Arema FC Gagal Amankan Poin Penuh di Kanjuruhan

18 September 2026

Arema FC Gagal Amankan Poin Penuh di Kanjuruhan

KEPANJEN – Arema FC harus puas berbagi angka usai ditahan imbang Persik Kediri 1-1 pada laga pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026) sore.
Tim Macan Putih mengejutkan publik tuan rumah setelah berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-6 melalui Zanadin Fariz. Namun, Singo Edan merespons dan menyamakan kedudukan lewat gol eksekusi penalti Careca pada menit ke-28.

Laga derby ini juga diwarnai drama dua gol Arema FC yang dibatalkan oleh wasit akibat offside. Gol Careca di babak pertama serta torehan gol Walisson Maia di babak kedua sama-sama dianulir usai peninjauan VAR karena ada pemain dalam posisi offside.

Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, mengaku sangat menyayangkan timnya hanya mampu mengamankan satu poin di kandang. Padahal, timnya tampil mendominasi serangan di paruh kedua pertandingan.

"Pertandingan yang sangat sulit, ini laga derby. Di babak pertama mereka bermain lebih baik dan mengontrol lini tengah. Tetapi di babak kedua kami melakukan penyesuaian, bermain jauh lebih baik, dan layak mendominasi," ujar Marcos Santos usai pertandingan.

Marcos menilai timnya menciptakan banyak peluang matang untuk mengunci kemenangan. Akan tetapi keberuntungan belum berpihak pada anak asuhnya.

"Sangat disayangkan kami hanya mendapat satu poin. Kami ingin memberikan kemenangan untuk Aremania yang sudah hadir di Kanjuruhan, tapi hari ini keberuntungan belum memihak pada peluang kami. Ada peluang dari Marcos Vinicius (MV) yang kena tiang, serta gol dari Maia dan Careca yang dianulir karena sedikit offside," tutur pelatih asal Brasil tersebut.

Mengenai keputusan VAR dan kepemimpinan wasit, Marcos memilih menyerahkan evaluasi teknis kepada pihak berwenang, namun menyoroti banyaknya pelanggaran lawan yang kerap memutus aliran serangan Arema.

"Soal gol yang dianulir, kita harus hormati keputusan VAR. Namun, lawan melakukan banyak pelanggaran untuk menghentikan transisi kami. Jika wasit lebih tegas memberi kartu kuning sejak awal, situasinya mungkin akan berbeda," jelasnya. 

Marcos menegaskan timnya akan langsung mengalihkan fokus dan bekerja lebih keras untuk menghadapi laga selanjutnya. "Kami belum terkalahkan di tiga laga awal ini. Namun kami berutang tiga poin di kandang kepada suporter. Kami akan terus bekerja keras dan berkembang agar bisa mengamankan hasil maksimal di pertandingan berikutnya," pungkas Marcos.

Hanya mendapatkan satu poin tambahan dari laga kandang ini membuat Arema FC harus siap turun posisi di klasemen sementara BRI Super League 2026/2027. Singo Edan kini mengumpulkan lima poin dari tiga pertandingan yang telah dilakoni. (*)

Salam Satu Jiwa!

Banner Ads
Banner Ads
NEW NEW NEW NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY