BERITA

Arema FC Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Asisten Pelatih, Coach Kuncoro

Arema FC Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Asisten Pelatih, Coach Kuncoro

Malang - Keluarga besar Arema FC menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro atau yang akrab disapa Abah Kun pada Minggu sore, 18 Januari 2026.

Duka di 100 Tahun Gajayana: Legenda Arema Kuncoro Berpulang, Kolaps Usai Reuni Terakhir Bersama Sahabat

Suasana perayaan satu abad Stadion Gajayana yang seharusnya penuh sukacita, seketika berubah menjadi duka mendalam. Kuncoro, legenda hidup sekaligus Asisten Pelatih Arema FC, berpulang ke Rahmatullah setelah terkena serangan jantung di tempat yang paling dicintainya: pinggir lapangan sepak bola.

Kabar ini menjadi pukulan telak bagi Arema FC dan Aremania dan insan sepak bola nasional. Kuncoro wafat setelah mengalami serangan jantung, menutup mata selamanya usai momen reuni emosional bersama rekan-rekan seperjuangannya di atas rumput hijau.

Sore tadi, Kuncoro tampak antusias turut ambil bagian dalam Laga Charity 100 Tahun Stadion Gajayana. Ia turun bermain di babak pertama, bahu-membahu bersama deretan legenda sepak bola Malang lainnya seperti Siswantoro, Hermawan, hingga Doni Suherman dan beberapa pemain legend lainnya.

Penonton disuguhkan nostalgia indah melihat sentuhan bola sang legenda yang masih lekat dengan gaya khas Malangan-nya. Tak ada yang menyangka, umpan-umpan dan tawa yang ia bagikan di babak pertama itu adalah persembahan terakhirnya bagi publik Malang.

Usai menuntaskan penampilannya di babak pertama, Kuncoro beristirahat dan duduk di bench pemain. 

Namun, tak berselang lama, situasi berubah panik. Sosok yang dikenal jenaka itu mendadak kolaps dan tidak sadarkan diri di bangku cadangan.

Melihat kondisi kritis tersebut, perangkat pertandingan memutuskan untuk segera menghentikan pertandingan. 

Tim medis yang bertugas bergerak cepat memberikan pertolongan pertama (RJP) di lokasi. Di tengah ketegangan dan doa penonton di tribun, Kuncoro segera dilarikan menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Namun, takdir berkata lain. Sang legenda dinyatakan meninggal dunia, menyisakan kesedihan mendalam.

Sementara General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan rasa duka yang mendalam . Baginya, kepergian Kuncoro terasa sangat cepat

Inal—sapaan akrabnya—mengenang bagaimana Stadion Gajayana adalah "saksi bisu" perjalanan hidup Kuncoro.

"Kami semua sangat shock dan terpukul. Cak Kun memulai karier profesionalnya di Stadion Gajayana, tempat dia merajut mimpi masa mudanya. Dan hari ini, Allah memanggilnya pulang di stadion yang sama, tepat di momen 100 tahun stadion ini. Beliau 'pulang' saat sedang bahagia berkumpul dengan sahabat-sahabat lamanya di lapangan," ujar Yusrinal dengan nada bergetar.

Yusrinal menambahkan bahwa dedikasi Kuncoro untuk Arema tidak akan pernah tergantikan.

Beliau pergi di 'rumahnya' sendiri. Selamat jalan, Legenda. Loyalitasmu abadi," tambahnya

Kepergian Kuncoro bukan hanya kehilangan bagi Arema, tapi bagi sepak bola Indonesia. Sosoknya yang humoris, tegas, dan setia kawan akan selalu dikenang.

Mari kita doakan bersama, semoga Almarhum Kuncoro Husnul Khotimah, dilapangkan kuburnya, dan diterangkan jalannya menuju Surga-Mu, Ya Allah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Selamat jalan, Cak Kun. Namamu abadi di hati Singo Edan.

18 January 2026

Arema FC Kembali Disanksi Komdis PSSI, Demi Kebaikan Bersama Semua Pihak Diharapkan Bisa Melakukan Evaluasi

Arema FC Kembali Disanksi Komdis PSSI, Demi Kebaikan Bersama Semua Pihak Diharapkan Bisa Melakukan Evaluasi

Malang – Arema FC kembali menerima surat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di penghujung putaran pertama Super League 2025/2026. Sanksi ini berkaitan dengan insiden keamanan jelang laga kandang Arema FC kontra Persik Kediri yang digelar di Stadion Kanjuruhan pada 11 Januari 2026 lalu.

Dalam surat keputusannya, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman menyusul insiden penyalaan kembang api yang terjadi di area Hotel Miami, Kepanjen—lokasi menginap tim tamu—sehari sebelum pertandingan. Akibat insiden tersebut, Arema FC dikenai denda sebesar Rp60 juta, sementara Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan juga dijatuhi denda Rp40 juta.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan penyesalan mendalam atas sanksi ini dan menegaskan bahwa manajemen akan menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi serius.

“Kami menyesalkan terjadinya kejadian ini yang kembali berdampak pada klub. Arema FC menghormati keputusan Komisi Disiplin PSSI dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi menyeluruh agar ke depan pelaksanaan pertandingan dapat berjalan lebih baik,” ujar Yusrinal.

Peringatan Keras Panpel: Aktivitas Psywar di Luar Stadion Masuk Ranah Pelanggaran

Sorotan tajam datang dari Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC, Erwin Hardiyono. Ia menegaskan bahwa regulasi keamanan dan ketertiban pertandingan memiliki cakupan yang luas, tidak hanya terbatas pada durasi 90 menit di dalam stadion.

Erwin menekankan perlunya sosialisasi masif kepada seluruh pihak, termasuk para suporter, mengenai batasan "psywar" yang diperbolehkan dan yang dilarang.

“Kami perlu menyosialisasikan secara tegas bahwa aktivitas perilaku negatif yang berkaitan dengan pertandingan—baik sebelum, sesaat, maupun sesudah laga—meskipun terjadi di luar stadion, masih dianggap sebagai pelanggaran oleh regulasi,” tegas Erwin.

Ia menghimbau agar banyak pihak tidak lagi melakukan tindakan kontraproduktif yang justru membebani klub.

“Kami memohon kepada banyak pihak, termasuk oknum fans, untuk tidak mengulangi bentuk-bentuk psywar dengan cara yang merugikan klub. Kejadian di hotel tim tamu ini adalah contoh nyata bagaimana tindakan di luar stadion tetap berdampak sanksi bagi Arema FC,” tambahnya.

Ke depan, Erwin berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan, tidak hanya di area stadion tetapi juga di titik-titik vital terkait pertandingan.

Total Denda Putaran Pertama Tembus Ratusan Juta

Sanksi terbaru ini menambah daftar panjang hukuman yang diterima Singo Edan. Selama putaran pertama Super League 2025/2026, Arema FC tercatat telah menerima 11 surat Komisi Disiplin dengan total denda mencapai ratusan juta.

Rinciannya meliputi:
• 9 sanksi ditujukan kepada Klub/Tim Arema FC.
• 2 sanksi ditujukan kepada Panitia Pelaksana Pertandingan.

Manajemen Arema FC berharap seluruh elemen suporter dan pihak terkait dapat menjadikan situasi ini sebagai titik balik untuk menciptakan atmosfer sepak bola yang lebih aman, tertib, dan kondusif, serta menghindarkan klub dari kerugian finansial akibat pelanggaran disiplin.

18 January 2026

Meski Berat, Arema FC Relakan Luiz Gustavo Jalani Operasi ACL dan Absen Hingga Akhir Musim

Meski Berat, Arema FC Relakan Luiz Gustavo Jalani Operasi ACL dan Absen Hingga Akhir Musim

MALANG, 17 Januari 2026 – Kabar kurang menyenangkan datang dari lini pertahanan tim Singo Edan. Manajemen Arema FC secara resmi mengonfirmasi bahwa bek tengah andalan kami, Luiz Gustavo, diprediksi tidak dapat merumput hingga kompetisi Liga 1 musim ini berakhir akibat cedera serius pada lutut kirinya.

Keputusan medis untuk menempuh jalan operasi diambil setelah melalui serangkaian observasi mendalam antara tim medis klub, konsultan ahli, dan sang pemain sendiri.

Dokter Tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, Sp.K.O., memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi pemain asal Brasil tersebut. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Luiz Gustavo didiagnosis mengalami robekan pada ligamen Anterior Cruciate Ligament (ACL).

"Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen ACL lutut kiri. Cedera ini terjadi akibat insiden di lapangan di mana ia terjatuh dan tertimpa oleh pemain lain," terang dr. Nanang.

Lebih lanjut, dr. Nanang menjelaskan bahwa keputusan operasi tidak diambil secara sepihak. Langkah ini dinilai sebagai opsi terbaik untuk menyelamatkan karir sepak bola Luiz Gustavo di masa depan.

"Setelah kami berdiskusi intensif dengan konsultan ortopedi dan tim medis, serta menjelaskan kondisinya kepada pemain, Luiz sepakat untuk memilih opsi operasi segera. Tujuannya jelas, agar struktur lututnya bisa pulih sempurna dan ia dapat bermain lebih optimal di masa depan," tambahnya.

Merespons rekomendasi tim medis tersebut, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa situasi ini merupakan pukulan berat bagi tim. Namun, dengan segala kerendahan hati, manajemen memilih untuk memprioritaskan sisi kemanusiaan dan kesehatan jangka panjang pemain.

"Tentu ini berat bagi kami di manajemen, pelatih, dan Aremania. Namun, demi kesembuhan dan karir pemain ke depannya, klub harus rela dan menyetujui opsi jalan operasi bagi Luiz. Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan masa depannya," ungkap Yusrinal.

Meski harus menepi panjang, Yusrinal memastikan Arema FC tetap memegang teguh profesionalitas. 

“Luiz Gustavo masih terikat kontrak hingga akhir kompetisi dan akan mendapatkan haknya serta dukungan penuh selama masa pemulihan,” pungkas Inal begitu panggilannya.

17 January 2026

Arema FC Ucapkan Terima Kasih kepada Yann Motta

Arema FC Ucapkan Terima Kasih kepada Yann Motta

Malang, 14 Januari 2026 — Arema FC resmi mengumumkan bahwa klub telah sepakat mengakhiri kerja sama dengan pemain asingnya, Yann Motta, terhitung hari ini. Keputusan tersebut diambil secara profesional dan atas kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.


Yann Motta bergabung dengan Arema FC pada 1 Juli 2025. Selama berseragam Singo Edan, pemain asal Brasil tersebut mencatatkan 5 kali penampilan dengan total 352 menit bermain di berbagai ajang kompetisi resmi.


Meski durasi kebersamaan terbilang singkat, manajemen Arema FC tetap memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Yann Motta selama menjadi bagian dari tim.


General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada sang pemain.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yann Motta atas profesionalisme dan dedikasinya selama bersama Arema FC. Meski waktunya tidak panjang, Yann telah menunjukkan komitmen yang baik saat membela tim,” ujar Yusrinal.


Lebih lanjut, Yusrinal juga mendoakan kesuksesan Yann Motta di perjalanan karier selanjutnya.
“Manajemen Arema FC mendoakan yang terbaik untuk Yann Motta. Semoga ia bisa sukses dan mendapatkan kesempatan yang lebih baik di klub barunya nanti,” tambahnya.


Arema FC menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi tim guna mempersiapkan skuad yang lebih kompetitif ke depannya. Klub juga tetap berkomitmen untuk membangun tim secara profesional demi mencapai target yang telah ditetapkan pada sisa kompetisi musim ini.~

14 January 2026

Tambah Kekuatan Tim Singo Edan, Arema FC Resmi Perkenalkan Gabriel Silva

Tambah Kekuatan Tim Singo Edan, Arema FC Resmi Perkenalkan Gabriel Silva

Malang, 13 Januari 2026 – Arema FC secara resmi memperkenalkan pemain baru asal Brasil, Gabriel Silva, pemain yang berposisi sebagai winger, sebagai bagian dari persiapan tim menghadapi putaran kedua Super League. Perekrutan pemain yang akrab disapa Gabi tersebut dilakukan setelah manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim pada putaran pertama kompetisi.

 

 

Kehadiran Gabriel Silva diharapkan mampu menambah daya gedor serta variasi serangan Arema FC, khususnya dari sektor sayap. Manajemen menilai pemain asal Brasil tersebut memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk meningkatkan performa di sisa kompetisi musim ini.

 

 

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa keputusan merekrut Gabriel Silva merupakan hasil dari evaluasi komprehensif dan perencanaan jangka pendek klub.

“Setelah melalui evaluasi pada putaran pertama, kami merasa perlu menambah kekuatan di sektor winger. Gabriel Silva kami kontrak selama satu tahun dengan harapan ia dapat berkontribusi maksimal dan membantu mengangkat performa tim pada sisa kompetisi musim ini,” ujar Yusrinal.

 

 

Dengan bergabungnya Gabriel Silva, Arema FC menyatakan kesiapan untuk menghadapi putaran kedua Super League dengan kepercayaan diri yang semakin meningkat. Manajemen optimistis kehadiran Gabi dapat memberikan dampak positif dan membantu tim tampil lebih kompetitif demi mencapai target yang telah ditetapkan.~

13 January 2026

Hormati Keputusan Tim Pelatih Arema FC, Muhammad Rafli Profesional Siap Untuk Menjalani Masa Peminjaman demi Menit Bermain

Hormati Keputusan Tim Pelatih Arema FC, Muhammad Rafli Profesional Siap Untuk Menjalani Masa Peminjaman demi Menit Bermain

MALANG – Dinamika bursa transfer BRI Liga 1 2025/2026 menghangat di kubu Arema FC. Gelandang serang andalan Singo Edan, Muhammad Rafli, dipastikan akan menjalani masa peminjaman ke klub lain. Langkah ini diambil bukan karena penurunan dedikasi, melainkan sebagai bentuk respons profesionalisme sang pemain terhadap saran objektif tim pelatih demi menyelamatkan karier dan menit bermainnya di tengah ketatnya persaingan skuad.

 

Keputusan ini disepakati bersama dengan sangat bijak. Rafli, yang dikenal sebagai pemain dengan attitude yang baik, menghormati sepenuhnya evaluasi teknis yang diberikan oleh jajaran pelatih. 

 

Sebagai pesepakbola profesional, ia menyatakan kesiapannya untuk berdedikasi dan memberikan performa terbaik di klub manapun ia ditempatkan, sesuai dengan kebutuhan teknis di lapangan.

 

Apresiasi Tinggi dari Head Coach Marcos Santos

 

Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos, memberikan pandangan yang sangat positif terkait sosok Rafli. Menurutnya, keputusan peminjaman ini murni didasari oleh kebutuhan sang pemain untuk terus berkembang, yang mungkin sulit didapatkan jika ia tetap berada di bangku cadangan Arema saat ini.

 

"Rafli telah memainkan peran penting dalam sejarah Arema FC baru-baru ini. Melalui dedikasi, profesionalisme, dan komitmen yang kuat kepada klub, Rafli secara konsisten menunjukkan rasa hormat kepada lambang klub dan kepada para pendukung, berkontribusi baik di dalam maupun di luar lapangan," ujar Marcos Santos.

 

Pelatih asal Brasil tersebut menekankan bahwa loyalitas Rafli tidak perlu diragukan. "Selama waktunya bersama Arema FC, Rafli menunjukkan tanggung jawab dan loyalitas terhadap proyek klub, membantu tim di momen-momen penting dan menjaga sikap positif dalam skuad. Etos kerja dan karakternya selalu dihargai oleh staf pelatih, manajemen, dan para penggemar," tambahnya.

 

Namun, realitas kompetisi menuntut keputusan strategis. "Saat ini, karena meningkatnya persaingan dalam skuad dan terbatasnya kesempatan bermain, klub percaya bahwa keputusan terbaik adalah mengizinkan Rafli bergabung dengan klub lain dengan status pinjaman, sehingga ia dapat memperoleh menit bermain reguler dan melanjutkan pengembangan profesionalnya," tegas Marcos.

 

*Manajemen: Keputusan Objektif demi Masa Depan Pemain*

 

Senada dengan tim pelatih, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa manajemen klub selalu mendukung saran pelatih yang berorientasi pada kebaikan tim dan pemain. Pria yang akrab disapa Inal ini menilai Rafli sebagai aset yang memiliki disiplin tinggi dan attitude yang baik.

 

"Secara objektif, manajemen menilai Rafli adalah pemain berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki orientasi yang baik dalam mengevaluasi penampilannya. Kini dia sedang fokus untuk selalu mengontrol performanya, baik secara teknik maupun asupan nutrisi gizi," ungkap Inal.

 

Inal juga menepis anggapan bahwa keputusan ini diambil semata-mata karena tekanan eksternal atau kritik suporter. Menurutnya, Rafli memiliki mental baja dalam menyikapi kritik sebagai pemain profesional.

 

"Rafli tipe pemain yang memiliki mental bagus dalam menyikapi berbagai kritik dan memiliki solusi yang bijak untuk evaluasi demi perbaikan performanya,” imbuh Inal

 

Inal tegaskan bahwa Rafli pemain profesional layaknya pemain lainnya, bukan karena faktor lain keputusan ini diambil, termasuk kritik dari fans. Sebab kritik itu sangat penting untuk menata performa pemain agar lebih maksimal, jelas Inal.

 

Selama berkostum Singo Edan, Rafli telah mencatatkan beberapa gol dan assist krusial. Meskipun manajemen mengaku berat melepasnya, langkah peminjaman ini dinilai paling bijak demi masa depan kariernya di kompetisi sepak bola Indonesia.

 

"Harapan kami, semua pihak agar bijak dan objektif dalam memberikan penilaian, bahwa hasil positif dan negatif sebuah pertandingan adalah hasil perjuangan kolektivitas tim dan atas instruksi serta arahan jajaran tim pelatih. Kami optimis Rafli kemanapun dia bermain akan berdedikasi tinggi karena dibekali attitude yang baik dan profesional," kata Inal.

 

Disampaikan Inal, Arema FC dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kontribusi Rafli dan menegaskan bahwa pintu klub akan selalu terbuka baginya. “ Status Rafli dipinjamkan ke klub lain karena dia pemain yang masih terikat kontrak resmi dengan Arema FC dan masih punya masa depan yang baik,” pungkasnya. 

05 January 2026

Demi Menit Bermain dan Pematangan Karier, Arema FC Resmi Lepas Brandon Scheunemann

Demi Menit Bermain dan Pematangan Karier, Arema FC Resmi Lepas Brandon Scheunemann

 

MALANG, 28 Desember 2025 – Manajemen Arema FC secara resmi mengumumkan keputusan untuk melepas salah satu pemain bertahan mudanya, Brandon Scheunemann, ke klub lain pada jendela bursa transfer kali ini. 

 

Langkah ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara manajemen, tim pelatih, dan sang pemain dengan fokus utama pada pengembangan karier jangka panjang Brandon.

 

Manajemen tim berjuluk Singo Edan menilai Brandon sebagai talenta muda dengan potensi besar. Namun, ketatnya persaingan di lini belakang skuad Arema FC saat ini membuat kesempatan bermain reguler menjadi terbatas. Oleh karena itu, opsi kepindahan dinilai sebagai solusi terbaik agar Brandon mendapatkan jam terbang yang lebih konsisten untuk mematangkan permainannya.

 

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa keputusan ini adalah wujud dukungan klub terhadap perkembangan pemain muda. Menurutnya, potensi Brandon perlu diasah melalui pengalaman bertanding yang intensif.

 

“Kami melihat Brandon sebagai aset berharga dan pemain dengan masa depan yang cerah. Kepindahan ini bukan soal melepas kualitas, tetapi memberi ruang bagi Brandon untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak agar terus berkembang. Arema FC selalu terbuka dan mendukung langkah terbaik bagi karier pemain,” ujar Yusrinal, Sabtu (28/12).

 

Pria yang akrab disapa Inal tersebut juga memastikan bahwa hubungan antara Arema FC dan Brandon Scheunemann tetap terjalin sangat baik dan profesional. Pihak manajemen tidak menutup kemungkinan bagi Brandon untuk kembali berseragam Singo Edan di masa depan setelah mendapatkan pengalaman yang cukup.

 

“Kami mendoakan yang terbaik untuk Brandon di klub barunya. Semoga ia mendapatkan pengalaman, jam terbang, dan kepercayaan diri yang lebih tinggi. Pintu Arema FC akan selalu terbuka bagi pemain yang ingin kembali membawa kontribusi terbaiknya,” tambah Inal.

 

Sebagai penutup, Arema FC menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme yang telah ditunjukkan Brandon Scheunemann selama menjadi bagian dari keluarga besar Singo Edan. 

 

Klub berharap, lanjut Inal, langkah ini menjadi momentum positif bagi lonjakan karier sang pemain di kancah sepak bola nasional.

28 December 2025

AREMA FC RESMI LUNCURKAN JERSEY KETIGA Worn With Pride: Sporty, Stylish, dan Comfort to Wear

AREMA FC RESMI LUNCURKAN JERSEY KETIGA Worn With Pride: Sporty, Stylish, dan Comfort to Wear

Malang, Kamis (18/12/2025) — Arema FC resmi meluncurkan jersey ketiga yang akan digunakan pada pertandingan kandang terdekat. Berbeda dari musim-musim sebelumnya, jersey ketiga ini hadir dengan konsep yang lebih tenang, futuristik, dan comfort to wear, tanpa meninggalkan ciri khas Singo Edan. Warna utama jersey ini adalah merah tua, mencerminkan gaya modern namun tetap elegan.

 

Melalui jersey ketiga ini, Arema FC ingin menghadirkan seragam laga yang tidak melulu berorientasi pada olahraga, tetapi juga dapat dikenakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

 

Store Manager Arema FC Official Store, Tjiptadi Purnomo, menjelaskan bahwa jersey ketiga ini dirancang untuk menjawab kebutuhan gaya hidup Aremania yang dinamis.

 

“Untuk jersey ketiga ini, Arema FC menciptakan seragam laga yang tidak melulu berkonsep soal olahraga. Dengan model yang menarik, jersey ini bisa digunakan ketika nongkrong atau aktivitas lainnya. Sesuai dengan tagline Worn With Pride, digunakan dengan rasa bangga. Arema FC ingin menjelaskan bahwa jersey tidak melulu tentang olahraga,” ujar Tjiptadi.

 

Ia menambahkan bahwa pendekatan desain jersey ketiga musim ini berbeda dari musim-musim sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada filosofi dan histori.

 

“Sekarang lebih comfort to wear, nyaman dipakai siapa pun, tetapi tidak mengurangi ciri khas Arema. Warna merah tua yang simpel memberi kesan elegan, cocok untuk berbagai kegiatan. Jersey juga didesain berkerah sehingga tetap pantas digunakan dalam acara semi formal,” lanjutnya.

 

Dari sisi material, jersey ketiga Arema FC menggunakan bahan dryfit produksi dengan jenis kain jacquard, yang dilengkapi motif singa futuristik sebagai simbol identitas klub. Jersey ini tetap diproduksi bersama apparel Etams, yang dinilai mampu menerjemahkan karya sport menjadi tampilan yang stylish, modern, dan di jersey kali ini mengangkat tema Blokecore.

 

Jersey ketiga Arema FC tersedia dalam ukuran S hingga 5XL, dengan harga khusus untuk kategori big size (3XL–5XL). Arema FC juga menghadirkan promo pembelian berupa free box hingga akhir tahun 2025, selama persediaan masih ada.

 

Peluncuran jersey ketiga ini diharapkan dapat semakin memperkuat ikatan antara Arema FC dan Aremania, tidak hanya sebagai atribut pertandingan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup. Arema FC pun sudah merencanakan akan menggunakan jersey tersebut dalam laga kandang terdekat di kompetisi BRI Super League 2025/2026, yakni saat melawan Madura United di Stadion Kanjuruhan, Selasa (23/12) pekan depan.

 

"Insya Allah sudah siap digunakan oleh tim dalam laga home terdekat," tutupnya.

18 December 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

 

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sayembara desain training and sport center J-99 Arema FC yang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur FTSP ITN Malang ini secara resmi ditutup pada (27/6/2022) malam. Dalam kurun waktu pendaftaran, setidaknya mampu menghimpun 1000 pendaftar yang masuk dalam database penyelenggara.

“Sejak awal dibuka antusias pendaftar yang kita himpun melalui situs resmi Arema FC sangat luar biasa, hingga hari terakhir sudah masuk 1000 pendaftar. Meski tidak semuanya mengirimkan karya karena waktu yang dibatasi, namun animonya menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya terpaku dari sisi olahraga saja, tapi juga keilmuan lainnya termasuk desain arsitektur,” ungkap media officer Arema FC,  Sudarmaji.

Apresiasi juga diberikan  kepada pendaftar yang begitu antusias meski secara rentang waktu bisa dikatakan cukup mepet sejak diumumkan pada 27 Mei lalu namun hal itu tidak mengurangi semangat pendaftar untuk menghasilkan karya untuk memperebutkanhadiah dengan  total 100 Juta Rupiah ini.


“Di hari-hari terakhir memang kami banyak menerima permintaan dari pendaftar apakah akan ada penjadwalan ulang karena waktunya memang bisa dibilang cukup mepet, tapi kami sangat yakin jika waktu tidak akan menghalangi semangat peserta sayembara ini untuk berkarya. Jadi kami tegaskan bahwa sayembara tetap berjalan sesuai jadwal seperti arahan dari Presiden Arema FC,” ungkapnya.

Kini,  sayembara desain training and sport center Arema FC memasuki tahap kurasi yang akan dilakukan oleh dewan juri pada 27-28 Juni 2022. Dalam kurasi ini, menghimpun lebih dari 70  karya yang masuk dalam persyaratan penilaian yang ditetapkan oleh penyelenggara. “Semoga kurasi berjalan dengan lancar hingga sampai nanti di pengumuman pemenang yang akan dilakukan pada 2 Juli mendatang,” tambah  Sudarmaji.

Referensi dari sayembara desain Training And Sport Center J-99 Arema FC ini nantinya juga memiliki kans besar untuk menjadi ikon kota, sebab hal ini tidak lepas dari unsur kebanggaan bersama yang menjadi nilai bersama yang ditonjolkan dalam  arsitektur bangunan.

28 June 2022

PSSI dan Arema FC bantu 80 Face Shield Bagi Tenaga Medis

PSSI dan Arema FC bantu 80 Face Shield Bagi Tenaga Medis

 

Arema FC terus melakukan upaya untuk meredam penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membantu kerja para medis agar terlindungi

CEO Arema FC Ir. R. Agoes Soerjanto menyampaikan bantuan ini diserahkan kepada jajaran TNI di Malang melalui Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Zainuddin hari ini di Posko Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC) di Malang

"Kami respect dengan perjuangan para medis, termasuk upaya TNI/Polri bersama kalangan kampus, seperti di Malang yang menggagas ide Kampung Tangguh, dimana salah satunya memberikan pelatihan terkait penanganan medis baik pasien maupun jenazah karena korban Corona, karena itu sebagai pelengkap APD, Face Shield ini sangat dibutuhkan, untuk ini  kami serahkan ke TNI/Polri untuk mendistribusikannya," paparnya.

Ditambahkan Agoes, bantuan ini juga mendapat dukungan PSSI sebagai induk organisasi klub sepakbola untuk respect terhadap penanganan Corona di daerah. Bantuan ini support langsung dari Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto.


Sementara Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Zainuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Arema FC dan PSSI atas bantuan tersebut, karena kebutuhan APD sangat dibutuhkan bagi rekan rekan medis yang bekerja mulai di fasilitas kesehatan di kampung desa kelurahan sampai rumah sakit rujukan.

 


"APD tentunya masih sangat dibutuhkan, kerja para medis perlu mendapat dukungan keselamatan, ini juga untuk mengantisipasi seandainya wabah mengalami peningkatan," ujarnya.

 


Khusus di wilayah Malang Raya, telah dilakukan sosialisasi dan simulasi Kampung Tangguh ketika menghadapi situasi darurat, maka tidak hanya para medis yang  siaga, namun kelompok masyarakat juga perlu dipahamkan tentang penanganan secara mandiri, kebutuhan APD tentu sangat banyak dibutuhkan.


Sebelumnya Arema FC yang tergabung dalam gerakan MBLC (Malang Bersatu Lawan Corona) juga melakukan aktifitas sosial peduli dampak Corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, hand sanitizer dan APD, serta distribusi sembako kepada warga terdampak.

23 April 2020

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Patenkan Kurikulum, Arema FC Rekrut Pelatih Berlisensi A AFC untuk Akademi Arema

Patenkan Kurikulum, Arema FC Rekrut Pelatih Berlisensi A AFC untuk Akademi Arema

Langkah strategis demi mencetak lebih banyak pemain profesional dari Akademi Arema dilakukan oleh Arema FC dengan merekrut pelatih berlisensi A AFC, Agus Yuwono.

Agus Yuwono  didatangkan sebagai direktur pengembangan kurikulum Akademi Arema yang memiliki tugas bagaimana membangun pondasi yang kuat baik dari sisi teknis latihan hingga ke permainan secara tim dan individu.

"Alhamdulillah Akademi Arema mencoba terus berkembang untuk mencapai target jangka panjang, salah satunya dengan kesepakatan yang sudah kita jalin dengan Coach Agus Yuwono yang masuk menjadi bagian dari Akademi Arema sebagai direktur pengembangan kurikulum Akademi Arema," ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.

Pengembangan kurikulum menjadi hal yang penting untuk dilakukan oleh Akademi Arema karena menjadi dasar kemana kemampuan siswa Akademi Arema secara teknis akan diarahkan.

"Sepak bola usia muda harus memiliki pakem pembinaan yang terarah, karena di jenjang ini sangat menentukan," papar Sudarmaji.

Bagi Agus Yuwono, bekerja untuk Arema FC terutama di sektor pembinaan usia muda  adalah panggilan hati, hal itu tidak lepas dari karirnya yang tidak lepas dari tim Singo Edan di era Galatama.

"Tentu saja saya sangat antusias untuk bisa memberikan kontribusi pada Arema FC, saya siap untuk bekerjasama dengan teman-teman pelatih di Akademi Arema yang bagi saya sudah seperti keluarga sendiri," ungkap Agus Yuwono.

Di Akademi Arema sendiri Agus Yuwono akan terlibat dalam pengembangan siswa di semua  kelompok usia, yakni  U-12, U-14, U-16, U-18 dan  U-20.
 

04 June 2021

Arema FC U-17 Bicara Kans dan Derby Malang di Piala Suratin 2019

Arema FC U-17 Bicara Kans dan Derby Malang di Piala Suratin 2019

Arema FC U-17 menyambut antusias gelaran Piala Suratin 2019, di ajang ini nantinya ongis licek berada di Grup E dengan calon lawan diantaranya adalah Blitar Poetra, Malang United dan Putra ASIFA.

Pelatih Arema FC U-17,  Alief Syafrizal menuturkan bahwa timnya saat ini dalam kondisi onfire dalam menghadapi kompetisi tersebut.  “Persiapan tim sejauh ini bagus tidak ada kendala apapun, karena tim sudah berkumpul cukup lama & mayoritas pemain adalah dari akademi arema sendiri. Semua pemain dalam kebugaran dan kondisi baik” paparnya.

Hanya saja Alief mengingatkan kepada pemainnya untuk tidak meremehkan lawan. “Semua lawan yang kita hadapi di grup E ini saya rasa juga telah mempersiapkan timnya secara matang. Selalu saya katakan dan sampaikan kepada para pemain untuk terus menanamkan rasa respect dengan menghormati calon lawan. Siapapun lawan kami. Jangan minder ketika bertemu lawan kuat & jangan pula sombong ketika dirasa lawannya lemah karena pantang bagi kami untuk meremehkan calon lawan,” tuturnya.

Menariknya,  di Grup E ada dua tim asal Malang, yakni Putra Asifa dan Malang United. Menurut Alief hal itu bukan menjadi masalah dan tidak akan mengurangi konsentrasi  permainan. “Terkait dengan derby malang yang akan terjadi, tetap saya akan menggunakan pola permainan yang selama ini diterapkan di latihan. Saya kira nanti pertandingan akan berjalan seru, semua kembali kepada mental pemain di lapangan. Maka dari itu para pemain harus tetap bisa kontrol emosi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan tim sendiri” ungkapnya.

 

Pastikan login menjadi member aremafc.com untuk pembelian tiket online Arema FC vs Persebaya Surabaya 

 

13 August 2019

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY