BERITA

Arema FC Women U-15 Alihkan Fokus ke Semifinal Hadapi Cipta Cendikia

Arema FC Women U-15 Alihkan Fokus ke Semifinal Hadapi Cipta Cendikia

KUDUS – Arema FC Women U-15 menutup fase penyisihan Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 Putaran Nasional dengan kekalahan. Tim berjuluk Ongis Kodew Junior harus mengakui keunggulan Mojang Priangan dengan skor 0-3 pada pertandingan terakhir Grup, Kamis (9/7), di Super Soccer Arena (SSA), Kudus.

Hasil tersebut membuat Arema FC Women U-15 gagal menyapu bersih seluruh pertandingan di fase grup. Meski demikian, kekalahan itu tidak mengubah langkah tim asuhan pelatih Pepe yang telah memastikan tiket ke babak semifinal.

Pelatih Arema FC Women U-15 Nanang Habibi mengungkapkan kekalahan dari Mojang Priangan dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah rotasi pemain yang kembali dilakukan untuk menjaga kondisi skuad menjelang fase gugur.

"Pada pertandingan ketiga ini kami kembali melakukan rotasi pemain seperti pertandingan sebelumnya. Anak-anak kurang begitu fokus dan kurang bermain lepas, sehingga skema permainan yang sudah kami siapkan tidak berjalan maksimal," ujar Pepe, sapaan akrabnya.

Menurutnya, laga melawan Mojang Priangan menjadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi semifinal. Dia menilai para pemain perlu kembali menemukan kepercayaan diri dan tampil lebih berani agar permainan tim kembali berkembang.

Menjelang babak empat besar, Arema FC Women U-15 langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi lawan yang dipastikan merupakan juara grup dari Grup B, Cipta Cendikia. Karena itu, tim pelatih akan memaksimalkan waktu jeda untuk melakukan pembenahan, baik dari sisi mental, taktikal, maupun pemulihan kondisi fisik pemain.

"Kami akan menyiapkan mental semua pemain dengan baik. Bagaimanapun lawan di semifinal adalah juara grup, jadi kami tidak boleh meremehkan. Kami juga akan melakukan evaluasi secara taktikal agar penampilan tim lebih baik," katanya.

Selain evaluasi teknis, tim pelatih juga memberikan perhatian terhadap proses pemulihan pemain. Usai pertandingan melawan Mojang Priangan, seluruh skuad langsung menjalani sesi ice bath recovery untuk mempercepat pemulihan setelah tiga laga beruntun di fase grup.

"Ada jeda satu hari untuk recovery setelah pertandingan. Kami langsung melakukan ice bath recovery dan akan mengajak anak-anak refreshing sejenak agar tingkat kejenuhannya berkurang, sehingga mereka bisa kembali fokus menghadapi babak semifinal," pungkasnya.

Dengan evaluasi yang dilakukan dan waktu pemulihan yang tersedia, Arema FC Women U-15 bertekad bangkit di babak semifinal demi menjaga peluang meraih prestasi terbaik pada ajang Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 Putaran Nasional. (*)

10 July 2026

Diego Luiz Landis Datang, Siap Kokohkan Pertahanan Singo Edan

Diego Luiz Landis Datang, Siap Kokohkan Pertahanan Singo Edan

MALANG – Arema FC kembali menambah kekuatan untuk menghadapi kompetisi 2026/2027. Manajemen Singo Edan resmi memperkenalkan bek tengah asal Brasil, Diego Luiz Landis, sebagai amunisi anyar untuk memperkokoh lini pertahanan tim.

Perekrutan Diego menjadi bagian dari upaya Arema FC membangun skuad yang lebih kompetitif menghadapi musim baru. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kualitas sekaligus memperdalam persaingan di sektor belakang.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, bahwa perekrutan Diego Landis merupakan hasil evaluasi tim pelatih terhadap kebutuhan di lini pertahanan.

"Kami menyambut Diego Landis sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan kualitas, pengalaman, dan memperkuat kedalaman skuad di lini belakang. Kami percaya Diego memiliki karakter bermain yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi yang panjang," ujar Yusrinal.

Diego Luiz Landis lahir di Paranavaí, Brasil, pada 3 Mei 1998. Bek tengah bertinggi 1,93 meter itu dikenal memiliki keunggulan dalam duel udara, kuat dalam menjaga area pertahanan, serta memiliki ketenangan saat membangun serangan dari lini belakang.

Sebelum bergabung dengan Arema FC, Diego Landis menimba pengalaman di sejumlah klub luar negeri. Dia pernah menjadi bagian dari tim B FC Porto di Portugal, kemudian melanjutkan karier di Thailand bersama Chiangrai United dan Khon Kaen United. Pada musim terakhir, Diego memperkuat Terengganu FC di Liga Super Malaysia dengan mencatatkan penampilan yang konsisten sepanjang kompetisi.

Yusrinal menilai pengalaman Diego bermain di berbagai kompetisi internasional akan menjadi modal penting bagi Arema FC dalam mengarungi musim 2026/2027.

"Kami berharap Diego bisa segera beradaptasi dengan tim dan memberikan kontribusi maksimal. Pengalamannya bermain di beberapa negara menjadi nilai tambah yang kami yakini dapat membantu meningkatkan kualitas lini pertahanan Arema FC," tambahnya.

Dengan bergabungnya Diego Luiz Landis, Arema FC semakin optimistis memiliki fondasi pertahanan yang solid untuk bersaing pada musim 2026/2027. Kehadiran bek asal Brasil tersebut juga menjadi bukti keseriusan manajemen dalam memenuhi kebutuhan tim sesuai rekomendasi jajaran pelatih.

Selamat datang di Bumi Arema, Diego Luiz Landis. Salam Satu Jiwa! (*)

10 July 2026

Matheus Blade Sudah Join Latihan, Senang dengan Aktivitas Arema FC dalam Perekrutan Pemain

Matheus Blade Sudah Join Latihan, Senang dengan Aktivitas Arema FC dalam Perekrutan Pemain

Malang – Satu per satu penggawa asing Arema FC mulai berdatangan dalam sesi latihan tim. Kini pemain yang musim lalu sudah menjadi bagian penting dari skuad Singo Edan, Matheus Blade, juga sudah bergabung latihan. Pemain asal Brasil ini langsung membaur dan melahap menu latihan bersama pada Kamis (9/7) pagi, menyusul rekan-rekan setimnya yang sudah sepekan terakhir lebih dulu berlatih. 

Kembali merapatnya Blade membawa optimisme tinggi di dalam tim, terutama setelah melihat kesiapan skuad dalam menyongsong kompetisi 2025/2026.

Pemain yang dikenal lewat gaya mainnya yang lugas dan tak kenal kompromi ini mengaku sangat bahagia bisa kembali merumput bersama Arema FC. Baginya, ada faktor krusial yang membuatnya begitu optimistis menatap kompetisi musim ini: terjaganya kerangka utama tim.

Blade mengungkapkan bahwa keputusan manajemen untuk mempertahankan mayoritas komposisi pemain dari musim lalu adalah langkah yang sangat tepat. Hal ini membuat chemistry antar-pemain tidak perlu dibangun kembali dari nol.

"Saya sangat senang bisa kembali ke sini, terutama karena ada banyak pemain dari musim kemarin yang tetap bertahan di dalam tim," ujarnya.

Tidak hanya itu, Blade juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pergerakan manajemen dalam mendatangkan amunisi lokal baru. Kehadiran para pemain baru ini dinilai langsung mendongkrak kualitas latihan dan kedalaman skuad Singo Edan.

"Saya juga senang karena pemain-pemain lokal yang datang untuk musim ini memiliki kualitas yang sangat bagus. Skuad ini sekarang jauh lebih kompak dan memiliki mentalitas yang kuat untuk melakukan hal yang lebih baik dari musim kemarin," sambungnya.

Di musim keduanya, Blade enggan mematok target pribadi yang egois untuk musim depan. Sekalipun musim lalu dia tercatat sebagai pemain dengan statistik apik, salah satunya dominan dalam hal tackle.

Menurutnya, penghargaan individu yang apik hanyalah buah manis dari kerja keras kolektif seluruh tim di lapangan. "Kalau target pribadi, semua pemain pasti punya keinginan untuk memberikan yang terbaik dan menonjol. Tapi menurut saya, performa individu yang bagus itu baru akan keluar kalau permainan tim secara kolektif sudah berjalan dengan baik. Jadi, fokus pertama saya adalah berjuang demi tim, baru setelah itu memikirkan statistik pribadi," pungkasnya. (*)

09 July 2026

Sudah Pastikan Tiket Semifinal, Arema FC Women U-18 Pantang Kendur di Laga Ketiga

Sudah Pastikan Tiket Semifinal, Arema FC Women U-18 Pantang Kendur di Laga Ketiga

KUDUS – Arema FC Women U-18 memastikan langkah ke babak semifinal Hydroplus Soccer League 2025/2026 Putaran Nasional setelah meraih dua kemenangan beruntun pada fase penyisihan grup. Hasil tersebut membuat tim berjuluk Ongis Kodew telah mengamankan tempat di empat besar sekaligus menjaga peluang menutup fase grup sebagai juara grup.

Kepastian lolos diraih setelah Arema FC Women U-18 menundukkan Samba Persada Women dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua di Super Soccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Gol tunggal Oktavia Safara menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut sekaligus mengantar Arema FC Women U-18 mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Sebelumnya, Syafia Tristalia Chorlienka dan kawan-kawan juga sukses mengawali perjalanan di putaran nasional dengan kemenangan 1-0 atas Mojang Priangan. Raihan enam poin membuat Arema FC Women U-18 sudah tidak mungkin lagi disalip tim lain di grup. Satu-satunya tim yang memiliki peluang menyamai perolehan poin adalah Mojang Priangan, namun unggul head-to-head membuat posisi Arema tetap berada di atas.

Pelatih Arema FC Women U-18 Nanang Habibi mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menjaga konsistensi permainan hingga memastikan tiket ke semifinal lebih cepat. "Alhamdulillah, kami bersyukur bisa memastikan tiket ke babak semifinal setelah meraih dua kemenangan. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pemain yang terus menunjukkan perkembangan dan mampu menjalankan instruksi dengan baik di setiap pertandingan," ujar Nanang.

Meski target lolos ke semifinal telah tercapai, Nanang menegaskan timnya tidak ingin mengendurkan semangat pada laga terakhir fase grup. Menurutnya, status juara grup tetap menjadi target yang harus diperjuangkan.

"Pada pertandingan ketiga nanti, kami akan tetap menyiapkan tim dengan sebaik mungkin. Meskipun kami sudah meraih dua kemenangan, target kami belum berubah. Kami ingin menyelesaikan putaran penyisihan sebagai juara grup. Karena itu, para pemain harus tetap fokus, disiplin, dan tidak menganggap remeh pertandingan agar kami bisa melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri yang lebih baik," tegasnya.

Dengan satu pertandingan penyisihan grup yang masih tersisa, Arema FC Women U-18 kini memburu kemenangan untuk mengunci posisi sebagai juara grup. Modal dua kemenangan beruntun diharapkan mampu menjadi bekal positif bagi Ongis Kodew untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat pada babak semifinal Hydroplus Soccer League 2025/2026. (*)

09 July 2026

Terkait Spekulasi Liga 1 Putri 2026, Arema FC Women Hormati Pra-Liga Sebagai Uji Coba Regulasi

Terkait Spekulasi Liga 1 Putri 2026, Arema FC Women Hormati Pra-Liga Sebagai Uji Coba Regulasi

MALANG – Munculnya daftar enam tim yang disebut-sebut akan ambil bagian dalam Liga 1 Putri 2026 memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pecinta sepak bola putri Indonesia. Enam tim tersebut berasal dari wilayah Jabodetabek, yakni Persita Tangerang, Persija Jakarta, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan Dewa United.

Situasi tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan klub-klub lain, termasuk Arema FC Women yang selama ini tetap konsisten menjalankan pembinaan meski kompetisi sepak bola putri nasional belum kembali bergulir secara penuh sejak 2019.

Menanggapi berkembangnya informasi tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Women, Nanang Habibi memberikan penjelasan berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyelenggara. Menurut pelatih yang akrab disapa Coach Pepe itu, ajang yang hanya diikuti enam tim dari wilayah Jabodetabek tersebut merupakan pra-liga yang bertujuan menguji sistem dan regulasi kompetisi, bukan Liga 1 Putri secara penuh.

"Arema FC Women siap. Cuma info dari penyelenggara, ini hanya percobaan sistem dan regulasi, makanya pakai wilayah Jabodetabek," ujar Coach Nanang.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyelenggara, terdapat beberapa poin penting mengenai pelaksanaan ajang tersebut. Pertama, kegiatan tersebut masih berstatus pra-liga sehingga belum menjadi kompetisi resmi Liga 1 Putri. Kedua, fokus utama penyelenggaraan adalah menguji sistem kompetisi, regulasi, serta aspek operasional sebagai bahan evaluasi sebelum kompetisi digelar secara penuh. Ketiga, pemilihan peserta yang seluruhnya berasal dari wilayah Jabodetabek dilakukan karena pertimbangan efisiensi dan kemudahan koordinasi selama masa simulasi. 

Setelah seluruh proses evaluasi tersebut selesai, kompetisi Liga 1 Putri secara nasional direncanakan akan digelar dalam skala yang lebih luas. Coach Nanang menegaskan bahwa Arema FC Women menghormati setiap tahapan yang sedang dipersiapkan PSSI dalam membangun kembali kompetisi sepak bola putri nasional. 

Menurutnya, fase pra-liga merupakan langkah positif untuk memastikan kompetisi berjalan lebih profesional ketika resmi digelar. "Istilahnya mungkin ini baru pra-liga. Kalau kita di Arema FC Women prinsipnya selalu siap, baik ikut pra-liga maupun liganya yang sesungguhnya nanti,"* tegasnya.

Meski tidak terlibat pada fase uji coba regional tersebut, program pembinaan Arema FC Women tetap berjalan sesuai rencana. Tim berjuluk Ongis Kodew terus menjalankan latihan secara berkesinambungan dan konsisten mengembangkan pemain melalui pembinaan kelompok usia.

Komitmen tersebut kembali terlihat melalui kiprah Arema FC Women U-15 dan U-18 yang tampil pada Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026 di Kudus. Pengalaman bertanding di level nasional menjadi bagian dari proses pembentukan kualitas pemain sekaligus bukti bahwa pembinaan sepak bola putri di Arema FC terus berjalan.

Arema FC Women menegaskan akan terus mempersiapkan tim sebaik mungkin dan siap ambil bagian kapan pun kompetisi maupun turnamen resmi sepak bola putri nasional kembali digelar. Klub juga berharap tahapan pra-liga yang tengah dipersiapkan PSSI dapat menjadi fondasi yang kuat bagi lahirnya kompetisi sepak bola putri Indonesia yang semakin profesional dan berkelanjutan. (*)

09 July 2026

Arema FC Women U-15 Pastikan Tiket Semifinal, Kini Incar Status Juara Grup

Arema FC Women U-15 Pastikan Tiket Semifinal, Kini Incar Status Juara Grup

KUDUS – Arema FC Women U-15 memastikan langkah ke babak semifinal putaran nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026. Kepastian itu diraih setelah Kesya Arabella dan kawan-kawan mencatat kemenangan kedua di fase grup dengan menaklukkan Putri Tangsel City U-15 dengan skor 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Super Soccer Arena (SSA), Kudus, Selasa (7/7).
Hasil tersebut membuat anak asuh Nanang Habibi ini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Pelatih Arema FC Women U-15, Nanang Habibi mengaku bersyukur timnya mampu mencapai target awal, yakni memastikan lolos ke babak semifinal.

"Alhamdulillah, target untuk lolos sudah tercapai. Sekarang tinggal penentuan juara dan runner-up grup," ujar Nanang.

Menurutnya, penampilan anak asuhnya pada laga kedua menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding pertandingan pembuka. Evaluasi yang dilakukan setelah laga pertama mampu dijalankan dengan baik oleh seluruh pemain.

"Di pertandingan kedua anak-anak terlihat bermain lebih lepas. Dari hasil evaluasi pertandingan pertama, kami menilai mereka masih kurang berani menguasai bola secara organisasi sehingga permainan belum maksimal. Mereka menunjukkan perkembangan yang sangat baik, bermain lebih tenang, berani mengalirkan bola, organisasi menyerang, transisi hingga bertahan berjalan dengan baik. Anak-anak juga mampu memanfaatkan ruang dan berani melakukan spekulasi tembakan dari luar kotak penalti," jelasnya.

Meski tiket semifinal telah dikantongi, Arema FC Women U-15 belum ingin mengendurkan ambisinya. Pada pertandingan terakhir fase grup, Arema FC Women au-15 akan menghadapi Mojang Priangan U-15, wakil Regional Bandung, untuk memperebutkan status juara grup.

Pria dengan sapaan akrab Pepe ini menegaskan timnya tetap memburu kemenangan demi menjaga momentum sekaligus meraih hasil terbaik sebelum memasuki babak semifinal.

"Untuk pertandingan terakhir kami tetap akan mengamati hasil dari grup sebelah. Namun target kami tetap sama, yaitu meraih tiga poin pada laga ketiga," tegasnya.

Laga kontra Mojang Priangan yang akan berlangsung Kamis (9/7) diprediksi berlangsung sengit. Selain menentukan posisi juara grup, pertandingan tersebut juga menjadi modal penting bagi Arema FC Women U-15 untuk menjaga kepercayaan diri menghadapi fase gugur dan melanjutkan perjuangan meraih prestasi di putaran nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026. (*)

08 July 2026

Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 Banjir Peminat hingga Luar Pulau

Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 Banjir Peminat hingga Luar Pulau

MALANG – Daya tarik Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 benar-benar luar biasa. Baru sekitar sepekan dibuka, turnamen sepak bola usia dini ini langsung kebanjiran peminat, bahkan sukses memikat antusiasme tinggi dari tim-tim luar pulau yang jauh. Ajang yang dipusatkan di ARG Soccerfield Lawang ini digelar khusus untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Arema FC ke-39 sekaligus menyambut momen hangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sepanjang bulan Agustus 2026.

Animo yang melesat tajam ini diakui langsung Head of Academy Arema FC Riyan Meidi Wijaya. Bahkan di salah satu kategori, jumlah pendaftar sudah meluber melampaui slot yang disediakan.

"Antusiasme tahun ini benar-benar di luar ekspektasi kami, terutama melihat tim-tim dari luar pulau yang jauh juga sangat bersemangat untuk ikut serta. Untuk Kategori Usia (KU) 14 tahun saja, kuota awal kami sebenarnya hanya 16 tim, tetapi saat ini sudah ada 19 tim yang mendaftar dan masih ada yang ingin mendaftar juga. Kami sedang merumuskan formula terbaik agar semua bisa terakomodasi dengan baik tanpa mengurangi kualitas kompetisi," ujar Riyan Meidi Wijaya.

Riyan menambahkan bahwa festival tahun ini sengaja dikemas berbeda karena mengawinkan atmosfer kompetisi sepak bola dengan selebrasi kemerdekaan. Selain pertandingan sengit di lapangan, penonton dan keluarga pemain akan dimanjakan dengan deretan Tenda UMKM yang menjajakan produk lokal. Tak ketinggalan, nuansa Agustusan akan semakin kental dengan adanya penghargaan khusus untuk Suporter Terbaik yang paling kreatif dan tertib, serta berbagai kejutan doorprize menarik yang disiapkan oleh panitia di lokasi acara.

Nama besar Akademi Arema FC pun terbukti sukses menembus batas wilayah nasional. Alhasil, festival ini tidak hanya menarik untuk menjadi panggung bagi tim-tim lokal Malang Raya, namun sampai ke wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Jember, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Probolinggo, Gresik, dan Sidoarjo. 

Hebatnya, magnet turnamen ini meluas hingga ke Jawa Barat dengan hadirnya tim dari Purwakarta yang sudah memastikan ikut serta. Selain itu, perwakilan dari luar pulau yang siap merapat dan menempuh perjalanan jauh ke Malang di antaranya berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar)  hingga Enrekang (Sulawesi Selatan). 

"Mereka siap bersaing memperebutkan jadi yang terbaik terbaik di Bumi Arema," tegas dia.

Festival Sepakbola Arema FC Grassroot 2026 ini akan mempertandingkan tiga kelompok usia. Untuk yang pertama  KU-10 (Kelahiran 2016–2017) yang akan digelar 15–16 Agustus 2026 dengan kuota 40 team dan saat ini sudah mencapai 23 pendaftar. Lalu KU-12 (Kelahiran 2014–2015) yang akan digelar  22–23 Agustus 2026 dengan kuota 40 tim dan sudah mencapai 32 peserta. Sedangkan yang ketiga untuk KU-14 (Kelahiran 2012–2013) dan akan digelar 27–29 Agustus 2026, dengan kuota 16 tim tapi sudah ada 19 pendaftar. 

Saat ini masih terbuka bagi tim yang ingin segera mendaftar kepada panitia melalui kontak 0851 0044 0270 (Izza) atau 0877 8336 9820 (Sasa). Informasi terupdate juga bisa diakses melalui akun Instagram resmi @aremafootballacademy_official. (*)

07 July 2026

Arema FC Women U-18 Susul Jejak U-15 Menang, Kejutkan Akademi Persib Bandung

Arema FC Women U-18 Susul Jejak U-15 Menang, Kejutkan Akademi Persib Bandung

MALANG – Arema FC Women U-18 tak mau ketinggalan mengikuti jejak juniornya, tim U-15, dengan mengawali Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2026/2027 lewat kemenangan. Bertanding di Super Soccer Arena, Kudus, Senin (6/7), skuad Singo Edan Putri sukses membuat kejutan dengan menundukkan Akademi Persib Bandung dengan skor tipis 1-0.

Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Arema FC Women U-18 dalam mengawali persaingan di level nasional. Menghadapi salah satu tim unggulan, pasukan asuhan Nanang Habibi tampil disiplin, bekerja keras sepanjang pertandingan, dan mampu mengamankan tiga poin penting.

Gol semata wayang kemenangan Arema FC Women U-18 dicetak Oedaija O'Shea pada menit ke-48. Memanfaatkan peluang di awal babak kedua, Oedaija sukses membobol gawang Akademi Persib Bandung sekaligus memastikan kemenangan Singo Edan Putri.

Dipimpin kapten Syafia Tristalia Chorlienka, Arema FC Women U-18 menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan. Lini pertahanan juga tampil solid dalam meredam berbagai upaya serangan lawan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Arema FC Women U-18, Nanang Habibi, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu mengawali turnamen dengan kemenangan.

 "Alhamdulillah kami bersyukur bisa meraih tiga poin pada pertandingan ini. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang sudah berjuang sepanjang laga. Hasil ini menjadi bekal yang baik untuk menghadapi pertandingan berikutnya," ujar Nanang.

Meski demikian, Coach Nanang menegaskan timnya masih memiliki sejumlah aspek permainan yang harus segera dibenahi agar mampu tampil lebih baik pada laga berikutnya.

"Tentu masih ada pekerjaan rumah untuk tim U-18. Dari sisi permainan, tempo kami masih terlalu lambat dan transisi menyerang juga belum berjalan maksimal. Semoga pada pertandingan berikutnya kami bisa tampil lebih baik dan lebih maksimal lagi," tambahnya.

Kemenangan atas Akademi Persib Bandung menjadi awal positif bagi Arema FC Women U-18 dalam perjuangan di Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2026/2027. Raihan tiga poin ini sekaligus menyusul keberhasilan tim U-15 yang juga mengawali turnamen dengan kemenangan pada laga perdana.

Arema FC Women U-18 kini mengalihkan fokus ke pertandingan kedua Grup C menghadapi Samba Persada Women. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Super Soccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Kemenangan akan menjadi target berikutnya  untuk menjaga peluang melangkah ke fase selanjutnya. (*)

07 July 2026

Arema FC Bidik Fondasi Kuat di Piala Presiden 2026

Arema FC Bidik Fondasi Kuat di Piala Presiden 2026

MALANG – Arema FC siap mengawali perjalanan musim 2026/2027 dengan tampil pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang akan digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Bagi Singo Edan, ajang ini menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan tim sekaligus mematangkan seluruh aspek permainan sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Konferensi pers sekaligus pengundian grup Piala Presiden 2026 telah berlangsung di Jakarta pada Senin (6/7). Dalam agenda tersebut, Arema FC diwakili oleh Dendi Santoso dan Head Public Relations & Marcomm Munif Wakid, yang hadir bersama perwakilan klub peserta lainnya. Hasil pengundian menempatkan Singo Edan di Grup A bersama Persib Bandung, Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam). Seluruh pertandingan Grup A akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Sementara itu, Grup B yang akan memainkan seluruh pertandingannya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC (Thailand).

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, bahwa Piala Presiden memiliki peran strategis dalam proses pembentukan tim. Turnamen pramusim menjadi kesempatan bagi jajaran pelatih untuk melihat perkembangan skuad secara menyeluruh setelah menjalani rangkaian persiapan.

"Misinya sama seperti turnamen pramusim yang lain. Kalau kami bisa juara, tentu itu menjadi bonus. Tetapi tujuan utama kami adalah melihat kesiapan tim sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi," ujar Yusrinal.

Menurutnya, seluruh pemain akan dibawa ke Bandung agar tim pelatih memiliki gambaran utuh mengenai kondisi skuad. Setiap pertandingan akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi performa individu maupun kolektif, sekaligus memperkuat chemistry antarpemain serta implementasi strategi yang telah dipersiapkan. Kehadiran seluruh pemain diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi dan pemantapan tim menjelang bergulirnya kompetisi resmi musim 2026/2027.


Arema FC optimistis Piala Presiden 2026 akan menjadi tahapan penting dalam menyempurnakan komposisi tim. Selain mengasah organisasi permainan, turnamen ini juga menjadi sarana mengembalikan ritme bertanding para pemain setelah menjalani masa persiapan.

Meski menjadikan Piala Presiden sebagai bagian dari proses pembentukan tim, Arema FC tetap berkomitmen tampil kompetitif di setiap pertandingan. "Semangat juang dan karakter khas Singo Edan akan terus menjadi identitas tim dalam setiap laga, sembari membangun fondasi yang kuat untuk mengarungi musim 2026/2027," tegasnya.

Dengan dukungan penuh Aremania, Arema FC optimistis dapat memanfaatkan Piala Presiden 2026 sebagai pijakan awal untuk menghadirkan performa terbaik sepanjang musim. Setiap pertandingan akan menjadi bagian dari proses membangun tim yang solid, kompetitif, dan siap bersaing di seluruh ajang yang diikuti pada musim 2026/2027. (*)

06 July 2026

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

MALANG – Manajemen Arema FC akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Singa yang belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania. Setelah memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu cukup lama, kini klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah. Langkah tersebut sekaligus menjadi babak baru dalam upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo Singa Bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa sikap diam yang selama ini diambil manajemen bukan berarti tidak bergerak. Sebaliknya, Arema FC sengaja memilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas keluarga besar Aremania serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Diam bukan berarti tidak bergerak. Selama ini kami memilih pendekatan yang terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, manajemen selama ini tetap membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas Arema. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.

Namun dalam perjalanannya, upaya tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian yang tengah diupayakan.

“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Tegaskan Hak PT AABBI

Di balik langkah tersebut, Arema FC juga menegaskan bahwa secara legitimasi hukum, hak atas nama, merek, logo, dan identitas Arema berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sebagai badan hukum yang menaungi dan mengelola klub profesional Arema FC.

Manajemen menyebut berbagai hak kekayaan intelektual yang berkaitan dengan identitas Arema telah memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya untuk Kelas 41 (jasa hiburan dan olahraga), Kelas 25, dan Kelas 28. Karena itu, PT AABBI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, mengelola, dan melindungi identitas Arema sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto menjelaskan, bahwa perlindungan hukum terhadap merek tidak hanya berbicara mengenai bentuk visual sebuah logo, tetapi juga mencakup unsur nama, fonetik, hingga makna yang melekat pada identitas tersebut.
“Perlindungan merek tidak hanya berbicara soal gambar atau desain. Ada unsur identitas, nama, dan persamaan pada pokoknya yang juga menjadi pertimbangan dalam hukum merek. Karena itu, setiap penggunaan atau pendaftaran yang memiliki keterkaitan dengan identitas Arema harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari sisi visual semata,” jelasnya.

Menurutnya, PT AABBI tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Namun dalam konteks pengelolaan klub profesional dan perlindungan kekayaan intelektual, seluruh tindakan harus tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati sejarah dan kontribusi semua pihak terhadap Arema. Tetapi pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak yang secara hukum melekat pada PT AABBI,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Dimas ini menambahkan bahwa langkah yang ditempuh Arema FC merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tujuannya bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat, Aremania, maupun para mitra klub.

Dimas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum serta mencegah potensi sengketa yang lebih luas di kemudian hari.

Perjuangkan Singa Bertindik

Sementara itu, selain mengajukan keberatan, Arema FC juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo Singa Bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi Aremania yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.

Manajemen menilai persoalan ini perlu segera diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kebingungan di kalangan suporter, mitra, maupun publik sepak bola secara luas. Selain itu, Arema FC juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan identitas atau logo yang memiliki kemiripan dengan merek resmi klub berpotensi menimbulkan persepsi adanya afiliasi dengan Arema FC. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen mengimbau seluruh pihak untuk memastikan setiap penggunaan identitas Arema berada dalam koridor hukum yang berlaku serta melalui entitas resmi yang menaungi klub, yakni PT AABBI.

“Bagi kami, perjuangan ini bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo Singa Mengepal yang kini eksisting tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri, dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” pungkas Yusrinal. (*)

06 June 2026

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai


MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pertemuan jajaran panitia pelaksana (panpel) Arema FC bersama ribuan Aremania di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu (5/4/2026). Konsolidasi bertajuk Arema One Blood ini digelar menjelang laga super big match Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Acara yang berlangsung lancar itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan. Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk menyukseskan pertandingan.

*Momentum Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan*

Dalam sambutannya, General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah,” ujar Yusrinal.

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. “Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya,” tambahnya.

Yusrinal berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

*Seruan Ovan Tobing: Jaga Marwah Arek Malang, Hentikan Kekerasan*

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali,” ujar Ovan.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. Menurut Ovan, pertandingan besar Arema vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. “Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

*6 Poin Nota Kesepahaman dan Komitmen Sepak Bola Tanpa Kekerasan*

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.
2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.
5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.
6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

*Pemkab Malang: Malang Raya Harus Dikenal karena Kedewasaan, Bukan Fanatisme Buta*

Mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam dunia persepakbolaan.

“Sepak bola bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang pembelajaran sosial dan ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai sportivitas, solidaritas, serta pembentukan karakter generasi muda,” ujar Firmando.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, klub, suporter, termasuk dunia usaha. Firmando juga menegaskan bahwa Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya.

“Tentu, kita ingin stadion menjadi ruang yang aman, nyaman, sekaligus membanggakan bagi semua pihak,” pungkas pria yang pernah menjabat Plt Kadispora Kabupaten Malang tersebut.

Dengan digelarnya konsolidasi Arema One Blood ini, seluruh pihak berharap laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 nanti tidak hanya berjalan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.(**)

05 April 2026

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Malang, 16 Februari 2026 – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan Kandang ke-11 Super League 2025/26. Laga antara Arema FC menghadapi Semen Padang FC kemarin (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan laga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara panitia, aparat keamanan, ofisial pertandingan, serta seluruh elemen pendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan ini, termasuk Aremania yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Antusiasme pembelian tiket yang tinggi, serta perilaku tertib baik di luar maupun di dalam stadion, menjadi bukti bahwa pertandingan dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif,” ujar Erwin Hardiyono.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa kelancaran laga ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan menuju penyelenggaraan pertandingan yang semakin baik di kandang Arema FC. Panpel terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar seluruh pertandingan kandang dapat terlaksana dengan standar keamanan dan kenyamanan yang optimal.

“Lancar dan suksesnya pertandingan ini adalah bentuk proses yang terus kami lalui ke arah yang lebih baik. Harapannya, seluruh pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan ke depan dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.

Erwin juga berharap tren positif yang saat ini ditunjukkan oleh tim di lapangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan sikap dan kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara tim dan suporter menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat.

“Kami berharap bukan hanya tim Arema FC yang berada dalam tren positif, tetapi juga didukung oleh perilaku suporter yang semakin baik dan tertib. Hal-hal positif yang terus ditunjukkan dalam penyelenggaraan pertandingan ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kesiapan kami menyambut laga-laga besar ke depan,” jelas Erwin.

Sebagai penutup, Ketua Panpel menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan bergengsi lainnya, termasuk laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April bulan mendatang.~

16 February 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

 

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sayembara desain training and sport center J-99 Arema FC yang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur FTSP ITN Malang ini secara resmi ditutup pada (27/6/2022) malam. Dalam kurun waktu pendaftaran, setidaknya mampu menghimpun 1000 pendaftar yang masuk dalam database penyelenggara.

“Sejak awal dibuka antusias pendaftar yang kita himpun melalui situs resmi Arema FC sangat luar biasa, hingga hari terakhir sudah masuk 1000 pendaftar. Meski tidak semuanya mengirimkan karya karena waktu yang dibatasi, namun animonya menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya terpaku dari sisi olahraga saja, tapi juga keilmuan lainnya termasuk desain arsitektur,” ungkap media officer Arema FC,  Sudarmaji.

Apresiasi juga diberikan  kepada pendaftar yang begitu antusias meski secara rentang waktu bisa dikatakan cukup mepet sejak diumumkan pada 27 Mei lalu namun hal itu tidak mengurangi semangat pendaftar untuk menghasilkan karya untuk memperebutkanhadiah dengan  total 100 Juta Rupiah ini.


“Di hari-hari terakhir memang kami banyak menerima permintaan dari pendaftar apakah akan ada penjadwalan ulang karena waktunya memang bisa dibilang cukup mepet, tapi kami sangat yakin jika waktu tidak akan menghalangi semangat peserta sayembara ini untuk berkarya. Jadi kami tegaskan bahwa sayembara tetap berjalan sesuai jadwal seperti arahan dari Presiden Arema FC,” ungkapnya.

Kini,  sayembara desain training and sport center Arema FC memasuki tahap kurasi yang akan dilakukan oleh dewan juri pada 27-28 Juni 2022. Dalam kurasi ini, menghimpun lebih dari 70  karya yang masuk dalam persyaratan penilaian yang ditetapkan oleh penyelenggara. “Semoga kurasi berjalan dengan lancar hingga sampai nanti di pengumuman pemenang yang akan dilakukan pada 2 Juli mendatang,” tambah  Sudarmaji.

Referensi dari sayembara desain Training And Sport Center J-99 Arema FC ini nantinya juga memiliki kans besar untuk menjadi ikon kota, sebab hal ini tidak lepas dari unsur kebanggaan bersama yang menjadi nilai bersama yang ditonjolkan dalam  arsitektur bangunan.

28 June 2022

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Raih Hasil Positif, Pelatih Arema FC U-16 : Mental dan Karakter Mulai Terbentuk

Raih Hasil Positif, Pelatih Arema FC U-16 : Mental dan Karakter Mulai Terbentuk

Awal putaran kedua Elite Pro Academy U-16 (EPA U-16) memiliki arti penting bagi Arema FC U-16. Hal itu setelah mereka berhasil mengalahkan Persis Solo U-16 dengan skor 1-0 dalam pertandingan yang diadakan di Lapangan A Senayan, Jakarta pada (31/8/2022). Hasil ini sekaligus memutus tren kurang memuaskan saat putaran pertama lalu.

Pelatih Arema FC U-16, Firman Basuki mengakui bahwa kemenangan itu memberikan dampak positif terhadap timnya. “Saya melihat ini adalah awal peningkatan, harus kita akui bahwa kita masih berproses. Mental dan karakter sudah mulai terbentuk,” ungkap Firman.

Melihat kebelakang, Firman menyatakan bahwa timnya membutuhkan adaptasi lebih terkait berbagai aspek. Baik dari sisi mental dan teknis, apalagi menghadapi tim-tim yang kebanyakan sudah melakukan persiapan cukup lama.

“Sebenarnya kalau kita melihat tim-tim lawan secara permainan tidak ada perbedaan yang mencolok, namun hal besar yang berpengaruh bisa jadi adalah soal mental,” sambungnya.

Motivasi terus diberikan Firman kepada pemainnya, apalagi saat ini mereka tengah membawa nama besar Arema untuk bersaing dengan tim-tim lainnya. “Ayo, kalian ini Arema. Main yang berani, jangan pernah takut pada lawan. Itu yang selalu saya katakan pada pemain,” tandasnya.

Usai mengalahkan Persis Solo U-16, Arema FC U-16  akan berhadapan dengan Persija Jakarta U-16. Di pertemuan pertama lalu, Singo Edan Muda kalah tipis dengan skor 1-0.

01 September 2022

Kumpulkan 34 Pemain, Akademi Arema U-20 Gelar Pemusatan Latihan di Kawasan Militer

Kumpulkan 34 Pemain, Akademi Arema U-20 Gelar Pemusatan Latihan di Kawasan Militer

Persiapan lebih awal dilakukan oleh Akademi Arema U-20 untuk menghadapi Elite Pro Academy dengan melakukan pemusatan latihan di kawasan militer Abdurrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang. 

Pemusatan latihan diikuti oleh 34 pemain yang merupakan hasil dari seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pemusatan latihan ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari kedepan, yakni mulai 14-23  April mendatang.

“Sengaja kita jadwalkan persiapan lebih awal, termasuk mengawalinya dengan pemusatan latihan karena banyak yang akan kita lakukan mengingat hampir mayoritas pemain di tim ini adalah pemain baru hasil dari seleksi beberapa waktu lalu, jadi adaptasi menjadi porsi utama di awal persiapan ini,” ungkap direktur teknik Akademi Arema, Joko Susilo.

Dengan dikumpulkannya pemain-pemain tersebut dalam satu kawasan dengan fasilitas mess pemain maka diharapkan proses adaptasi pemain bisa dilakukan dengan lebih cepat. “Harapannya tentu demikian. Kebersamaan tidak hanya dibangun di lapangan, tetapi juga dilakukan di luar lapangan,” tandas Joko Susilo.

Manajer Akademi Arema  di kompetisi Elite Pro Academy, Ganesya Widya Pramana menyatakan bahwa persiapan yang dilakukan merupakan evaluasi dari musim sebelumnya. Dia menegaskan bahwa di musim depan singa-singa muda tidak hanya dituntut untuk berprestasi, tetapi juga melahirkan pemain-pemain potensial untuk menjadi andalan tim senior Arema FC.

“Persiapan kita dalam menyambut Elite Pro Academy untuk musim depan memang sengaja lebih awal, ini merupakan bentu evaluasi dari musim lalu. Sesuai dengan yang diharapkan oleh presiden klub, tidak hanya prestasi yang dikejar, tetapi juga bagaimana pemain-pemain muda potensial akan lahir dari binaan Arema FC sendiri terutama dari Akademi Arema,” ungkap Ganesya.

14 April 2022

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY