BERITA

IB Ungkap Peluang Arema FC Kelola Stadion Kanjuruhan hingga Harapan untuk Aremania

IB Ungkap Peluang Arema FC Kelola Stadion Kanjuruhan hingga Harapan untuk Aremania

IB : Iwan Bicara Arema FC ( Seri 4) 

Malang – Iwan Budianto (IB) memberikan sinyal positif terkait upaya manajemen Arema FC untuk mengelola Stadion Kanjuruhan secara mandiri. 

Dalam diskusi di podcast Arema FC Official TV, IB menyebut bahwa proses pembahasan dengan pemerintah pusat kini sudah memasuki tahap final.

Progres Pengelolaan Stadion Kanjuruhan

IB menjelaskan bahwa diskusi antara klub dengan tiga kementerian—Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian UMKM—sudah mencapai sekitar 90 persen 

Menurutnya, pengelolaan stadion oleh pihak klub merupakan langkah strategis agar fasilitas tersebut bisa dirawat dengan baik dan memiliki nilai ekonomi.

"Jika dikelola oleh klub, maka banyak nilai lebih yang bisa diambil. Kita bisa memperbaiki fasilitas penonton, bahkan menjadikannya pusat kegiatan ekonomi, tidak hanya untuk sepak bola tapi juga event lain seperti konser musik," ujar IB.

Ia menambahkan bahwa jika kesepakatan ini tercapai, manajemen telah menyiapkan rencana bisnis agar stadion dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan, bukan sekadar menyewa per-event seperti saat ini.

Apresiasi Pencapaian Zero Accident

Dalam kesempatan tersebut, IB juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, termasuk kepolisian, tentara, panitia pelaksana, dan terutama Aremania, atas tercapainya zero accident selama satu musim kompetisi penuh . 

Pencapaian ini dianggap sebagai bukti nyata bahwa Arema FC dan para suporternya benar-benar berbenah pasca tragedi Kanjuruhan.

Pesan untuk Aremania

Menutup perbincangan, IB menyampaikan pesan mendalam kepada para pendukung Arema FC. 

Ia mengajak seluruh elemen suporter untuk bersama-sama menjaga eksistensi klub sebagai kebanggaan warga Malang.

"Mari kita bersama-sama menjaga eksistensi ini. Jangan bertanya apa yang Arema berikan pada kita, tapi apa yang akan kita berikan kepada Arema," pesan IB. 

Ia menegaskan bahwa kebesaran Arema tidak bisa hanya ditopang oleh manajemen, melainkan membutuhkan peran serta dan dukungan dari seluruh komunitas suporter.

Video Selengkapnya: Tonton disini!

25 August 2026

Risk Assesment Tembus 87,19 Poin, Stadion Kanjuruhan Dipastikan Siap Gelar Laga Home Arema FC di Super League 2026/27

Risk Assesment Tembus 87,19 Poin, Stadion Kanjuruhan Dipastikan Siap Gelar Laga Home Arema FC di Super League 2026/27

Malang – Stadion Kanjuruhan dipastikan siap menjadi markas laga home Arema FC pada kompetisi Super League 2026/2027. Kepastian ini diperoleh setelah hasil re-risk assessment (RA) kelayakan stadion resmi mengantongi skor 87,19 dengan predikat Sangat Baik, meningkat dibanding penilaian sebelumnya yang berada di angka 83.

Tim penilai dari Ditpamobvit Polda Jatim yang dipimpin Kasubdit Audit Ditpamobvit, Fatahul Azmi, S.Pd., telah menuntaskan seluruh rangkaian pengujian, Senin (24/8/2026). Asesmen ulang ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, manajemen risiko, serta regulasi keselamatan dan keamanan stadion memenuhi standar tinggi kompetisi kasta tertinggi nasional.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyambut positif perolehan nilai tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk segera menuntaskan sisa rekomendasi administrasi agar operasional pertandingan berjalan sempurna.
"Alhamdulillah hari ini sudah selesai melakukan re-risk assessment dengan skor 87,19. Alhamdulillah sudah menjadi nilai yang sangat baik sesuai dengan penilaian RA," ujarnya.

Namun, Arema FC memastikan  tidak berpuas diri. Panpel tetap diminta terus meningkatkan kualitas sesuai ketentuan.

Yang pertama terkait dengan catatan di hasil dalam risk assesment terbaru, termasuk berita acara yang harus segera dilengkapi nanti guna menunjang kebutuhan berjalannya Super League. Bahkan, Stadion Kanjuruhan juga bakal menjadi venue home Championship untuk markas Rans Nusantara FC. 

Sementara itu, untuk peningkatan skor re-risk assessment ini didorong oleh finalisasi sejumlah dokumen dan simulasi di lapangan yang sebelumnya masih berbentuk draf. Manajemen Arema FC bersama pengelola venue telah melengkapi Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan medis, kelengkapan perambuan petunjuk, hingga regulasi teknis pengamanan dan keselamatan penonton.

"Jadi memang masih ada beberapa aspek sebelumnya yang menjadi catatan, terutama terkait dengan SOP penanganan medis, terus perambuan, dan terkait dengan regulasi keamanan serta keselamatan. Alhamdulillah hari ini sudah dipenuhi semua, sehingga itu bisa secara otomatis menaikkan nilai. Di risk assesment sebelumnya itu masih sifatnya draf, tapi alhamdulillah hari ini sudah menjadi Standar Operasional Penanganan baik kegawatdaruratan, emergency, dan juga dari sisi keselamatan," terang dia..

Selain itu, suksesnya proses peninjauan ini juga berkat sinergi ketat antarinstansi di Malang Raya. Panpel mengapresiasi dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan yang terlibat selama proses verifikasi berlangsung.

"Terima kasih juga kepada seluruh stakeholder, baik dari Dispora yang sangat cukup aktif terkait menunjang atau me-support kami dari sisi kepanpelan. Terima kasih juga kepada Dishub Kabupaten Malang, Damkar dan Dinkes Kabupaten Malang yang juga sangat luar biasa dalam proses asesmen ini terkait kebutuhan-kebutuhan apa yang harus di-provide. Terima kasih juga kepada seluruh stakeholder lain, Polres Malang yang selalu mendampingi kami dalam proses RA ini, dan terima kasih juga kepada Bapak Bupati Malang yang tadi sempat hadir meninjau apa-apa saja yang memang terkait kebutuhan yang harus dilengkapi di stadion," tutupnya. (*)

24 August 2026

AREMA FC DAN RS HERMINA TANGKUBANPRAHU RESMI PERPANJANG KERJA SAMA MEDIS, LOGO TERPASANG DI JERSEY TRAINING

AREMA FC DAN RS HERMINA TANGKUBANPRAHU RESMI PERPANJANG KERJA SAMA MEDIS, LOGO TERPASANG DI JERSEY TRAINING

Malang — Manajemen Arema FC secara resmi memperpanjang kemitraan strategis dengan Rumah Sakit Hermina Tangkubanprahu Malang untuk mengarungi musim kompetisi Super League 2026/2027. Kesepakatan diresmikan pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Kantor Arema FC, Kota Malang, sekaligus menjadi tanda penegasan komitmen Arema FC dalam memberikan perlindungan serta penanganan medis profesional bertaraf tinggi bagi seluruh skuad Singo Edan.

Melalui kerja sama baru ini, RS Hermina Tangkubanprahu kembali dipercaya menjadi official medical partner yang mengawal kebugaran fisik, pencegahan cedera, hingga pemulihan atlet Arema FC secara menyeluruh. Sebagai bagian dari perpanjangan kemitraan musim ini, bentuk sinergi kedua belah pihak juga akan semakin terlihat secara visual. Logo RS Hermina Tangkubanprahu bakal resmi terpajang di jersey latihan Arema FC yang digunakan oleh para pemain dan tim pelatih sepanjang kompetisi musim 2026/2027.

Chief Business and Commercial (CBO) Arema FC, Irma Prianti, menyambut positif penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor Arema FC tersebut. Menurutnya, kepastian jaminan perlindungan medis yang komprehensif merupakan fondasi utama bagi klub dalam membangun tim yang tangguh dan kompetitif. Bagi Arema FC, keselamatan dan kebugaran para pemain adalah prioritas utama. Kerja sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu yang sudah berjalan baik sejak pertengahan musim lalu terbukti memberikan dampak positif bagi kesiapan fisik tim di lapangan.

 "Di musim Super League 2026/2027 ini, kami melangkah lebih jauh tidak hanya dalam hal penanganan cedera saat pertandingan, tetapi juga pencegahan, pemeriksaan berkala (MCU), hingga pendampingan psikologi atlet. Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen sinergi bersama, logo RS Hermina Tangkubanprahu juga akan menempel di jersey latihan Arema FC sepanjang musim depan," kata dia.

Menurutnya, kemitraan strategis yang resmi diresmikan di Kantor Arema FC menjadi landasan penting bagi manajemen untuk memastikan para pemain bisa memberikan performa maksimal tanpa rasa cemas.

Sementara itu, Direktur RS Hermina Tangkubanprahu, dr. Agnes Widayu Estiningsih, MMRS, menegaskan kesiapan penuh jajaran rumah sakit dalam mengawal skuad Singo Edan musim. Terutama, melalui keterlibatan Tim Sport yang terpadu dan berpengalaman tingkat nasional.

"Terima kasih sebelumnya atas kepercayaan yang terus diberikan oleh manajemen Arema FC. Rumah Sakit Hermina Tangkubanprahu dengan Tim Sport kami kembali dipercaya untuk menjadi mitra kerja sama pelayanan medis Arema FC. Pada kolaborasi musim ini, di samping program yang sudah berjalan di tahun lalu, kami menghadirkan beberapa hal dan layanan terbaru," ungkap dr. Agnes Widayu Estiningsih, MMRS.

Terkait kerja sama di musim kedua ini, menurut dr. Esti, yang membuat pihaknya memperpanjang kerja sama adalah sejalan dengan fasilitas medis di RS Hermina Tangkubanprahu. Kini,  RS Hermina Tangkubanprahu memiliki Tim Sport khusus yang sangat solid dan menangani cedera atlet secara sistematis. 

Tim medis terpadunya terdiri dari dr. Krisna Yuarno P, Sp.OT, SubSp.PL(K) yang fokus pada daerah lutut dan paha dan juga merupakan dokter atlet nasional; dr. Azizati Rohmaniyah, Sp.KFR, FR-Sport untuk rehabilitasi medis dan terapi pasca-cedera; dr. Faundra, Sp.An untuk tindakan anestesi saat operasi; serta Afif Kurniawan, M.Psi selaku psikolog atlet nasional yang mendampingi kesiapan psikologis pemain.

"Kehadiran para spesialis ini membentuk kesatu paduan kerja yang sistematis dengan target-target terukur. Hal inilah yang menjadikan pelayanan medis kami di RS Hermina Tangkubanprahu bersifat multi-komprehensif. Berdasarkan evaluasi musim lalu yang berjalan sangat bagus, kami optimistis perpanjangan kerja sama di musim ini dapat semakin meningkatkan performa pemain Arema FC serta memberikan feedback positif yang saling menguatkan bagi kedua belah pihak," pungkas dr. Esti. (*)

24 August 2026

Arema FC Resmi Lepas Joel Vinicius Secara Permanen

Arema FC Resmi Lepas Joel Vinicius Secara Permanen

Malang – Arema FC kembali melakukan penyesuaian komposisi skuad menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Manajemen klub berjuluk Singo Edan resmi melepas penyerang asal Brasil, Joel Vinicius Silva dos Anjos, dengan status transfer permanen setelah melalui proses evaluasi menyeluruh usai pramusim Piala Presiden 2026.

Pengumuman pelepasan Joel Vinicius disampaikan langsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, seusai laga uji coba antara Arema FC melawan Rans Nusantara FC, Sabtu (22/8). Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan akhir Singo Edan sebelum mengarungi kompetisi Super League 2026/2027, sekaligus menandai langkah manajemen dalam meracik komposisi pemain sesuai kebutuhan tim pelatih.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa keputusan melepas Joel merupakan hasil evaluasi bersama jajaran tim pelatih setelah melihat perkembangan tim sepanjang rangkaian pramusim. Termasuk penampilan Arema FC di Piala Presiden 2026.

 “Setelah rangkaian pramusim selesai, kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap komposisi tim bersama tim pelatih. Dari hasil evaluasi tersebut, kami memutuskan melepas Joel Vinicius secara permanen sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027,” ujar Yusrinal Fitriandi.

Menurutnya, evaluasi pramusim tidak hanya melihat performa individu pemain, tetapi juga kebutuhan tim secara keseluruhan. Arema FC ingin memastikan komposisi pemain asing maupun lokal benar-benar sesuai dengan filosofi permainan yang tengah dibangun pelatih Marcos Santos agar tim lebih kompetitif sejak awal musim.

Keputusan ini juga menjadi bagian dari proses penyempurnaan skuad setelah manajemen dan tim pelatih menilai berbagai aspek teknis selama masa persiapan. Dengan kompetisi yang akan segera dimulai, Arema FC memilih bergerak cepat agar seluruh pemain yang tersisa dapat lebih fokus membangun chemistry dan memaksimalkan persiapan.

Meski berpisah, Arema FC tetap memberikan apresiasi atas kontribusi Joel selama menjadi bagian dari keluarga besar Singo Edan. Sejak bergabung pada putaran kedua musim 2025/2026, penyerang asal Brasil itu menunjukkan komitmen dan profesionalisme dalam setiap kesempatan membela tim.

"Kami berterima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan sikap profesional Joel selama memperkuat Arema FC. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya selanjutnya dan semoga sukses di klub berikutnya,” tambah Yusrinal.

Joel Vinicius sebelumnya didatangkan untuk memperkuat lini depan Arema FC dan masih memiliki kontrak jangka panjang. Namun, setelah melalui evaluasi pramusim, kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama.

Dengan keputusan ini, Arema FC kini fokus menyelesaikan komposisi akhir skuad yang akan didaftarkan untuk mengarungi Super League 2026/2027. Masih ada satu slot asing yang akan dimaksimalkan Tim Singo Edan. Manajemen optimistis nantinya tim yang telah dibentuk memiliki keseimbangan di setiap lini dan siap menghadapi persaingan ketat sepanjang musim demi mencapai target yang telah ditetapkan. (*)

24 August 2026

Arema FC Tambah Amunisi di Lini Depan, Selamat Datang di Keluarga Singo Edan Mauro Zijlstra

Arema FC Tambah Amunisi di Lini Depan, Selamat Datang di Keluarga Singo Edan Mauro Zijlstra

Malang – Persiapan Arema FC menyambut bergulirnya Super League 2026/2027 terus dimatangkan. Semakin mendekati kick-off kompetisi, Tim Singo Edan kembali mendatangkan amunisi baru dengan merekrut penyerang muda Mauro Zijlstra dari Persija Jakarta dengan status pinjaman untuk musim 2026/2027.

Kehadiran Mauro menjadi bagian dari langkah manajemen untuk memperkuat kedalaman skuad, khususnya di sektor penyerangan. Pemain yang berposisi sebagai striker tersebut diharapkan mampu menambah variasi opsi di lini depan sekaligus meningkatkan daya gedor Arema FC sepanjang kompetisi.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan proses peminjaman Mauro dilakukan setelah melalui komunikasi yang baik dengan Persija Jakarta dan disesuaikan dengan kebutuhan tim pelatih dalam menyusun komposisi skuad musim ini.

"Kami menyambut Mauro Zijlstra sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya menjadi tambahan yang kami butuhkan untuk memperkuat lini depan menghadapi Super League 2026/2027," ujar Yusrinal Fitriandi.

Menurut Inal, sapaan akrab Yusrinal, Mauro merupakan pemain muda yang memiliki prospek menjanjikan. Arema FC berharap sang pemain bisa berkembang selama berada di Malang dan memberikan kontribusi nyata bagi tim.

"Mauro memiliki potensi dan kualitas yang kami yakini bisa memberikan kontribusi bagi tim. Kami berharap dia bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan tim, memahami filosofi permainan pelatih, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Arema FC," tambahnya.

Selain menambah kedalaman skuad, kehadiran Mauro juga diharapkan menciptakan persaingan yang sehat di lini depan. Dengan begitu, setiap pemain memiliki motivasi untuk terus meningkatkan performa dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan.

Manajemen Arema FC optimistis komposisi tim yang terus dilengkapi menjelang dimulainya Super League 2026/2027 akan membuat Singo Edan memiliki lebih banyak pilihan di setiap lini dan siap bersaing menghadapi ketatnya kompetisi musim ini.

Selamat datang di keluarga besar Singo Edan, Mauro! (*)

22 August 2026

Bale by BTN Resmi Perpanjang Kerja Sama Satu Musim, Kembali Jadi Sponsor Utama Arema FC di Super League 2026/27

Bale by BTN Resmi Perpanjang Kerja Sama Satu Musim, Kembali Jadi Sponsor Utama Arema FC di Super League 2026/27

Malang – Arema FC resmi melanjutkan kerja sama dengan Super App Bale by BTN sebagai sponsor utama klub untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Perpanjangan kontrak yang disepakati untuk satu musim kompetisi ini sekaligus menandai musim kedua Bale by BTN menjadi bagian dari perjalanan Tim Singo Edan.

Kesepakatan perpanjangan kerja sama tersebut telah dilakukan pada pertengahan Juni 2026. Dalam musim keduanya bersama Arema FC, logo Bale by BTN kembali menghiasi bagian depan jersey resmi Singo Edan sebagai bentuk keberlanjutan kolaborasi yang telah terjalin sejak musim lalu.

Chief Business & Commercial Officer (CBO) Arema FC, Irma Prianti, mengatakan perpanjangan kerja sama ini menjadi kabar positif bagi klub menjelang bergulirnya kompetisi 2026/2027. Menurutnya, keberlanjutan kemitraan ini menunjukkan adanya kepercayaan dan komitmen yang sama antara Arema FC dan Bale by BTN untuk terus berkembang bersama.

"Kesepakatan ini sudah terjadi sejak pertengahan Juni lalu. Dan baru kami release jelang kompetisi. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan Bale by BTN yang kembali melanjutkan kerja sama bersama Arema FC untuk satu musim ke depan. Bagi kami, ini bukan hanya tentang keberlanjutan sponsor, tetapi juga komitmen untuk membangun kolaborasi yang semakin kuat dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," ujar Irma Prianti.

Dia menjelaskan, Arema FC terus berupaya membangun hubungan jangka panjang dengan para mitra strategis yang memiliki visi sejalan dalam mendukung perkembangan sepak bola Indonesia. Oleh sebab itu, perpanjangan kerja sama selama satu musim ini diharapkan menjadi fondasi untuk menghadirkan kolaborasi yang lebih luas sepanjang musim kompetisi.

"Kami percaya kemitraan yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi klub. Dukungan dari Bale by BTN menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Arema FC menghadapi tantangan kompetisi Super League musim ini," lanjutnya.

Selain kembali tampil di bagian depan jersey resmi Arema FC, Bale by BTN juga akan terlibat dalam berbagai aktivitas kolaboratif bersama klub. Beragam program yang disiapkan diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi Aremania sekaligus memperkenalkan layanan digital Bale by BTN lebih dekat dengan ekosistem Arema FC.

Irma menambahkan, Arema FC ingin setiap kerja sama dengan sponsor tidak berhenti pada eksposur logo di jersey semata, melainkan menghadirkan nilai tambah melalui berbagai aktivasi yang bisa dirasakan langsung oleh suporter.

"Harapannya, kolaborasi ini bisa semakin dekat dengan Aremania melalui berbagai program yang akan dijalankan sepanjang musim. Kami ingin kemitraan ini memberikan pengalaman yang positif bagi suporter sekaligus memperkuat hubungan Bale by BTN dengan keluarga besar Arema FC," tutup Irma.

Dengan perpanjangan kontrak selama satu musim ini, Bale by BTN kembali menjadi sponsor utama Arema FC pada Super League 2026/2027. Kolaborasi yang memasuki musim kedua tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia olahraga dan layanan digital, sekaligus mendukung langkah Singo Edan menghadapi kompetisi musim baru. (*)

22 August 2026

Arema FC Resmi Gelar Festival Sepakbola Grassroot U-12: Panggung Talenta Muda & Penanaman Nasionalisme

Arema FC Resmi Gelar Festival Sepakbola Grassroot U-12: Panggung Talenta Muda & Penanaman Nasionalisme

MALANG — Manajemen Arema FC kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan usia dini dengan resmi membuka Festival Sepakbola Arema FC Grassroot U-12 Tahun 2026. 

Ajang bergengsi ini dihelat selama dua hari pada 22–23 Agustus 2026 di Lapangan ARG Singosari, Malang, dan diikuti oleh sekitar 40 Sekolah Sepak Bola (SSB) serta akademi terbaik dari seluruh Indonesia.

*Suasana Pembukaan yang Khidmat dan Penuh Nasionalisme*

Upacara pembukaan festival hari ini, Sabtu (22/8/2026), diwarnai momen emosional yang mencuri perhatian ratusan pemain muda, orang tua, dan tamu undangan. 

Penampilan spesial dari Kak Amilia Febrianti, mahasiswi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, yang membawakan lagu nasional Tanah Airku secara epic, sukses menghadirkan atmosfer khidmat di tengah lapangan.

Manager Operasional Arema FC, Sudarmaji, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pemilihan lagu tersebut bukan tanpa alasan. 

Lagu yang identik dengan perjuangan Timnas Indonesia ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memotivasi para pemain muda sejak dini.

"Dengan dinyanyikannya lagu Tanah Airku, yang sering dibawakan saat Timnas Indonesia berlaga, semoga dapat menginspirasi dan memotivasi para pemain muda agar kelak mempunyai mimpi besar untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia," ujar Sudarmaji di hadapan para peserta.

Sudarmaji juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang mendalam kepada para pelatih, orang tua, serta seluruh pemain muda dalam turnamen ini.

“Hari ini adalah panggung kalian. Festival ini bukan sekadar tentang menang atau kalah, melainkan tempat untuk menunjukkan bakat, belajar bekerja sama, dan menanamkan mental juara sejak dini. Ingat, para pemain profesional dulunya memulai langkah mereka dari lapangan seperti yang kalian ikuti hari hari ini,” tegasnya.

Kepada seluruh pemain, Sudarmaji berpesan: bermainlah dengan gembira, tunjukkan skill terbaikmu, dan selalu junjung tinggi sportivitas. Hormati wasit, hormati pelatih, dan hargai lawan bertandingmu," pesan Sudarmaji penuh semangat.

*Antusiasme Tinggi dan Rangkaian Seri Festival*

Sementara itu, Ketua LOC, Deny Herlambang, mengungkapkan bahwa antusiasme pada kategori U-12 ini sangat tinggi, menyamai kesuksesan kategori U-10 yang digelar pada pekan sebelumnya. 

Sebagian besar dari 40 SSB yang berpartisipasi datang dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan sejumlah daerah lain di Tanah Air.

"Momentum ini tidak sekadar memberi kesempatan anak-anak untuk unjuk skill, tetapi panitia juga berupaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini kepada para pemain muda, salah satunya melalui penyajian lagu Tanah Airku dengan aransemen yang khidmat," jelas Deny.

Melihat tingginya animo pencinta sepak bola akar rumput (grassroot), manajemen Arema FC dan panitia penyelenggara memastikan rangkaian festival ini akan berlanjut. 

Pekan depan, Arema FC akan kembali menggelar ajang serupa untuk Kategori Usia 14 Tahun (U-14) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Agustus 2026, dengan estimasi keikutsertaan sekitar 16 SSB dan akademi pilihan. (**)

22 August 2026

Arema FC Pinjamkan Bayu Setiawan ke RANS Nusantara FC

Arema FC Pinjamkan Bayu Setiawan ke RANS Nusantara FC

AREMAFC.COM – Arema FC resmi meminjamkan Bayu Setiawan ke RANS Nusantara FC untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027. Keputusan tersebut diambil setelah melalui pembicaraan antara manajemen, Bayu Setiawan, dan jajaran tim pelatih Singo Edan.

Peminjaman ini menjadi keputusan yang dinilai menguntungkan semua pihak. Selain melalui kesepakatan bersama, RANS Nusantara FC juga membutuhkan pemain di posisi yang menjadi spesialisasi Bayu Setiawan. Kesamaan kebutuhan tersebut membuat skema peminjaman dipandang sebagai solusi terbaik tanpa harus mengubah rencana Arema FC terhadap sang pemain.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa keputusan ini juga mempertimbangkan dinamika komposisi skuad Singo Edan musim ini. Dengan persaingan yang cukup ketat di posisi Bayu, klub ingin memastikan pemain tetap berada dalam lingkungan kompetitif yang sesuai.

"Kami berdiskusi bersama Bayu dan tim pelatih. Di sisi lain, RANS Nusantara FC memang membutuhkan pemain di posisi Bayu. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, kami menilai skema peminjaman menjadi pilihan terbaik bagi semua pihak," ujar Yusrinal.

Menurutnya, peminjaman ini juga menjadi bentuk sinergi antarklub dalam mendukung perkembangan pemain. Bayu akan tetap bermain dalam sistem kompetisi yang kompetitif, sementara Arema FC tetap memiliki kesempatan untuk memantau progresnya secara langsung sepanjang musim.

"Yang terpenting, Bayu tetap berada dalam atmosfer kompetisi yang baik. Kami ingin proses perkembangannya tetap berjalan dan dia bisa mendapatkan pengalaman baru di lingkungan yang juga membutuhkan karakter bermainnya," tambahnya.

Manajemen menegaskan, status Bayu sebagai pemain Arema FC tidak berubah. Singo Edan tetap melihat Bayu sebagai bagian dari proyeksi tim dan akan melakukan evaluasi secara berkala selama masa peminjaman berlangsung.

 "Bayu tetap menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC. Kami berharap dia bisa memberikan kontribusi terbaik bersama RANS Nusantara FC, menjaga performanya, dan kembali dengan kualitas yang semakin matang ketika dibutuhkan Arema FC," tutup Yusrinal.

Melalui skema peminjaman ini, Arema FC berharap Bayu Setiawan dapat menjalani musim kompetisi dengan optimal sekaligus membantu kebutuhan RANS Nusantara FC, sembari tetap menjaga kesinambungan kariernya bersama Singo Edan. (*)

20 August 2026

Masih Terganjal Keberatan, Arema FC Tetap Perjuangkan Logo Historis

Masih Terganjal Keberatan, Arema FC Tetap Perjuangkan Logo Historis

AREMAFC.COM – Upaya Arema FC untuk kembali mendaftarkan logo historis singa bertindik masih menghadapi ganjalan. Berdasarkan email yang diterima manajemen dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), terdapat keberatan dari salah satu pihak pada masa pengumuman pendaftaran logo tersebut.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah manajemen Tim Singo Edan. Arema FC memastikan tetap akan memperjuangkan logo yang memiliki nilai historis dan emosional bagi klub serta Aremania, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan keberatan dalam proses pendaftaran merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari mekanisme hukum yang harus dihormati.

“Penyanggahan atau keberatan dalam proses seperti ini merupakan hal yang wajar dan memang menjadi bagian dari mekanisme yang ada. Kami akan merespons dan menindaklanjutinya sesuai dengan tata cara serta ketentuan hukum yang berlaku,” kata Yusrinal.

Pria yang akrab disapa Inal ini menegaskan, adanya keberatan tersebut tidak menyurutkan usaha Arema FC untuk mendapatkan kembali logo historis singa bertindik.

“Yang pasti, ini tidak menyurutkan langkah kami. Kami tetap akan memperjuangkan logo ini, tentunya dengan cara yang sesuai dengan prosedur hukum dan tetap menghormati proses yang sedang berjalan,” tegas Yusrinal.

Sementara itu, Direktur Legal PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI), Adi Ismanto, menjelaskan bahwa proses tersebut memiliki alur yang harus diikuti oleh setiap pihak. Setelah adanya surat dari DJKI terkait usulan penolakan, masih terdapat masa sanggah yang menjadi kesempatan bagi pemohon untuk memberikan tanggapan.

“Dalam proses seperti ini tentu ada alur yang harus kami ikuti. Kalau statusnya masih berupa usulan penolakan, terdapat masa sanggah selama 30 hari kerja untuk memberikan tanggapan. Kami akan mengikuti proses tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Adi.

Adi menegaskan, Arema FC akan mengedepankan kepatuhan hukum dalam setiap langkah yang diambil. Manajemen tidak ingin mengambil langkah di luar mekanisme yang telah ditetapkan dalam proses pendaftaran merek.

“Prinsipnya kami patuh terhadap hukum dan mengikuti alur yang sudah ditetapkan. Kami akan memberikan tanggapan dalam masa sanggah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Apabila nantinya terdapat tahapan hukum berikutnya, tentu akan kami ikuti sesuai mekanismenya,” pungkas dia. (*)

20 August 2026

Pernyataan Resmi Arema FC Soal Logo Singa Bertindik

Pernyataan Resmi Arema FC Soal Logo Singa Bertindik

Malang, 10 Juni 2026 – Arema FC menegaskan tidak tinggal diam dalam menyikapi polemik pendaftaran logo Singa Bertindik. Manajemen Singo Edan telah menempuh langkah hukum dan administrasi yang diperlukan, termasuk mengajukan keberatan atas pendaftaran yang dilakukan pihak lain. Saat ini, klub memilih menghormati seluruh mekanisme yang berlaku sembari menunggu terbitnya legalitas resmi dari pemerintah sebagai landasan hukum untuk menentukan langkah selanjutnya.

General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi menjelaskan, bahwa sejak mengetahui adanya pendaftaran logo oleh pihak lain, manajemen segera mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, melainkan bagian dari identitas Arema yang memiliki nilai sejarah dan keterikatan kuat dengan klub maupun Aremania.

“Kami sudah menyampaikan keberatan terhadap proses yang dilakukan pihak lain terkait pendaftaran logo tersebut. Bagi Arema FC, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, tetapi bagian dari identitas klub yang memiliki sejarah panjang dan melekat dalam perjalanan Arema. Karena itu, kami mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi identitas tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yusrinal.

Selain menyampaikan keberatan, Arema FC juga telah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik melalui jalur resmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaaan Intelektual (DJKI). Saat ini, seluruh proses administrasi dan legal yang dibutuhkan 
masih berjalan sesuai tahapan yang berlaku.

Yusrinal menegaskan bahwa manajemen terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Ia juga menekankan bahwa pendaftaran yang diajukan Arema FC saat ini masih berada pada jalur yang semestinya.

“Yang perlu dipahami publik adalah bahwa Arema FC sudah mendaftarkan logo Singa Bertindik melalui jalur resmi. Saat ini prosesnya masih berjalan dan berada pada jalur yang semestinya atau on track. Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku dan memilih mengikuti setiap tahapan secara profesional,” katanya.

Menurutnya, saat ini fokus utama manajemen adalah menunggu terbitnya legalitas resmi atas pendaftaran yang telah diajukan. Legalitas tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi klub untuk melangkah ke tahapan berikutnya.

“Kami masih menunggu keluarnya legalitas resmi dari pemerintah. Setelah seluruh dokumen dan pengesahan tersebut diterbitkan, barulah kami memiliki dasar hukum yang kuat untuk melangkah ke tahap berikutnya. Karena itu, kami berharap semua pihak dapat memahami bahwa proses ini membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan,” lanjutnya.

Meski demikian, Yusrinal menegaskan bahwa terbitnya legalitas bukan berarti perubahan penggunaan logo dapat langsung diterapkan secara menyeluruh dalam waktu singkat. Sebagai perusahaan profesional yang mengelola klub sepak bola, Arema FC memiliki berbagai kerja sama strategis yang harus diperhatikan dan disesuaikan terlebih dahulu.

“Setelah legalitas kami terima, bukan berarti keesokan harinya logo bisa langsung digunakan secara menyeluruh. Arema FC adalah perusahaan yang memiliki banyak kerja sama strategis dengan sponsor, vendor, mitra produksi, partner komersial, hingga berbagai pihak lain yang terlibat dalam operasional klub. Seluruh proses perubahan identitas harus dilakukan secara terukur dan melalui tahapan yang matang,” jelasnya.

Perubahan identitas visual klub, lanjut Yusrinal, akan berdampak pada banyak aspek, mulai dari materi promosi, aset digital, merchandise, dokumen korporasi, perlengkapan pertandingan, hingga berbagai kerja sama komersial yang telah berjalan.

“Kami harus memastikan seluruh pihak yang bekerja sama dengan Arema FC mendapatkan informasi dan waktu penyesuaian yang cukup. Ada kontrak yang berjalan, ada materi produksi yang sudah dibuat, ada inventaris yang masih digunakan, serta berbagai aspek bisnis lainnya yang harus diperhitungkan secara cermat. Karena itu, apabila nantinya proses legalitas telah selesai, kami tetap memerlukan waktu untuk melakukan transisi secara profesional dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Yusrinal menegaskan manajemen Arema FC akan terus mengedepankan aspek hukum, profesionalisme, dan kepentingan jangka panjang klub dalam setiap keputusan yang diambil. Ia juga mengajak seluruh Aremania untuk tetap tenang dan memberikan dukungan terhadap proses yang sedang berjalan.

“Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Aremania terhadap identitas Arema. Oleh sebab itu, kami akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi klub. Kami percaya bahwa segala sesuatu yang dilakukan melalui jalur yang benar akan menghasilkan keputusan yang baik pula bagi masa depan Arema FC,” tutup Yusrinal.

10 June 2026

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

MALANG – Manajemen Arema FC akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Singa yang belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania. Setelah memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu cukup lama, kini klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah. Langkah tersebut sekaligus menjadi babak baru dalam upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo Singa Bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa sikap diam yang selama ini diambil manajemen bukan berarti tidak bergerak. Sebaliknya, Arema FC sengaja memilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas keluarga besar Aremania serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Diam bukan berarti tidak bergerak. Selama ini kami memilih pendekatan yang terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, manajemen selama ini tetap membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas Arema. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.

Namun dalam perjalanannya, upaya tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian yang tengah diupayakan.

“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Tegaskan Hak PT AABBI

Di balik langkah tersebut, Arema FC juga menegaskan bahwa secara legitimasi hukum, hak atas nama, merek, logo, dan identitas Arema berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sebagai badan hukum yang menaungi dan mengelola klub profesional Arema FC.

Manajemen menyebut berbagai hak kekayaan intelektual yang berkaitan dengan identitas Arema telah memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya untuk Kelas 41 (jasa hiburan dan olahraga), Kelas 25, dan Kelas 28. Karena itu, PT AABBI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, mengelola, dan melindungi identitas Arema sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto menjelaskan, bahwa perlindungan hukum terhadap merek tidak hanya berbicara mengenai bentuk visual sebuah logo, tetapi juga mencakup unsur nama, fonetik, hingga makna yang melekat pada identitas tersebut.
“Perlindungan merek tidak hanya berbicara soal gambar atau desain. Ada unsur identitas, nama, dan persamaan pada pokoknya yang juga menjadi pertimbangan dalam hukum merek. Karena itu, setiap penggunaan atau pendaftaran yang memiliki keterkaitan dengan identitas Arema harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari sisi visual semata,” jelasnya.

Menurutnya, PT AABBI tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Namun dalam konteks pengelolaan klub profesional dan perlindungan kekayaan intelektual, seluruh tindakan harus tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati sejarah dan kontribusi semua pihak terhadap Arema. Tetapi pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak yang secara hukum melekat pada PT AABBI,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Dimas ini menambahkan bahwa langkah yang ditempuh Arema FC merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tujuannya bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat, Aremania, maupun para mitra klub.

Dimas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum serta mencegah potensi sengketa yang lebih luas di kemudian hari.

Perjuangkan Singa Bertindik

Sementara itu, selain mengajukan keberatan, Arema FC juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo Singa Bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi Aremania yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.

Manajemen menilai persoalan ini perlu segera diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kebingungan di kalangan suporter, mitra, maupun publik sepak bola secara luas. Selain itu, Arema FC juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan identitas atau logo yang memiliki kemiripan dengan merek resmi klub berpotensi menimbulkan persepsi adanya afiliasi dengan Arema FC. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen mengimbau seluruh pihak untuk memastikan setiap penggunaan identitas Arema berada dalam koridor hukum yang berlaku serta melalui entitas resmi yang menaungi klub, yakni PT AABBI.

“Bagi kami, perjuangan ini bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo Singa Mengepal yang kini eksisting tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri, dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” pungkas Yusrinal. (*)

06 June 2026

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai


MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pertemuan jajaran panitia pelaksana (panpel) Arema FC bersama ribuan Aremania di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu (5/4/2026). Konsolidasi bertajuk Arema One Blood ini digelar menjelang laga super big match Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Acara yang berlangsung lancar itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan. Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk menyukseskan pertandingan.

*Momentum Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan*

Dalam sambutannya, General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah,” ujar Yusrinal.

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. “Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya,” tambahnya.

Yusrinal berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

*Seruan Ovan Tobing: Jaga Marwah Arek Malang, Hentikan Kekerasan*

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali,” ujar Ovan.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. Menurut Ovan, pertandingan besar Arema vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. “Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

*6 Poin Nota Kesepahaman dan Komitmen Sepak Bola Tanpa Kekerasan*

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.
2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.
5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.
6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

*Pemkab Malang: Malang Raya Harus Dikenal karena Kedewasaan, Bukan Fanatisme Buta*

Mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam dunia persepakbolaan.

“Sepak bola bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang pembelajaran sosial dan ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai sportivitas, solidaritas, serta pembentukan karakter generasi muda,” ujar Firmando.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, klub, suporter, termasuk dunia usaha. Firmando juga menegaskan bahwa Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya.

“Tentu, kita ingin stadion menjadi ruang yang aman, nyaman, sekaligus membanggakan bagi semua pihak,” pungkas pria yang pernah menjabat Plt Kadispora Kabupaten Malang tersebut.

Dengan digelarnya konsolidasi Arema One Blood ini, seluruh pihak berharap laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 nanti tidak hanya berjalan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.(**)

05 April 2026

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Malang, 16 Februari 2026 – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan Kandang ke-11 Super League 2025/26. Laga antara Arema FC menghadapi Semen Padang FC kemarin (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan laga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara panitia, aparat keamanan, ofisial pertandingan, serta seluruh elemen pendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan ini, termasuk Aremania yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Antusiasme pembelian tiket yang tinggi, serta perilaku tertib baik di luar maupun di dalam stadion, menjadi bukti bahwa pertandingan dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif,” ujar Erwin Hardiyono.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa kelancaran laga ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan menuju penyelenggaraan pertandingan yang semakin baik di kandang Arema FC. Panpel terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar seluruh pertandingan kandang dapat terlaksana dengan standar keamanan dan kenyamanan yang optimal.

“Lancar dan suksesnya pertandingan ini adalah bentuk proses yang terus kami lalui ke arah yang lebih baik. Harapannya, seluruh pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan ke depan dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.

Erwin juga berharap tren positif yang saat ini ditunjukkan oleh tim di lapangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan sikap dan kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara tim dan suporter menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat.

“Kami berharap bukan hanya tim Arema FC yang berada dalam tren positif, tetapi juga didukung oleh perilaku suporter yang semakin baik dan tertib. Hal-hal positif yang terus ditunjukkan dalam penyelenggaraan pertandingan ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kesiapan kami menyambut laga-laga besar ke depan,” jelas Erwin.

Sebagai penutup, Ketua Panpel menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan bergengsi lainnya, termasuk laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April bulan mendatang.~

16 February 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Arema FC U-17 Bicara Kans dan Derby Malang di Piala Suratin 2019

Arema FC U-17 Bicara Kans dan Derby Malang di Piala Suratin 2019

Arema FC U-17 menyambut antusias gelaran Piala Suratin 2019, di ajang ini nantinya ongis licek berada di Grup E dengan calon lawan diantaranya adalah Blitar Poetra, Malang United dan Putra ASIFA.

Pelatih Arema FC U-17,  Alief Syafrizal menuturkan bahwa timnya saat ini dalam kondisi onfire dalam menghadapi kompetisi tersebut.  “Persiapan tim sejauh ini bagus tidak ada kendala apapun, karena tim sudah berkumpul cukup lama & mayoritas pemain adalah dari akademi arema sendiri. Semua pemain dalam kebugaran dan kondisi baik” paparnya.

Hanya saja Alief mengingatkan kepada pemainnya untuk tidak meremehkan lawan. “Semua lawan yang kita hadapi di grup E ini saya rasa juga telah mempersiapkan timnya secara matang. Selalu saya katakan dan sampaikan kepada para pemain untuk terus menanamkan rasa respect dengan menghormati calon lawan. Siapapun lawan kami. Jangan minder ketika bertemu lawan kuat & jangan pula sombong ketika dirasa lawannya lemah karena pantang bagi kami untuk meremehkan calon lawan,” tuturnya.

Menariknya,  di Grup E ada dua tim asal Malang, yakni Putra Asifa dan Malang United. Menurut Alief hal itu bukan menjadi masalah dan tidak akan mengurangi konsentrasi  permainan. “Terkait dengan derby malang yang akan terjadi, tetap saya akan menggunakan pola permainan yang selama ini diterapkan di latihan. Saya kira nanti pertandingan akan berjalan seru, semua kembali kepada mental pemain di lapangan. Maka dari itu para pemain harus tetap bisa kontrol emosi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan tim sendiri” ungkapnya.

 

Pastikan login menjadi member aremafc.com untuk pembelian tiket online Arema FC vs Persebaya Surabaya 

 

13 August 2019

Hari Ini NKRI Football Festival Resmi Digelar

Hari Ini NKRI Football Festival Resmi Digelar

Sepak bola menjadi alat untuk membangun dan mempersatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hal itu menjadi dasar diadakannya NKRI Football Festival yang digagas oleh Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson yang menggandeng Arema FC di Lapangan Rampal, Kota Malang pada 9-11 Agustus 2019.


Konsep pertandingan sepak bola untuk anak-anak sengaja dipilih karena dinilai sebagai aset bangsa Indonesia. “Intinya ini bikin konsep pertandingan bola untuk anak-anak sekolah, untuk usia 11, 12 dan 13 tahun. Kenapa anak-anak dan kenapa sepak bola, Malang ini asetnya adalah Arema sedangkan generasi muda adalah aset bangsa” ungkap Tommy.


Di sisi lain, momen NKRI Football Festival dirasa memiliki waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dalam menjaga dan mencintai NKRI. Hal itu tidak lepas dari momen HUT RI ke 74 dan HUT Arema FC ke 32. “Kami ingin memperkenalkan ini lewat olahraga, dengan cara menjunjung tinggi sportivitas” ungkapnya.
 Sementara itu media officer Arema FC, Sudarmaji mengungkapkan rasa bangganya bahwa Arema FC ikut dilibatkan secara aktif dalam penyelenggaraan NKRI Football Festival. Dia berharap bahwa hal ini akan menjadi kolaborasi  yang bisa menumbuhkan semangat kebangsaan terhadap generasi muda. “Intinya Arema FC sangat bangga bisa dilibatkan secara aktif di ajang ini. Ini adalah salah satu upaya  untuk menanamkan semangat kebangsaan dan rasa bangga terhadap NKRI” paparnya.

09 August 2019

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Akademi Arema tidak hanya mengajarkan bagaimana menguasai teknik sepak bola, tetapi juga menanamkan rasa kemanusiaan. Seperti yang ditunjukkan oleh Akademi Arema kelahiran 2008-2009 yang terlibat dalam pertandingan penggalangan dana untuk salah satu pelatih asal Tumpang , Kabupaten Malang, Agus Budiono yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

 

 

Bertempat di Lapangan Tulusayu, Tumpang pada Minggu (31/3/2019), Akademi Arema U-11 menurunkan dua tim sekaligus, masing-masing tim bermain tiga kali. Kehadiran Akademi Arema kelahiran 2008-2009 ternyata mampu memberikan warna yang berbeda.

“Sebenarnya hasil tidak menjadi ukuran di pertandingan amal ini. Tapi di sisi lain bagaimana kita bisa mengajarkan kepada anak-anak bahwa mereka sebenarnya bisa berbagi melalui sepak bola,” ungkap pelatih Akademi Arema kelahiran 2008-2009, Nanang Husni.

Dalam kegiatan tersebut Nanang Husni yang didampingi oleh asisten pelatih Himawan Artistyanto dan Wahyu Irawan serta pelatih kiper Trengginas terus memompa semangat pemain-pemain Akademi Arema. “Untuk anak seusia mereka yang dibutuhkan adalah motivasi agar mereka lebih enjoy bermain sepak bola,” tutur Nanang.

Hasil dari pertandingan amal yang diikuti oleh 64 SSB se Malang Raya tersebut kemudian disumbangkan kepada keluarga almarhum Agus Budiono yang merupakan pelatih Semeru FC yang meninggal saat penyelenggaraan Danone Cup yang diadakan di Abdurrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang.

31 March 2019

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

 

 

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

 

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

11 August 2018

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Lembar demi lembar perjalanan Arema FC akhirnya mencapai usia 31 tahun. Sebuah usia yang matang untuk sebuah klub sepak bola dengan perjuangan yang berdarah-darah.

 

Tiga dekade lebih yang sudah dilalui memberikan semangat tersendiri, semangat untuk LEBIH EDAN yang menjadi jargon yang harus diteriakkan dengan lantang di ulang tahun ke 31.
Dalam filosofi Arek-arek Malang, Edan lebih dari sekedar gila. Edan diartikan sebagai sesuatu yang mengundang decak kagum. Kekaguman akan nilai-nilai semangat dan kebersamaan untuk mempertahankan kebanggaan yang sama yakni Arema.
LEBIH EDAN juga merupakan apresiasi terhadap dukungan Aremania selama ini. Mereka selalu LEBIH EDAN dalam memberikan dukungan kepada tim, sehingga bisa merawat semboyan Arema tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana.
Dari sisi pemain di lapangan, hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri. Arema bukanlah perjalanan yang dibangun dengan setengah-setengah. Tetapi dibangun dengan segenap panggilan jiwa dan semangat lebih.
Filosofi Logo
Pada peringatan ulang tahun ke 31 tahun ini dengan tegas menonjolkan singa jantan dengan gagahnya memegang erat angka satu. Kenapa angka satu? Harapannya Arema akan selalu menjadi nomor satu. Di sisi lain, usia tidak hanya merepresentasikan angka, tetapi juga sebuah perjalanan panjang. Sang singa mengibaratkan usia adalah nyawa yang harus dipegang dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Semangat diibaratkan adalah api yang menyala-nyala. Hal itu disimbolkan dengan simbol api berwarna merah yang melingkari sosok singa yang mengaum. Simbol api dibuat saling menyatu satu sama lain, hal ini menandakan bahwa untuk menjaga api tetap menyala dibutuhkan semangat persatuan dan kesatuan.

10 August 2018

NEW NEW NEW NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY

Banner Ads
Banner Ads
Banner Ads
Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup