Iwan Budianto, Waketum PSSI Turun Gunung Lawan Covid-19

Iwan Budianto, Waketum PSSI Turun Gunung Lawan Covid-19

 


Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto bukan sosok baru di dunia sepakbola utamanya di Malang. IB begitu akrab dipanggil beberapa minggu terakhir memilih ‘lockdown’ berada di Malang ditengah kondisi kompetisi dihentikan sampai situasi kembali normal.

 

Meskipun secara fisik melakukan anjuran protokol pemerintah, tapi kecemasannya terhadap dampak virus Covid-19 kepada warga Malang sangat dirasakannya. Karenanya, pria usia 45 tahun asli kelahiran Malang ini melakukan berbagai program untuk membantu warga mauaun pihak yang terdampak akibat Corona.

 

“Sebagai Arek Malang, kami merasa prihatin dan terpanggil. Memang sepakbola kita sedang susah, semua klub dalam kondisi sulit, begitu juga PSSI. Namun, ada yang lebih susah dan sulit berkelit dari adanya Covid, yakni kalangan medis, petugas keamanan, pekerja informal, pekerja harian, para pengendara ojek online. Mereka harus mendapat sentuhan pertolongan,” kata IB.

 

Untuk mengaktulisasikan program tersebut, IB menggandeng mantan klub yang pernah dinaunginya yakni Arema FC. Dengan melibatkan dan kerjasama dengan para pemuda dan karangtaruna di sekitar domisili Kandang Singa, Kantor Arema FC Jl Mayjen Panjaitan 42, program dijalankan.

 

“Aksi ini kami namakan, Bakti Arema FC untuk Arek Malang. Inspirasinya adalah, klub ini telah dibesarkan dan dirawat oleh Arek Arek Malang, karena itu sebagai rasa terima kasih tulus kami, waktunya kita untuk membantu Arek-Arek Malang yang sedang susah dan terdampak dari Corona ini. Ini juga bakti kami untuk Malang Raya yang kami banggakan dan cintai,”paparnya tak terasa matanya berkaca kaca.

 

Program aksi yang dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Mulai saat awal Corona mewabah pada pertengahan Maret lalu, dilakukan aksi penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi, utamanya fokus di kawasan sekitar Kandang Singa yakni di Betek Kelurahan Penanggungan, selanjutnya pembagian hand sanitizer, sabun, masker dan disusul denan pembagian sembako, serta nasi bungkus bagi para pengendara ojek online dan pekerja harian.

 

“Karena meluasnya wabah dan pasien, serta kabar kurangnya APD untuk kalangan para medis. Belakangan kita fokuskan juga untuk membantu mendistribusikan face shield atau alat pelindung muka untuk kalangan medis disejumlah rumah sakit. Face shield juga kami sampaikan kepada jajaran TNI/Polri yang dalam tugasnya berkaitan erat dengan penanganan Corona, seperti melakukan penjagaan terhadap domisili pasien yang diduga terkena Corona, ataupun saat proses pengawalan jenazah karena Covid-19,” paparnya.