BERITA

Arema FC Women Academy di Semarang Juara 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026

Arema FC Women Academy di Semarang Juara 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026

MALANG – Arema FC Women Academy di Semarang mulai menunjukkan hasil pembinaan yang menjanjikan. Belum genap setahun sejak dibuka di Kota Lumpia, akademi tersebut sukses mengukir prestasi dengan meraih gelar juara turnamen U-14 1st Anniversary Persisac Pertiwi 2026 yang digelar di Lapangan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (14/6).

Dalam turnamen yang diikuti 16 tim tersebut, Arema FC Women Academy menurunkan dua tim sekaligus, yakni AFCW Academy dan Arema FC Women. Seluruh pemain yang tampil merupakan hasil pembinaan akademi Arema FC Women Semarang.

Perjalanan Arema FC Women menuju tangga juara tidak mudah. Setelah melalui babak grup, di babak perempat final mereka berhasil menyingkirkan Djatayu dengan skor tipis 1-0. Langkah mereka berlanjut ke semifinal setelah kembali meraih kemenangan 1-0 atas Ratanika.

Konsistensi permainan yang ditunjukkan sepanjang turnamen membawa Arema FC Women melangkah ke partai puncak menghadapi Persisac Yellow. Di laga final, tim muda Singo Edan Putri mampu tampil tenang dan memastikan diri keluar sebagai juara turnamen.

Head Coach Arema FC Women Nanang Habibi mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari proses latihan yang selama ini dijalankan secara konsisten.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Anak-anak menunjukkan semangat, disiplin, dan kemauan belajar yang luar biasa selama turnamen. Bagi kami, ini bukan hanya soal gelar juara, tetapi juga bukti bahwa proses pembinaan yang kami jalankan mulai menunjukkan hasil," ujar Nanang.

Menurut dia, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang. Terlebih, usia akademi di Semarang masih relatif muda.

"Kami ingin membangun fondasi yang kuat untuk sepak bola putri usia dini. Prestasi ini tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak terus berkembang dan memiliki kesempatan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi di masa depan," tambahnya.

Tak hanya membawa pulang trofi juara, pemain Arema FC Women Academy di Semarang juga meraih penghargaan individu. Janeeta Alodya dinobatkan sebagai top skor turnamen berkat ketajamannya di lini depan, sedangkan Ayuningtyas Rahma terpilih sebagai kiper terbaik setelah tampil solid dan berkontribusi besar menjaga gawang tim sepanjang kompetisi.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian awal yang manis bagi Arema FC Women Academy di Kota Semarang. Dalam usia yang belum genap setahun, akademi tersebut sudah mampu menunjukkan eksistensinya di kancah sepak bola putri usia muda dan menjadi salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan di Jawa Tengah. (*)

16 June 2026

Berburu Talenta di Jawa Barat dan Bali, Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka Besar-Besaran 2026

Berburu Talenta di Jawa Barat dan Bali, Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka Besar-Besaran 2026

MALANG – Arema FC Academy resmi melebarkan sayap pencarian bakat sepak bola usia dini secara masif ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Zona Jawa Barat dan Zona Bali. 

Untuk wilayah Jawa Barat, seleksi akan digelar lebih awal pada 4-5 Juli 2026 di Lapangan Stadion Cinangka Binangkit, Purwakarta, sebelum nantinya dilanjutkan ke wilayah Bali pada 10-11 Juli 2026 di Stadion Debes, Tabanan.

Langkah strategis ini diambil untuk menjaring talenta muda terbaik dari berbagai daerah guna dipersiapkan masuk ke dalam ekosistem sepak bola profesional dan kompetisi usia muda nasional.

*Fokus Kelompok Usia di Tiap Zona*

Seleksi terbuka ini menyasar para pesepak bola muda berbakat dengan ketentuan kelompok usia (KU) yang disesuaikan di masing-masing wilayah:

Zona Jawa Barat: Membuka seleksi untuk lima kelompok usia, yaitu U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 dengan syarat batas maksimal peserta adalah kelahiran tahun 2009.

Zona Bali: Membuka seleksi untuk tiga kelompok usia, yaitu U-16, U-18, dan U-20 dengan syarat batas maksimal peserta adalah kelahiran tahun 2007.

Head of Arema FC Academy, Riyan Meidi Wijaya, menyatakan bahwa perluasan zona seleksi ini membuktikan komitmen serius klub berjuluk Singo Edan dalam membangun fondasi sepak bola modern.

"Kami sengaja mendatangi langsung zona Jawa Barat dan Bali untuk menjemput bakat-bakat terbaik yang tersebar di sana. Melalui seleksi terbuka ini, Arema FC Academy ingin membuka jalan lebar  untuk mewujudkan cita-cita mereka menjadi pemain sepak bola profesional," ujar Riyan Meidi Wijaya.

Riyan juga menambahkan bahwa para pemain yang lolos seleksi akan mendapatkan pembinaan berjenjang dan diproyeksikan untuk mengisi skuad elite akademi yang berlaga di ajang nasional, termasuk kompetisi Elite Pro Academy (EPA).

*Detail Pelaksanaan dan Fasilitas Peserta*

Bagi para talenta muda yang ingin bergabung, berikut adalah detail lengkap mengenai agenda seleksi di kedua zona:
1. Zona Jawa Barat (Purwakarta)Waktu Pelaksanaan: Sabtu dan Minggu, 4–5 Juli 2026 (Mulai pukul 07.00 WIB).Lokasi Seleksi: Lapangan Stadion Cinangka Binangkit, Purwakarta, Jawa Barat.Fasilitas: Peserta akan mendapatkan jersi seleksi (Jersey Seleksi) dan makanan (meals).Kontak Informasi (WA): 0859-3860-8293
2. ⁠Zona Bali (Tabanan)Waktu Pelaksanaan: Jumat dan Sabtu, 10–11 Juli 2026 (Mulai pukul 07.00 WIB / 08.00 WITA).Lokasi Seleksi: Stadion Debes, Kabupaten Tabanan, Bali.Fasilitas: Peserta akan mendapatkan satu set jersi latihan penuh (Jersey Full Set) dan makanan ringan (snacks).Kontak Informasi (WA):
0821-4550-4469

*Syarat Wajib dan Cara Mendaftar*

Pada hari pelaksanaan di masing-masing zona, seluruh peserta wajib melakukan proses verifikasi sebelum seleksi dimulai dengan menunjukkan dokumen asli Kartu Keluarga (KK) kepada panitia di lokasi.Proses pendaftaran dilakukan secara daring (online). Calon peserta cukup memindai QR Code yang tertera pada brosur resmi masing-masing zona atau mengklik tautan formulir pendaftaran yang tersedia di bio akun Instagram resmi *@aremafootballacademy_official* setelah mengisi formulir, peserta diwajibkan melakukan konfirmasi melalui nomor WhatsApp admin yang tertera sesuai zonanya. (**)

15 June 2026

Terima Kasih atas Dedikasi dan Keteguhanmu, Luiz Gustavo

Terima Kasih atas Dedikasi dan Keteguhanmu, Luiz Gustavo

Malang, 15 Juni 2026 — Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan bek asal Brasil, Luiz Gustavo Tavares Conde, setelah masa kontraknya berakhir pada Mei 2026. Meski kebersamaan yang terjalin terbilang singkat, Luiz Gustavo telah meninggalkan kesan mendalam melalui dedikasi dan kontribusinya bagi lini pertahanan Singo Edan sepanjang musim kompetisi 2025/26.

Luiz Gustavo bergabung dengan Arema FC pada Agustus 2025 untuk menambah kekuatan di sektor pertahanan. Pengalamannya sebagai pemain senior mampu memberikan ketenangan serta kepemimpinan di lini belakang. Sejak awal kedatangannya, bek berusia 32 tahun tersebut langsung menjadi pilihan utama dan memainkan peran penting dalam menjaga soliditas pertahanan Arema FC.

Selama kompetisi Super League 2025/26, Luiz Gustavo mencatatkan 17 penampilan bersama Singo Edan. Kehadirannya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keseimbangan tim, khususnya pada putaran pertama kompetisi.

Namun, perjalanan Luiz Gustavo bersama Arema FC harus menghadapi ujian berat. Cedera ligamen lutut atau Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang dialaminya pada paruh musim memaksanya kembali ke Brasil pada Januari 2026 untuk menjalani operasi dan proses pemulihan. Absennya Luiz Gustavo hingga akhir kompetisi menjadi kehilangan besar bagi tim yang harus melanjutkan perjuangan tanpa salah satu pilar pertahanannya.

Meskipun tidak dapat menyelesaikan musim di atas lapangan, profesionalisme dan semangat juang yang ditunjukkan Luiz Gustavo selama menjalani masa pemulihan mendapatkan apresiasi dari seluruh keluarga besar Arema FC.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan perjuangan yang telah diberikan Luiz Gustavo selama berseragam Singo Edan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Luiz Gustavo atas kontribusi, profesionalisme, dan dedikasi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari Arema FC. Dalam waktu yang relatif singkat, ia mampu menunjukkan kualitas serta pengaruh positif bagi tim, khususnya dalam memperkuat lini pertahanan pada putaran pertama kompetisi.”

Yusrinal juga memberikan dukungan moril kepada Luiz Gustavo agar dapat segera pulih dan kembali melanjutkan kariernya dengan performa terbaik.

“Cedera yang dialami Luiz Gustavo tentu menjadi cobaan yang tidak mudah bagi seorang pemain profesional. Namun kami melihat bagaimana ia berjuang melawan rasa sakit dengan penuh keteguhan dan sikap positif. Kami mendoakan agar proses pemulihannya berjalan lancar, dapat kembali ke performa terbaiknya, serta meraih kesuksesan bersama klub barunya nanti. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.”

Perpisahan dengan Luiz Gustavo Tavares Conde menjadi akhir dari sebuah perjalanan yang diwarnai oleh kontribusi penting dan perjuangan luar biasa menghadapi cedera. Meski tidak dapat menyelesaikan musim hingga akhir kompetisi, pengabdiannya akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Singo Edan.~

15 June 2026

Perubahan Struktur, Arema FC Perkuat Sektor Bisnis dan Komunikasi

Perubahan Struktur, Arema FC Perkuat Sektor Bisnis dan Komunikasi

MALANG – Arema FC melakukan penyesuaian struktur organisasi menyambut bergulirnya Super League 2026/2027. Dalam perubahan tersebut, Munif Wakid tidak lagi menjabat sebagai Manajer Bisnis dan akan mengemban tugas baru sebagai Marketing Communication (Marcom) sekaligus Public Relations (PR). Bersamaan dengan itu, Arema FC juga menunjuk Irma Prianti sebagai Chief Business and Commercial Officer (CBO) yang akan memimpin pengembangan sektor bisnis dan komersial klub.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyampaikan, bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari strategi klub untuk memperkuat fondasi bisnis dan komersial dalam menghadapi tantangan industri sepak bola yang semakin kompetitif. Selain itu, manajemen Singo Edan juga ingin memperkuat fungsi komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak eksternal, mulai dari Aremania, media, sponsor, mitra strategis, hingga stakeholder sepak bola nasional.

"Perubahan ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi. Kami ingin memastikan setiap sektor ditangani oleh orang yang tepat sehingga target jangka panjang klub bisa tercapai dengan lebih optimal," ujar Yusrinal.

Sebelumnya, Munif mengisi posisi Manajer Bisnis Arema FC sejak Juli 2023. Selama tiga musim terakhir, tidak hanya mengawal sektor bisnis klub, Munif juga menjadi bagian dari proses penguatan organisasi Arema FC pada masa transisi pasca-Tragedi Kanjuruhan.

Dalam posisi barunya sebagai Marcom dan PR, pengalaman Munif selama berada di jajaran manajemen dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat komunikasi klub serta membangun hubungan yang lebih erat dengan berbagai stakeholder.

Sementara itu, pengembangan sektor bisnis dan komersial kini dipercayakan kepada Irma Prianti yang telah mulai aktif menjalankan tugasnya sebagai Chief Business and Commercial Officer (CBO). Ia akan bertanggung jawab dalam penyusunan strategi bisnis, pengembangan aset komersial, optimalisasi kerja sama, serta peningkatan valuasi klub.

Menurut Yusrinal, penunjukan Irma menjadi bagian dari langkah lanjutan yang telah disiapkan Arema FC dalam membangun empat pilar strategis klub.

"Sejak masa transisi, kami berfokus pada empat pilar utama. Pertama membangun tim yang kompetitif, kedua memperkuat hubungan dengan stakeholder termasuk Aremania, ketiga memperkuat sinergi dengan media, dan keempat meningkatkan valuasi klub melalui pengembangan bisnis. Tiga pilar pertama menunjukkan perkembangan yang positif. Karena itu, memasuki tahun keempat dan kelima kami mulai memperkuat sektor bisnis secara lebih serius," jelasnya.

Irma Prianti memiliki pengalaman di bidang bisnis dan komersial, baik di sektor ritel maupun industri sepak bola profesional Indonesia. Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dalam pengembangan model bisnis klub sekaligus memperluas peluang kemitraan yang mendukung keberlanjutan Arema FC.

Dengan penguatan struktur organisasi ini, Arema FC menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh sebagai klub sepak bola profesional yang tidak hanya memiliki daya saing di lapangan, tetapi juga fondasi bisnis yang kuat, modern, dan berkelanjutan. (*)

15 June 2026

Tiga Musim Penuh Dedikasi, Arema FC Resmi Berpisah dengan Samuel Gideon Balinsa

Tiga Musim Penuh Dedikasi, Arema FC Resmi Berpisah dengan Samuel Gideon Balinsa

Malang, 15 Juni 2026 — Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kebersamaan dengan gelandang asal Papua, Samuel Gideon Balinsa. Pemain berusia 27 tahun kelahiran Sorong, Papua tersebut tidak lagi menjadi bagian dari skuad Singo Edan setelah klub memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama untuk musim kompetisi mendatang.

Balinsa didatangkan Arema FC dari Persewar pada Mei 2023. Sejak pertama kali bergabung, ia menjelma menjadi salah satu sosok penting di lini tengah tim melalui perannya sebagai gelandang yang bekerja menjaga keseimbangan permainan, memutus alur serangan lawan, serta menjadi penghubung antarlini.

Selama tiga musim membela Tim Singo Edan, Balinsa menunjukkan konsistensi dan dedikasi tinggi dalam setiap kesempatan yang diberikan. Tercatat, pemain asal Papua tersebut membukukan 64 penampilan di berbagai ajang resmi bersama Arema FC, meliputi kompetisi Liga 1 dan Piala Presiden.

Kontribusinya juga menjadi bagian penting dalam salah satu pencapaian membanggakan klub, yakni saat Arema FC berhasil meraih gelar juara Piala Presiden 2024. Dengan karakter permainan yang disiplin, pekerja keras, dan penuh determinasi, Balinsa menjadi salah satu pemain yang mendapat kepercayaan dalam menjaga soliditas lini tengah Singo Edan.

Seiring berakhirnya kontrak pada Mei 2026, Arema FC memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama karena Samuel Gideon Balinsa tidak lagi masuk dalam proyeksi tim yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi musim depan.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas pengabdian Balinsa selama menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Samuel Gideon Balinsa atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan selama tiga musim bersama Arema FC. Balinsa merupakan sosok pemain yang selalu memberikan kemampuan terbaiknya untuk tim dan menjadi bagian penting dalam perjalanan klub selama beberapa musim terakhir.”

Yusrinal juga menilai Balinsa sebagai pemain yang memiliki profesionalisme tinggi dan sikap yang patut menjadi teladan.

“Sebagai seorang pemain profesional, Balinsa menunjukkan komitmen yang luar biasa baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia menjalankan setiap tanggung jawab dengan penuh kesungguhan dan menjadi bagian dari skuad yang berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Presiden 2024. Kontribusi tersebut akan selalu menjadi bagian dari sejarah Arema FC.”

Lebih lanjut, Yusrinal berharap perjalanan baru yang akan dijalani Balinsa dapat membawanya menuju kesuksesan yang lebih besar.

“Kami mendoakan agar Samuel Gideon Balinsa meraih kesuksesan bersama klub barunya nanti. Semoga seluruh pengalaman yang diperoleh selama membela Arema FC menjadi bekal berharga untuk terus berkembang dan mencapai prestasi yang lebih tinggi. Atas nama manajemen dan keluarga besar Arema FC, kami mengucapkan terima kasih dan berharap yang terbaik untuk masa depannya.”

Kebersamaan selama tiga musim telah menghadirkan banyak cerita, perjuangan, dan kenangan yang akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Singo Edan. Meski harus berpisah, Samuel Gideon Balinsa akan tetap tercatat sebagai salah satu pemain yang pernah memberikan kontribusi nyata bagi Arema FC.

Atas nama seluruh keluarga besar Arema FC, manajemen menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas setiap pengorbanan, semangat juang, dan dedikasi yang telah diberikan.~

15 June 2026

Arema FC Doakan Pablo Oliveira Segera Pulih dan Sampaikan Perpisahan

Arema FC Doakan Pablo Oliveira Segera Pulih dan Sampaikan Perpisahan

Malang, 12 Juni 2026 — Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan gelandang asal Brasil, Gildson Pablo de Oliveira Silva. Setelah menjalani kebersamaan selama dua musim, Pablo mengakhiri perjalanannya bersama Singo Edan seiring berakhirnya masa kontrak dan keputusan klub untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim kompetisi mendatang.

Bagi Arema FC, Pablo bukan hanya seorang gelandang yang bertugas mengatur tempo permainan dan menjaga keseimbangan lini tengah. Pemain berusia 31 tahun tersebut juga menjadi simbol profesionalisme, keteguhan, dan semangat juang dalam menghadapi tantangan terberat sepanjang kariernya bersama klub.

Didatangkan untuk memperkuat lini tengah Singo Edan, Pablo langsung menunjukkan kualitasnya pada musim pertamanya. Pada kompetisi Liga 1 musim 2024/25, ia tampil dalam 27 pertandingan dan mencatatkan 3 gol, sekaligus menjadi salah satu pemain kunci dalam menjaga ritme permainan serta memperkuat sektor pertahanan tim dari lini kedua.

Memasuki musim Super League 2025/26, perjalanan Pablo tidak berjalan mudah. Cedera yang dialaminya membuat proses pemulihan harus dijalani dalam waktu yang cukup panjang. Setelah bekerja keras melewati masa pemulihan, Pablo akhirnya kembali bergabung bersama tim pada putaran kedua kompetisi, tepatnya pada Januari 2026.

Meski demikian, perjuangan Pablo belum berakhir. Gelandang asal Brasil tersebut kembali mengalami cedera serius pada ligamen lutut MCL & ACL yang mengharuskannya pulang lebih awal ke Brasil untuk menjalani operasi lanjutan sebelum kompetisi berakhir.

Di tengah keterbatasan fisik yang dialaminya, Pablo tetap menunjukkan dedikasi tinggi terhadap klub. Pada musim Super League 2025/26, ia masih mampu mencatatkan 3 penampilan bersama Arema FC sebelum kembali menjalani proses pemulihan.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kontribusi dan perjuangan yang telah ditunjukkan Pablo selama membela Singo Edan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pablo atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan selama dua musim bersama Arema FC. Bukan hanya melalui penampilannya di atas lapangan, tetapi juga melalui semangat dan keteguhannya dalam menghadapi masa-masa sulit akibat cedera. Pablo telah menunjukkan arti sesungguhnya dari perjuangan sebagai seorang profesional.”

Yusrinal juga berharap Pablo dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali melanjutkan kariernya di level terbaik.

“Cedera yang dialami Pablo tentu bukan situasi yang mudah untuk dihadapi. Namun kami percaya dengan karakter dan mentalitas yang dimilikinya, ia mampu bangkit kembali. Kami mendoakan agar proses pemulihannya berjalan lancar, dapat kembali ke performa terbaiknya, serta meraih kesuksesan bersama klub barunya nanti. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.”

Selama dua musim berseragam Singo Edan, Gildson Pablo de Oliveira Silva telah memberikan kontribusi yang melampaui statistik. Ia menjadi sosok yang dihormati karena ketenangannya di lapangan dan keteguhannya saat menghadapi ujian berat dalam kariernya.

Atas nama seluruh keluarga besar Arema FC, manajemen menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas seluruh perjuangan yang telah diberikan Pablo.~

12 June 2026

Arema FC Resmi Berpisah Dengan Sang Predator, Dalberto Luan Belo

Arema FC Resmi Berpisah Dengan Sang Predator, Dalberto Luan Belo

Malang, 11 Juni 2026 — Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan penyerang asal Brasil, Dalberto Luan Belo. Kebersamaan yang telah terjalin selama kurang lebih dua tahun antara Singo Edan dan salah satu ujung tombak andalannya itu resmi berakhir setelah kontrak sang pemain habis pada 10 Juni 2026 dan tidak diperpanjang untuk musim kompetisi mendatang.

Kepergian Dalberto menandai berakhirnya perjalanan seorang pemain yang dalam dua musim terakhir menjadi sosok penting di lini depan Arema FC. Ketajamannya di depan gawang, kerja keras sepanjang pertandingan, serta konsistensinya dalam mencetak gol menjadikan Dalberto sebagai salah satu pemain asing yang memberikan kontribusi besar bagi perjalanan tim.

Didatangkan untuk memperkuat sektor penyerangan, Dalberto mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan performa impresif. Selama berseragam Arema FC, penyerang berusia 31 tahun tersebut mencatatkan total 68 penampilan dan berhasil membukukan 36 gol di berbagai ajang resmi.

Dari total torehan tersebut, Dalberto mencetak 2 gol pada ajang Piala Presiden 2024, 15 gol di kompetisi Liga 1 musim 2024/25, serta 19 gol pada kompetisi Super League 2025/26. Catatan tersebut menempatkan namanya sebagai salah satu mesin gol paling produktif yang dimiliki Arema FC dalam beberapa musim terakhir.

Tidak hanya berkontribusi melalui gol-gol penting, Dalberto juga menjadi bagian dari keluarga besar Singo Edan yang turut melewati berbagai dinamika kompetisi bersama tim. Profesionalisme dan dedikasinya selama membela Arema FC meninggalkan kesan tersendiri bagi klub maupun Aremania.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan Dalberto selama menjadi bagian dari Arema FC.

“Dalberto merupakan pemain yang memberikan kontribusi sangat besar bagi Arema FC. Ketajamannya di depan gawang, etos kerja, serta komitmennya untuk tim menjadikannya sosok penting dalam perjalanan kami selama dua musim terakhir. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ia tunjukkan selama membela Arema FC.”

Yusrinal juga mendoakan agar perjalanan karier Dalberto setelah meninggalkan Malang dapat terus dipenuhi kesuksesan.

“Kami berharap Dalberto dapat meraih kesuksesan di klub barunya nanti. Semoga segala pengalaman yang diperoleh selama bersama Arema FC menjadi bekal berharga untuk terus berprestasi. Kami mendoakan yang terbaik bagi karier maupun kehidupan pribadinya. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.”

Perpisahan dengan Dalberto Luan Belo menjadi akhir dari sebuah perjalanan yang penuh kontribusi dan kenangan. Gol demi gol yang dipersembahkannya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Singo Edan dalam mengarungi kompetisi.

Atas nama seluruh keluarga besar Arema FC, manajemen menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas pengabdian Dalberto selama dua tahun terakhir.~

11 June 2026

Pernyataan Resmi Arema FC Soal Logo Singa Bertindik

Pernyataan Resmi Arema FC Soal Logo Singa Bertindik

Malang, 10 Juni 2026 – Arema FC menegaskan tidak tinggal diam dalam menyikapi polemik pendaftaran logo Singa Bertindik. Manajemen Singo Edan telah menempuh langkah hukum dan administrasi yang diperlukan, termasuk mengajukan keberatan atas pendaftaran yang dilakukan pihak lain. Saat ini, klub memilih menghormati seluruh mekanisme yang berlaku sembari menunggu terbitnya legalitas resmi dari pemerintah sebagai landasan hukum untuk menentukan langkah selanjutnya.

General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi menjelaskan, bahwa sejak mengetahui adanya pendaftaran logo oleh pihak lain, manajemen segera mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, melainkan bagian dari identitas Arema yang memiliki nilai sejarah dan keterikatan kuat dengan klub maupun Aremania.

“Kami sudah menyampaikan keberatan terhadap proses yang dilakukan pihak lain terkait pendaftaran logo tersebut. Bagi Arema FC, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, tetapi bagian dari identitas klub yang memiliki sejarah panjang dan melekat dalam perjalanan Arema. Karena itu, kami mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi identitas tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yusrinal.

Selain menyampaikan keberatan, Arema FC juga telah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik melalui jalur resmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaaan Intelektual (DJKI). Saat ini, seluruh proses administrasi dan legal yang dibutuhkan 
masih berjalan sesuai tahapan yang berlaku.

Yusrinal menegaskan bahwa manajemen terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Ia juga menekankan bahwa pendaftaran yang diajukan Arema FC saat ini masih berada pada jalur yang semestinya.

“Yang perlu dipahami publik adalah bahwa Arema FC sudah mendaftarkan logo Singa Bertindik melalui jalur resmi. Saat ini prosesnya masih berjalan dan berada pada jalur yang semestinya atau on track. Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku dan memilih mengikuti setiap tahapan secara profesional,” katanya.

Menurutnya, saat ini fokus utama manajemen adalah menunggu terbitnya legalitas resmi atas pendaftaran yang telah diajukan. Legalitas tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi klub untuk melangkah ke tahapan berikutnya.

“Kami masih menunggu keluarnya legalitas resmi dari pemerintah. Setelah seluruh dokumen dan pengesahan tersebut diterbitkan, barulah kami memiliki dasar hukum yang kuat untuk melangkah ke tahap berikutnya. Karena itu, kami berharap semua pihak dapat memahami bahwa proses ini membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan,” lanjutnya.

Meski demikian, Yusrinal menegaskan bahwa terbitnya legalitas bukan berarti perubahan penggunaan logo dapat langsung diterapkan secara menyeluruh dalam waktu singkat. Sebagai perusahaan profesional yang mengelola klub sepak bola, Arema FC memiliki berbagai kerja sama strategis yang harus diperhatikan dan disesuaikan terlebih dahulu.

“Setelah legalitas kami terima, bukan berarti keesokan harinya logo bisa langsung digunakan secara menyeluruh. Arema FC adalah perusahaan yang memiliki banyak kerja sama strategis dengan sponsor, vendor, mitra produksi, partner komersial, hingga berbagai pihak lain yang terlibat dalam operasional klub. Seluruh proses perubahan identitas harus dilakukan secara terukur dan melalui tahapan yang matang,” jelasnya.

Perubahan identitas visual klub, lanjut Yusrinal, akan berdampak pada banyak aspek, mulai dari materi promosi, aset digital, merchandise, dokumen korporasi, perlengkapan pertandingan, hingga berbagai kerja sama komersial yang telah berjalan.

“Kami harus memastikan seluruh pihak yang bekerja sama dengan Arema FC mendapatkan informasi dan waktu penyesuaian yang cukup. Ada kontrak yang berjalan, ada materi produksi yang sudah dibuat, ada inventaris yang masih digunakan, serta berbagai aspek bisnis lainnya yang harus diperhitungkan secara cermat. Karena itu, apabila nantinya proses legalitas telah selesai, kami tetap memerlukan waktu untuk melakukan transisi secara profesional dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Yusrinal menegaskan manajemen Arema FC akan terus mengedepankan aspek hukum, profesionalisme, dan kepentingan jangka panjang klub dalam setiap keputusan yang diambil. Ia juga mengajak seluruh Aremania untuk tetap tenang dan memberikan dukungan terhadap proses yang sedang berjalan.

“Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Aremania terhadap identitas Arema. Oleh sebab itu, kami akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi klub. Kami percaya bahwa segala sesuatu yang dilakukan melalui jalur yang benar akan menghasilkan keputusan yang baik pula bagi masa depan Arema FC,” tutup Yusrinal.

10 June 2026

Satu Dekade Pengabdian Berakhir, Arema FC Resmi Berpisah dengan Dedik Setiawan

Satu Dekade Pengabdian Berakhir, Arema FC Resmi Berpisah dengan Dedik Setiawan

Malang, 10 Juni 2026 — Sebuah perjalanan panjang yang penuh dedikasi, perjuangan, dan kebanggaan akhirnya memasuki babak baru. Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan penyerang asli Malang, Dedik Setiawan, setelah hampir satu dekade menjadi bagian dari keluarga besar Singo Edan.

Bagi Arema FC dan Aremania, nama Dedik Setiawan bukan sekadar seorang pemain. Ia adalah representasi semangat pantang menyerah, loyalitas, dan kecintaan terhadap klub kebanggaan masyarakat Malang. Sejak menembus tim senior, Dedik tumbuh menjadi salah satu ikon Arema FC yang mengabdikan sebagian besar perjalanan karier profesionalnya untuk membela lambang Singo Edan di dada.

Selama hampir 10 tahun berseragam Arema FC, Dedik telah melewati berbagai fase dalam perjalanan klub. Ia merasakan manisnya mengangkat trofi juara, menghadapi masa-masa sulit akibat cedera yang menghambat kariernya, hingga bangkit bersama tim melewati periode berat pasca Tragedi Kanjuruhan yang menjadi luka mendalam bagi seluruh keluarga besar Arema FC.

Kontribusi Dedik terhadap prestasi klub tercatat dengan tinta emas dalam sejarah Arema FC. Ia menjadi bagian dari skuad yang berhasil mempersembahkan empat gelar juara Piala Presiden bagi Singo Edan. Semangat juang dan loyalitasnya menjadikan Dedik sebagai salah satu pemain yang memiliki tempat istimewa di hati Aremania.

Tak hanya bersinar di level klub, Dedik Setiawan juga beberapa kali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia. Salah satu pencapaian bergengsinya adalah ketika menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia yang berhasil melaju hingga partai final dan meraih predikat runner-up pada ajang AFF 2020.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan Dedik Setiawan selama ini.

“Dedik Setiawan adalah sosok yang tumbuh bersama Arema FC. Hampir sepuluh tahun ia memberikan tenaga, pikiran, dan hatinya untuk klub ini. Tidak banyak pemain yang mampu menunjukkan loyalitas dan dedikasi seperti yang telah diperlihatkan Dedik. Atas nama manajemen, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua pengorbanan dan kontribusinya untuk Arema FC.”

“Dedik hadir dalam banyak momen penting perjalanan klub. Ia merasakan euforia juara, menghadapi masa-masa sulit karena cedera, hingga ikut berdiri bersama kami saat berusaha bangkit setelah Tragedi Kanjuruhan. Semua itu menjadikan Dedik bukan hanya sebagai pemain, tetapi bagian dari sejarah Arema FC yang akan selalu dikenang.”

“Kami memahami bahwa dalam sepak bola selalu ada awal dan akhir. Perpisahan ini bukanlah akhir dari hubungan baik yang telah terjalin. Dedik akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC, dan pintu silaturahmi akan selalu terbuka untuknya.”

“Kami mendoakan agar Dedik Setiawan meraih kesuksesan bersama klub barunya nanti. Semoga ia terus berkembang dan pengalaman bertambah, tetap menjaga semangat juang Arek Malang yang selama ini menjadi ciri khasnya, serta mampu meraih prestasi yang lebih tinggi dalam perjalanan karier berikutnya. Terima kasih atas segalanya, Dedik.”

Atas nama seluruh keluarga besar Arema FC, manajemen menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Dedik Setiawan atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan selama hampir satu dekade.

Terima kasih atas setiap perjuangan, setiap gol, setiap air mata, dan setiap kebanggaan yang telah dipersembahkan untuk Singo Edan.~

10 June 2026

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

MALANG – Manajemen Arema FC akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Singa yang belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania. Setelah memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu cukup lama, kini klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah. Langkah tersebut sekaligus menjadi babak baru dalam upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo Singa Bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa sikap diam yang selama ini diambil manajemen bukan berarti tidak bergerak. Sebaliknya, Arema FC sengaja memilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas keluarga besar Aremania serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Diam bukan berarti tidak bergerak. Selama ini kami memilih pendekatan yang terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, manajemen selama ini tetap membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas Arema. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.

Namun dalam perjalanannya, upaya tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian yang tengah diupayakan.

“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Tegaskan Hak PT AABBI

Di balik langkah tersebut, Arema FC juga menegaskan bahwa secara legitimasi hukum, hak atas nama, merek, logo, dan identitas Arema berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sebagai badan hukum yang menaungi dan mengelola klub profesional Arema FC.

Manajemen menyebut berbagai hak kekayaan intelektual yang berkaitan dengan identitas Arema telah memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya untuk Kelas 41 (jasa hiburan dan olahraga), Kelas 25, dan Kelas 28. Karena itu, PT AABBI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, mengelola, dan melindungi identitas Arema sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto menjelaskan, bahwa perlindungan hukum terhadap merek tidak hanya berbicara mengenai bentuk visual sebuah logo, tetapi juga mencakup unsur nama, fonetik, hingga makna yang melekat pada identitas tersebut.
“Perlindungan merek tidak hanya berbicara soal gambar atau desain. Ada unsur identitas, nama, dan persamaan pada pokoknya yang juga menjadi pertimbangan dalam hukum merek. Karena itu, setiap penggunaan atau pendaftaran yang memiliki keterkaitan dengan identitas Arema harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari sisi visual semata,” jelasnya.

Menurutnya, PT AABBI tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Namun dalam konteks pengelolaan klub profesional dan perlindungan kekayaan intelektual, seluruh tindakan harus tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati sejarah dan kontribusi semua pihak terhadap Arema. Tetapi pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak yang secara hukum melekat pada PT AABBI,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Dimas ini menambahkan bahwa langkah yang ditempuh Arema FC merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tujuannya bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat, Aremania, maupun para mitra klub.

Dimas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum serta mencegah potensi sengketa yang lebih luas di kemudian hari.

Perjuangkan Singa Bertindik

Sementara itu, selain mengajukan keberatan, Arema FC juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo Singa Bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi Aremania yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.

Manajemen menilai persoalan ini perlu segera diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kebingungan di kalangan suporter, mitra, maupun publik sepak bola secara luas. Selain itu, Arema FC juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan identitas atau logo yang memiliki kemiripan dengan merek resmi klub berpotensi menimbulkan persepsi adanya afiliasi dengan Arema FC. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen mengimbau seluruh pihak untuk memastikan setiap penggunaan identitas Arema berada dalam koridor hukum yang berlaku serta melalui entitas resmi yang menaungi klub, yakni PT AABBI.

“Bagi kami, perjuangan ini bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo Singa Mengepal yang kini eksisting tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri, dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” pungkas Yusrinal. (*)

06 June 2026

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai


MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pertemuan jajaran panitia pelaksana (panpel) Arema FC bersama ribuan Aremania di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu (5/4/2026). Konsolidasi bertajuk Arema One Blood ini digelar menjelang laga super big match Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Acara yang berlangsung lancar itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan. Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk menyukseskan pertandingan.

*Momentum Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan*

Dalam sambutannya, General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah,” ujar Yusrinal.

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. “Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya,” tambahnya.

Yusrinal berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

*Seruan Ovan Tobing: Jaga Marwah Arek Malang, Hentikan Kekerasan*

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali,” ujar Ovan.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. Menurut Ovan, pertandingan besar Arema vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. “Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

*6 Poin Nota Kesepahaman dan Komitmen Sepak Bola Tanpa Kekerasan*

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.
2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.
5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.
6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

*Pemkab Malang: Malang Raya Harus Dikenal karena Kedewasaan, Bukan Fanatisme Buta*

Mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam dunia persepakbolaan.

“Sepak bola bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang pembelajaran sosial dan ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai sportivitas, solidaritas, serta pembentukan karakter generasi muda,” ujar Firmando.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, klub, suporter, termasuk dunia usaha. Firmando juga menegaskan bahwa Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya.

“Tentu, kita ingin stadion menjadi ruang yang aman, nyaman, sekaligus membanggakan bagi semua pihak,” pungkas pria yang pernah menjabat Plt Kadispora Kabupaten Malang tersebut.

Dengan digelarnya konsolidasi Arema One Blood ini, seluruh pihak berharap laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 nanti tidak hanya berjalan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.(**)

05 April 2026

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Malang, 16 Februari 2026 – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan Kandang ke-11 Super League 2025/26. Laga antara Arema FC menghadapi Semen Padang FC kemarin (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan laga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara panitia, aparat keamanan, ofisial pertandingan, serta seluruh elemen pendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan ini, termasuk Aremania yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Antusiasme pembelian tiket yang tinggi, serta perilaku tertib baik di luar maupun di dalam stadion, menjadi bukti bahwa pertandingan dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif,” ujar Erwin Hardiyono.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa kelancaran laga ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan menuju penyelenggaraan pertandingan yang semakin baik di kandang Arema FC. Panpel terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar seluruh pertandingan kandang dapat terlaksana dengan standar keamanan dan kenyamanan yang optimal.

“Lancar dan suksesnya pertandingan ini adalah bentuk proses yang terus kami lalui ke arah yang lebih baik. Harapannya, seluruh pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan ke depan dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.

Erwin juga berharap tren positif yang saat ini ditunjukkan oleh tim di lapangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan sikap dan kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara tim dan suporter menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat.

“Kami berharap bukan hanya tim Arema FC yang berada dalam tren positif, tetapi juga didukung oleh perilaku suporter yang semakin baik dan tertib. Hal-hal positif yang terus ditunjukkan dalam penyelenggaraan pertandingan ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kesiapan kami menyambut laga-laga besar ke depan,” jelas Erwin.

Sebagai penutup, Ketua Panpel menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan bergengsi lainnya, termasuk laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April bulan mendatang.~

16 February 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

 

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sayembara desain training and sport center J-99 Arema FC yang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur FTSP ITN Malang ini secara resmi ditutup pada (27/6/2022) malam. Dalam kurun waktu pendaftaran, setidaknya mampu menghimpun 1000 pendaftar yang masuk dalam database penyelenggara.

“Sejak awal dibuka antusias pendaftar yang kita himpun melalui situs resmi Arema FC sangat luar biasa, hingga hari terakhir sudah masuk 1000 pendaftar. Meski tidak semuanya mengirimkan karya karena waktu yang dibatasi, namun animonya menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya terpaku dari sisi olahraga saja, tapi juga keilmuan lainnya termasuk desain arsitektur,” ungkap media officer Arema FC,  Sudarmaji.

Apresiasi juga diberikan  kepada pendaftar yang begitu antusias meski secara rentang waktu bisa dikatakan cukup mepet sejak diumumkan pada 27 Mei lalu namun hal itu tidak mengurangi semangat pendaftar untuk menghasilkan karya untuk memperebutkanhadiah dengan  total 100 Juta Rupiah ini.


“Di hari-hari terakhir memang kami banyak menerima permintaan dari pendaftar apakah akan ada penjadwalan ulang karena waktunya memang bisa dibilang cukup mepet, tapi kami sangat yakin jika waktu tidak akan menghalangi semangat peserta sayembara ini untuk berkarya. Jadi kami tegaskan bahwa sayembara tetap berjalan sesuai jadwal seperti arahan dari Presiden Arema FC,” ungkapnya.

Kini,  sayembara desain training and sport center Arema FC memasuki tahap kurasi yang akan dilakukan oleh dewan juri pada 27-28 Juni 2022. Dalam kurasi ini, menghimpun lebih dari 70  karya yang masuk dalam persyaratan penilaian yang ditetapkan oleh penyelenggara. “Semoga kurasi berjalan dengan lancar hingga sampai nanti di pengumuman pemenang yang akan dilakukan pada 2 Juli mendatang,” tambah  Sudarmaji.

Referensi dari sayembara desain Training And Sport Center J-99 Arema FC ini nantinya juga memiliki kans besar untuk menjadi ikon kota, sebab hal ini tidak lepas dari unsur kebanggaan bersama yang menjadi nilai bersama yang ditonjolkan dalam  arsitektur bangunan.

28 June 2022

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY