saat ini.

Seleksi yang diikuti kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 tersebut menjadi bagian dari upaya Arema FC memperkuat fondasi pembinaan pemain muda sekaligus menjaring talenta terbaik untuk memperkuat berbagai kompetisi usia dini.

Head of Youth Development Arema FC, Doni Suherman, mengaku puas dengan kualitas peserta yang mengikuti seleksi pada hari pertama. Menurutnya, khusus kelompok usia U-16 dan U-18, banyak pemain yang mampu menunjukkan kemampuan di atas ekspektasi tim pelatih.

"Untuk seleksi hari ini saya kira sangat bagus. Terutama di kelompok U-16 dan U-18 dipenuhi anak-anak yang berkualitas. Yang saya lihat, kita mendapatkan pemain-pemain yang sedikit di atas kualitas pemain reguler yang kita miliki. Saya bersyukur karena di seleksi ini kita bisa mendapatkan pemain-pemain yang sebelumnya belum kita miliki," kata Doni.

Ia mengungkapkan, tidak sedikit peserta yang berpeluang direkrut. Bahkan, khusus di kelompok U-18, Doni menilai terdapat lebih dari satu tim yang memiliki kualitas sesuai karakter permainan yang diterapkan Akademi Arema FC.

"Yang direkrut tentu ada cukup banyak. Mereka adalah pemain-pemain potensial yang dalam dua hingga tiga tahun ke depan bisa menunjukkan kualitasnya di kelompok usia masing-masing. Terutama di U-18, banyak anak-anak yang bisa bersaing dengan pemain reguler kami. Bahkan saya melihat ada lebih dari satu tim yang memiliki karakter bermain sesuai dengan filosofi Arema," ujarnya.

Menurut Doni, pelaksanaan seleksi terbuka akan menjadi agenda rutin Akademi Arema FC. Idealnya, seleksi digelar dua kali dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan skuad di berbagai ajang kompetisi usia muda.

"Dalam satu tahun memang harus ada dua kali seleksi. Karena kami harus mengikuti banyak kompetisi seperti Elite Pro Academy (EPA), Piala Soeratin, MJL, hingga Liga Topskor. Target utama kami adalah menyiapkan tim yang kompetitif di EPA, sehingga kami membutuhkan pemain-pemain dengan kualitas terbaik. Dari seleksi hari ini saya melihat banyak anak yang layak masuk ke tim EPA," jelasnya.

Lebih jauh, Doni menegaskan tujuan utama pembinaan di Akademi Arema FC tidak hanya mengejar prestasi di level usia muda, tetapi juga mencetak pemain yang siap menembus tim senior.

"Dua-duanya menjadi tujuan kami. Kami ingin meraih prestasi, tetapi yang paling utama adalah mencetak pemain agar bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, terutama ke tim senior. Karena itu, seluruh pelatih harus mampu membina pemain sesuai filosofi bermain yang sudah menjadi identitas Akademi Arema FC," pungkasnya. (*)

27 June 2026

Sambut HUT ke-39, Arema FC Gelar Festival Sepakbola Grassroot 2026 untuk Pembinaan Talenta Muda

Sambut HUT ke-39, Arema FC Gelar Festival Sepakbola Grassroot 2026 untuk Pembinaan Talenta Muda

MALANG – Merayakan perjalanan panjangnya di kancah sepak bola nasional, Arema FC bersiap menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-39 dengan fokus pada pembinaan usia muda. Sebagai salah satu rangkaian utama dalam perayaan hari jadi tersebut, klub secara resmi mengumumkan gelaran turnamen kelompok umur bertajuk *"Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026".*

Public Relation and Marcom Arema FC, Munif B. Wakid, mengungkapkan bahwa festival ini sengaja diintegrasikan dengan momentum ulang tahun klub untuk menegaskan kembali komitmen Arema FC terhadap masa depan sepak bola Indonesia.

“Ulang tahun ke-39 ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi momentum bagi Arema FC untuk kembali ke akar pembinaan. Melalui Arema FC Grassroot 2026, kami ingin memberikan panggung yang kompetitif namun edukatif bagi anak-anak. Kami berharap bisa memantau langsung bibit-bibit unggul yang kelak menjadi penerus kejayaan klub ini,” ujar Munif.

Munif juga menyampaikan, klub membuka peluang kepada banyak pihak untuk turut bermitra sponsor event akbar ini. “Kita membuka akses promosi dalam program event ini untuk mensukseskan sekaligus respect terhadap pengembangan sepakbola usia dini,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Project Event Officer Arema FC Grassroot 2026, Deni Herlambang, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan fondasi jangka panjang klub. Kompetisi ini dirancang untuk menyatukan visi pembinaan secara nasional.

"Event ini adalah bagian nyata dari program keberlanjutan Arema FC Academy. Target besar kami adalah menjadikan akademi ini sebagai pabrikan pemain usia dini yang handal. Untuk mewujudkannya, kami bersinergi dan berkolaborasi erat dengan SSB serta akademi di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di wilayah Malang Raya," tegas Deni Herlambang.

Festival yang menjadi kado bagi pembinaan usia muda ini dibagi menjadi tiga kategori usia (KU) dan akan berlangsung sepanjang bulan Agustus 2026 di ARG Soccerfield, Malang:

Kelompok Umur 10 Tahun (KU-10): Kelahiran 2016 – 2017. Kick-off pada 15–16 Agustus 2026.

Kelompok Umur 12 Tahun (KU-12): Kelahiran 2014 – 2015. Kick-off pada 22–23 Agustus 2026.

Kelompok Umur 14 Tahun (KU-14): Kelahiran 2012 – 2013. Kick-off pada 27–29 Agustus 2026.

Untuk menjaga kualitas kompetisi, panitia menerapkan kuota peserta yang ketat. Kategori KU-10 dan KU-12 masing-masing dibatasi hanya untuk 40 tim. 

Sementara untuk kategori KU-14, kuota yang disediakan sangat terbatas, yaitu hanya untuk 16 tim peserta.

Biaya investasi registrasi per tim ditetapkan sebesar Rp 1.000.000 untuk kategori KU-10 dan KU-12, serta Rp 1.250.000 untuk kategori KU-14.

Pihak manajemen mengimbau kepada seluruh SSB dan akademi untuk memanfaatkan momentum perayaan ini dan segera mendaftarkan tim mereka. 

Pendaftaran dapat dilakukan dengan memindai kode QR pada poster resmi atau melalui akun Instagram @aremafootballacademy_official dan @aremafestival

Informasi lebih lanjut mengenai teknis pendaftaran dapat menghubungi pihak panitia melalui *Izza (0851-0044-0270)* atau *Sasa (0877-8336-9820).*

25 June 2026

Arema FC Women Academy di Semarang Juara 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026

Arema FC Women Academy di Semarang Juara 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026

MALANG – Arema FC Women Academy di Semarang mulai menunjukkan hasil pembinaan yang menjanjikan. Belum genap setahun sejak dibuka di Kota Lumpia, akademi tersebut sukses mengukir prestasi dengan meraih gelar juara turnamen U-14 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026 yang digelar di Lapangan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (14/6).

Dalam turnamen yang diikuti 16 tim tersebut, Arema FC Women Academy menurunkan dua tim sekaligus, yakni AFCW Academy dan Arema FC Women. Seluruh pemain yang tampil merupakan hasil pembinaan akademi Arema FC Women Semarang.

Perjalanan Arema FC Women menuju tangga juara tidak mudah. Setelah melalui babak grup, di babak perempat final mereka berhasil menyingkirkan Djatayu dengan skor tipis 1-0. Langkah mereka berlanjut ke semifinal setelah kembali meraih kemenangan 1-0 atas Ratanika.

Konsistensi permainan yang ditunjukkan sepanjang turnamen membawa Arema FC Women melangkah ke partai puncak menghadapi Persisac Yellow. Di laga final, tim muda Singo Edan Putri mampu tampil tenang dan memastikan diri keluar sebagai juara turnamen.

Head Coach Arema FC Women Nanang Habibi mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari proses latihan yang selama ini dijalankan secara konsisten.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Anak-anak menunjukkan semangat, disiplin, dan kemauan belajar yang luar biasa selama turnamen. Bagi kami, ini bukan hanya soal gelar juara, tetapi juga bukti bahwa proses pembinaan yang kami jalankan mulai menunjukkan hasil," ujar Nanang.

Menurut dia, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang. Terlebih, usia akademi di Semarang masih relatif muda.

"Kami ingin membangun fondasi yang kuat untuk sepak bola putri usia dini. Prestasi ini tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak terus berkembang dan memiliki kesempatan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi di masa depan," tambahnya.

Tak hanya membawa pulang trofi juara, pemain Arema FC Women Academy di Semarang juga meraih penghargaan individu. Janeeta Alodya dinobatkan sebagai top skor turnamen berkat ketajamannya di lini depan, sedangkan Ayuningtyas Rahma terpilih sebagai kiper terbaik setelah tampil solid dan berkontribusi besar menjaga gawang tim sepanjang kompetisi.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian awal yang manis bagi Arema FC Women Academy di Kota Semarang. Dalam usia yang belum genap setahun, akademi tersebut sudah mampu menunjukkan eksistensinya di kancah sepak bola putri usia muda dan menjadi salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan di Jawa Tengah. (*)

16 June 2026

Berburu Talenta di Jawa Barat dan Bali, Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka Besar-Besaran 2026

Berburu Talenta di Jawa Barat dan Bali, Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka Besar-Besaran 2026

MALANG – Arema FC Academy resmi melebarkan sayap pencarian bakat sepak bola usia dini secara masif ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Zona Jawa Barat dan Zona Bali. 

Untuk wilayah Jawa Barat, seleksi akan digelar lebih awal pada 4-5 Juli 2026 di Lapangan Stadion Cinangka Binangkit, Purwakarta, sebelum nantinya dilanjutkan ke wilayah Bali pada 10-11 Juli 2026 di Stadion Debes, Tabanan.

Langkah strategis ini diambil untuk menjaring talenta muda terbaik dari berbagai daerah guna dipersiapkan masuk ke dalam ekosistem sepak bola profesional dan kompetisi usia muda nasional.

*Fokus Kelompok Usia di Tiap Zona*

Seleksi terbuka ini menyasar para pesepak bola muda berbakat dengan ketentuan kelompok usia (KU) yang disesuaikan di masing-masing wilayah:

Zona Jawa Barat: Membuka seleksi untuk lima kelompok usia, yaitu U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 dengan syarat batas maksimal peserta adalah kelahiran tahun 2009.

Zona Bali: Membuka seleksi untuk tiga kelompok usia, yaitu U-16, U-18, dan U-20 dengan syarat batas maksimal peserta adalah kelahiran tahun 2007.

Head of Arema FC Academy, Riyan Meidi Wijaya, menyatakan bahwa perluasan zona seleksi ini membuktikan komitmen serius klub berjuluk Singo Edan dalam membangun fondasi sepak bola modern.

"Kami sengaja mendatangi langsung zona Jawa Barat dan Bali untuk menjemput bakat-bakat terbaik yang tersebar di sana. Melalui seleksi terbuka ini, Arema FC Academy ingin membuka jalan lebar  untuk mewujudkan cita-cita mereka menjadi pemain sepak bola profesional," ujar Riyan Meidi Wijaya.

Riyan juga menambahkan bahwa para pemain yang lolos seleksi akan mendapatkan pembinaan berjenjang dan diproyeksikan untuk mengisi skuad elite akademi yang berlaga di ajang nasional, termasuk kompetisi Elite Pro Academy (EPA).

*Detail Pelaksanaan dan Fasilitas Peserta*

Bagi para talenta muda yang ingin bergabung, berikut adalah detail lengkap mengenai agenda seleksi di kedua zona:
1. Zona Jawa Barat (Purwakarta)Waktu Pelaksanaan: Sabtu dan Minggu, 4–5 Juli 2026 (Mulai pukul 07.00 WIB).Lokasi Seleksi: Lapangan Stadion Cinangka Binangkit, Purwakarta, Jawa Barat.Fasilitas: Peserta akan mendapatkan jersi seleksi (Jersey Seleksi) dan makanan (meals).Kontak Informasi (WA): 0859-3860-8293
2. ⁠Zona Bali (Tabanan)Waktu Pelaksanaan: Jumat dan Sabtu, 10–11 Juli 2026 (Mulai pukul 07.00 WIB / 08.00 WITA).Lokasi Seleksi: Stadion Debes, Kabupaten Tabanan, Bali.Fasilitas: Peserta akan mendapatkan satu set jersi latihan penuh (Jersey Full Set) dan makanan ringan (snacks).Kontak Informasi (WA):
0821-4550-4469

*Syarat Wajib dan Cara Mendaftar*

Pada hari pelaksanaan di masing-masing zona, seluruh peserta wajib melakukan proses verifikasi sebelum seleksi dimulai dengan menunjukkan dokumen asli Kartu Keluarga (KK) kepada panitia di lokasi.Proses pendaftaran dilakukan secara daring (online). Calon peserta cukup memindai QR Code yang tertera pada brosur resmi masing-masing zona atau mengklik tautan formulir pendaftaran yang tersedia di bio akun Instagram resmi *@aremafootballacademy_official* setelah mengisi formulir, peserta diwajibkan melakukan konfirmasi melalui nomor WhatsApp admin yang tertera sesuai zonanya. (**)

15 June 2026

Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka 2026, Siapkan Pemain untuk Kompetisi Liga Resmi

Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka 2026, Siapkan Pemain untuk Kompetisi Liga Resmi

MALANG – Arema FC Academy resmi membuka pendaftaran seleksi terbuka untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal klub dalam membangun masa depan sepak bola Malang dan nasional. 

Seleksi ini menyasar kelompok umur mulai dari U10, U12, U14, U16, hingga U18.

Head of Arema FC Academy, Riyan Meidy Wijaya, menjelaskan bahwa seleksi tahun ini memiliki tujuan yang sangat jelas dan terarah serta berjenjang. 

Program ini dirancang sebagai fondasi awal melalui grassroot untuk masa depan klub klub profesional.

"Seleksi terbuka ini merupakan ajang bagi kami untuk memulai persiapan berjenjang tim elite. Fokus utama kami ada pada kelompok umur U16, U18, dan U20," ujar Riyan Meidy Wijaya.

Target Sebagai Pabrikan Pemain untuk Liga Resmi

Manajemen akademi tidak main-main dalam menyusun target jangka panjang. Melalui pembinaan yang terstruktur, berjenjang para pemain muda ini akan dipersiapkan untuk level tertinggi di semua kasta kompetisi.

Akademi ingin menjadi jembatan karier bagi anak-anak daerah yang bermimpi menjadi pemain profesional.

"Target besar kami adalah sebagai produsen pemain mencetak dan mengantar pemain-pemain muda ini agar bisa berkompetisi di liga resmi," tegas Riyan.

Jadwal dan Lokasi Seleksi

Bagi para orang tua dan pemain muda yang ingin bergabung, berikut adalah detail pelaksanaan seleksi:Tanggal: 27–28 Juni 2026 Waktu: Mulai pukul 07:00 WIBTempat: ARG Soccer Field, Lawang, Kabupaten Malang

Syarat Batas Usia: Maksimal kelahiran tahun 2009

Syarat Pendaftaran dan Fasilitas

Setiap peserta wajib melakukan proses verifikasi sebelum seleksi dimulai. 

Caranya adalah dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) asli kepada panitia di lokasi.

Selama mengikuti kegiatan seleksi, setiap pemain akan mendapatkan fasilitas berupa:Jersey seleksi resmi, Konsumsi (meals)

Cara Mendaftar

Proses pendaftaran dilakukan secara online. Peserta dapat mengisi formulir pada link berikut:  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfWp1H_OKqyQTmnKWKez3reHhSDeDZ6tGZ9qWZlQtBgoOgMEg/viewform?usp=send_form atau mengeklik tautan yang tersedia di bio profil instagram @aremafootballacademy_official.

Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi setelah mendaftar, peserta dapat menghubungi nomor WhatsApp Admin di 0822-2800-7307.(**)

07 June 2026

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

 Warnai Laga Perdana dengan Kemenangan di Markas Persib, Singa Muda Arema FC Kantongi Modal Positif di Elite Pro Academy 2023

Warnai Laga Perdana dengan Kemenangan di Markas Persib, Singa Muda Arema FC Kantongi Modal Positif di Elite Pro Academy 2023

Arema FC Academy mewarnai laga perdana pekan ke-2 kompetisi Elite Pro Academy 2023/2024 dengan kemenangan saat bertanding ke markas Persib Bandung. Satu kemenangan, hasil imbang dan satu kekalahan dicatatkan oleh Singo Edan muda di laga yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada (7/10/2023)


Di pertandingan perdana, Arema FC U-16 harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Persib U-16 dengan skor tipis 1-0. Berikutnya, di laga kedua Arema FC U-18 menuai hasil imbang tanpa gol atas Persib U-18.
Seolah ingin membalaskan hasil dari dua laga yang diraih oleh adik-adiknya, Arema FC U-20 akhirnya mampu memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0. Gol Arema FC U-20 dicetak oleh Moch Ricky Indrawan di menit ke-32.

Pelatih kepala Arema FC U-20, Agus Yuwono menyambut gembira hasil yang diraih oleh anak didiknya tersebut. “Alhamdulillah atas hasil yang diraih hari ini, semua berkat kerja keras seluruh pemain.” ungkap legenda tim Singo Edan ini.

Secara strategi, Agus Yuwono menyatakan bahwa memang ada rotasi yang dia lakukan dibandingkan dengan pertandingan pekan pertama lalu. “Hari ini kita ada rotasi 5-6 pemain,” ungkapnya.

Kendati menyebutnya sebagai modal untuk menghapi pertandingan kedua, namun Agus Yuwono tidak ingin anak didiknya terlena. “Ini memang menjadi modal positif untuk pertandingan besok. Tapi tetap, kita tidak ingin lengah,” ujarnya.


Sementara itu pelatih Arema FC U-16, Muhammad Mantri menyatakan bahwa hasil di laga perdana itu menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan kedua besok. “Hasil hari ini menjadi bahan evaluasi, secara permainan anak-anak tidak kalah, kami optimis menghadapi pertandingan besok,” tandasnya.


Hasil imbang yang didapatkan oleh Arema FC U-18 juga menjadi perhatian tersendiri bagi sang pelatih, Doni Suherman. “Kami tekankan kepada pemain laga besok menjadi pertaruhan, kita harus bisa mengambil poin disini,” jelasnya.

07 October 2023

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY