BERITA

Gustavo Henrique, Sang Predator Kepingan Terakhir Pemain Asing Arema FC

Gustavo Henrique, Sang Predator Kepingan Terakhir Pemain Asing Arema FC

MALANG – Kepingan terakhir komposisi pemain asing Arema FC akhirnya resmi terisi. Singo Edan memperkenalkan striker asal Brasil, Gustavo Henrique Rodrigues, sosok predator di lini depan yang diproyeksikan menjadi tumpuan mencetak gol pada Super League 2026/2027. Kehadirannya sebagai rekrutan asing ke-11 sekaligus menandai berakhirnya perburuan legiun asing Arema FC untuk musim ini.

Kehadiran Gustavo Henrique menjadi pelengkap skuad yang dibangun berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi jajaran pelatih. Sebagai seorang penyerang, Gustavo diharapkan mampu menambah ketajaman lini depan sekaligus memberikan variasi dalam skema serangan Singo Edan sepanjang musim kompetisi.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, bergabungnya Gustavo Henrique menutup rangkaian aktivitas perekrutan pemain asing yang dilakukan manajemen pada bursa transfer kali ini.

"Dengan bergabungnya Gustavo Henrique, proses perekrutan pemain asing Arema FC untuk musim ini resmi selesai. Kami berharap seluruh pemain yang telah bergabung bisa segera membangun chemistry dan beradaptasi dengan filosofi permainan tim sehingga persiapan menuju kompetisi berjalan maksimal," ujar Yusrinal.

Menurutnya, seluruh pemain asing yang direkrut telah melalui proses evaluasi yang matang. Manajemen bersama tim pelatih tidak hanya mempertimbangkan kualitas individu, tetapi juga karakter, pengalaman, dan kesesuaian dengan kebutuhan tim.

"Kami percaya Gustavo memiliki kualitas sebagai seorang striker yang dapat memberikan kontribusi positif bagi tim. Kini fokus kami adalah menyatukan seluruh elemen skuad agar semakin solid dan siap menghadapi tantangan di Super League 2026/2027," tambahnya.

Gustavo Henrique memulai karier profesionalnya di Brasil dan memiliki pengalaman memperkuat sejumlah klub di negaranya. Selain itu dia juga memiliki bermain di Asia, termasuk Asean ketika bermain di Liga Vietnam.  Sebagai penyerang, ia dikenal memiliki naluri mencetak gol, pergerakan yang agresif di area pertahanan lawan, serta kemampuan membuka ruang bagi rekan-rekannya. Karakter tersebut diharapkan mampu menambah daya gedor lini serang Singo Edan.

Bergabungnya Gustavo Henrique Rodrigues sekaligus melengkapi komposisi 11 pemain asing Arema FC untuk musim 2026/2027. Dengan rampungnya proses perekrutan tersebut, manajemen kini mengalihkan fokus pada pematangan tim agar seluruh pemain dapat menyatu dan membawa Singo Edan tampil kompetitif dalam mengarungi musim baru. (*)

17 July 2026

Datangkan Marcos Vinicius, Tambah Daya Ledak Lini Serang Singo Edan

Datangkan Marcos Vinicius, Tambah Daya Ledak Lini Serang Singo Edan

MALANG – Langkah Arema FC dalam menyempurnakan komposisi skuad untuk Super League 2026/2027 terus berlanjut. Setelah memperkenalkan sejumlah wajah baru, kali ini Singo Edan resmi mengumumkan bergabungnya penyerang sayap asal Brasil, Marcos Vinicius Silvestre Gaspar, sebagai amunisi baru di sektor serangan.

Pemain berusia 28 tahun itu diharapkan menjadi tambahan kekuatan di lini depan Arema FC. Marcos Vinicius dikenal sebagai pemain yang mampu beroperasi sebagai winger kiri, second striker, maupun gelandang sayap. Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan menusuk dari sisi lapangan menjadi kelebihan yang diharapkan dapat menambah variasi serangan Singo Edan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyebut perekrutan Marcos Vinicius merupakan bagian dari upaya manajemen memenuhi kebutuhan tim sesuai rekomendasi tim pelatih.

"Kami menyambut Marcos Vinicius sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Dia merupakan pemain yang memiliki karakter menyerang, cepat, dan mampu bermain di beberapa posisi. Kami berharap kehadirannya dapat menambah kualitas permainan tim pada musim ini," ujar Yusrinal.

Menurut pria yang akrab disapa Inal teesebut, proses perekrutan dilakukan melalui serangkaian evaluasi yang matang. Selain mempertimbangkan aspek teknis, manajemen juga melihat pengalaman serta karakter pemain agar mampu beradaptasi dengan filosofi permainan yang diterapkan tim di bawah kendali pelatih Marcos Santos.

"Kami optimistis Marcos Vinicius bisa segera beradaptasi dengan lingkungan baru, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dukungan Aremania tentu akan menjadi motivasi besar baginya untuk memberikan penampilan terbaik bersama Arema FC," tambahnya.

Marcos Vinicius mengawali karier profesionalnya di Brasil sebelum berkembang bersama Volta Redonda FC. Selain berposisi utama sebagai winger kiri, ia juga mampu dimainkan sebagai second striker maupun gelandang sayap, sehingga memberikan fleksibilitas bagi tim pelatih dalam merancang strategi pertandingan.

Kehadiran Marcos Vinicius semakin melengkapi komposisi pemain asing Arema FC yang dipersiapkan untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Manajemen berharap pemain kelahiran Rio de Janeiro tersebut mampu memberikan kontribusi maksimal dan menjadi salah satu motor serangan Singo Edan dalam mengarungi musim kompetisi yang baru. (*)

17 July 2026

Perkuat Kreativitas Lini Tengah, Arema FC Resmi Rekrut Careca

Perkuat Kreativitas Lini Tengah, Arema FC Resmi Rekrut Careca

MALANG – Arema FC kembali menambah kekuatan untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Kali ini, Singo Edan resmi memperkenalkan pemain asal Brasil, Raianderson da Costa Morais, gelandang serang yang lebih dikenal dengan nama Careca.

Pemain berusia 30 tahun tersebut diharapkan menjadi motor kreativitas di lini tengah Arema FC. Berbekal pengalaman bermain di Brasil, Korea Selatan, hingga Liga Malaysia, Careca diyakini mampu memberikan dimensi baru dalam permainan tim besutan Marcos Santos. Dia dikenal sebagai gelandang yang memiliki visi bermain, kemampuan mengolah bola, serta naluri menciptakan peluang maupun mencetak gol.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyambut positif bergabungnya pemain asal Rio Branco, Brasil, tersebut. Menurutnya, kehadiran Careca merupakan bagian dari upaya manajemen memenuhi kebutuhan tim sesuai rekomendasi jajaran pelatih.

"Kami menyambut Careca sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Dia merupakan pemain dengan karakter yang sesuai kebutuhan tim. Pengalamannya di berbagai kompetisi menjadi nilai tambah yang kami harapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Arema FC, khususnya di sektor serangan," ujar Yusrinal.

Yusrinal menambahkan, proses perekrutan dilakukan melalui pertimbangan matang, mulai dari aspek teknis, pengalaman, hingga karakter pemain. Manajemen berharap Careca dapat segera beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia maupun kultur Arema FC.

"Kami berharap Careca bisa cepat beradaptasi bersama tim dan memberikan kontribusi terbaik. Dukungan dari Aremania tentu akan menjadi energi positif agar ia segera menyatu dengan permainan tim," imbuhnya.

Sebelum bergabung bersama Arema FC, Careca memiliki pengalaman cukup panjang di level profesional. Selain pernah memperkuat klub-klub Brasil, ia juga sempat bermain di Korea Selatan dan Liga Super Malaysia bersama Perak FC serta Terengganu FC. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Careca dalam menghadapi persaingan di Super League 2026/2027.

Bergabungnya Careca kian melengkapi komposisi skuad Singo Edan yang terus dibangun untuk menghadapi musim baru. Arema FC berharap kehadiran pemain bernama lengkap Raianderson da Costa Morais itu mampu menghadirkan kreativitas, keseimbangan, dan daya gedor yang lebih baik di lini tengah demi mewujudkan target meraih prestasi terbaik pada musim 2026/2027. (*)

17 July 2026

Operator Verifikasi Stadion Kanjuruhan, Panpel Arema FC Segera Tindak Lanjuti Catatan Minor

Operator Verifikasi Stadion Kanjuruhan, Panpel Arema FC Segera Tindak Lanjuti Catatan Minor

MALANG – Arema FC menyambut positif hasil inspeksi dan verifikasi kelayakan infrastruktur yang dilakukan operator kompetisi I-League di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Senin (13/7). Verifikasi tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang utama Singo Edan dalam menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Tim verifikator I-League melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek infrastruktur stadion, mulai dari fasilitas fisik hingga sarana dan prasarana pendukung pertandingan. Proses ini bertujuan memastikan seluruh standar operasional terkait keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penyelenggaraan pertandingan telah terpenuhi.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC Erwin Hardiyono mengungkapkan bahwa proses verifikasi berlangsung dengan lancar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kendala struktural yang bersifat signifikan.

"Hasilnya alhamdulillah hanya beberapa keadaan yang minor saja. Jadi tidak ada yang terlalu signifikan menjadi perhatian, tapi tetap jadi fokus kami juga untuk perbaikan untuk pelaksanaan kompetisi ke depan," ujar Erwin.

Ia menjelaskan, tim verifikator memberikan beberapa catatan penyempurnaan yang bersifat minor. Evaluasi tersebut berfokus pada penataan kembali ruang VIP serta optimalisasi kapasitas pencahayaan lampu stadion agar sesuai dengan kebutuhan operasional pertandingan.

Meski bersifat penyempurnaan, Arema FC memastikan seluruh rekomendasi akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama pihak pengelola stadion.

"Rencananya (lampu stadion dan fasilitas ruang VIP) akan segera dilakukan perbaikan oleh pihak Dispora selaku pengelola Stadion Kanjuruhan," tambah Erwin.

Manajemen Arema FC optimistis seluruh penyempurnaan dapat diselesaikan sebelum kompetisi bergulir. Dengan dukungan Stadion Kanjuruhan yang semakin modern dan memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan, Singo Edan berharap dapat kembali menghadirkan atmosfer sepak bola yang aman, tertib, nyaman, serta memberikan pengalaman terbaik bagi Aremania dan seluruh pencinta sepak bola di Malang Raya. (*)

14 July 2026

Singo Edan Bersiap! Pemain Jalani Medical Check-Up di RS Hermina Tangkubanprahu Jelang Musim 2026/27

Singo Edan Bersiap! Pemain Jalani Medical Check-Up di RS Hermina Tangkubanprahu Jelang Musim 2026/27

MALANG– Langkah awal menyongsong kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026/2027 resmi dimulai oleh Arema FC. Sebagai bagian dari persiapan wajib dan krusial, seluruh penggawa tim berjuluk Singo Edan tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau medical check-up (MCU), Senin (13/7) pagi.

Untuk agenda MCU kali ini, Arema FC kembali memercayakan kondisi fisik para pemainnya kepada pihak Rumah Sakit (RS) Hermina Tangkubanprahu, Kota Malang. Kerja sama ini sendiri merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terjalin erat sejak paruh akhir musim kompetisi lalu.

Direktur RS Hermina Tangkubanprahu, dr. Agnes Widayu Estiningsih, M.M.R.S., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada manajemen Arema FC atas kepercayaan yang terus diberikan. Pemeriksaan ini dinilai sangat penting, terutama sebagai persiapan sebelum para pemain mengarungi ketatnya jadwal kompetisi ke depan.

"Kami dari Rumah Sakit Hermina Tangkubanprahu Malang mengucapkan terima kasih kepada manajemen Arema FC atas kepercayaannya. MCU ini menjadi fasilitas pelayanan kami untuk para pemain yang akan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya di 2026/2027," ujar dr. Agnes.

Lebih lanjut, dr. Agnes menjelaskan bahwa tim dokter spesialis dari RS Hermina akan melakukan evaluasi mendalam terkait hasil pemeriksaan, yang meliputi pengecekan komposisi tubuh seperti massa otot, massa lemak, hingga massa air. Hasil ini nantinya akan dikolaborasikan dengan tim pelatih dan medis Arema FC sebagai acuan dalam menyusun program latihan dan menjaga kebugaran maksimal para pemain.

Sementara itu, perwakilan dari pemain Arema FC Hansamu Yama Pranata mengungkapkan bahwa agenda MCU ini memiliki dua tujuan utama. Selain menjadi syarat mutlak pemenuhan regulasi dan persyaratan administrasi, pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan internal tim berada dalam kondisi siap tempur.

"Kami menjalani MCU pasti buat memenuhi persyaratan Super League yang pastinya wajib. Yang kedua, untuk memastikan semua kondisi pemain benar-benar fit sebelum Liga dimulai," ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa para pemain merasa sangat puas dengan fasilitas yang diberikan oleh pihak rumah sakit yang dinilai sangat lengkap dan memberikan pelayanan yang mantap.
Melalui sinergi yang kuat antara Arema FC dan RS Hermina Tangkubanprahu ini, diharapkan Singo Edan dapat memulai musim baru 2026/2027 dengan kekuatan penuh, meminimalisir risiko cedera, serta mampu membawa prestasi terbaik yang membanggakan bagi seluruh masyarakat dan suporter di Malang. (*)

13 July 2026

Bek Arema FC Women U-18 Oedaija O'shea Sabet Gelar Pemain Terbaik Hydroplus Soccer League 2025/2026

Bek Arema FC Women U-18 Oedaija O'shea Sabet Gelar Pemain Terbaik Hydroplus Soccer League 2025/2026

KUDUS– Arema FC Women U-18 memang belum berhasil membawa pulang trofi juara dalam ajang Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026. Namun, kebanggaan besar tetap menyelimuti tim junior Ongis Kodew ini setelah bek andalan mereka, Oedaija O'shea Sharinah, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Best Player) di puncak turnamen nasional tersebut. Pencapaian individu ini menjadi bukti nyata ketangguhan lini pertahanan Arema FC Women U-18 sepanjang kompetisi bergulir.

 

Gelar best player yang diraih O'shea bukanlah tanpa alasan. Pemain berposisi bek ini tampil sangat konsisten dan solid di lini belakang sepanjang liga berlangsung. 

 

Dia mengakui bahwa target untuk menjadi pemain terbaik memang sudah dipatoknya sejak awal kompetisi dimulai.

 

"Dari awal mau ikut turnamen tuh sebenarnya targetnya sudah best player. Jadi intinya itu percaya diri aja, kuncinya percaya diri," ungkap O'shea.

 

Walau sempat merasa ragu di tengah sengitnya persaingan kompetisi, konsistensi performa O'shea di lapangan akhirnya berhasil meyakinkan para panelis untuk memilihnya sebagai yang terbaik. Bagi O'shea pribadi, trofi individu ini terasa sangat emosional karena ketatnya persaingan di level nasional.

 

"Sangat berarti, kan jarang juga dapat best player di turnamen-turnamen nasional. Jadi ini cukup sangat berarti," lanjutnya.

 

Penghargaan prestisius ini ia dedikasikan sepenuhnya untuk orang tua yang selalu mendukungnya, keluarga besar, serta seluruh rekan setimnya di Arema FC Women U-18 yang telah berjuang bersama di sepanjang turnamen.

 

Bagi Arema FC Woman, penghargaan yang diterima O'shea di atas podium menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh elemen tim. Apalagi, target tim untuk mengawinkan gelar juara di U-15 dan U-18 belum tercapai karena kalah di semifinal. (*)

13 July 2026

Dua Tim Muda Arema FC Women Terhenti di Semifinal Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026

Dua Tim Muda Arema FC Women Terhenti di Semifinal Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026

KUDUS – Langkah dua tim muda Arema FC Women pada ajang Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026 harus terhenti di babak semifinal. Bertanding di Super Soccer Arena (SSA), Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/7), baik tim U-15 maupun U-18 belum berhasil mengamankan tiket menuju partai puncak setelah kalah dari wakil Regional Jawa Barat.

Arema FC Women U-15 harus mengakui keunggulan Cipta Cendikia dengan skor 1-2 pada pertandingan yang berlangsung selama 2 x 25 menit. Sementara itu, Arema FC Women U-18 yang sebelumnya melaju ke babak empat besar dengan status juara Grup A, juga gagal melanjutkan langkah ke final setelah takluk tipis 0-1 dari Putri Garut dalam pertandingan berdurasi 70 menit atau 2 x 35 menit.

Meski hasil akhir belum berpihak kepada Arema FC Women, perjuangan yang ditunjukkan para pemain sepanjang turnamen mendapat apresiasi dari pelatih Nanang Habibi. Menurutnya, seluruh pemain telah memberikan dedikasi, kerja keras, dan semangat juang yang patut dibanggakan.

"Kami mengucapkan permohonan maaf atas hasil yang diraih tim Arema FC Women U-15 dan U-18 pada babak semifinal Hydroplus Soccer League yang belum sesuai dengan harapan. Kami tentu sangat kecewa karena belum mampu melangkah ke partai final," ujar Nanang.

Dia menegaskan, kekalahan tersebut tidak mengurangi rasa bangganya terhadap seluruh pemain yang telah berjuang maksimal sejak fase penyisihan hingga semifinal.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain U-15 dan U-18 yang telah menunjukkan kerja keras, semangat juang, serta pengorbanan luar biasa sepanjang turnamen, khususnya pada pertandingan hari ini. Mereka telah berusaha memberikan kemampuan terbaiknya di lapangan," lanjutnya.

Pria dengan sapaan akrab Pepe ini berharap pengalaman berharga di putaran nasional ini dapat menjadi bekal penting bagi perkembangan para pemain muda Arema FC Women. Menurutnya, proses pembinaan tidak berhenti hanya karena hasil di satu pertandingan.

"Mungkin hari ini belum menjadi rezeki kami. Kami percaya Tuhan telah menyiapkan rencana yang lebih baik untuk perjalanan tim ini ke depan. Kekalahan ini akan menjadi pelajaran berharga untuk terus berproses, berkembang, dan kembali dengan lebih kuat," katanya.

Di akhir pernyataannya, Nanang kembali menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Arema FC dan seluruh pendukung atas kegagalan melangkah ke final. Dia juga mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang terus diberikan selama perjuangan tim di Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026.

"Sekali lagi, saya mewakili tim memohon maaf kepada seluruh keluarga besar Arema FC dan para pendukung atas hasil di babak semifinal Hydroplus Soccer League ini. Terima kasih atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang terus diberikan kepada kami. Kami akan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya," tutup Nanang. (*)

11 July 2026

Impian Menuju Malang: Talenta Muda Bali Unjuk Gigi di Seleksi Terbuka Arema FC Academy

Impian Menuju Malang: Talenta Muda Bali Unjuk Gigi di Seleksi Terbuka Arema FC Academy

BALI— Akademi Arema FC melebarkan sayapnya ke Pulau Dewata dalam menjaring talenta-talenta muda berbakat. Seleksi terbuka di luar kota yang pada periode ini digelar Sabtu (11/7) dan bertempat di Lapangan Debes, Tabanan, Bali. Puluhan anak-anak dan remaja di Bali tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi demi membuka jalan menuju karier sepak bola profesional bersama tim Singo Edan.

Tim talent scouting Akademi Arema FC dipimpin langsung oleh Endrik Vedes Waluyo. Dia mengaku sangat puas dengan semangat dan kualitas yang ditunjukkan oleh para peserta sejak awal kegiatan dimulai.

"Alhamdulillah hari ini anak-anak peserta sangat antusias sekali. Semangat mereka luar biasa. Banyak dari mereka yang memiliki cita-cita besar untuk bergabung dengan Arema. Itulah yang kami cari," ujar Coach Hendrik.

Dia menambahkan bahwa dari manajemen Akademi Arema FC memberikan dukungan penuh agar agenda pencarian bakat di luar Malang ini bisa berjalan maksimal. Selain di Bali, seleksi terbuka digelar di Purwakarta.

Sementara itu, kesuksesan seleksi terbuka di Bali ini tidak lepas dari peran Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Debes Bali selaku tuan rumah dan fasilitator kegiatan. I Wayan Suadiastra, Kepala SSB Putra Debas Bali di dampingi oleh Pak Dede, salah satu orang tua dari talenta muda bali yang terlebih dahulu telah bergabung dengan Akademi Arema FC, sangat menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pihak Arema FC.

"Kami selaku SSB Putra Debes Bali bertindak sebagai fasilitator dan jembatan. Kami sangat berterima kasih kepada Coach Hendrik dan manajemen Arema yang sudah memercayai kami untuk menyelenggarakan seleksi yang luar biasa ini," katanya.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka bagi tim-tim Liga 1 lainnya yang ingin melakukan pembinaan atau seleksi pemain di Bali, demi membantu anak-anak lokal berkiprah di level profesional.

Dari sisi peserta, seleksi ini menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu peserta seleksi, Rafa, mengungkapkan rasa syukurnya karena proses seleksi berjalan dengan sangat baik dan kompetitif.

"Terima kasih untuk hari ini, seleksi berjalan sangat baik. Alasan saya ikut seleksi ini karena ingin mengejar cita-cita. Harapannya bisa lolos dan berangkat ke Malang," ungkap Rafa optimistis. (*)

11 July 2026

TH39REATNESS: Belajar dan Berupaya Menjadi yang Terbaik untuk Semua

TH39REATNESS: Belajar dan Berupaya Menjadi yang Terbaik untuk Semua

MALANG - Tiga puluh sembilan tahun adalah sebuah perjalanan panjang yang terus ditempa oleh waktu. Bagi Arema FC, angka ini bukanlah garis finis, melainkan pengingat bahwa setiap hari adalah kesempatan baru untuk terus memperbaiki dan intropeksi diri. 

"Kami memahami betul bahwa jalan yang kami tempuh tidak pernah mudah, dan di usia ke-39 ini, tema TH39REATNESS hadir bukan sebagai pernyataan bahwa kami sudah sempurna, melainkan sebagai komitmen untuk terus berproses dan berupaya memberikan yang terbaik bagi sepak bola Indonesia serta Bhumi Arema," ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi.

Esensi dari Greatness bagi Arema FC adalah kerendahan hati untuk terus berbenah melalui delapan pilar ikhtiar sesuai semanga bulan kelahiran Singo Edan di bulan Agustus, sebagai berikut:
 
1. Berikhtiar Menghargai Jejak Sejarah

Kami terus istikomah selalu menghormati setiap fragmen sejarah sejak 11 Agustus 1987. Menyadari bahwa kebesaran Arema FC hari ini adalah buah dari kerja keras dan air mata banyak orang sebelum kami, kami berupaya menjaga amanah tersebut dengan sepenuh jiwa.
 
2. Berjuang untuk Bertahan di Kasta Tertinggi

Dunia sepak bola terus berkembang dengan tantangan yang tidak ringan. Kami terus menempa mentalitas agar tetap kompetitif dan bertahan di kasta tertinggi, karena kami sadar bahwa menjaga posisi adalah sebuah perjuangan yang menuntut usaha tanpa henti.
 
3. Berusaha Menjaga Kelangsungan Organisasi

Tumbuh sebagai klub yang sehat dan mandiri adalah proses panjang. Kami terus berupaya melakukan pembenahan tata kelola agar roda organisasi tetap berputar dan mampu melintasi zaman demi generasi Arema di masa depan.
 
4. Berupaya Menjadi Perekat Persaudaraan

Kami percaya bahwa sepak bola harus membawa manfaat bagi banyak orang. Kami terus berusaha menempatkan nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kedamaian di atas segalanya, berupaya merajut hubungan baik dengan semua pihak demi harmoni yang lebih luas.

 5. Membangun Loyalitas Bersama Aremania

Kami sadar sepenuhnya bahwa kami ada karena dukungan luar biasa dari Aremania dan Aremanita. Oleh karena itu, kami terus berupaya memberikan dedikasi terbaik sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami.
 
6. Berupaya Menjaga Kehormatan Identitas Malang

Menjadi representasi Malang Raya adalah tanggung jawab yang besar. Kami terus berusaha menjaga citra positif, keluhuran budaya, dan marwah kota ini dalam setiap langkah kami, baik di panggung nasional maupun internasional.
 
7. Berupaya Kembangkan Inovasi

Kami belajar untuk tidak menutup diri. Dengan semangat untuk terus tumbuh, kami berupaya mengadopsi teknologi dan manajemen modern sebagai langkah nyata agar klub tetap relevan dengan perkembangan industri sepak bola dunia.

8. Mengembangkan Pembinaan Talenta Masa Depan

Membangun fondasi tidak bisa instan. Kami terus berupaya menghidupkan kembali semangat pembinaan, mencetak talenta-talenta muda yang berkarakter tangguh, militan, dan memiliki jiwa Singo Edan yang kental.

TH39REATNESS adalah janji untuk terus belajar, berupaya, dan berproses. Kami bukanlah klub yang merasa sudah di puncak, melainkan klub yang sedang dan akan terus mendaki dengan segala kekurangan dan tekad untuk selalu memberikan yang terbaik bagi kebanggaan kita bersama.

Salam Satu Jiwa! Arema!

11 July 2026

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

MALANG – Manajemen Arema FC akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Singa yang belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania. Setelah memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu cukup lama, kini klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah. Langkah tersebut sekaligus menjadi babak baru dalam upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo Singa Bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa sikap diam yang selama ini diambil manajemen bukan berarti tidak bergerak. Sebaliknya, Arema FC sengaja memilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas keluarga besar Aremania serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Diam bukan berarti tidak bergerak. Selama ini kami memilih pendekatan yang terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, manajemen selama ini tetap membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas Arema. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.

Namun dalam perjalanannya, upaya tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian yang tengah diupayakan.

“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Tegaskan Hak PT AABBI

Di balik langkah tersebut, Arema FC juga menegaskan bahwa secara legitimasi hukum, hak atas nama, merek, logo, dan identitas Arema berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sebagai badan hukum yang menaungi dan mengelola klub profesional Arema FC.

Manajemen menyebut berbagai hak kekayaan intelektual yang berkaitan dengan identitas Arema telah memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya untuk Kelas 41 (jasa hiburan dan olahraga), Kelas 25, dan Kelas 28. Karena itu, PT AABBI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, mengelola, dan melindungi identitas Arema sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto menjelaskan, bahwa perlindungan hukum terhadap merek tidak hanya berbicara mengenai bentuk visual sebuah logo, tetapi juga mencakup unsur nama, fonetik, hingga makna yang melekat pada identitas tersebut.
“Perlindungan merek tidak hanya berbicara soal gambar atau desain. Ada unsur identitas, nama, dan persamaan pada pokoknya yang juga menjadi pertimbangan dalam hukum merek. Karena itu, setiap penggunaan atau pendaftaran yang memiliki keterkaitan dengan identitas Arema harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari sisi visual semata,” jelasnya.

Menurutnya, PT AABBI tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Namun dalam konteks pengelolaan klub profesional dan perlindungan kekayaan intelektual, seluruh tindakan harus tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati sejarah dan kontribusi semua pihak terhadap Arema. Tetapi pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak yang secara hukum melekat pada PT AABBI,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Dimas ini menambahkan bahwa langkah yang ditempuh Arema FC merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tujuannya bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat, Aremania, maupun para mitra klub.

Dimas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum serta mencegah potensi sengketa yang lebih luas di kemudian hari.

Perjuangkan Singa Bertindik

Sementara itu, selain mengajukan keberatan, Arema FC juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo Singa Bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi Aremania yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.

Manajemen menilai persoalan ini perlu segera diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kebingungan di kalangan suporter, mitra, maupun publik sepak bola secara luas. Selain itu, Arema FC juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan identitas atau logo yang memiliki kemiripan dengan merek resmi klub berpotensi menimbulkan persepsi adanya afiliasi dengan Arema FC. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen mengimbau seluruh pihak untuk memastikan setiap penggunaan identitas Arema berada dalam koridor hukum yang berlaku serta melalui entitas resmi yang menaungi klub, yakni PT AABBI.

“Bagi kami, perjuangan ini bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo Singa Mengepal yang kini eksisting tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri, dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” pungkas Yusrinal. (*)

06 June 2026

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai


MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pertemuan jajaran panitia pelaksana (panpel) Arema FC bersama ribuan Aremania di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu (5/4/2026). Konsolidasi bertajuk Arema One Blood ini digelar menjelang laga super big match Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Acara yang berlangsung lancar itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan. Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk menyukseskan pertandingan.

*Momentum Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan*

Dalam sambutannya, General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah,” ujar Yusrinal.

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. “Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya,” tambahnya.

Yusrinal berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

*Seruan Ovan Tobing: Jaga Marwah Arek Malang, Hentikan Kekerasan*

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali,” ujar Ovan.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. Menurut Ovan, pertandingan besar Arema vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. “Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

*6 Poin Nota Kesepahaman dan Komitmen Sepak Bola Tanpa Kekerasan*

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.
2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.
5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.
6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

*Pemkab Malang: Malang Raya Harus Dikenal karena Kedewasaan, Bukan Fanatisme Buta*

Mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam dunia persepakbolaan.

“Sepak bola bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang pembelajaran sosial dan ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai sportivitas, solidaritas, serta pembentukan karakter generasi muda,” ujar Firmando.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, klub, suporter, termasuk dunia usaha. Firmando juga menegaskan bahwa Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya.

“Tentu, kita ingin stadion menjadi ruang yang aman, nyaman, sekaligus membanggakan bagi semua pihak,” pungkas pria yang pernah menjabat Plt Kadispora Kabupaten Malang tersebut.

Dengan digelarnya konsolidasi Arema One Blood ini, seluruh pihak berharap laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 nanti tidak hanya berjalan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.(**)

05 April 2026

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Malang, 16 Februari 2026 – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan Kandang ke-11 Super League 2025/26. Laga antara Arema FC menghadapi Semen Padang FC kemarin (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan laga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara panitia, aparat keamanan, ofisial pertandingan, serta seluruh elemen pendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan ini, termasuk Aremania yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Antusiasme pembelian tiket yang tinggi, serta perilaku tertib baik di luar maupun di dalam stadion, menjadi bukti bahwa pertandingan dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif,” ujar Erwin Hardiyono.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa kelancaran laga ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan menuju penyelenggaraan pertandingan yang semakin baik di kandang Arema FC. Panpel terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar seluruh pertandingan kandang dapat terlaksana dengan standar keamanan dan kenyamanan yang optimal.

“Lancar dan suksesnya pertandingan ini adalah bentuk proses yang terus kami lalui ke arah yang lebih baik. Harapannya, seluruh pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan ke depan dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.

Erwin juga berharap tren positif yang saat ini ditunjukkan oleh tim di lapangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan sikap dan kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara tim dan suporter menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat.

“Kami berharap bukan hanya tim Arema FC yang berada dalam tren positif, tetapi juga didukung oleh perilaku suporter yang semakin baik dan tertib. Hal-hal positif yang terus ditunjukkan dalam penyelenggaraan pertandingan ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kesiapan kami menyambut laga-laga besar ke depan,” jelas Erwin.

Sebagai penutup, Ketua Panpel menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan bergengsi lainnya, termasuk laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April bulan mendatang.~

16 February 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

 

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sayembara desain training and sport center J-99 Arema FC yang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur FTSP ITN Malang ini secara resmi ditutup pada (27/6/2022) malam. Dalam kurun waktu pendaftaran, setidaknya mampu menghimpun 1000 pendaftar yang masuk dalam database penyelenggara.

“Sejak awal dibuka antusias pendaftar yang kita himpun melalui situs resmi Arema FC sangat luar biasa, hingga hari terakhir sudah masuk 1000 pendaftar. Meski tidak semuanya mengirimkan karya karena waktu yang dibatasi, namun animonya menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya terpaku dari sisi olahraga saja, tapi juga keilmuan lainnya termasuk desain arsitektur,” ungkap media officer Arema FC,  Sudarmaji.

Apresiasi juga diberikan  kepada pendaftar yang begitu antusias meski secara rentang waktu bisa dikatakan cukup mepet sejak diumumkan pada 27 Mei lalu namun hal itu tidak mengurangi semangat pendaftar untuk menghasilkan karya untuk memperebutkanhadiah dengan  total 100 Juta Rupiah ini.


“Di hari-hari terakhir memang kami banyak menerima permintaan dari pendaftar apakah akan ada penjadwalan ulang karena waktunya memang bisa dibilang cukup mepet, tapi kami sangat yakin jika waktu tidak akan menghalangi semangat peserta sayembara ini untuk berkarya. Jadi kami tegaskan bahwa sayembara tetap berjalan sesuai jadwal seperti arahan dari Presiden Arema FC,” ungkapnya.

Kini,  sayembara desain training and sport center Arema FC memasuki tahap kurasi yang akan dilakukan oleh dewan juri pada 27-28 Juni 2022. Dalam kurasi ini, menghimpun lebih dari 70  karya yang masuk dalam persyaratan penilaian yang ditetapkan oleh penyelenggara. “Semoga kurasi berjalan dengan lancar hingga sampai nanti di pengumuman pemenang yang akan dilakukan pada 2 Juli mendatang,” tambah  Sudarmaji.

Referensi dari sayembara desain Training And Sport Center J-99 Arema FC ini nantinya juga memiliki kans besar untuk menjadi ikon kota, sebab hal ini tidak lepas dari unsur kebanggaan bersama yang menjadi nilai bersama yang ditonjolkan dalam  arsitektur bangunan.

28 June 2022

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

 

 

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

 

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

11 August 2018

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Lembar demi lembar perjalanan Arema FC akhirnya mencapai usia 31 tahun. Sebuah usia yang matang untuk sebuah klub sepak bola dengan perjuangan yang berdarah-darah.

 

Tiga dekade lebih yang sudah dilalui memberikan semangat tersendiri, semangat untuk LEBIH EDAN yang menjadi jargon yang harus diteriakkan dengan lantang di ulang tahun ke 31.
Dalam filosofi Arek-arek Malang, Edan lebih dari sekedar gila. Edan diartikan sebagai sesuatu yang mengundang decak kagum. Kekaguman akan nilai-nilai semangat dan kebersamaan untuk mempertahankan kebanggaan yang sama yakni Arema.
LEBIH EDAN juga merupakan apresiasi terhadap dukungan Aremania selama ini. Mereka selalu LEBIH EDAN dalam memberikan dukungan kepada tim, sehingga bisa merawat semboyan Arema tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana.
Dari sisi pemain di lapangan, hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri. Arema bukanlah perjalanan yang dibangun dengan setengah-setengah. Tetapi dibangun dengan segenap panggilan jiwa dan semangat lebih.
Filosofi Logo
Pada peringatan ulang tahun ke 31 tahun ini dengan tegas menonjolkan singa jantan dengan gagahnya memegang erat angka satu. Kenapa angka satu? Harapannya Arema akan selalu menjadi nomor satu. Di sisi lain, usia tidak hanya merepresentasikan angka, tetapi juga sebuah perjalanan panjang. Sang singa mengibaratkan usia adalah nyawa yang harus dipegang dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Semangat diibaratkan adalah api yang menyala-nyala. Hal itu disimbolkan dengan simbol api berwarna merah yang melingkari sosok singa yang mengaum. Simbol api dibuat saling menyatu satu sama lain, hal ini menandakan bahwa untuk menjaga api tetap menyala dibutuhkan semangat persatuan dan kesatuan.

10 August 2018

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY