09 July 2026
Matheus Blade Sudah Join Latihan, Senang dengan Aktivitas Arema FC dalam Perekrutan Pemain
Malang – Satu per satu penggawa asing Arema FC mulai berdatangan dalam sesi latihan tim. Kini pemain yang musim lalu sudah menjadi bagian penting dari skuad Singo Edan, Matheus Blade, juga sudah bergabung latihan. Pemain asal Brasil ini langsung membaur dan melahap menu latihan bersama pada Kamis (9/7) pagi, menyusul rekan-rekan setimnya yang sudah sepekan terakhir lebih dulu berlatih.
Kembali merapatnya Blade membawa optimisme tinggi di dalam tim, terutama setelah melihat kesiapan skuad dalam menyongsong kompetisi 2025/2026.
Pemain yang dikenal lewat gaya mainnya yang lugas dan tak kenal kompromi ini mengaku sangat bahagia bisa kembali merumput bersama Arema FC. Baginya, ada faktor krusial yang membuatnya begitu optimistis menatap kompetisi musim ini: terjaganya kerangka utama tim.
Blade mengungkapkan bahwa keputusan manajemen untuk mempertahankan mayoritas komposisi pemain dari musim lalu adalah langkah yang sangat tepat. Hal ini membuat chemistry antar-pemain tidak perlu dibangun kembali dari nol.
"Saya sangat senang bisa kembali ke sini, terutama karena ada banyak pemain dari musim kemarin yang tetap bertahan di dalam tim," ujarnya.
Tidak hanya itu, Blade juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pergerakan manajemen dalam mendatangkan amunisi lokal baru. Kehadiran para pemain baru ini dinilai langsung mendongkrak kualitas latihan dan kedalaman skuad Singo Edan.
"Saya juga senang karena pemain-pemain lokal yang datang untuk musim ini memiliki kualitas yang sangat bagus. Skuad ini sekarang jauh lebih kompak dan memiliki mentalitas yang kuat untuk melakukan hal yang lebih baik dari musim kemarin," sambungnya.
Di musim keduanya, Blade enggan mematok target pribadi yang egois untuk musim depan. Sekalipun musim lalu dia tercatat sebagai pemain dengan statistik apik, salah satunya dominan dalam hal tackle.
Menurutnya, penghargaan individu yang apik hanyalah buah manis dari kerja keras kolektif seluruh tim di lapangan. "Kalau target pribadi, semua pemain pasti punya keinginan untuk memberikan yang terbaik dan menonjol. Tapi menurut saya, performa individu yang bagus itu baru akan keluar kalau permainan tim secara kolektif sudah berjalan dengan baik. Jadi, fokus pertama saya adalah berjuang demi tim, baru setelah itu memikirkan statistik pribadi," pungkasnya. (*)