BERITA

Menelusuri Jejak Singa di Taman Dempo: Simbol Kejayaan di Jantung Kota Malang

Menelusuri Jejak Singa di Taman Dempo: Simbol Kejayaan di Jantung Kota Malang

Bumi Seribu Singa

Di tengak hiruk-pikuk Jalan Dempo, di kawasan elit Kota Malang, dua patung singa berwarna cokelat gagah berdiri saling berhadapan. Bukan sekadar ornamen taman, keduanya adalah penjaga bisu yang menyimpan cerita panjang—dari kejayaan kerajaan kuno hingga semangat gotong royong anak-anak sekolah.

---

Dari Lahan Gersang Menjadi Taman Cantik

Taman Dempo, lokasi di mana kedua singa itu kini bersemayam, dulu bukanlah tempat yang menarik untuk disinggahi. Kawasan di ujung Jalan Dempo, dekat dengan SMAK St. Albertus atau yang lebih dikenal dengan SMA Dempo itu, hanya dipenuhi pohon palem dan rumput-rumput tak jelas bentuknya. Gersang. Sepi. Seolah tak seorang pun mau singgah.

Namun pada 23 Desember 2017, taman itu diresmikan Wali Kota Malang H. Moch. Anton. Wajahnya berubah total: kolam air mancur berbentuk lingkaran bergaya Eropa, sembilan pot raksasa berisi tanaman hias, dan dua patung singa yang saling berhadapan di ujung taman. Konon biaya revitalisasi mencapai sekitar Rp 800 juta—seluruhnya murni bantuan dari SMAK Dempo dan para alumninya.

Kehadiran taman ini menjadi bukti nyata sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah kota. Bahkan dikabarkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan apresiasi atas tertibnya proses penyaluran CSR ini.


Singa dan Kota Malang: Sebuah Hubungan Abadi

Mengapa singa? Jawabannya membawa kita menyusuri lorong waktu hingga ke abad ke-13. Singa bukanlah sekadar hewan buas bagi warga Malang. Simbol ini telah mengakar sejak zaman Kerajaan Singhasari (1222-1292 M). Nama "Singhasari" sendiri berarti "singa yang gagah" dalam bahasa Sanskerta—dan kerajaan inilah yang menjadi cikal bakal Majapahit.

Pada masa kolonial Belanda, unsur sepasang singa dijadikan lambang Kotapraja (Gemeente) Malang. Lambang yang diperkenalkan pada 17 Juni 1921 itu berwujud dua ekor singa Belanda mengapit perisai, terinspirasi dari Kerajaan Singhasari. Bahkan di dua candi peninggalan Majapahit di wilayah Malang—Candi Jago dan Candi Kidal—juga ditemukan patung sosok singa.

Singa pun menjadi simbol keberanian Arek-arek Malang. Klub kebanggaan Arema FC berjuluk "Singo Edan". Di Taman Trunojoyo pun dibangun tiga patung singa sebagai penguatan nama besar Kota Malang dengan sebutan Arema, Aremania, dan Aremanita.

Dengan demikian, dua singa di Taman Dempo bukanlah sekadar dekorasi. Mereka adalah mata rantai terakhir dari tradisi panjang yang menghubungkan Malang masa kini dengan kejayaan masa lalunya.


Karya Seniman Lokal

Di balik kemegahan patung singa Taman Dempo, terdapat nama Syaifudin Zuhri—salah satu pendiri rumah produksi patung Job Studio Group di Kabupaten Malang. Ia adalah seniman patung yang karyanya tersebar di berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Patung Kuda Labuan Bajo hingga Patung Komodo Mendunia.

Penelitian akademis dari Universitas Negeri Malang mencatat bahwa patung taman karya Syaifudin Zuhri menjalani proses panjang: dari pra-proses, proses pembuatan, hingga proses akhir. Patung Singa Taman Dempo menjadi salah satu dari lima karya monumental yang diteliti.

Ini menunjukkan bahwa di balik keindahan taman, terdapat ekosistem seni patung yang hidup di Malang—sebuah kota yang memang terkenal dengan keseniannya, ditandai dengan banyaknya patung taman maupun patung monumen.

Lebih dari Sekadar Taman

Bagi warga Malang, Taman Dempo bukan hanya tempat berswafoto. Di sini, jika beruntung, pengunjung bisa melihat pelangi di air mancur hasil pembiasan sinar matahari.

Bagi keluarga besar SMA Dempo, taman ini adalah mimpi yang diwujudkan. Sekolah Katolik pertama yang berdiri di Kota Malang ini—didirikan oleh Pater Petrus Nicolaus Kramer, O.Carm. pada tahun 1936—telah melahirkan generasi-generasi yang peduli pada lingkungan.

Dua singa yang saling berhadapan di Jalan Dempo mungkin tampak seperti ornamen biasa. Namun bagi yang tahu sejarahnya, mereka adalah penjaga yang setia—menyaksikan bagaimana Kota Malang bertransformasi dari kerajaan kuno, kota kolonial, hingga kota pendidikan yang terus melangkah maju.

Di tengah deru kendaraan yang melintas, di antara hiruk-pikuk kawasan elit Malang, dua singa itu terus berdiri. Menjaga. Mengingatkan. Bahwa kejayaan bukanlah sesuatu yang usang—melainkan warisan yang harus dijaga, dirawat, dan dihidupkan kembali. Seperti yang dilakukan oleh segelintir orang yang percaya bahwa lahan kering bisa disulap menjadi taman, dan singa bisa kembali menjadi simbol kebanggaan. (*)

27 July 2026

Arema FC Belum Tampil Maksimal di Laga Pertama Piala Presiden, IB: Beri Waktu Tim Berproses

Arema FC Belum Tampil Maksimal di Laga Pertama Piala Presiden, IB: Beri Waktu Tim Berproses

MALANG – Penampilan perdana Arema FC di ajang pramusim Piala Presiden 2026 dinilai belum bisa menjadi tolok ukur kekuatan sesungguhnya tim. Masa persiapan yang singkat, kondisi kebugaran pemain yang belum maksimal, hingga proses membangun chemistry antarpemain menjadi faktor yang memengaruhi performa Singo Edan pada laga pertama.

CEO Arema FC, Iwan Budianto, menegaskan bahwa Piala Presiden 2026 sejak awal memang diposisikan sebagai bagian dari proses penyelarasan tim menuju kompetisi resmi. Oleh sebab itu, publik diminta tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap performa tim.

"Ini bukan awal musim, tetapi masih pre-season. Jadi jangan berekspektasi terlalu berlebihan. Sejak awal, juga sudah sampaikan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari program penyelarasan tim. Saya ingat, kata Pak Inal (General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi), juara tentu menjadi bonus, tetapi yang utama adalah membentuk tim yang siap menghadapi kompetisi," ujar Iwan Budianto.

Menurutnya, kondisi fisik para pemain juga belum berada pada level terbaik. Masa persiapan yang relatif singkat membuat tingkat kebugaran setiap pemain berbeda-beda sehingga berpengaruh terhadap permainan tim di lapangan.

"Hampir sebagian besar pemain belum berada pada level fitness yang optimal. Ada yang mungkin baru 40 sampai 50 persen, ada yang 60, 70, atau 80 persen. Itu tergantung kapan mereka mulai latihan dan masa istirahat setelah libur. Kondisi itu pasti memengaruhi performa tim," katanya.

Selain faktor kebugaran, pria yang akrab disapa IB itu menjelaskan bahwa kehadiran sejumlah pemain baru juga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Pelatih Marcos Santos sengaja memberikan kesempatan bermain kepada mereka untuk mencari komposisi terbaik sekaligus membangun chemistry antarpemain.

"Kenapa pemain baru dicoba di babak kedua? Karena memang mungkin level fit dan chemistry-nya juga belum terbentuk (optimal). Mereka masih dalam tahap saling memahami satu sama lain. Understanding each other itu sangat penting dalam permainan tim seperti sepak bola. Jadi kita tunggu saja, insya Allah nanti akan segera membaik," ujarnya.

IB juga mengungkapkan bahwa Piala Presiden menjadi momen penting bagi tim pelatih dan manajemen untuk melakukan evaluasi. Tidak menutup kemungkinan Arema FC masih akan menambah amunisi apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya kebutuhan di beberapa posisi.

"Kalau melihat musim lalu, setelah Piala Presiden kita melakukan evaluasi lalu merekrut pemain Betinho ya. Artinya, pre-season memang dibuat untuk melihat apakah masih perlu mengubah struktur tim atau ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi," jelasnya.

Menanggapi kemungkinan evaluasi terhadap pelatih Marcos Santos, dia memastikan tidak ada alasan untuk mengambil keputusan hanya berdasarkan hasil turnamen pramusim. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh aspek tim.

"Evaluasi pasti ada, tetapi terhadap keseluruhan, bukan kepada person. Tidak secepat itu. Masa hanya gara-gara turnamen pramusim langsung mengevaluasi, apalagi sampai memberhentikan pelatih," kata IB.

Dia juga mengingatkan bahwa waktu persiapan Arema FC menuju Piala Presiden sangat terbatas. Sebagian besar pemain baru berkumpul sekitar dua pekan sebelum turnamen dimulai, bahkan beberapa pemain asing baru bergabung sekitar sepekan sebelumnya.

"Tim ini baru berkumpul sekitar dua minggu. Ada pemain lokal yang lebih dulu bergabung, tetapi beberapa pemain asing bahkan baru datang sekitar seminggu lalu. Lalu mereka langsung dimainkan sebagai sebuah tim dan kemudian langsung di-judge. Tentu itu tidak adil," tuturnya.

Selain itu, lawan yang dihadapi Arema FC pada laga perdana juga merupakan tim yang memiliki kualitas tinggi dan bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporternya.

"Jangan lupa, lawan kita juara tiga kali berturut-turut kompetisi. Bermain di kandang sendiri, di depan pendukungnya sendiri, bukan hal yang mudah. Jadi mari kita lebih sabar menunggu racikan pelatih. Saya yakin seiring waktu tim ini akan semakin baik," pungkas IB. (*)

26 July 2026

Enam Pemain Arema FC Women Dipanggil Timnas U-17 untuk Srikandi Merdeka Cup 2026

Enam Pemain Arema FC Women Dipanggil Timnas U-17 untuk Srikandi Merdeka Cup 2026

MALANG – Enam penggawa Arema FC Women resmi menerima pemanggilan untuk seleksi memperkuat Timnas U-17 yang akan berlaga di ajang Srikandi Merdeka Cup 2026. Turnamen internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–23 Agustus 2026. Para pemain muda yang baru saja menyelesaikan kiprah mereka di ajang Hydroplus Soccer League 2025/2026 ini langsung bertolak untuk menjalani Pemusatan Latihan (TC) yang dipusatkan di Pati, Jawa Tengah, mulai 25 Juli 2026.

Keenam pemain Arema FC Women yang mendapatkan kepercayaan membela Merah Putih adalah Naura Airish Qaisara, Oktavia Safara Putri, Alica Saviola Rumba, Kesya Arabella Manisya Nian, Lintang Anugrah Radisty dan Fadilla.

Kepala Pelatih Arema FC Women, Nanang Habibi memberikan apresiasi tinggi dan rasa bangganya atas pemanggilan para pemain bakat tersebut ke skuad nasional. "Kami tentu sangat bangga dengan dipanggilnya enam pemain Arema FC Women ke Timnas U-17. Ini adalah buah dari kerja keras mereka selama berkompetisi di Hydroplus Soccer League," ujar Nanang Habibi.

Nanang menjelaskan bahwa para pemain yang dipanggil memiliki latar belakang kompetisi kelompok umur yang berbeda di level klub. Namun mereka adalah pemain dari rentang kelahiran 2010-2013.

"Tiga pemain yakni Naura, Oktavia, dan Alica sebelumnya merupakan bagian dari skuad U-18 di ajang Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026. Sementara Kesya, Lintang, dan Fadilla adalah pemain berpotensi dari kelompok U-15 kami. Kami berharap pengalaman di level klub dan All Star bisa mereka salurkan untuk memberi kontribusi maksimal bagi Timnas U-17," tambah Nanang.

Pada turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026 mendatang, Indonesia dipastikan tampil sebagai tuan rumah dengan menerjunkan dua tim sekaligus untuk memaksimalkan jam terbang para pemain, yaitu Indonesia Garuda Pertiwi dan Indonesia Putri Nusantara. (*)

26 July 2026

Menjaga Masa Depan Pemain, Arema FC Berikan Kepercayaan Jayus dan Dwiki Asah Pengalaman bersama Persiraja

Menjaga Masa Depan Pemain, Arema FC Berikan Kepercayaan Jayus dan Dwiki Asah Pengalaman bersama Persiraja

MALANG – Arema FC mengambil langkah strategis untuk masa depan dua pemainnya, gelandang Jayus Hariono dan pemain sayap Dwiki Mardiyanto, dengan memberikan kepercayaan kepada mereka untuk melanjutkan tantangan baru bersama Persiraja Banda Aceh guna mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Keputusan tersebut lahir melalui komunikasi yang antara manajemen, tim pelatih, dan kedua pemain, di mana semua pihak sepakat bahwa langkah ini adalah upaya terbaik untuk mendukung jenjang karier mereka ke depan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, keputusan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral klub terhadap masa depan para pemain. Menurutnya, mendapatkan kesempatan untuk tampil di lapangan secara konsisten menjadi aspek fundamental dalam menjaga serta mematangkan kualitas seorang pemain.

"Arema FC memiliki tanggung jawab untuk turut merawat karier setiap pemain. Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan kedua pemain, kami sepakat bahwa ini adalah jalan terbaik agar Jayus dan Dwiki mendapatkan ruang lebih luas untuk mengasah potensi dan tampil di lapangan. Kami ingin mereka terus menjaga ritme dan sentuhan terbaiknya," ujar Yusrinal.

Yusrinal menambahkan, Arema FC memberikan perhatian khusus bagi perkembangan seluruh pemain, termasuk Jayus Hariono yang merupakan putra asli Malang sekaligus salah satu pilar tim dalam beberapa musim terakhir. Oleh karena itu, klub merasa perlu memberikan ruang bagi Jayus untuk menimba pengalaman bertanding yang lebih kompetitif.

Komitmen serupa juga diberikan kepada Dwiki Mardiyanto sebagai bagian dari upaya Arema FC memastikan setiap pemain mendapatkan atmosfer yang tepat untuk terus tumbuh sesuai tahapan kariernya. 

Manajemen menilai, kesempatan untuk lebih sering tampil di pertandingan resmi akan menjadi modal berharga bagi Jayus Hariono maupun Dwiki Mardiyanto dalam mempertahankan performa terbaik mereka.

"Ini bukanlah perpisahan, melainkan langkah untuk memperkaya pengalaman. Kami akan terus memantau perkembangan mereka dengan penuh kasih. Harapannya, setelah masa ini selesai, mereka akan kembali sebagai pemain yang lebih matang dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga besar Arema FC," tambah Yusrinal.

Langkah ini adalah bagian dari strategi pengembangan skuad yang berkelanjutan di Arema FC. Selain membangun tim yang tangguh, klub juga berkomitmen untuk memastikan setiap pemain memiliki wadah yang ideal untuk berkembang.

Dengan bergabung bersama Persiraja, Jayus Hariono dan Dwiki Mardiyanto diharapkan dapat memperkaya jam terbang, mengasah kualitas di medan laga, serta kembali memperkuat Singo Edan dengan pengalaman yang jauh lebih mumpuni di masa mendatang. (*)

26 July 2026

Arema FC Harus Mengakui Keunggulan Persib 0-1 di Laga Pertama Piala Presiden 2026

Arema FC Harus Mengakui Keunggulan Persib 0-1 di Laga Pertama Piala Presiden 2026

BANDUNG — Arema FC harus mengawali langkahnya di ajang Piala Presiden 2026 dengan hasil kurang maksimal. Tim berjuluk Singo Edan tersebut dipaksa bertekuk lutut usai kalah tipis 0-1 dari tuan rumah Persib Bandung dalam laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) malam.

Di babak pertama, Arema FC lebih banyak ditekan oleh permainan agresif Persib Bandung hingga akhirnya gawang Singo Edan kebobolan di menit ke-24 lewat gol Uilliam Barros. Kendati mampu tampil jauh lebih baik dan keluar dari tekanan di babak kedua, Arema FC belum berhasil mencetak gol.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui, memasuki babak kedua, anak asuhnya mencoba bangkit dan tampil lebih dominan. Penguasaan bola serta variasi serangan yang dibangun  beberapa kali mengancam pertahanan Persib, meski tuan rumah tetap berbahaya melalui skema serangan balik cepat. Dia menilai laga ini menyajikan evaluasi penting bagi timnya yang terus berkembang.

"Performa lawan bagus hari ini. Di babak pertama Persib Bandung lebih baik dari Arema, mereka dapat banyak kesempatan dan beberapa peluang. Di babak kedua Arema lebih baik dan permainan kita meningkat. Kita lebih baik saat memegang bola di babak kedua dan Persib bermain dengan transisi cepat. Hari ini Arema menunjukkan ada kesempatan untuk melakukan yang lebih baik untuk musim berikutnya," ungkap Marcos Santos.

Senada dengan sang pelatih, Julian Guevara  mengakui adanya perubahan performa tim usai jeda antarbabak.

"Di babak pertama ada koordinasi posisi dari mereka yang membuat kami sempat bingung. Kami harusnya lebih tenang saat menerapkan pola di babak pertama. Di babak kedua kita lebih baik dalam pola permainan dan bisa menciptakan beberapa peluang untuk mencetak gol. Tapi sayangnya kita tidak bisa mencetak gol. Semoga di pertandingan ke depan kita bisa lebih baik dan menang," tutur Julian.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran pelatih Arema FC untuk membenahi efektivitas lini serang serta pemantapan chemistry pemain jelang menghadapi laga-laga berikutnya di fase grup Piala Presiden 2026. (*)

26 July 2026

Antusiasme Tinggi Warnai Peluncuran Jersey Arema FC, Pembeli Dua Pertama Puji Desain Terbaru

Antusiasme Tinggi Warnai Peluncuran Jersey Arema FC, Pembeli Dua Pertama Puji Desain Terbaru

MALANG – Peluncuran jersey resmi terbaru Arema FC  jelang momen  pramusim Piala Presiden 2026 mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari para suporter setia, Aremania. Setidaknya 14 jersey terjual kurang dari 60 menit setelah resmi dilaunching, Sabtu (25/7) sore.  


Momen peluncuran ini mencatatkan Muhammad Faizin alias Faiz asal Blimbing dan Habibi asal Wagir sebagai pembeli pertama dan medua yang resmi meminang jersey anyar klub berjuluk Singo Edan tersebut.

Faiz, yang memilih memboyong jersey away, mengungkapkan rasa puasnya terhadap konsep visual jersey musim ini yang dinilainya simpel namun tetap memancarkan kesan elegan. "Memang sudah ditunggu lumayan lama. Apalagi isu soal logo
singa bertindik kan sempat santer belakangan ini," ujar Faiz.

Dia pun pas lewat official store berbarengan saat launching, sehingga dia masuk dan ternyata menjadi pembeli pertama. "Kebetulan jamnya pas, ternyata begitu masuk ke dalam store jadi pembeli pertama. Alhamdulillah, memang sudah disiapkan 'maharnya' untuk pembelian jersey ini," tambahnya.

Sementara itu, Habibi yang menjatuhkan pilihannya pada jersey home mengaku memiliki tradisi pribadi untuk selalu membeli jersey resmi di hari pertama peluncuran. "Sudah dari dua tahun lalu saya selalu beli di hari peluncuran. Untuk jersey home kali ini sesuai harapan, ada detail logo singa bertindik di bagian depan yang semakin mempertegas identitas dan karakter Arema," ungkap Habibi.

Syiar Optimisme dan Harapan Pemersatu
Kehadiran jersey baru ini tidak hanya menyedot perhatian dari sisi desain dan estetika, tetapi juga membawa harapan besar dari kalangan pendukung untuk perjalanan Arema FC di kompetisi mendatang. 

Kedua Aremania tersebut berharap momentum peluncuran jersey baru ini dapat diiringi dengan peningkatan prestasi tim di lapangan, sekaligus menjadi wadah pemersatu bagi seluruh elemen suporter Singo Edan. (*)

25 July 2026

Arema FC Store Hadirkan Promo Spesial Launching Jersey, 200 Pembeli Pertama Banyak Untung

Arema FC Store Hadirkan Promo Spesial Launching Jersey, 200 Pembeli Pertama Banyak Untung

MALANG – Peluncuran jersey resmi Arema FC untuk menyambut Piala Presiden 2026 tak hanya menjadi momen memperkenalkan identitas baru Singo Edan. Melalui Arema FC Store, klub juga menghadirkan berbagai promo spesial sebagai bentuk apresiasi kepada Aremania yang selama ini setia memberikan dukungan.

Store Manager Arema FC, Tjiptadi Purnomo mengatakan peluncuran jersey menjadi momentum yang tepat untuk berbagi pengalaman lebih dekat dengan para pendukung. Karena itu, Arema FC Store menyiapkan sejumlah keuntungan eksklusif bagi pembeli jersey resmi.

"Launching jersey ini bukan hanya tentang memperkenalkan desain baru, tetapi juga menjadi bentuk terima kasih kami kepada Aremania yang selalu mendukung Arema FC. Kami ingin menghadirkan nilai lebih melalui berbagai promo dan pengalaman eksklusif yang tidak hanya sebatas membeli jersey," ujar Tjiptadi.

Sebagai bagian dari promo peluncuran, 200 pembeli pertama jersey resmi Arema FC akan mendapatkan gratis name set serta merchandise eksklusif Arema FC.

Selain itu, para pembeli juga berkesempatan memperoleh akses khusus untuk menyaksikan official training Arema FC dalam persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Menurut pria yang akrab disapa Adi ini, pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk kedekatan yang ingin dibangun antara klub dengan para pendukungnya. "Melalui kesempatan ini, Aremania bisa melihat secara langsung bagaimana tim menjalani sesi latihan resmi. Mereka juga dapat berinteraksi dengan para pemain, berfoto bersama, hingga mendapatkan tanda tangan. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan dan memperkuat hubungan antara klub, pemain, dan Aremania sebagai satu keluarga besar," jelasnya.

Tak hanya menghadirkan promo launching, Arema FC Store juga memberikan penawaran spesial dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-39 Arema FC. Selama periode promo yang telah ditentukan, seluruh pembelian jersey resmi akan mendapatkan diskon sebesar 10 persen.

Dia berharap program tersebut dapat menjadi bentuk penghargaan atas loyalitas Aremania yang terus memberikan dukungan kepada Singo Edan, baik dari tribun stadion maupun melalui penggunaan produk resmi klub.

"Dukungan Aremania selalu menjadi energi bagi perjalanan Arema FC. Karena itu, kami ingin memberikan apresiasi melalui berbagai program spesial ini. Semoga semakin banyak Aremania yang bangga mengenakan jersey resmi Arema FC sekaligus merasakan pengalaman yang lebih dekat dengan tim," pungkas Tjiptadi.

Melalui promo launching jersey dan rangkaian peringatan HUT ke-39 Arema FC, klub berharap kebersamaan dengan Aremania semakin erat dalam menyongsong Piala Presiden 2026 dan Super League musim 2026/2027. (*)

25 July 2026

Arema FC Luncurkan Jersey Baru Jelang Piala Presiden 2026; Padukan Sejarah, Identitas, dan Semangat Baru

Arema FC Luncurkan Jersey Baru Jelang Piala Presiden 2026; Padukan Sejarah, Identitas, dan Semangat Baru

Malang – Arema FC resmi memperkenalkan jersey yang akan dikenakan pada ajang Piala Presiden 2026. Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya perjalanan Singo Edan menyambut musim kompetisi 2026/2027, sekaligus menghadirkan identitas baru yang sarat makna.

Tak sekadar menjadi seragam pertandingan, jersey terbaru Arema FC dirancang sebagai representasi sejarah, karakter, dan semangat klub. Mulai dari pemilihan warna hingga motif yang menghiasi kain, seluruh elemen memiliki filosofi yang mencerminkan perjalanan serta nilai-nilai yang dipegang Arema FC.

Chief Business & Commercial Officer Arema FC, Irma Prianti, mengatakan peluncuran jersey ini merupakan momentum penting bagi klub dalam mengawali musim baru melalui ajang Piala Presiden 2026.

"Jersey bagi Arema FC bukan sekadar perlengkapan pertandingan. Jersey adalah representasi identitas, kebanggaan, sejarah, sekaligus semangat baru yang ingin kami bawa dalam menyambut musim kompetisi. Momentum Piala Presiden menjadi awal yang tepat untuk memperkenalkan wajah baru Arema FC kepada seluruh Aremania," ujar Irma.

Untuk jersey utama, Arema FC mengusung warna biru navy. Pilihan warna tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap salah satu era yang masih melekat dalam ingatan Aremania, yakni jersey Arema pada musim 2008.

Namun, menurut Irma, penggunaan warna navy bukan sekadar menghadirkan nostalgia. Warna tersebut dipilih karena mampu memberikan karakter yang lebih kuat, elegan, dan berwibawa, sekaligus menggambarkan kedewasaan Arema FC dalam memasuki musim baru.

"Kami tetap mempertahankan biru sebagai identitas utama Arema FC. Kali ini kami menghadirkannya dalam nuansa navy yang lebih kuat dan elegan. Filosofinya adalah bagaimana Arema FC terus tumbuh menjadi klub yang semakin matang tanpa pernah meninggalkan sejarahnya," katanya.

Sementara itu, jersey tandang hadir dengan warna putih tulang (off white). Warna ini dipilih sebagai penyegaran dari identitas jersey tandang Arema FC yang selama ini identik dengan warna putih.

Irma menjelaskan, putih tulang melambangkan kesederhanaan, ketenangan, serta semangat untuk selalu kembali pada nilai-nilai dasar sepak bola, yakni sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan.

"Selain memberikan tampilan yang lebih elegan, warna ini juga menjadi pembeda dibandingkan jersey-jersey Arema FC pada musim-musim sebelumnya," imbuhnya.

Pada jersey penjaga gawang, Arema FC menghadirkan dua pilihan warna, yakni biru muda dan merah. Selain mempertimbangkan aspek teknis agar kiper memiliki warna yang kontras dengan pemain lain di lapangan, kedua warna tersebut juga mengandung makna tersendiri.

Biru muda merepresentasikan ketenangan, fokus, dan kepercayaan diri sebagai benteng terakhir pertahanan tim. Sementara merah melambangkan keberanian, determinasi, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi setiap ancaman di depan gawang.

"Penjaga gawang bukan hanya pemain terakhir di lini pertahanan, tetapi juga sosok pemimpin yang harus mampu tetap tenang di bawah tekanan sekaligus berani mengambil keputusan pada momen-momen penting pertandingan," jelas Irma.

Salah satu pembeda jersey Arema FC musim ini terdapat pada penggunaan motif jacquard yang menghiasi seluruh permukaan kain. Motif tersebut terinspirasi dari bunga Lotus atau Teratai yang dikenal sebagai salah satu simbol Kota Malang.

Teratai dipilih karena memiliki filosofi mampu tumbuh dan mekar dengan indah di tengah berbagai kondisi. Nilai tersebut dinilai selaras dengan karakter Arema FC yang terus bangkit, berkembang, dan berjuang memberikan yang terbaik dalam setiap tantangan.

"Motif Lotus menjadi bentuk penghormatan terhadap identitas Kota Malang. Kami ingin jersey ini tidak hanya membawa nama Arema FC, tetapi juga memperkenalkan simbol dan kebanggaan daerah kepada masyarakat sepak bola Indonesia," tutur Irma.

Melalui peluncuran jersey ini, Arema FC berharap identitas baru yang dihadirkan mampu memperkuat ikatan emosional antara klub dengan Aremania, sekaligus menjadi simbol perjalanan baru Singo Edan menghadapi musim kompetisi.

"Semoga jersey ini menjadi simbol persatuan, kebanggaan, dan semangat baru Arema FC dalam mengarungi Piala Presiden 2026 sebagai ajang pemanasan sebelum memasuki Super League musim 2026/2027. Kami berharap setiap pemain bangga mengenakannya di lapangan dan seluruh Aremania juga bangga memakainya di mana pun berada," pungkas Irma. (*)

25 July 2026

Arema FC Bawa 27 Pemain ke Bandung, Jadikan Piala Presiden Ajang Mematangkan Tim

Arema FC Bawa 27 Pemain ke Bandung, Jadikan Piala Presiden Ajang Mematangkan Tim

MALANG – Arema FC resmi bertolak menuju Bandung, Kamis (23/7) pagi, untuk mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Sebanyak 27 pemain dibawa tim Singo Edan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League musim 2026/2027.

Rombongan berangkat dari Bandara Abdul Rachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Selanjutnya, tim melanjutkan perjalanan menuju Bandung yang akan menjadi markas Arema FC selama fase Grup A Piala Presiden 2026.

Di Grup A, Arema FC akan bersaing dengan tuan rumah Persib Bandung, Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam). Laga perdana Singo Edan akan langsung menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (25/7).

Pelatih Marcos Santos memboyong total 27 pemain yang terdiri atas empat penjaga gawang, 10 pemain bertahan, tujuh gelandang, dan enam penyerang. Komposisi tersebut memadukan pemain senior, wajah-wajah baru, serta talenta muda yang dipersiapkan menghadapi musim kompetisi.

Di sektor penjaga gawang, Arema FC membawa Muhammad Adi Satryo, Syahrul Trisna Fadillah, Gianluca Claudio Pandeynuwu, dan Erlangga Setyo Dwi Saputra. Lini belakang diperkuat Julian Guevara Munoz, Hansamu Yama Pranata, Leo Guntara, Alfeandra Dewangga Santosa, Robi Darwis, Bayu Setiawan, Walisson Moreira Farias Maia, Diego Luiz Landis, Johan Ahmat Farizi, serta Achmad Maulana Syarif.

Sementara sektor tengah diisi Arkhan Fikri, Fikri Arjidan, Roberto Pimenta Vinagre Filho (Betinho), Matheus Blade, Raianderson da Costa Morais (Careca), Dendi Santoso, dan Gustavo Franca Amadio. Adapun lini depan dihuni Salim Akbar Tuharea, Hamzah Titovani Rivaldy, Gabriel Silva Costa, Joel Vinicius, Marcos Vinicius Silvestre Gaspar, serta Gustavo Henrique Rodrigues.

Bagi Arema FC, Piala Presiden 2026 bukan sekadar turnamen pramusim. Ajang ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim sekaligus mengukur hasil latihan yang telah dijalani selama masa persiapan. Pelatih Marcos Santos mendapat keleluasaan untuk mencoba berbagai komposisi pemain, mematangkan strategi, serta menemukan formula terbaik sebelum kompetisi Super League resmi bergulir.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan fokus utama klub pada turnamen ini adalah peningkatan performa tim. Menurutnya, Piala Presiden menjadi kesempatan ideal untuk membangun chemistry antarpemain, sekaligus mempercepat adaptasi para pemain baru terhadap sistem permainan yang diterapkan pelatih asal Brasil tersebut.

 "Secara tim memang sudah siap, tapi itu bukan target utama. Persiapan Arema kali ini lebih matang daripada tahun lalu," ujar Yusrinal.

Dia menambahkan, manajemen tidak menjadikan perburuan gelar juara sebagai orientasi utama. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh pemain mencapai kesiapan terbaik sebelum memasuki kompetisi resmi.

"Pramusim bukan target utama, tapi kalau misal kita bisa ambil lagi trofinya, itu bonus buat kita. Saya pesan ke pelatih, lakukan yang terbaik di pramusim ini, karena ini ajang trial untuk menghadapi kompetisi," kata pria yang akrab disapa Inal tersebut.

Dengan persiapan yang lebih matang dibanding musim sebelumnya, Arema FC berharap Piala Presiden 2026 menjadi fondasi penting untuk membentuk tim yang solid dan kompetitif saat mengarungi Super League 2026/2027. (*)

23 July 2026

PSSI dan Arema FC bantu 80 Face Shield Bagi Tenaga Medis

PSSI dan Arema FC bantu 80 Face Shield Bagi Tenaga Medis

 

Arema FC terus melakukan upaya untuk meredam penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membantu kerja para medis agar terlindungi

CEO Arema FC Ir. R. Agoes Soerjanto menyampaikan bantuan ini diserahkan kepada jajaran TNI di Malang melalui Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Zainuddin hari ini di Posko Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC) di Malang

"Kami respect dengan perjuangan para medis, termasuk upaya TNI/Polri bersama kalangan kampus, seperti di Malang yang menggagas ide Kampung Tangguh, dimana salah satunya memberikan pelatihan terkait penanganan medis baik pasien maupun jenazah karena korban Corona, karena itu sebagai pelengkap APD, Face Shield ini sangat dibutuhkan, untuk ini  kami serahkan ke TNI/Polri untuk mendistribusikannya," paparnya.

Ditambahkan Agoes, bantuan ini juga mendapat dukungan PSSI sebagai induk organisasi klub sepakbola untuk respect terhadap penanganan Corona di daerah. Bantuan ini support langsung dari Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto.


Sementara Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Zainuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Arema FC dan PSSI atas bantuan tersebut, karena kebutuhan APD sangat dibutuhkan bagi rekan rekan medis yang bekerja mulai di fasilitas kesehatan di kampung desa kelurahan sampai rumah sakit rujukan.

 


"APD tentunya masih sangat dibutuhkan, kerja para medis perlu mendapat dukungan keselamatan, ini juga untuk mengantisipasi seandainya wabah mengalami peningkatan," ujarnya.

 


Khusus di wilayah Malang Raya, telah dilakukan sosialisasi dan simulasi Kampung Tangguh ketika menghadapi situasi darurat, maka tidak hanya para medis yang  siaga, namun kelompok masyarakat juga perlu dipahamkan tentang penanganan secara mandiri, kebutuhan APD tentu sangat banyak dibutuhkan.


Sebelumnya Arema FC yang tergabung dalam gerakan MBLC (Malang Bersatu Lawan Corona) juga melakukan aktifitas sosial peduli dampak Corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, hand sanitizer dan APD, serta distribusi sembako kepada warga terdampak.

23 April 2020

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

Arema FC Promosikan Dua Talenta Akademi ke Tim Senior

MALANG – Arema FC kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun regenerasi pemain dengan mempromosikan dua talenta terbaik Akademi Arema FC ke tim senior untuk menyambut kompetisi musim 2026/2027. Dua pemain yang mendapatkan kesempatan tersebut adalah Abyan Adwitya Wisnu Pratista (kelahiran 2007) dan Azmiy Aziz HS (kelahiran 2006).

Abyan merupakan putra asli Malang yang berposisi sebagai gelandang. Sementara itu, Azmiy Aziz HS merupakan pemain asal Padang yang beroperasi di sektor bek kiri. Keduanya berhasil menunjukkan perkembangan yang konsisten selama menimba ilmu di Akademi Arema FC hingga akhirnya mendapat kepercayaan untuk bergabung bersama skuad senior.

Promosi kedua pemain ini menjadi bukti bahwa jalur pembinaan yang dijalankan Arema FC terus berjalan berkesinambungan. Klub memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda hasil akademi untuk menembus skuad utama melalui proses pembinaan, evaluasi, dan perkembangan performa yang berkelanjutan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, promosi Abyan dan Azmiy merupakan bagian dari komitmen klub dalam memberikan ruang bagi pemain hasil pembinaan internal untuk berkembang di level profesional.

"Kami ingin memastikan bahwa pembinaan di Akademi Arema FC memiliki kesinambungan hingga ke tim senior. Abyan dan Azmiy menunjukkan perkembangan yang baik selama proses pembinaan, sehingga mereka layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari skuad utama musim ini," ujar Yusrinal.

Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepada kedua pemain tersebut juga menjadi pesan bahwa Arema FC selalu membuka jalan bagi talenta muda yang mampu menunjukkan kualitas, disiplin, dan etos kerja selama menjalani pembinaan.

"Kami berharap promosi ini menjadi motivasi bagi seluruh pemain Akademi Arema FC. Pintu menuju tim senior selalu terbuka bagi siapa pun yang mampu membuktikan kualitasnya. Sekarang tantangannya adalah terus berkembang, beradaptasi dengan atmosfer tim senior, dan memanfaatkan kepercayaan yang telah diberikan," tambahnya.

Sementara itu, Head of Academy Arema FC Riyan Meidi Wijaya menilai, promosi kedua pemain tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten di Akademi Arema FC. Menurutnya, Abyan dan Azmiy telah menunjukkan perkembangan yang positif sehingga layak mendapatkan kesempatan untuk naik ke level yang lebih tinggi.

"Promosi Abyan dan Azmiy merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah mereka jalani di Akademi Arema FC. Mereka menunjukkan perkembangan yang positif, baik dari sisi teknik, taktik, maupun mental. Kesempatan ini adalah buah dari kerja keras mereka selama ini," kata Riyan.

Riyan menegaskan bahwa bergabung dengan tim senior bukanlah akhir dari proses pembinaan. Sebaliknya, keduanya akan menghadapi tantangan baru untuk terus berkembang dan bersaing di level profesional.

"Kami berharap mereka tetap rendah hati, terus belajar, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan di tim senior. Semoga kehadiran mereka juga menjadi inspirasi bagi adik-adik di Akademi Arema FC bahwa setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk menembus tim utama apabila mampu menunjukkan kualitas dan komitmen dalam setiap proses pembinaan," pungkasnya.

Promosi Abyan Adwitya Wisnu Pratista dan Azmiy Aziz HS menegaskan komitmen Arema FC dalam membangun fondasi tim yang kuat melalui pembinaan pemain muda. Kehadiran gelandang muda asli Malang dan bek kiri potensial asal Padang ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Singo Edan sekaligus menjadi bagian dari regenerasi yang berkelanjutan dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (*)

06 July 2026

Seleksi Terbuka Arema FC Academy Disambut Antusias, Orang Tua dan Pembina Berharap Lahir Generasi Baru Singo Edan

Seleksi Terbuka Arema FC Academy Disambut Antusias, Orang Tua dan Pembina Berharap Lahir Generasi Baru Singo Edan

MALANG – Pelaksanaan seleksi terbuka Akademi Arema FC yang digelar di ARG Soccerfield, Lawang, Kabupaten Malang, pada 27-28 Juni 2026, mendapat sambutan antusias dari peserta, orang tua, hingga para pembina akademi sepak bola. Seleksi yang diperuntukkan bagi kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 ini diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda yang kelak memperkuat Arema FC.

Pembina G-Soccer Academy Semarang, Yudi, menilai langkah Arema FC kembali menggelar seleksi terbuka menjadi momentum penting dalam membangun kekuatan pembinaan usia muda.

"Kesan saya ini baik. Ini menjadi awal kebangkitan untuk menunjukkan bahwa Arema juga bisa melahirkan pemain-pemain muda berkualitas. Saya berharap seleksi ini menghasilkan talenta yang bagus, berani bertarung, tidak hanya memiliki skill, tetapi juga fisik yang mumpuni," ujar Yudi.

Yudi membawa dua pemain terbaik binaannya mengikuti seleksi. Menurutnya, kedua pemain tersebut telah melalui proses pembinaan yang matang dan siap bersaing mendapatkan tempat di Akademi Arema FC.

"Saya membawa dua anak karena yang lainnya sudah bergabung dengan klub lain. Saya berharap mereka bisa bersaing di sini dan nantinya bermain untuk Arema. Mereka memang sudah melalui pembinaan, bahkan salah satunya sering menjadi top skor dan membantu tim meraih juara. Kami memilih pemain yang benar-benar siap untuk kesempatan ini," katanya.

Antusiasme juga datang dari orang tua peserta asal Tosari, Bromo Tengger, Iin. Dia memandang seleksi ini sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi putranya, terlepas dari hasil yang akan diperoleh.

"Semoga setelah mengikuti seleksi ini, putra saya bisa memperbaiki diri dan berlatih lebih giat lagi. Kalau belum berhasil di kelompok usia sekarang, mudah-mudahan masih ada kesempatan di kelompok usia berikutnya. Prosesnya tidak berhenti di sini," ungkapnya.

Iin mengaku tetap optimistis meski menyadari kemampuan putranya masih perlu ditingkatkan. "Kalau peluang lolos mungkin sekitar 50 persen. Tapi dari seleksi ini kami bisa melihat apa saja yang masih menjadi kekurangan. Itu akan menjadi bahan evaluasi agar dia lebih semangat mengejar cita-citanya menjadi pemain Arema," ujarnya.

Dia berharap seleksi Akademi Arema FC dapat digelar lebih rutin agar semakin banyak pemain muda memiliki kesempatan menunjukkan perkembangan mereka.
"Kalau bisa setahun dua kali. Dengan begitu anak-anak punya kesempatan untuk memperbaiki kekurangannya dan mencoba lagi tanpa harus menunggu terlalu lama," katanya.

Sementara itu, warga Pisang Candi, Kota Malang, Ambon mengaku membawa dua putranya, salah satunya lahir pada 2017 dan untuk pertama kalinya mengikuti seleksi Akademi Arema FC.

"Harapannya memang sejak dulu anak-anak ingin ikut Akademi Arema. Ini baru kesempatan pertama karena sebelumnya masih ada kesibukan," ujarnya.

Pak Ambon berharap kedua anaknya dapat menjadi bagian dari masa depan klub kebanggaan masyarakat Malang tersebut. "Harapannya mereka bisa menjadi generasi penerus Arema. Untuk Akademi Arema sendiri semoga semakin maju dan semakin jaya," pungkasnya. (*)

27 June 2026

Seleksi Arema FC Academy Temukan Banyak Talenta Berkualitas, U16 & U18 Bikin Kagum

Seleksi Arema FC Academy Temukan Banyak Talenta Berkualitas, U16 & U18 Bikin Kagum

MALANG – Hari pertama seleksi terbuka Akademi Arema FC di ARG Soccerfield, Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (27/6/2026), menghasilkan banyak temuan positif. Tim pelatih menilai animo peserta sangat tinggi, sekaligus menemukan sejumlah pemain yang dinilai memiliki kualitas di atas skuad reguler akademi saat ini.

Seleksi yang diikuti kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 tersebut menjadi bagian dari upaya Arema FC memperkuat fondasi pembinaan pemain muda sekaligus menjaring talenta terbaik untuk memperkuat berbagai kompetisi usia dini.

Head of Youth Development Arema FC, Doni Suherman, mengaku puas dengan kualitas peserta yang mengikuti seleksi pada hari pertama. Menurutnya, khusus kelompok usia U-16 dan U-18, banyak pemain yang mampu menunjukkan kemampuan di atas ekspektasi tim pelatih.

"Untuk seleksi hari ini saya kira sangat bagus. Terutama di kelompok U-16 dan U-18 dipenuhi anak-anak yang berkualitas. Yang saya lihat, kita mendapatkan pemain-pemain yang sedikit di atas kualitas pemain reguler yang kita miliki. Saya bersyukur karena di seleksi ini kita bisa mendapatkan pemain-pemain yang sebelumnya belum kita miliki," kata Doni.

Ia mengungkapkan, tidak sedikit peserta yang berpeluang direkrut. Bahkan, khusus di kelompok U-18, Doni menilai terdapat lebih dari satu tim yang memiliki kualitas sesuai karakter permainan yang diterapkan Akademi Arema FC.

"Yang direkrut tentu ada cukup banyak. Mereka adalah pemain-pemain potensial yang dalam dua hingga tiga tahun ke depan bisa menunjukkan kualitasnya di kelompok usia masing-masing. Terutama di U-18, banyak anak-anak yang bisa bersaing dengan pemain reguler kami. Bahkan saya melihat ada lebih dari satu tim yang memiliki karakter bermain sesuai dengan filosofi Arema," ujarnya.

Menurut Doni, pelaksanaan seleksi terbuka akan menjadi agenda rutin Akademi Arema FC. Idealnya, seleksi digelar dua kali dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan skuad di berbagai ajang kompetisi usia muda.

"Dalam satu tahun memang harus ada dua kali seleksi. Karena kami harus mengikuti banyak kompetisi seperti Elite Pro Academy (EPA), Piala Soeratin, MJL, hingga Liga Topskor. Target utama kami adalah menyiapkan tim yang kompetitif di EPA, sehingga kami membutuhkan pemain-pemain dengan kualitas terbaik. Dari seleksi hari ini saya melihat banyak anak yang layak masuk ke tim EPA," jelasnya.

Lebih jauh, Doni menegaskan tujuan utama pembinaan di Akademi Arema FC tidak hanya mengejar prestasi di level usia muda, tetapi juga mencetak pemain yang siap menembus tim senior.

"Dua-duanya menjadi tujuan kami. Kami ingin meraih prestasi, tetapi yang paling utama adalah mencetak pemain agar bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, terutama ke tim senior. Karena itu, seluruh pelatih harus mampu membina pemain sesuai filosofi bermain yang sudah menjadi identitas Akademi Arema FC," pungkasnya. (*)

27 June 2026

Sambut HUT ke-39, Arema FC Gelar Festival Sepakbola Grassroot 2026 untuk Pembinaan Talenta Muda

Sambut HUT ke-39, Arema FC Gelar Festival Sepakbola Grassroot 2026 untuk Pembinaan Talenta Muda

MALANG – Merayakan perjalanan panjangnya di kancah sepak bola nasional, Arema FC bersiap menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-39 dengan fokus pada pembinaan usia muda. Sebagai salah satu rangkaian utama dalam perayaan hari jadi tersebut, klub secara resmi mengumumkan gelaran turnamen kelompok umur bertajuk *"Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026".*

Public Relation and Marcom Arema FC, Munif B. Wakid, mengungkapkan bahwa festival ini sengaja diintegrasikan dengan momentum ulang tahun klub untuk menegaskan kembali komitmen Arema FC terhadap masa depan sepak bola Indonesia.

“Ulang tahun ke-39 ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi momentum bagi Arema FC untuk kembali ke akar pembinaan. Melalui Arema FC Grassroot 2026, kami ingin memberikan panggung yang kompetitif namun edukatif bagi anak-anak. Kami berharap bisa memantau langsung bibit-bibit unggul yang kelak menjadi penerus kejayaan klub ini,” ujar Munif.

Munif juga menyampaikan, klub membuka peluang kepada banyak pihak untuk turut bermitra sponsor event akbar ini. “Kita membuka akses promosi dalam program event ini untuk mensukseskan sekaligus respect terhadap pengembangan sepakbola usia dini,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Project Event Officer Arema FC Grassroot 2026, Deni Herlambang, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan fondasi jangka panjang klub. Kompetisi ini dirancang untuk menyatukan visi pembinaan secara nasional.

"Event ini adalah bagian nyata dari program keberlanjutan Arema FC Academy. Target besar kami adalah menjadikan akademi ini sebagai pabrikan pemain usia dini yang handal. Untuk mewujudkannya, kami bersinergi dan berkolaborasi erat dengan SSB serta akademi di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di wilayah Malang Raya," tegas Deni Herlambang.

Festival yang menjadi kado bagi pembinaan usia muda ini dibagi menjadi tiga kategori usia (KU) dan akan berlangsung sepanjang bulan Agustus 2026 di ARG Soccerfield, Malang:

Kelompok Umur 10 Tahun (KU-10): Kelahiran 2016 – 2017. Kick-off pada 15–16 Agustus 2026.

Kelompok Umur 12 Tahun (KU-12): Kelahiran 2014 – 2015. Kick-off pada 22–23 Agustus 2026.

Kelompok Umur 14 Tahun (KU-14): Kelahiran 2012 – 2013. Kick-off pada 27–29 Agustus 2026.

Untuk menjaga kualitas kompetisi, panitia menerapkan kuota peserta yang ketat. Kategori KU-10 dan KU-12 masing-masing dibatasi hanya untuk 40 tim. 

Sementara untuk kategori KU-14, kuota yang disediakan sangat terbatas, yaitu hanya untuk 16 tim peserta.

Biaya investasi registrasi per tim ditetapkan sebesar Rp 1.000.000 untuk kategori KU-10 dan KU-12, serta Rp 1.250.000 untuk kategori KU-14.

Pihak manajemen mengimbau kepada seluruh SSB dan akademi untuk memanfaatkan momentum perayaan ini dan segera mendaftarkan tim mereka. 

Pendaftaran dapat dilakukan dengan memindai kode QR pada poster resmi atau melalui akun Instagram @aremafootballacademy_official dan @aremafestival

Informasi lebih lanjut mengenai teknis pendaftaran dapat menghubungi pihak panitia melalui *Izza (0851-0044-0270)* atau *Sasa (0877-8336-9820).*

25 June 2026

Arema FC Women Academy di Semarang Juara 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026

Arema FC Women Academy di Semarang Juara 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026

MALANG – Arema FC Women Academy di Semarang mulai menunjukkan hasil pembinaan yang menjanjikan. Belum genap setahun sejak dibuka di Kota Lumpia, akademi tersebut sukses mengukir prestasi dengan meraih gelar juara turnamen U-14 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026 yang digelar di Lapangan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (14/6).

Dalam turnamen yang diikuti 16 tim tersebut, Arema FC Women Academy menurunkan dua tim sekaligus, yakni AFCW Academy dan Arema FC Women. Seluruh pemain yang tampil merupakan hasil pembinaan akademi Arema FC Women Semarang.

Perjalanan Arema FC Women menuju tangga juara tidak mudah. Setelah melalui babak grup, di babak perempat final mereka berhasil menyingkirkan Djatayu dengan skor tipis 1-0. Langkah mereka berlanjut ke semifinal setelah kembali meraih kemenangan 1-0 atas Ratanika.

Konsistensi permainan yang ditunjukkan sepanjang turnamen membawa Arema FC Women melangkah ke partai puncak menghadapi Persisac Yellow. Di laga final, tim muda Singo Edan Putri mampu tampil tenang dan memastikan diri keluar sebagai juara turnamen.

Head Coach Arema FC Women Nanang Habibi mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari proses latihan yang selama ini dijalankan secara konsisten.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Anak-anak menunjukkan semangat, disiplin, dan kemauan belajar yang luar biasa selama turnamen. Bagi kami, ini bukan hanya soal gelar juara, tetapi juga bukti bahwa proses pembinaan yang kami jalankan mulai menunjukkan hasil," ujar Nanang.

Menurut dia, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang. Terlebih, usia akademi di Semarang masih relatif muda.

"Kami ingin membangun fondasi yang kuat untuk sepak bola putri usia dini. Prestasi ini tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak terus berkembang dan memiliki kesempatan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi di masa depan," tambahnya.

Tak hanya membawa pulang trofi juara, pemain Arema FC Women Academy di Semarang juga meraih penghargaan individu. Janeeta Alodya dinobatkan sebagai top skor turnamen berkat ketajamannya di lini depan, sedangkan Ayuningtyas Rahma terpilih sebagai kiper terbaik setelah tampil solid dan berkontribusi besar menjaga gawang tim sepanjang kompetisi.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian awal yang manis bagi Arema FC Women Academy di Kota Semarang. Dalam usia yang belum genap setahun, akademi tersebut sudah mampu menunjukkan eksistensinya di kancah sepak bola putri usia muda dan menjadi salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan di Jawa Tengah. (*)

16 June 2026

Berburu Talenta di Jawa Barat dan Bali, Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka Besar-Besaran 2026

Berburu Talenta di Jawa Barat dan Bali, Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka Besar-Besaran 2026

MALANG – Arema FC Academy resmi melebarkan sayap pencarian bakat sepak bola usia dini secara masif ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Zona Jawa Barat dan Zona Bali. 

Untuk wilayah Jawa Barat, seleksi akan digelar lebih awal pada 4-5 Juli 2026 di Lapangan Stadion Cinangka Binangkit, Purwakarta, sebelum nantinya dilanjutkan ke wilayah Bali pada 10-11 Juli 2026 di Stadion Debes, Tabanan.

Langkah strategis ini diambil untuk menjaring talenta muda terbaik dari berbagai daerah guna dipersiapkan masuk ke dalam ekosistem sepak bola profesional dan kompetisi usia muda nasional.

*Fokus Kelompok Usia di Tiap Zona*

Seleksi terbuka ini menyasar para pesepak bola muda berbakat dengan ketentuan kelompok usia (KU) yang disesuaikan di masing-masing wilayah:

Zona Jawa Barat: Membuka seleksi untuk lima kelompok usia, yaitu U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 dengan syarat batas maksimal peserta adalah kelahiran tahun 2009.

Zona Bali: Membuka seleksi untuk tiga kelompok usia, yaitu U-16, U-18, dan U-20 dengan syarat batas maksimal peserta adalah kelahiran tahun 2007.

Head of Arema FC Academy, Riyan Meidi Wijaya, menyatakan bahwa perluasan zona seleksi ini membuktikan komitmen serius klub berjuluk Singo Edan dalam membangun fondasi sepak bola modern.

"Kami sengaja mendatangi langsung zona Jawa Barat dan Bali untuk menjemput bakat-bakat terbaik yang tersebar di sana. Melalui seleksi terbuka ini, Arema FC Academy ingin membuka jalan lebar  untuk mewujudkan cita-cita mereka menjadi pemain sepak bola profesional," ujar Riyan Meidi Wijaya.

Riyan juga menambahkan bahwa para pemain yang lolos seleksi akan mendapatkan pembinaan berjenjang dan diproyeksikan untuk mengisi skuad elite akademi yang berlaga di ajang nasional, termasuk kompetisi Elite Pro Academy (EPA).

*Detail Pelaksanaan dan Fasilitas Peserta*

Bagi para talenta muda yang ingin bergabung, berikut adalah detail lengkap mengenai agenda seleksi di kedua zona:
1. Zona Jawa Barat (Purwakarta)Waktu Pelaksanaan: Sabtu dan Minggu, 4–5 Juli 2026 (Mulai pukul 07.00 WIB).Lokasi Seleksi: Lapangan Stadion Cinangka Binangkit, Purwakarta, Jawa Barat.Fasilitas: Peserta akan mendapatkan jersi seleksi (Jersey Seleksi) dan makanan (meals).Kontak Informasi (WA): 0859-3860-8293
2. ⁠Zona Bali (Tabanan)Waktu Pelaksanaan: Jumat dan Sabtu, 10–11 Juli 2026 (Mulai pukul 07.00 WIB / 08.00 WITA).Lokasi Seleksi: Stadion Debes, Kabupaten Tabanan, Bali.Fasilitas: Peserta akan mendapatkan satu set jersi latihan penuh (Jersey Full Set) dan makanan ringan (snacks).Kontak Informasi (WA):
0821-4550-4469

*Syarat Wajib dan Cara Mendaftar*

Pada hari pelaksanaan di masing-masing zona, seluruh peserta wajib melakukan proses verifikasi sebelum seleksi dimulai dengan menunjukkan dokumen asli Kartu Keluarga (KK) kepada panitia di lokasi.Proses pendaftaran dilakukan secara daring (online). Calon peserta cukup memindai QR Code yang tertera pada brosur resmi masing-masing zona atau mengklik tautan formulir pendaftaran yang tersedia di bio akun Instagram resmi *@aremafootballacademy_official* setelah mengisi formulir, peserta diwajibkan melakukan konfirmasi melalui nomor WhatsApp admin yang tertera sesuai zonanya. (**)

15 June 2026

Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka 2026, Siapkan Pemain untuk Kompetisi Liga Resmi

Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka 2026, Siapkan Pemain untuk Kompetisi Liga Resmi

MALANG – Arema FC Academy resmi membuka pendaftaran seleksi terbuka untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal klub dalam membangun masa depan sepak bola Malang dan nasional. 

Seleksi ini menyasar kelompok umur mulai dari U10, U12, U14, U16, hingga U18.

Head of Arema FC Academy, Riyan Meidy Wijaya, menjelaskan bahwa seleksi tahun ini memiliki tujuan yang sangat jelas dan terarah serta berjenjang. 

Program ini dirancang sebagai fondasi awal melalui grassroot untuk masa depan klub klub profesional.

"Seleksi terbuka ini merupakan ajang bagi kami untuk memulai persiapan berjenjang tim elite. Fokus utama kami ada pada kelompok umur U16, U18, dan U20," ujar Riyan Meidy Wijaya.

Target Sebagai Pabrikan Pemain untuk Liga Resmi

Manajemen akademi tidak main-main dalam menyusun target jangka panjang. Melalui pembinaan yang terstruktur, berjenjang para pemain muda ini akan dipersiapkan untuk level tertinggi di semua kasta kompetisi.

Akademi ingin menjadi jembatan karier bagi anak-anak daerah yang bermimpi menjadi pemain profesional.

"Target besar kami adalah sebagai produsen pemain mencetak dan mengantar pemain-pemain muda ini agar bisa berkompetisi di liga resmi," tegas Riyan.

Jadwal dan Lokasi Seleksi

Bagi para orang tua dan pemain muda yang ingin bergabung, berikut adalah detail pelaksanaan seleksi:Tanggal: 27–28 Juni 2026 Waktu: Mulai pukul 07:00 WIBTempat: ARG Soccer Field, Lawang, Kabupaten Malang

Syarat Batas Usia: Maksimal kelahiran tahun 2009

Syarat Pendaftaran dan Fasilitas

Setiap peserta wajib melakukan proses verifikasi sebelum seleksi dimulai. 

Caranya adalah dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) asli kepada panitia di lokasi.

Selama mengikuti kegiatan seleksi, setiap pemain akan mendapatkan fasilitas berupa:Jersey seleksi resmi, Konsumsi (meals)

Cara Mendaftar

Proses pendaftaran dilakukan secara online. Peserta dapat mengisi formulir pada link berikut:  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfWp1H_OKqyQTmnKWKez3reHhSDeDZ6tGZ9qWZlQtBgoOgMEg/viewform?usp=send_form atau mengeklik tautan yang tersedia di bio profil instagram @aremafootballacademy_official.

Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi setelah mendaftar, peserta dapat menghubungi nomor WhatsApp Admin di 0822-2800-7307.(**)

07 June 2026

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

 Warnai Laga Perdana dengan Kemenangan di Markas Persib, Singa Muda Arema FC Kantongi Modal Positif di Elite Pro Academy 2023

Warnai Laga Perdana dengan Kemenangan di Markas Persib, Singa Muda Arema FC Kantongi Modal Positif di Elite Pro Academy 2023

Arema FC Academy mewarnai laga perdana pekan ke-2 kompetisi Elite Pro Academy 2023/2024 dengan kemenangan saat bertanding ke markas Persib Bandung. Satu kemenangan, hasil imbang dan satu kekalahan dicatatkan oleh Singo Edan muda di laga yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada (7/10/2023)


Di pertandingan perdana, Arema FC U-16 harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Persib U-16 dengan skor tipis 1-0. Berikutnya, di laga kedua Arema FC U-18 menuai hasil imbang tanpa gol atas Persib U-18.
Seolah ingin membalaskan hasil dari dua laga yang diraih oleh adik-adiknya, Arema FC U-20 akhirnya mampu memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0. Gol Arema FC U-20 dicetak oleh Moch Ricky Indrawan di menit ke-32.

Pelatih kepala Arema FC U-20, Agus Yuwono menyambut gembira hasil yang diraih oleh anak didiknya tersebut. “Alhamdulillah atas hasil yang diraih hari ini, semua berkat kerja keras seluruh pemain.” ungkap legenda tim Singo Edan ini.

Secara strategi, Agus Yuwono menyatakan bahwa memang ada rotasi yang dia lakukan dibandingkan dengan pertandingan pekan pertama lalu. “Hari ini kita ada rotasi 5-6 pemain,” ungkapnya.

Kendati menyebutnya sebagai modal untuk menghapi pertandingan kedua, namun Agus Yuwono tidak ingin anak didiknya terlena. “Ini memang menjadi modal positif untuk pertandingan besok. Tapi tetap, kita tidak ingin lengah,” ujarnya.


Sementara itu pelatih Arema FC U-16, Muhammad Mantri menyatakan bahwa hasil di laga perdana itu menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan kedua besok. “Hasil hari ini menjadi bahan evaluasi, secara permainan anak-anak tidak kalah, kami optimis menghadapi pertandingan besok,” tandasnya.


Hasil imbang yang didapatkan oleh Arema FC U-18 juga menjadi perhatian tersendiri bagi sang pelatih, Doni Suherman. “Kami tekankan kepada pemain laga besok menjadi pertaruhan, kita harus bisa mengambil poin disini,” jelasnya.

07 October 2023

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY