Melalui Program TC, The Legion Nutrition Berikan Materi Kiat Jaga Fisik

Melalui Program TC, The Legion Nutrition Berikan Materi Kiat Jaga Fisik

 

Arema FC memulai agenda TC di Batu hari ini tidak hanya diberikan materi evaluasi tehnik dan strategi untuk peningkatan kualitas bertanding, namun juga diberikan materi pengetahuan menjaga performence fisik pemain oleh tim instruktur dari The Legion Nutrition.

Salah satu pemateri yakni Faris Pamungkas Wicaksono, S.Or, M. Kes, AIFO selaku Strengh And Conditioning Coach yang disiapkan The Legion. Fariz pada sesi pertama TC memberikan pemahaman tentang sport science kepada pemain dan pelatih agar menjaga kualitas fisik bermain bagi Arema FC.

“ Materi ini tentunya penting untuk pemain untuk mengelola sistem energinya guna mengelola performence fisik dalam menghadapi pertandingan dengan baik. Performence yang baik untuk menaga kosentrasi atau fokus pemain dalam menghadapi setiap pertandingan, “ ujar lulusan S1 Sport Science Universitas Negeri Malang saat memberikan materi di Agrokusuma Batu.

Ditambahkan Fariz yang juga founder Malang Sport Performence ini, kebiasaan penting bagi pemain adalah menyusun program harian yang selalu dilakukan untuk pingkatakan endurance sebab  Endurence ini sebagai pondasi dasar untuk mengelola power, strengh dan speed.

“ Program harian ini untuk melatih kemandirian pemain, agar pemain menjadi terbiasa dan disiplin  melakukan latihan fisik secara benar. Jika tidak disiplin dalam latihan fisik secara mandiri akan menurunkan performa, serta berpengaruh terhadap kemampuan otot dalam mengeluarkan power. Sebab kekuatan otot ini sangat berpengaruh terhadap kecepatan, keseimbangan , kosentrasi juga power, “ jelas lulusan S2 Sport and Health Science Unair Surabaya ini dan juga Strengh Condiditionign Coach Pelatnas Balap Sepeda tahun 2019.

Sementara usai materi, acara disemarakkan dengan hadirnya atlit binaraga peraih emas PON XX di Papua, Iwan Samurai asal Padang Sumatera Barat. Iwan berbagi kiat menjaga performence otot dan fisik secara umum, meskipun dia menyampaikan dalam materi latihannya berbeda dengan pemain sepakbola, namun hasil dan prestasi terbaik akan dapat diperoleh jika disiplin berlatih. 

“ Dalam pembentukan otot, tentu berbeda atlit binaraga dengan tim sepakbola, kalau binaraga butuh porsi latihan dan repitisi yang banyak, kalau untuk pemain sepakbola perlu daya tahan yang tinggi, maka tidak butuh beban terlalu berat dalam latihan, namun harus tetap disiplin dan rutin menjaganya, “ pungkasnya. 

Diakhir acara, untuk memberi bukti perform otot dan fisik binaragawan nasional Iwan Samurai berduet dengan salah satu pemain Ikfanul Alam memamerkan ototnya didepan pemain, pelatih dan official Arema FC yang mengikuti acara. Sontak, seisi ruangan meeting sorak sorai melihat penampilan yang tidak imbang bodi Iwan dan Alam. ( **)