14 September 2026
Jelang Arema FC vs Persik Kediri; Kehadiran Suporter Away Butuh Proses Kematangan, Panpel Imbau Pendukung Tamu Tidak Hadir
Malang – Arema FC bersiap menjamu Persik Kediri dalam laga lanjutan kompetisi resmi pada Jumat, 18 September 2026 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Laga bertajuk Derbi Jawa Timur ini dijadwalkan kick-off pada pukul 15.30 WIB.

Club Match Organizer Chairman (CMOC) atau Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Bram Hady Sulton, mengatakan, pihaknya sangat concern untuk melancarkan jalannya pertandingan. Guna memastikan pertandingan berjalan dengan aman dan lancar, imbauan resmi dikeluarkan Panpel agar suporter tamu tidak dulu hadir dalam away pekan ke-3 Super League 2026/2027 tersebut.
Regulasi Suporter Away Mulai Terbuka, Namun Butuh Proses Matang

Sejatinya, operator kompetisi mulai memberikan lampu hijau bagi suporter away (tamu). Menyikapi perkembangan terbaru, Panpel Arema FC menilai hal tersebut sebagai langkah positif bagi sepak bola nasional.
Kendati demikian, untuk laga tensi tinggi seperti Derbi Jatim ini, diperlukan sikap bijak dan persiapan yang jauh lebih matang.
"Kami sangat menyambut baik arah kebijakan regulator yang mulai memperbolehkan suporter tamu untuk hadir. Namun, kita semua harus realistis bahwa implementasi di lapangan membutuhkan proses adaptasi dan pematangan yang matang dari semua lini," ujar Bram Hady Sulton.
Demi menjaga kondusivitas yang telah terbangun, Bram mengimbau secara komunikatif agar suporter Persik Kediri bersedia menahan diri terlebih dahulu untuk tidak hadir langsung di Stadion Kanjuruhan pada laga Jumat ini. "Langkah ini kita ambil bersama demi kebaikan yang lebih besar, sembari kita mematangkan mekanisme penyambutan suporter tamu di masa depan," imbuhnya.
*Koordinasi Intensif Demi Laga yang Kondusif*
Panpel Arema FC terus berkomunikasi secara intensif dengan berbagai pihak lintas sektor demi menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Koordinasi vertikal dan horizontal terus dimatangkan, terutama dengan Presidium Aremania Utas yang membidangi hubungan antar-suporter, serta jajaran Kepolisian.
"Kami terus membuka ruang dialog dan berkoordinasi melekat dengan teman-teman Presidium Aremania Utas, khususnya divisi yang membidangi hubungan antar-suporter. Komunikasi dengan pihak kepolisian juga berjalan sangat baik untuk memastikan seluruh prosedur pengamanan sesuai standar," tambah Bram.
Tiket Sudah Dibuka, Aremania Jadi Simbol Ketertiban

Penjualan tiket pertandingan Arema FC vs Persik Kediri pun sudah resmi dibuka sejak pekan lalu. Bram menaruh rasa optimis yang tinggi kepada seluruh Aremania dan Aremanita yang akan memadati Stadion Kanjuruhan untuk menjadi motor penggerak ketertiban dan kedewasaan di tribun.
"Kami sangat optimis Aremania mampu menjalankan peran sebagai tuan rumah yang bijak. Mari kita jaga bersama ketertiban ini, hargai proses transisi regulasi ini, dan penuhi stadion dengan energi positif untuk mendukung tim. Ketertiban kita adalah cermin kesiapan kita untuk sepak bola yang lebih maju," tutupnya. (**)
Salam Satu Jiwa!