Arema FC Akhiri Piala Presiden 2026 di Posisi Keempat

06 August 2026

Arema FC Akhiri Piala Presiden 2026 di Posisi Keempat

BALI – Arema FC menutup kiprah di ajang Piala Presiden 2026 dengan menempati peringkat keempat. Pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8) sore, Singo Edan harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 1-3.

Persija langsung membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Witan Sulaeman sukses memanfaatkan peluang untuk membawa Macan Kemayoran unggul 1-0.

Arema FC merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-28 melalui aksi Salim Tuharea yang mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah gol tersebut, tim asuhan Marcos Santos semakin percaya diri dan beberapa kali menekan pertahanan Persija. Sempat membuat gol jelang akhir babak pertama, namun gol tersebut dianulir karena offside, skor imbang tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Arema FC masih mampu mengimbangi permainan Persija. Namun faktor kelelahan mulai memengaruhi performa tim setelah menjalani rangkaian pertandingan sepanjang turnamen. Persija kembali unggul pada menit ke-73 lewat gol Arlyansyah Abdulmanan sebelum Victor Dethan memastikan kemenangan Macan Kemayoran melalui gol pada menit ke-87. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui timnya tampil baik pada babak pertama dan seharusnya mampu mengakhiri 45 menit pertama dengan keunggulan. "Pada babak pertama kami tampil sangat baik. Kami mendominasi permainan, mengontrol jalannya pertandingan, bahkan seharusnya bisa mengakhiri babak pertama dalam keadaan unggul," ujar Marcos.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kondisi fisik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa tim pada babak kedua. Dia juga tidak ingin memaksakan pemain yang sudah berada di ambang kelelahan demi menghindari risiko cedera.

"Di babak kedua, kondisi fisik pemain mulai menurun. Para pemain yang masuk sebagai pengganti juga sebenarnya sudah berada di batas kemampuan mereka karena kelelahan selama turnamen. Kami tentu tidak ingin mengambil risiko cedera pemain. Meski demikian, kami seharusnya tidak kebobolan dua gol seperti yang terjadi hari ini," katanya.

Marcos turut memberikan ucapan selamat kepada Persija atas kemenangan tersebut. Meski gagal membawa Arema FC ke podium, ia menilai Piala Presiden menjadi proses yang sangat penting untuk membangun tim menghadapi Liga 1 musim 2026/2027.

"Selamat kepada Persija atas kemenangan mereka. Namun saya merasa Arema berada di jalur yang benar. Turnamen ini menjadi kesempatan yang baik untuk melihat karakter para pemain, siapa yang bisa benar-benar membantu tim dan siapa yang masih harus berkembang selama proses ini. Kami akan terus mempersiapkan tim agar siap menghadapi Liga 1," ungkapnya.

Senada dengan sang pelatih, Gelandang Arema FC Gustavo Franca menilai timnya kehilangan fokus setelah tampil baik pada babak pertama.

"Seperti yang disampaikan coach, kami menjalani babak pertama dengan sangat baik. Bahkan kami seharusnya bisa menutup babak pertama dalam keadaan unggul. Pada babak kedua, fokus dan konsentrasi kami sedikit menurun sehingga akhirnya kami kebobolan dua gol," ujar Gustavo Franca.

Meski demikian, pemain asal Brasil tersebut menilai Piala Presiden memberikan banyak pelajaran berharga sebagai bekal menyongsong kompetisi resmi.

"Turnamen ini menjadi pelajaran sekaligus persiapan yang sangat berharga bagi kami. Kami menjalani turnamen dengan cukup baik. Sekarang saatnya bangkit dan bersiap menghadapi kompetisi Liga 1," pungkas dia. (*)

Banner Ads
Banner Ads
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY