BERITA

Arema FC Resmi Perkenalkan Full Back Berpengalaman, Leo Guntara

Arema FC Resmi Perkenalkan Full Back Berpengalaman, Leo Guntara

Malang, 7 Februari 2026 – Arema FC kembali memaksimalkan sisa waktu bursa transfer paruh musim dengan resmi memperkenalkan pemain baru berposisi bek kiri, Leo Guntara. Pemain berpengalaman berusia 31 tahun tersebut direkrut untuk menambah kedalaman skuad dan memperkuat sektor pertahanan tim dalam lanjutan kompetisi musim ini.

Leo Guntara sebelumnya tercatat membela Semen Padang FC dan dikenal sebagai pemain yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi sepak bola nasional. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan kontribusi positif, baik dari sisi teknis maupun pengalaman, di dalam dan luar lapangan. Manajemen Arema FC memastikan Leo telah menandatangani kontrak kerja sama hingga tahun 2027 dan akan mengenakan seragam Singo Edan dalam beberapa musim ke depan.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa perekrutan Leo Guntara merupakan hasil dari proses evaluasi menyeluruh yang dilakukan manajemen bersama tim pelatih, khususnya pada sektor lini belakang.
“Lini pertahanan menjadi salah satu fokus utama evaluasi kami di pertengahan kompetisi musim ini. Leo Guntara kami datangkan karena pengalamannya, konsistensinya bermain di level kompetitif, serta kemampuannya mengisi posisi bek kiri yang saat ini kami butuhkan,” ujar Yusrinal.

Lebih lanjut, Yusrinal berharap kehadiran Leo dapat memberikan dampak positif bagi performa tim secara keseluruhan. “Kami berharap Leo bisa cepat beradaptasi dengan tim, meningkatkan kualitas pertahanan, serta membantu Arema FC tampil lebih solid dan kompetitif ke depannya. Dengan kontrak hingga 2027, kami juga berharap ada kontribusi jangka panjang untuk perkembangan tim,” tambahnya.

Dengan bergabungnya Leo Guntara, Arema FC optimistis kedalaman skuad semakin kuat dan siap menghadapi tantangan pada sisa musim kompetisi Super League 2025/26. Manajemen dan seluruh elemen tim berharap dukungan penuh dari Aremania agar perjalanan tim ke depan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.~

07 February 2026

Arema FC Resmi Perkenalkan Bek Asing Baru, Walisson Moreira Farias Maia

Arema FC Resmi Perkenalkan Bek Asing Baru, Walisson Moreira Farias Maia

Malang, 5 Februari 2026 - Arema FC kembali memperkuat komposisi skuadnya dengan memperkenalkan pemain asing baru di sektor pertahanan. Klub Singo Edan secara resmi mendatangkan Walisson Moreira Farias Maia, pemain berposisi center back. Manajemen Arema FC bergerak cepat di sisa masa transfer kompetisi musim ini untuk medatangkan pemain yang dibutuhkan oleh tim terutama di sektor pertahanan.

Perekrutan bek asal Brasil tersebut merupakan bagian dari langkah strategis manajemen setelah melalui proses evaluasi menyeluruh bersama jajaran tim pelatih. Kehadiran Maia diharapkan mampu menambah soliditas dan kedalaman lini belakang Arema FC dalam menghadapi lanjutan kompetisi.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa keputusan mendatangkan Walisson Maia didasarkan pada kebutuhan tim yang cukup mendesak di sektor pertahanan.

“Setelah melalui proses evaluasi bersama tim pelatih, kami menilai bahwa lini belakang membutuhkan tambahan pemain dengan karakter dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan tim pada sisa kompetisi ini,” ujar Yusrinal.

Lebih lanjut, Yusrinal menyampaikan bahwa manajemen optimistis Maia dapat memberikan kontribusi positif bagi tim.

“Kami berharap Walisson Maia dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan tim dan kompetisi. Dengan kualitas yang dimilikinya, kami yakin ia dapat membantu meningkatkan performa dan kestabilan pertahanan Arema FC,” tambahnya.

Dengan bergabungnya Walisson Moreira Farias Maia, Arema FC sudah melengkapi kuota 11 pemain asing di kompetisi Super League 2025/26 dan berharap dapat tampil lebih konsisten dan kompetitif dalam menghadapi laga-laga penting ke depan, sekaligus dapat memenuhi target.~

05 February 2026

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Odivan Koerich

Arema FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Odivan Koerich

Malang, 4 Februari 2026 – Arema FC secara resmi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Odivan Koerich, setelah klub mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama di tengah kompetisi Super League 2025/26 dengan pemain bertahan tersebut.

 

Keputusan tersebut diambil setelah manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama putaran pertama kompetisi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya klub untuk memaksimalkan kekuatan skuad demi menghadapi lanjutan kompetisi musim ini.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Odivan selama menjadi bagian dari Singo Edan.

 

“Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme yang telah ditunjukkan oleh Odivan Koerich selama membela Arema FC. Kami menghargai setiap kontribusi yang telah diberikan untuk tim,” ujar Yusrinal.

 

Lebih lanjut, Yusrinal menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan bersama dan kemajuan tim ke depan.

“Keputusan ini merupakan hasil evaluasi paruh musim dengan tujuan memaksimalkan komposisi tim agar lebih kompetitif di lanjutan Super League 2025/26. Kami berharap langkah ini dapat membawa Arema FC tampil lebih solid, sementara Odivan kami doakan sukses dalam perjalanan kariernya selanjutnya,” tambahnya.

 

Arema FC menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan tim secara berkelanjutan demi mencapai target yang telah ditetapkan pada sisa kompetisi musim ini.

04 February 2026

Arema FC Resmi Rekrut Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata

Arema FC Resmi Rekrut Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata

Malang, 31 Januari 2026 – Arema FC secara resmi mengumumkan perekrutan dua pemain nasional, Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata, dengan status peminjaman dari Persija Jakarta hingga akhir kompetisi Super League 2025/26.

 

Kedatangan Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata merupakan bagian dari langkah strategis manajemen Arema FC dalam memperkuat kedalaman skuad jelang lanjutan kompetisi. Perekrutan kedua pemain ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi menyeluruh bersama tim pelatih, sekaligus menyesuaikan kebutuhan tim di beberapa sektor krusial di sisi pertahanan.

 

Kesepakatan peminjaman kedua pemain tersebut tercapai setelah adanya komunikasi dan kesepahaman antara manajemen Arema FC dan Persija Jakarta, yang sepakat melepas Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata untuk memperkuat skuad Singo Edan.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa keputusan merekrut kedua pemain ini murni didasarkan pada kebutuhan tim.

 

“Perekrutan Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata merupakan hasil evaluasi kami bersama jajaran pelatih. Arema FC membutuhkan tambahan kualitas dan kedalaman skuad untuk menghadapi sisa kompetisi, dan kedua pemain ini dinilai sesuai dengan kebutuhan tersebut,” ujar Yusrinal.

 

Lebih lanjut, Yusrinal berharap kehadiran kedua pemain dapat memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

 

“Kami mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Persija Jakarta hingga tercapainya kesepakatan ini dan juga apresiasi yang sebesar besarnya kepada rio dan hansamu yang secara profesional bersedia membantu mempersolid team Arema FC. Harapan kami, Rio dan Hansamu dapat segera beradaptasi, bersaing secara sehat, dan memberikan kontribusi positif bagi prestasi Arema FC,” tambahnya.

 

Dengan bergabungnya Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata, Arema FC optimistis dapat tampil lebih solid dan kompetitif dalam menghadapi lanjutan Super League musim 2025/26.~

31 January 2026

Arema FC Resmi Perkenalkan Penyerang Asing Baru Joel Vinicius Silva Dos Anjos

Arema FC Resmi Perkenalkan Penyerang Asing Baru Joel Vinicius Silva Dos Anjos

Malang, 28 Januari 2026 – Arema FC kembali menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan performa tim di kompetisi Super League 2025/26. Di sisa waktu bursa transfer paruh musim, klub kebanggaan Aremania ini secara resmi memperkenalkan pemain asing baru berposisi penyerang, Joel Vinicius Silva Dos Anjos.


Merekrutan Joel Vinicius menjadi bagian dari langkah evaluasi dan penguatan skuad yang terus dilakukan manajemen Arema FC demi menghadapi persaingan ketat pada paruh kedua musim ini. Bomber asal Brasil tersebut sebelumnya memperkuat Borneo FC dengan catatan penampilan yang cukup impresif, dari 18 pertandingan yang dijalani di kompetisi Super League, Joel berhasil mencatatkan 7 gol dan 2 assist, menunjukkan perannya yang signifikan dalam membangun serangan tim.


General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa keputusan mendatangkan Joel Vinicius merupakan hasil kebutuhan tim berdasarkan evaluasi bersama jajaran pelatih.

“Setelah melalui proses evaluasi, kami menilai Arema FC membutuhkan tambahan pemain di lini depan yang memiliki karakter kuat dalam menyerang serta mampu berkontribusi secara kolektif. Joel Vinicius adalah pemain yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, baik dari sisi kualitas, pengalaman, maupun pemahaman terhadap kompetisi,” ujar Yusrinal Fitriandi.


Lebih lanjut, Yusrinal juga berharap kehadiran Joel Vinicius dapat memberikan dampak positif bagi performa tim di sisa kompetisi musim ini.

“Kami berharap Joel dapat cepat beradaptasi dengan tim, bersaing secara sehat, dan memberikan kontribusi maksimal untuk Arema FC. Dengan kerja keras dan dukungan seluruh elemen tim serta Aremania, kami optimistis Joel bisa membantu meningkatkan performa lini serang Arema FC,” tambahnya.


Sebagai bentuk kepercayaan jangka panjang, Arema FC mengikat Joel Vinicius Silva Dos Anjos dengan kontrak hingga tahun 2027. Manajemen berharap sang penyerang dapat menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang klub serta membawa Arema FC meraih hasil terbaik di kompetisi Super League 2025/26.~

28 January 2026

Arema FC Tambah Kekuatan di Bawah Mistar dengan Mendatangkan Gianluca Pandeynuwu

Arema FC Tambah Kekuatan di Bawah Mistar dengan Mendatangkan Gianluca Pandeynuwu

 

Malang, 27 Januari 2026 – Di sisa waktu bursa transfer pemain, Arema FC kembali memperkenalkan pemain baru untuk menghadapi lanjutan kompetisi Super League 2025/26. Kali ini, Singo Edan mendatangkan pemain berposisi penjaga gawang, Gianluca Claudio Pandeynuwu, yang direkrut dari Persis Solo dengan status peminjaman hingga akhir musim.

 

 

Kehadiran Gianluca menjadi bagian dari langkah Arema FC dalam memperkuat sektor pertahanan tim. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa perekrutan ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi bersama jajaran tim pelatih.

 

 

“Tentu setelah evaluasi bersama jajaran pelatih, posisi penjaga gawang kami nilai masih membutuhkan tambahan untuk memperkuat lini pertahanan tim Arema FC. Kesepakatan ini terjadi setelah adanya komunikasi dan persetujuan antara kedua pihak, Arema FC dan Persis Solo,” ujar Yusrinal.

 

 

Lebih lanjut, Yusrinal berharap Gianluca dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama berseragam Arema FC serta mampu bersaing secara sehat di posisi penjaga gawang.

 

 

“Kami berharap selama berada di Arema FC, Gianluca bisa beradaptasi dengan baik, bersaing secara positif, dan mendapatkan menit bermain untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim,” tambahnya.

 

 

Dengan bergabungnya Gianluca Pandeynuwu, Arema FC optimistis memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk menghadapi sisa pertandingan Super League musim 2025/26.~

27 January 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Kenalkan Gustavo França: Yusrinal Minta Totalitas Mendiang Kuncoro Jadi Cambuk di Putaran Kedua

Arema FC Kenalkan Gustavo França: Yusrinal Minta Totalitas Mendiang Kuncoro Jadi Cambuk di Putaran Kedua

Malang, 20 Januari 2026 – Arema FC secara resmi memperkenalkan rekrutan anyar mereka, Gustavo França, sebagai amunisi baru untuk mengarungi ketatnya persaingan putaran kedua kompetisi Liga 1 Super League 2025/2026. 

 

Gelandang serang asal Brasil ini didatangkan setelah melalui proses evaluasi komprehensif antara manajemen dan tim pelatih demi menambal kebutuhan strategis skuad Singo Edan.

 

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa kehadiran Gustavo França adalah langkah krusial untuk mendongkrak performa tim.

 

"Perekrutan Gustavo França adalah hasil dari evaluasi dan kebutuhan tim untuk menghadapi putaran kedua Super League. Kami berharap kehadirannya dapat memberikan kontribusi positif dan meningkatkan performa tim secara keseluruhan," ujar Yusrinal, Selasa (20/1).

 

Duka yang Menjadi Motivasi Kebangkitan

 

Namun, perkenalan pemain baru ini berlangsung dalam suasana yang berbeda. Yusrinal tidak menampik bahwa tubuh tim Singo Edan saat ini masih diselimuti awan duka pasca berpulangnya Kuncoro, sosok legenda, mantan pemain, sekaligus asisten pelatih yang sangat dihormati di Malang.

 

Meski demikian, manajemen menekankan bahwa kesedihan ini tidak boleh melarutkan semangat juang. Justru, duka ini diharapkan bertransformasi menjadi energi motivasi yang besar bagi seluruh elemen tim.

 

"Benar, Arema FC memang masih dalam kondisi berduka lantaran baru saja ditinggal Kuncoro, salah satu legenda terbaik kita. Namun, duka ini harus menjadi motivasi hebat yang ditanamkan kepada semua pemain," tegas Yusrinal.

 

Lebih lanjut, Yusrinal menaruh harapan besar agar semangat juang mendiang Kuncoro dapat diwarisi oleh para pemain baru, termasuk Gustavo França.

 

"Harapannya, Gustavo França dan pemain asing lainnya juga mendapat inspirasi tentang kegigihan, totalitas, dan loyalitas tanpa batas dari mendiang Coach Kuncoro. Semangat itulah yang harus dibawa ke lapangan," imbuhnya.

 

Momen perkenalan Gustavo França ini bertepatan dengan digelarnya latihan perdana tim usai jeda kompetisi, hari ini (20/1). 

 

Namun, suasana di pusat latihan Arema FC terasa sangat berbeda dan penuh keharuan. 

 

Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, sesi latihan skuad Singo Edan berlangsung tanpa asistensi dan teriakan semangat dari sosok Kuncoro di pinggir lapangan.

 

Absennya sang legenda yang baru saja berpulang meninggalkan kekosongan yang nyata. Kendati demikian, manajemen dan tim pelatih memastikan roda tim harus tetap berjalan. Yusrinal Fitriandi berharap ketidakhadiran fisik Kuncoro justru membakar semangat para pemain.

 

"Hari ini Gustavo dan pemain lain mulai gabung latihan. Memang terasa berat latihan perdana tanpa diasisteni Mas Kuncoro, tapi kami menekankan pada tim bahwa beliau pasti ingin melihat Arema bangkit. Spirit beliau ada di sini," tambah Yusrinal.

 

Skuad Arema FC kini berpacu dengan waktu untuk menyatukan chemistry antara pemain lama dan baru seperti França. Mereka menargetkan siap tempur sepenuhnya pada laga perdana putaran kedua Liga 1 melawan Dewa United di laga tandang, 26 Januari 2026 mendatang.

 

França Siap Tempur Lawan Dewa United

Gustavo França sendiri menyambut antusias kesempatan berseragam Arema FC. Ia mengaku tidak asing dengan atmosfer sepak bola Malang, mengingat pengalamannya saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan ketika masih membela Persija Jakarta.

 

"Saya senang bisa bergabung dengan Arema FC. Saya sudah mengetahui bagaimana atmosfer sepak bola di Malang dan dukungan luar biasa dari Aremania. Sekarang saya siap bekerja keras dan memberikan kemampuan terbaik saya untuk Arema FC," ungkap França.

 

França dan seluruh skuad Arema FC dilaporkan telah mulai bergabung dalam sesi latihan hari ini (20/1). Latihan intensif ini digelar sebagai persiapan matang jelang laga perdana putaran kedua. Skuad Singo Edan dijadwalkan melakoni laga tandang (away) melawan Dewa United pada tanggal 26 Januari 2026 mendatang. 

20 January 2026

Janji Setia Tuntas di Gajayana: Kuncoro, Napas Terakhir Sang Legenda di Atas Rumput yang Membesarkannya

Janji Setia Tuntas di Gajayana: Kuncoro, Napas Terakhir Sang Legenda di Atas Rumput yang Membesarkannya

Awan hitam menyelimuti langit sepak bola Indonesia, Malang khususnya.

Salah satu putra terbaik bangsa, Kuncoro, telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Minggu petang, 18 Januari 2026.

Sosok yang dikenal sebagai petarung tangguh di lapangan hijau ini mengembuskan napas terakhirnya akibat serangan jantung usai bermain sepak bola bersama para sahabat pemain legend Malang lainya di acara 100 tahun Stadion Gajayana , tempat yang sangat bersejarah baginya, mulai awal berkarier hingga menjemput pulang ke Rahmatullah .

Kepergian Kuncoro di usia 52 tahun dia lahir 7 Maret 1973 meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Arema FC, Aremania tetapi juga bagi pecinta sepak bola nasional yang mengenang kegigihan dan dedikasinya.

*Detik-Detik Berpulangnya Sang Legenda*

Insiden memilukan tersebut terjadi di tengah pertandingan reuni para legenda sebakbola Malang Raya dari berbagai klub seperti Arema maupun Persema.

Kuncoro yang masih aktif menjaga kebugaran, usai pertandingan tiba-tiba ambruk di bench Stadion Gajayana.
Meski sempat mendapatkan pertolongan pertama dan dilarikan ke Rumah Sakit Syaiful Anwar  , nyawa sang legenda tidak tertolong.

Ia "pergi" di tempat yang membesarkan namanya, dengan kenangan bersama para sahabatnya dan sepakbola yang menghidupinya.

*Kilas Balik: "Jimat" Juara Tiga Klub Berbeda*

Kuncoro adalah definisi pemain serba bisa atau “versatile” Sepanjang kariernya, ia fasih bermain sebagai bek kanan, stoper, hingga gelandang.

Karakter permainannya yang keras, lugas, dan tak kenal kompromi menjadikannya momok bagi penyerang lawan.

Kuncoro mencatatkan rekor istimewa yang jarang dimiliki pemain lain.

Ia berhasil meraih gelar juara kasta tertinggi Liga Indonesia bersama tiga klub berbeda:

1. Arema Malang: Juara Kompetisi Galatama XII (1992/1993). Ini adalah gelar yang melambungkan namanya sebagai ikon Singo Edan.

 

2. PSM Makassar: Juara Liga Indonesia (1999/2000). Ketangguhannya menjadi pilar utama Juku Eja saat itu.

 

3. Persik Kediri: Juara Liga Indonesia (2003). Bersama Macan Putih, ia kembali membuktikan tuahnya sebagai pemain juara.

 

*Jejak di Tim Nasional Indonesia*

Di level internasional, Kuncoro adalah patriot sejati. Namanya tercatat dalam skuad PSSI Harimau di ajang Piala Kemerdekaan 1994.

Sebagai informasi, pada era tersebut PSSI membagi kekuatan menjadi dua tim, yakni PSSI Garuda dan PSSI Harimau, di mana Kuncoro menjadi andalan di tim Harimau.

Selain itu, Kuncoro juga menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di ajang bergengsi Piala Tiger 1998 (sekarang Piala AFF), membuktikan konsistensinya di level elite selama hampir satu dekade.

*Pengabdian Tanpa Batas: Karier Kepelatihan di Arema FC*

Setelah gantung sepatu, cinta Kuncoro pada Singo Edan tidak pernah pudar. Sejak kembali ke Malang, ia mendedikasikan sisa hidupnya di jajaran kepelatihan Arema FC selama lebih dari satu dekade.

Rekam jejak pengabdiannya mencatat ia hampir selalu ada di setiap era transisi klub:
• Asisten Pelatih (2011–2026):
Kuncoro memulai peran panjangnya sebagai asisten pelatih sejak November 2011. Ia menjadi sosok "jembatan" yang setia mendampingi belasan pelatih kepala berbeda. Hingga akhir hayatnya pada putaran pertama Liga 1 musim 2026, Kuncoro masih aktif menjabat sebagai Asisten Pelatih Arema FC. Ia setia mendampingi pelatih kepala asal Brasil, Marcos Vinícius dos Santos Gonçalves (Marquinhos Santos), bahu-membahu meracik strategi untuk tim kebanggaan Arek Malang.

• Pelatih Fisik (2022–2023):
Pada periode Mei 2022 hingga Maret 2023, Kuncoro sempat dipercaya memegang kendali fisik pemain. Di sinilah karakter kerasnya tertuang dalam membentuk stamina "gaya Malangan" yang ngeyel dan tak kenal lelah.

• Caretaker / Pelatih Interim:
Kuncoro adalah "pemadam kebakaran" andalan Arema. Ia selalu siap pasang badan mengambil alih kemudi tim saat terjadi kekosongan pelatih kepala di masa-masa kritis, seperti pada awal musim 2020 dan pertengahan 2023.

Sosoknya dikenal sebagai "Bapak" mampu mencairkan suasana disaat ketegangan keyerpurukan terjadi dalam tim, tak jarang Kuncoro menjadi sasaran candaan pemain pemain muda asuhannys, dia sekaligus motivator ulung di ruang ganti.

Bagi Kuncoro, jabatan hanyalah nama, namun mengabdi untuk Arema—baik sebagai pemain, pelatih fisik, maupun asisten pelatih bagi Marcos Santos—adalah harga mati.

Selamat jalan, Kuncoro. Dedikasimu, semangat juangmu, candaanmu dan gelar-gelar yang kau persembahkan akan abadi dan telah engkau buktikan janji setiamu mengabdi di Arema bagi sepak bola Indonesia hingga hayatmu.

Doa Husnul Khotimah menyertaimu Cak Kun. Amin YRA

Sudarmaji
Dulure Cak Kun - Pegiat Arema FC

19 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

 

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sayembara desain training and sport center J-99 Arema FC yang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur FTSP ITN Malang ini secara resmi ditutup pada (27/6/2022) malam. Dalam kurun waktu pendaftaran, setidaknya mampu menghimpun 1000 pendaftar yang masuk dalam database penyelenggara.

“Sejak awal dibuka antusias pendaftar yang kita himpun melalui situs resmi Arema FC sangat luar biasa, hingga hari terakhir sudah masuk 1000 pendaftar. Meski tidak semuanya mengirimkan karya karena waktu yang dibatasi, namun animonya menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya terpaku dari sisi olahraga saja, tapi juga keilmuan lainnya termasuk desain arsitektur,” ungkap media officer Arema FC,  Sudarmaji.

Apresiasi juga diberikan  kepada pendaftar yang begitu antusias meski secara rentang waktu bisa dikatakan cukup mepet sejak diumumkan pada 27 Mei lalu namun hal itu tidak mengurangi semangat pendaftar untuk menghasilkan karya untuk memperebutkanhadiah dengan  total 100 Juta Rupiah ini.


“Di hari-hari terakhir memang kami banyak menerima permintaan dari pendaftar apakah akan ada penjadwalan ulang karena waktunya memang bisa dibilang cukup mepet, tapi kami sangat yakin jika waktu tidak akan menghalangi semangat peserta sayembara ini untuk berkarya. Jadi kami tegaskan bahwa sayembara tetap berjalan sesuai jadwal seperti arahan dari Presiden Arema FC,” ungkapnya.

Kini,  sayembara desain training and sport center Arema FC memasuki tahap kurasi yang akan dilakukan oleh dewan juri pada 27-28 Juni 2022. Dalam kurasi ini, menghimpun lebih dari 70  karya yang masuk dalam persyaratan penilaian yang ditetapkan oleh penyelenggara. “Semoga kurasi berjalan dengan lancar hingga sampai nanti di pengumuman pemenang yang akan dilakukan pada 2 Juli mendatang,” tambah  Sudarmaji.

Referensi dari sayembara desain Training And Sport Center J-99 Arema FC ini nantinya juga memiliki kans besar untuk menjadi ikon kota, sebab hal ini tidak lepas dari unsur kebanggaan bersama yang menjadi nilai bersama yang ditonjolkan dalam  arsitektur bangunan.

28 June 2022

PSSI dan Arema FC bantu 80 Face Shield Bagi Tenaga Medis

PSSI dan Arema FC bantu 80 Face Shield Bagi Tenaga Medis

 

Arema FC terus melakukan upaya untuk meredam penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membantu kerja para medis agar terlindungi

CEO Arema FC Ir. R. Agoes Soerjanto menyampaikan bantuan ini diserahkan kepada jajaran TNI di Malang melalui Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Zainuddin hari ini di Posko Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC) di Malang

"Kami respect dengan perjuangan para medis, termasuk upaya TNI/Polri bersama kalangan kampus, seperti di Malang yang menggagas ide Kampung Tangguh, dimana salah satunya memberikan pelatihan terkait penanganan medis baik pasien maupun jenazah karena korban Corona, karena itu sebagai pelengkap APD, Face Shield ini sangat dibutuhkan, untuk ini  kami serahkan ke TNI/Polri untuk mendistribusikannya," paparnya.

Ditambahkan Agoes, bantuan ini juga mendapat dukungan PSSI sebagai induk organisasi klub sepakbola untuk respect terhadap penanganan Corona di daerah. Bantuan ini support langsung dari Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto.


Sementara Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Zainuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Arema FC dan PSSI atas bantuan tersebut, karena kebutuhan APD sangat dibutuhkan bagi rekan rekan medis yang bekerja mulai di fasilitas kesehatan di kampung desa kelurahan sampai rumah sakit rujukan.

 


"APD tentunya masih sangat dibutuhkan, kerja para medis perlu mendapat dukungan keselamatan, ini juga untuk mengantisipasi seandainya wabah mengalami peningkatan," ujarnya.

 


Khusus di wilayah Malang Raya, telah dilakukan sosialisasi dan simulasi Kampung Tangguh ketika menghadapi situasi darurat, maka tidak hanya para medis yang  siaga, namun kelompok masyarakat juga perlu dipahamkan tentang penanganan secara mandiri, kebutuhan APD tentu sangat banyak dibutuhkan.


Sebelumnya Arema FC yang tergabung dalam gerakan MBLC (Malang Bersatu Lawan Corona) juga melakukan aktifitas sosial peduli dampak Corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, hand sanitizer dan APD, serta distribusi sembako kepada warga terdampak.

23 April 2020

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Akademi Arema tidak hanya mengajarkan bagaimana menguasai teknik sepak bola, tetapi juga menanamkan rasa kemanusiaan. Seperti yang ditunjukkan oleh Akademi Arema kelahiran 2008-2009 yang terlibat dalam pertandingan penggalangan dana untuk salah satu pelatih asal Tumpang , Kabupaten Malang, Agus Budiono yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

 

 

Bertempat di Lapangan Tulusayu, Tumpang pada Minggu (31/3/2019), Akademi Arema U-11 menurunkan dua tim sekaligus, masing-masing tim bermain tiga kali. Kehadiran Akademi Arema kelahiran 2008-2009 ternyata mampu memberikan warna yang berbeda.

“Sebenarnya hasil tidak menjadi ukuran di pertandingan amal ini. Tapi di sisi lain bagaimana kita bisa mengajarkan kepada anak-anak bahwa mereka sebenarnya bisa berbagi melalui sepak bola,” ungkap pelatih Akademi Arema kelahiran 2008-2009, Nanang Husni.

Dalam kegiatan tersebut Nanang Husni yang didampingi oleh asisten pelatih Himawan Artistyanto dan Wahyu Irawan serta pelatih kiper Trengginas terus memompa semangat pemain-pemain Akademi Arema. “Untuk anak seusia mereka yang dibutuhkan adalah motivasi agar mereka lebih enjoy bermain sepak bola,” tutur Nanang.

Hasil dari pertandingan amal yang diikuti oleh 64 SSB se Malang Raya tersebut kemudian disumbangkan kepada keluarga almarhum Agus Budiono yang merupakan pelatih Semeru FC yang meninggal saat penyelenggaraan Danone Cup yang diadakan di Abdurrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang.

31 March 2019

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

 

 

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

 

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

11 August 2018

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Lembar demi lembar perjalanan Arema FC akhirnya mencapai usia 31 tahun. Sebuah usia yang matang untuk sebuah klub sepak bola dengan perjuangan yang berdarah-darah.

 

Tiga dekade lebih yang sudah dilalui memberikan semangat tersendiri, semangat untuk LEBIH EDAN yang menjadi jargon yang harus diteriakkan dengan lantang di ulang tahun ke 31.
Dalam filosofi Arek-arek Malang, Edan lebih dari sekedar gila. Edan diartikan sebagai sesuatu yang mengundang decak kagum. Kekaguman akan nilai-nilai semangat dan kebersamaan untuk mempertahankan kebanggaan yang sama yakni Arema.
LEBIH EDAN juga merupakan apresiasi terhadap dukungan Aremania selama ini. Mereka selalu LEBIH EDAN dalam memberikan dukungan kepada tim, sehingga bisa merawat semboyan Arema tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana.
Dari sisi pemain di lapangan, hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri. Arema bukanlah perjalanan yang dibangun dengan setengah-setengah. Tetapi dibangun dengan segenap panggilan jiwa dan semangat lebih.
Filosofi Logo
Pada peringatan ulang tahun ke 31 tahun ini dengan tegas menonjolkan singa jantan dengan gagahnya memegang erat angka satu. Kenapa angka satu? Harapannya Arema akan selalu menjadi nomor satu. Di sisi lain, usia tidak hanya merepresentasikan angka, tetapi juga sebuah perjalanan panjang. Sang singa mengibaratkan usia adalah nyawa yang harus dipegang dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Semangat diibaratkan adalah api yang menyala-nyala. Hal itu disimbolkan dengan simbol api berwarna merah yang melingkari sosok singa yang mengaum. Simbol api dibuat saling menyatu satu sama lain, hal ini menandakan bahwa untuk menjaga api tetap menyala dibutuhkan semangat persatuan dan kesatuan.

10 August 2018

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY