BERITA

Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka 2026, Siapkan Pemain untuk Kompetisi Liga Resmi

Arema FC Academy Gelar Seleksi Terbuka 2026, Siapkan Pemain untuk Kompetisi Liga Resmi

MALANG – Arema FC Academy resmi membuka pendaftaran seleksi terbuka untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal klub dalam membangun masa depan sepak bola Malang dan nasional. 

Seleksi ini menyasar kelompok umur mulai dari U10, U12, U14, U16, hingga U18.

Head of Arema FC Academy, Riyan Meidy Wijaya, menjelaskan bahwa seleksi tahun ini memiliki tujuan yang sangat jelas dan terarah serta berjenjang. 

Program ini dirancang sebagai fondasi awal melalui grassroot untuk masa depan klub klub profesional.

"Seleksi terbuka ini merupakan ajang bagi kami untuk memulai persiapan berjenjang tim elite. Fokus utama kami ada pada kelompok umur U16, U18, dan U20," ujar Riyan Meidy Wijaya.

Target Sebagai Pabrikan Pemain untuk Liga Resmi

Manajemen akademi tidak main-main dalam menyusun target jangka panjang. Melalui pembinaan yang terstruktur, berjenjang para pemain muda ini akan dipersiapkan untuk level tertinggi di semua kasta kompetisi.

Akademi ingin menjadi jembatan karier bagi anak-anak daerah yang bermimpi menjadi pemain profesional.

"Target besar kami adalah sebagai produsen pemain mencetak dan mengantar pemain-pemain muda ini agar bisa berkompetisi di liga resmi," tegas Riyan.

Jadwal dan Lokasi Seleksi

Bagi para orang tua dan pemain muda yang ingin bergabung, berikut adalah detail pelaksanaan seleksi:Tanggal: 27–28 Juni 2026 Waktu: Mulai pukul 07:00 WIBTempat: ARG Soccer Field, Lawang, Kabupaten Malang

Syarat Batas Usia: Maksimal kelahiran tahun 2009

Syarat Pendaftaran dan Fasilitas

Setiap peserta wajib melakukan proses verifikasi sebelum seleksi dimulai. 

Caranya adalah dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) asli kepada panitia di lokasi.

Selama mengikuti kegiatan seleksi, setiap pemain akan mendapatkan fasilitas berupa:Jersey seleksi resmi, Konsumsi (meals)

Cara Mendaftar

Proses pendaftaran dilakukan secara online. Peserta dapat mengisi formulir pada link berikut:  https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfWp1H_OKqyQTmnKWKez3reHhSDeDZ6tGZ9qWZlQtBgoOgMEg/viewform?usp=send_form atau mengeklik tautan yang tersedia di bio profil instagram @aremafootballacademy_official.

Untuk informasi lebih lanjut dan konfirmasi setelah mendaftar, peserta dapat menghubungi nomor WhatsApp Admin di 0822-2800-7307.(**)

07 June 2026

Demi Menit Bermain Arema FC Sampaikan Salam Perpisahan untuk Agusti Ardiansyah

Demi Menit Bermain Arema FC Sampaikan Salam Perpisahan untuk Agusti Ardiansyah

Malang, 6 Juni 2026 — Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan penyerang muda Agusti Ardiansyah. Pemain berusia 18 tahun asal Tanjung Morawa, Sumatera Utara tersebut tidak lagi menjadi bagian dari skuad Singo Edan setelah klub memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama untuk musim mendatang.

Agusti Ardiansyah bergabung dengan keluarga besar Arema FC selama satu musim terakhir dan menjadi salah satu pemain muda yang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensinya di klub. Sepanjang kebersamaannya bersama Arema FC, Agusti lebih banyak diperbantukan untuk memperkuat Tim U20 yang berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA) Super League.

Bersama Tim U20 Arema FC, Agusti mencatatkan 13 penampilan dan berhasil menyumbangkan 2 gol. Sementara itu, di level tim senior, Agusti tercatat tiga kali masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) pada kompetisi Super League 2025/26 dan menjadi bagian dari skuad utama meski belum mendapatkan kesempatan tampil di lapangan.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan Agusti selama menjadi bagian dari klub.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Agusti Ardiansyah atas dedikasi, semangat, dan kerja keras yang telah diberikan selama membela Arema FC. Meskipun usianya masih sangat muda, Agusti menunjukkan komitmen yang baik dalam setiap proses latihan maupun pertandingan. Kami mengapresiasi kontribusinya selama menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.”

Yusrinal juga berharap keputusan ini dapat menjadi langkah positif bagi perkembangan karier Agusti ke depan.

“Agusti memiliki masa depan yang masih sangat panjang di dunia sepak bola. Kami berharap ia dapat memperoleh lebih banyak kesempatan bermain dan terus berkembang di klub barunya nanti. Semoga pengalaman yang didapat selama berada di Arema FC menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas dan kematangannya sebagai pemain profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya ke depan.”

Atas nama keluarga besar Arema FC, manajemen menyampaikan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama satu musim terakhir. Arema FC berharap Agusti Ardiansyah dapat terus berkembang, meraih prestasi, dan mencapai potensi terbaiknya di masa mendatang.

Terima kasih, Agusti Ardiansyah. Sukses untuk langkah berikutnya.~

06 June 2026

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

Arema FC Ajukan Keberatan atas Pendaftaran Logo Singa

MALANG – Manajemen Arema FC akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Singa yang belakangan kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan Aremania. Setelah memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menahan diri dalam waktu cukup lama, kini klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan mengambil langkah resmi dengan mengajukan keberatan atas pendaftaran logo yang dinilai bermasalah. Langkah tersebut sekaligus menjadi babak baru dalam upaya Arema FC memperjuangkan legalitas logo Singa Bertindik agar memperoleh kepastian hukum sebagai bagian dari identitas resmi klub.

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa sikap diam yang selama ini diambil manajemen bukan berarti tidak bergerak. Sebaliknya, Arema FC sengaja memilih pendekatan yang terukur demi menjaga kondusivitas keluarga besar Aremania serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

“Diam bukan berarti tidak bergerak. Selama ini kami memilih pendekatan yang terukur, menahan diri, tidak terpancing, dan memperhitungkan setiap langkah demi menjaga kondusivitas seluruh keluarga besar Aremania,” ujar Yusrinal dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/6).

Menurutnya, manajemen selama ini tetap membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan dan pihak-pihak yang merasa memiliki keterkaitan dengan identitas Arema. Jalur kekeluargaan ditempatkan sebagai prioritas utama agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan yang lebih besar.

Namun dalam perjalanannya, upaya tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang sejalan. Bahkan, manajemen melihat ada pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak menghargai proses penyelesaian yang tengah diupayakan.

“Kami tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Tetapi kami juga harus jujur bahwa tidak semua pihak memiliki niat yang sama untuk menjaga ketenangan dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Ketika proses kekeluargaan tidak dihargai, maka kami memiliki tanggung jawab untuk mengambil langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Tegaskan Hak PT AABBI

Di balik langkah tersebut, Arema FC juga menegaskan bahwa secara legitimasi hukum, hak atas nama, merek, logo, dan identitas Arema berada di bawah PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) sebagai badan hukum yang menaungi dan mengelola klub profesional Arema FC.

Manajemen menyebut berbagai hak kekayaan intelektual yang berkaitan dengan identitas Arema telah memperoleh perlindungan hukum melalui pencatatan resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), khususnya untuk Kelas 41 (jasa hiburan dan olahraga), Kelas 25, dan Kelas 28. Karena itu, PT AABBI memiliki hak eksklusif untuk menggunakan, mengelola, dan melindungi identitas Arema sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto menjelaskan, bahwa perlindungan hukum terhadap merek tidak hanya berbicara mengenai bentuk visual sebuah logo, tetapi juga mencakup unsur nama, fonetik, hingga makna yang melekat pada identitas tersebut.
“Perlindungan merek tidak hanya berbicara soal gambar atau desain. Ada unsur identitas, nama, dan persamaan pada pokoknya yang juga menjadi pertimbangan dalam hukum merek. Karena itu, setiap penggunaan atau pendaftaran yang memiliki keterkaitan dengan identitas Arema harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari sisi visual semata,” jelasnya.

Menurutnya, PT AABBI tetap menghormati seluruh pihak yang memiliki hubungan historis dengan Arema. Namun dalam konteks pengelolaan klub profesional dan perlindungan kekayaan intelektual, seluruh tindakan harus tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami menghormati sejarah dan kontribusi semua pihak terhadap Arema. Tetapi pada saat yang sama, kami juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak-hak yang secara hukum melekat pada PT AABBI,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Dimas ini menambahkan bahwa langkah yang ditempuh Arema FC merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tujuannya bukan untuk memperpanjang polemik, melainkan memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema agar tidak menimbulkan multitafsir di tengah masyarakat, Aremania, maupun para mitra klub.

Dimas menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum serta mencegah potensi sengketa yang lebih luas di kemudian hari.

Perjuangkan Singa Bertindik

Sementara itu, selain mengajukan keberatan, Arema FC juga memastikan akan memperjuangkan pendaftaran logo Singa Bertindik secara resmi sebagai bagian dari identitas klub. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab aspirasi Aremania yang selama ini menginginkan kejelasan atas simbol tersebut.

Manajemen menilai persoalan ini perlu segera diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kebingungan di kalangan suporter, mitra, maupun publik sepak bola secara luas. Selain itu, Arema FC juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan identitas atau logo yang memiliki kemiripan dengan merek resmi klub berpotensi menimbulkan persepsi adanya afiliasi dengan Arema FC. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, manajemen mengimbau seluruh pihak untuk memastikan setiap penggunaan identitas Arema berada dalam koridor hukum yang berlaku serta melalui entitas resmi yang menaungi klub, yakni PT AABBI.

“Bagi kami, perjuangan ini bukan hanya tentang logo, tetapi tentang menjaga identitas, sejarah, dan marwah Arema. Kepatuhan hukum terhadap aset logo penting untuk memiliki legal standing. Seperti halnya logo Singa Mengepal yang kini eksisting tentu juga tetap dirawat. Aremania adalah alasan kami berdiri, dan suara mereka menjadi arah yang kami perjuangkan,” pungkas Yusrinal. (*)

06 June 2026

Arema FC Resmi Lepas Iksan Lestaluhu

Arema FC Resmi Lepas Iksan Lestaluhu

Malang, 5 Juni 2026 — Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kebersamaan dengan winger kiri muda, Iksan Lestaluhu. Pemain berusia 22 tahun kelahiran Tulehu, Maluku tersebut tidak lagi menjadi bagian dari skuad Singo Edan setelah klub memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama yang telah terjalin selama kurang lebih dua tahun.

Selama berseragam Arema FC, Iksan Lestaluhu menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dalam setiap kesempatan yang diberikan. Dalam kurun waktu kebersamaannya bersama tim senior, Iksan mencatatkan 30 penampilan dan menyumbangkan 2 gol untuk Arema FC. Selain itu, ia juga turut memperkuat Tim U20 Arema FC dengan mencatatkan 4 penampilan.

Perjalanan Iksan bersama Arema FC menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kariernya sebagai pesepak bola profesional. Pemain asal Maluku tersebut tumbuh bersama tim dan menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC dalam berbagai momen selama dua musim terakhir termasuk saat Arema FC menjuarai Piala Presiden 2024.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Iksan selama membela Tim Singo Edan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Iksan Lestaluhu atas dedikasi, kerja keras, dan semangat yang telah ditunjukkan selama menjadi bagian dari Arema FC. Selama kurang lebih dua tahun bersama tim, Iksan telah memberikan kontribusi positif baik di dalam maupun di luar lapangan. Kami sangat menghargai setiap perjuangan yang telah ia berikan untuk klub.”

Yusrinal juga berharap keputusan ini dapat menjadi langkah positif bagi perkembangan karier pemain yang masih memiliki masa depan panjang tersebut.

“Iksan masih berada pada usia yang sangat baik untuk terus berkembang sebagai seorang pesepak bola profesional. Kami mendoakan agar ia meraih kesuksesan di klub barunya nanti, mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain, dan mampu mengembangkan seluruh potensinya. Semoga pengalaman bersama Arema FC menjadi bekal berharga untuk perjalanan kariernya ke depan.”

Atas nama keluarga besar Arema FC, manajemen menyampaikan terima kasih atas kebersamaan, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan Iksan Lestaluhu selama mengenakan seragam Singo Edan.

Arema FC mendoakan yang terbaik bagi perjalanan karier Iksan Lestaluhu dan berharap kesuksesan senantiasa menyertai setiap langkahnya di masa mendatang.~

05 June 2026

Arema FC dan Valdeci Moreira Akhiri Kebersamaan

Arema FC dan Valdeci Moreira Akhiri Kebersamaan

Malang, 1 Juni 2026 — Manajemen Arema FC mengumumkan berakhirnya masa kebersamaan dengan gelandang serang asal Brasil, Valdeci Moreira. Pemain yang memperkuat lini serang Tim Singo Edan sepanjang musim ini resmi menyelesaikan tugasnya sebagai penggawa Arema FC, setelah kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026.

Selama membela Arema FC, Valdeci Moreira menjadi salah satu pemain yang turut memberikan kontribusi bagi kekuatan lini serang tim. Pemain asal Brasil tersebut mencatatkan 26 penampilan dengan torehan 5 gol dan 4 assist di kompetisi Super League bersama Arema FC.

Kehadiran Valdeci memberikan warna tersendiri dalam permainan Arema FC, khususnya melalui kreativitas dan kemampuannya membangun serangan dari lini tengah. Dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan selama membela Tim Singo Edan menjadi bagian penting dalam perjalanan tim sepanjang musim.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan apresiasi kepada Valdeci Moreira atas kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC.

“Atas nama manajemen Arema FC, kami mengucapkan terima kasih kepada Valdeci Moreira atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan selama membela tim. Valdeci selalu menunjukkan profesionalisme yang tinggi dan menjadi bagian penting dalam upaya tim di setiap pertandingan yang dijalani.”

Yusrinal juga menyampaikan harapan terbaik bagi perjalanan karier Valdeci setelah meninggalkan Arema FC.

“Kami mendoakan agar Valdeci Moreira senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga pengalaman bersama Arema FC menjadi bagian berharga dalam kariernya, dan kami berharap ia dapat meraih prestasi terbaik bersama klub barunya di masa mendatang.”

Seiring berakhirnya kontrak, Valdeci Moreira diketahui telah kembali ke Brasil. Melalui akun media sosial pribadinya, pemain berusia 31 tahun tersebut juga menyampaikan salam perpisahan dan ucapan terima kasih kepada manajemen, rekan setim, serta Aremania yang telah memberikan dukungan selama dirinya memperkuat Arema FC.

Manajemen Arema FC memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan Valdeci Moreira selama berseragam Singo Edan. Seluruh keluarga besar Arema FC mengucapkan terima kasih dan mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya di masa depan.~

01 June 2026

Arema FC Resmi Berpisah dengan Lucas Frigeri

Arema FC Resmi Berpisah dengan Lucas Frigeri

Malang, 26 Mei 2026 — Manajemen Arema FC resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan penjaga gawang asal Brasil, Lucas Frigeri. Kontrak Lucas bersama Arema FC telah resmi berakhir pada 25 Mei 2026 setelah dua musim menjadi bagian penting skuad Singo Edan.

Selama berseragam Arema FC, Lucas Frigeri mencatatkan 59 kali penampilan di bawah mistar gawang dan menjadi salah satu pemain yang memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan tim dalam beberapa musim terakhir. Salah satu pencapaian terbaiknya bersama Arema FC adalah keberhasilan meraih gelar juara Piala Presiden 2024.

Momen paling dikenang oleh Aremania terjadi pada partai final Piala Presiden 2024 saat menghadapi Borneo FC. Dalam drama adu penalti, Lucas Frigeri tampil sebagai penendang penentu kemenangan Arema FC sekaligus memastikan trofi juara menjadi milik Singo Edan. Momen tersebut menjadi salah satu kenangan emosional yang hingga kini masih melekat di hati para pendukung Arema FC.

General Manager Arema FC, Yusrinal, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Lucas Frigeri selama membela Arema FC.

“Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi besar yang telah diberikan Lucas Frigeri selama dua musim bersama tim. Lucas menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC, termasuk saat membawa tim meraih gelar Piala Presiden 2024,” ujar Yusrinal.

Yusrinal juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi karier Lucas Frigeri di masa mendatang.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk Lucas Frigeri dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga sukses bersama klub barunya nanti dan tetap menjadi pribadi yang membawa inspirasi di dunia sepak bola,” tambahnya.

Ucapan perpisahan juga telah disampaikan Lucas Frigeri melalui akun media sosial pribadinya. Dalam pesannya, Lucas mengungkapkan rasa terima kasih kepada manajemen, pemain, dan seluruh Aremania atas dukungan yang diberikan selama dirinya memperkuat Arema FC.

Manajemen Arema FC pun memberikan penghormatan dan apresiasi atas kebersamaan yang telah terjalin selama dua tahun terakhir bersama Lucas Frigeri. Sosoknya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah Singo Edan.~

26 May 2026

Arema FC Kantongi Lisensi Klub 2026: Yusrinal Tegaskan Komitmen Profesionalisme di 5 Aspek Utama

Arema FC Kantongi Lisensi Klub 2026: Yusrinal Tegaskan Komitmen Profesionalisme di 5 Aspek Utama

MALANG – Arema FC resmi dinyatakan lolos dalam proses Club Licensing (Lisensi Klub) tahun 2026 dengan status "Lolos Bersyarat" (Granted with Sanction). 

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut positif hasil ini dan menegaskan bahwa pemenuhan lisensi merupakan cermin wajah profesionalisme klub berjuluk Singo Edan tersebut.

*Fokus Perbaikan: Standar Kepelatihan*

Meskipun dinyatakan lolos, Yusrinal mengakui adanya catatan yang perlu segera disesuaikan oleh manajemen. 

Catatan tersebut spesifik tertuju pada kriteria administratif pelatih kiper dan pelatih fisik yang memerlukan penyesuaian kualifikasi sesuai standar terbaru yang ditetapkan.

"Kami menerima hasil ini dengan rasa syukur. Memang ada catatan terkait lisensi kepelatihan kiper dan pelatih fisik yang butuh penyesuaian kriteria. Harapannya, pada siklus club licensing berikutnya, poin ini sudah terpenuhi  sesuai regulasi," ungkap Yusrinal Fitriandi.

*Lima Pilar Penilaian Obyektif*

Keberhasilan Arema FC dalam mempertahankan status lisensi ini didasarkan pada penilaian faktual terhadap lima aspek krusial yang ditetapkan oleh federasi dan konfederasi, yaitu:

1.    Sporting (Pembinaan usia muda dan pengembangan olahraga)
2.    Infrastructure (Fasilitas stadion dan latihan)
3.    Personnel & Administrative (Kualifikasi SDM dan manajemen)
4.    Legal (Aspek hukum dan legalitas entitas)
5.    Financial (Kesehatan keuangan dan audit)

*Membangun Kultur Kepatuhan*

Bagi manajemen Arema FC, lisensi bukan sekadar rutinitas administratif tahunan untuk berkompetisi di level nasional maupun Asia (AFC), melainkan pondasi untuk membangun kultur kerja yang sehat di internal klub.

"Prinsipnya, hasil lisensi ini menjadi dasar kami melangkah. Ini adalah wajah profesionalisme Arema FC. Kami tidak hanya ingin mempertahankan status ini, tetapi terus meningkatkannya hingga menjadi kultur pengelolaan di dalam klub," tambah pria yang akrab disapa Inal tersebut.

Yusrinal juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kepatuhan dan kepatutan terhadap segala regulasi yang berlaku. 

“Dengan terpenuhinya aspek legal dan regulasi, Arema FC berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi klub yang modern dan transparan,” pungkasnya. (**)

14 May 2026

Kedepankan Persaudaraan, Arema FC dan Aremania Utas Siapkan Pendampingan Hukum Terkait Insiden Wediawu

Kedepankan Persaudaraan, Arema FC dan Aremania Utas Siapkan Pendampingan Hukum Terkait Insiden Wediawu

MALANG – Menanggapi perkembangan hukum terkait insiden di Pantai Wediawu, Kabupaten Malang, manajemen Arema FC memberikan langkah pengayoman terhadap warga terduga

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi Jumat 8 Mei 2026, menegaskan bahwa klub bersama organisasi Aremania Utas berkomitmen untuk membantu memberikan pendampingan hukum bagi warga yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan upaya menjaga kondusivitas persaudaraan di Bumi Arema, menyusul penetapan empat tersangka oleh Polres Malang atas kasus pengeroyokan dan perusakan mobil wisatawan asal Surabaya di Pantai Wediawu beberapa waktu lalu..

Yusrinal Fitriandi mengungkapkan bahwa tim kuasa hukum telah disiapkan untuk mendampingi  warga yang menjadi tersangka selama proses hukum berlangsung. 

Menurutnya, insiden ini harus disikapi dengan kepala dingin dan semangat untuk berbenah bersama.

"Kami hadir bukan untuk membenarkan tindakan yang melanggar hukum, namun sebagai keluarga besar, Arema FC dan Aremania Utas ingin memastikan adanya pendampingan hukum yang adil. Kami ingin situasi tetap tenang dan kekeluargaan tetap menjadi prioritas," ujar Yusrinal.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari edukasi kepada pendukung dan masyarakat agar di masa depan kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama yang menyangkut kenyamanan wisatawan di wilayah Malang Raya.

Sebelumnya, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan total empat orang tersangka dalam rilis resminya."Telah ditetapkan 3 orang tersangka dan siang ini Jumat 8 Mei 2926 akan ditetapkan lagi satu orang," jelas AKBP Muhammad Taat Resdi.

Berdasarkan hasil penyidikan, para pelaku yang semuanya merupakan warga Malang tersebut memiliki peran yang berbeda-beda, mulai dari melakukan pelemparan batu, mencoret-coret kendaraan dengan cat semprot, hingga oknum yang memobilisasi massa menuju lokasi kejadian.

Pihak Arema FC berharap dengan adanya pendampingan hukum ini, proses hukum dapat berjalan transparan sekaligus menjadi momentum untuk merajut kembali persaudaraan.

"Malang adalah rumah yang ramah bagi siapa saja. Bersama Aremania Utas, kami ingin membawa pesan bahwa setiap persoalan bisa diselesaikan dengan cara yang bijak tanpa menghilangkan rasa tanggung jawab," tutup Yusrinal. (**)

08 May 2026

Arema FC Hargai Aspirasi Aremania,Minta Tim  Bangkit di Sisa Laga

Arema FC Hargai Aspirasi Aremania,Minta Tim Bangkit di Sisa Laga

MALANG, – Kekecewaan mendalam menyelimuti skuad Singo Edan usai menelan dua kekalahan beruntun di ajang Derby Jawa Timur.

Hasil minor tersebut sontak memicu gelombang protes dari Aremania. Tak sedikit dari mereka yang meluapkan kegeramannya dengan menggelar aksi damai di depan kantor Arema FC yang berada di Jalan Mayjen Panjaitan, Malang, Minggu (3/5/2026) malam 

GM Arema FC Yusrinal Fitriandi buka suara terkait aksi suporter yang sempat menimbulkan sedikit kemacetan tersebut.

"Apapun bentuk reaksi Aremania, pihaknya sangat menghargai. Yang terpenting, kita tetap jaga kondusifitas dan dijauhkan dari tindakan destruktif," tegas Yusrinal Senin (4/5/2026) 

Sebelumnya pihak manajemen yang diwakili oleh Manajer Bisnis Munif Bagaskara Wakid menemui massa Aremania pada Senin malam. Ia menyatakan bahwa pihaknya menerima dan memahami sepenuhnya aspirasi yang disampaikan para pendukung setianya 

"Intinya kami mendengar aspirasi dari teman-teman, menyampaikan keluh kesahnya, kecewanya Aremania," ujar Munif

"Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Malang terutama para pengguna jalan yang sempat terganggu aktivitasnya akibat aksi tersebut," lanjutnya.

Munif menekankan bahwa pihak klub berkomitmen untuk mencari solusi terbaik bersama Aremania 

Arema FC saat ini berada di posisi aman di klasemen dan dipastikan lolos dari zona degradasi, namun manajemen tidak ingin larut dalam kenyamanan semu. Sebaliknya, dua kekalahan memalukan ini dijadikan pemicu untuk bangkit. 

Manajemen telah mendesak seluruh jajaran tim, mulai dari pelatih hingga pemain, untuk mengkoreksi dan membenahi persoalan yang ada.

Yusrinal menegaskan bahwa perkataan maaf dan evaluasi belaka tidak cukup. "Kami instruksikan dengan jelas, empat laga tersisa harus menghasilkan poin maksimal, baik di kandang maupun tandang," tegasnya 

Arema FC menargetkan kemenangan di semua sisa pertandingan sebagai bentuk tanggung jawab profesionalitas tim serta sebagai jawaban atas dukungan penuh dan kritik membangun dari Aremania 

"Kami berterima kasih kepada Aremania yang luar biasa dalam memberikan dukungan serta tetap respek dengan menyampaikan evaluasi secara elegan. Mari kita hadapi sisa musim ini bersama dan tunjukkan bahwa Arema adalah tim yang besar," pungkas Yusrinal.(**)

04 May 2026

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai

Konsolidasi Arema One Blood: Panpel, Aremania, dan Forkopimda Malang Raya Komitmen Aman dan Damai


MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pertemuan jajaran panitia pelaksana (panpel) Arema FC bersama ribuan Aremania di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang, Kepanjen, Minggu (5/4/2026). Konsolidasi bertajuk Arema One Blood ini digelar menjelang laga super big match Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026.

Acara yang berlangsung lancar itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan. Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk menyukseskan pertandingan.

*Momentum Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan*

Dalam sambutannya, General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah,” ujar Yusrinal.

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. “Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya,” tambahnya.

Yusrinal berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

*Seruan Ovan Tobing: Jaga Marwah Arek Malang, Hentikan Kekerasan*

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali,” ujar Ovan.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. Menurut Ovan, pertandingan besar Arema vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. “Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

*6 Poin Nota Kesepahaman dan Komitmen Sepak Bola Tanpa Kekerasan*

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.
2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.
4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.
5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.
6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

*Pemkab Malang: Malang Raya Harus Dikenal karena Kedewasaan, Bukan Fanatisme Buta*

Mewakili Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam dunia persepakbolaan.

“Sepak bola bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang pembelajaran sosial dan ekonomi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai sportivitas, solidaritas, serta pembentukan karakter generasi muda,” ujar Firmando.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Kota Batu berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, klub, suporter, termasuk dunia usaha. Firmando juga menegaskan bahwa Malang Raya harus dikenal bukan hanya karena fanatisme suporternya, tetapi juga karena kedewasaan dan sportivitasnya.

“Tentu, kita ingin stadion menjadi ruang yang aman, nyaman, sekaligus membanggakan bagi semua pihak,” pungkas pria yang pernah menjabat Plt Kadispora Kabupaten Malang tersebut.

Dengan digelarnya konsolidasi Arema One Blood ini, seluruh pihak berharap laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 28 April 2026 nanti tidak hanya berjalan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sepak bola yang lebih aman, damai, dan bermartabat di Malang Raya.(**)

05 April 2026

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Arema FC Sudah Berada Di Jalur Yang Lebih Baik, Panpel Arema FC Mengingatkan Tentang Sinergi

Malang, 16 Februari 2026 – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pertandingan Kandang ke-11 Super League 2025/26. Laga antara Arema FC menghadapi Semen Padang FC kemarin (15/2/2026) di Stadion Kanjuruhan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan laga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara panitia, aparat keamanan, ofisial pertandingan, serta seluruh elemen pendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan ini, termasuk Aremania yang telah menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaannya. Antusiasme pembelian tiket yang tinggi, serta perilaku tertib baik di luar maupun di dalam stadion, menjadi bukti bahwa pertandingan dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif,” ujar Erwin Hardiyono.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa kelancaran laga ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan menuju penyelenggaraan pertandingan yang semakin baik di kandang Arema FC. Panpel terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar seluruh pertandingan kandang dapat terlaksana dengan standar keamanan dan kenyamanan yang optimal.

“Lancar dan suksesnya pertandingan ini adalah bentuk proses yang terus kami lalui ke arah yang lebih baik. Harapannya, seluruh pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan ke depan dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan sukses,” tambahnya.

Erwin juga berharap tren positif yang saat ini ditunjukkan oleh tim di lapangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan sikap dan kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, sinergi antara tim dan suporter menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat.

“Kami berharap bukan hanya tim Arema FC yang berada dalam tren positif, tetapi juga didukung oleh perilaku suporter yang semakin baik dan tertib. Hal-hal positif yang terus ditunjukkan dalam penyelenggaraan pertandingan ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kesiapan kami menyambut laga-laga besar ke depan,” jelas Erwin.

Sebagai penutup, Ketua Panpel menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan bergengsi lainnya, termasuk laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April bulan mendatang.~

16 February 2026

Kolaborasi Hijau

Kolaborasi Hijau "Save Forest 1987": Arema FC, Aremania, dan Bakorwil III Malang Bersinergi Jaga Kelestarian Alam

Malang, 20 Januari 2026 – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di tengah ancaman kerusakan alam, Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan Bakorwil III Malang resmi meluncurkan program kolaborasi bertajuk “Save Forest 1987”.

 

Program ini ditandai dengan prosesi simbolik penyerahan bibit pohon yang digelar di Kantor Arema FC (Kandang Singa), pada Selasa (21/1/2026). 

 

Inisiatif ini bertujuan mendistribusikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat luas melalui jaringan Aremania.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh perwakilan Bakorwil III Malang, yakni Widodo Joko Santoso, S.Hut, MM (Sekretaris Bakorwil III Malang) dan Tri Suwarto, S.Hut., M.Tr.P. (Kepala Bidang Sarana dan Prasarana).

 

Sementara dari Singo Edan, hadir Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, dan Manajer Operasional, Sudarmaji. Dari sisi suporter, Presidium Aremania Utas diwakili oleh Soni Taufik (Soni Inos) serta Koordinator Korlap Aremania Utas, Ipung Sumpil.

 

Apresiasi Bakorwil untuk Struktur Aremania yang Rapi Masif

 

Sekretaris Bakorwil III Malang, Widodo Joko Santoso, mengaku bangga dengan langkah Arema FC dan Aremania yang menaruh respect tinggi terhadap isu lingkungan. 

 

Sebagai putra daerah yang lahir di Bhumi Arema, Widodo melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

 

"Saya bangga dengan Arema dan Aremania yang memberikan respect terhadap kepedulian lingkungan. Aremania kini memiliki struktur organisasi yang rapi dan masif. Karena itu, saya optimis sinergi ini bisa berjalan berkesinambungan dan berdampak nyata," ujar Widodo.

 

Aremania: Lebih dari Sekadar Mendukung Klub

 

Menyambut program ini, Soni Taufik atau yang akrab disapa Inos, menegaskan bahwa peran Aremania tidak terbatas pada dukungan di tribun stadion semata.

 

"Kami menyambut baik program ini. Ini bukti bahwa Aremania tidak sekedar mendukung klub Arema FC, tapi juga respect dengan kegiatan untuk kebaikan masyarakat luas," tegas Soni.

 

Ia menambahkan, teknis distribusi bibit pohon tersebut nantinya akan dibantu penyebarannya melalui jaringan Koordinator Lapangan (Korlap) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania di berbagai daerah.

 

Harapan Sinergi Jangka Panjang & Pemberdayaan Ekonomi

 

Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Bakorwil III Malang menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Arema FC.

 

"Kami sangat respect dengan CSR Bakorwil melalui Arema FC dan Aremania. Harapannya, sinergi ini berjalan terus dalam jangka panjang," ujar Munif.

 

Melengkapi hal tersebut, Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, berharap program ini berkembang ke sektor pemberdayaan ekonomi.

 

"Melalui program kesejahteraan lainnya, kami berharap ke depan akan ada bantuan bibit lain, seperti bibit ikan atau bibit pemberdayaan lainnya. Tujuannya agar bantuan itu juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya Aremania," imbuh Sudarmaji.

 

Simbolisasi "Save Forest 1987"

 

Dalam kegiatan ini, Bakorwil III Malang menyerahkan berbagai jenis bibit pohon dengan rincian: 100 bibit Sengon, 40 bibit Nangka, 10 bibit Alpukat, dan 10 bibit Cemara.

 

Sebagai balasan apresiasi, manajemen Arema FC menyerahkan cenderamata unik berupa dua buah jersey bernomor punggung 19 dan 87. Jersey pertama bertuliskan nama punggung "Save" (nomor 19) dan jersey kedua bertuliskan "Forest" (nomor 87), yang jika digabungkan membentuk pesan kampanye: Save Forest 1987. 

20 January 2026

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Arema FC Hadiri Diskusi KIE Suporter Sepakbola Bersama Kemenpora

Malang, 23 September 2025 – Arema FC turut hadir dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertajuk “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Acara ini merupakan implementasi Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Malang ini menggandeng Perkumpulan Arek Malang Mania Aremania Utas. Tujuannya adalah memperkuat peran strategis suporter sebagai bagian dari ekosistem olahraga nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan industri sepak bola yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi, di antaranya: - Deputi Bidang

Pengembangan Industri Olahraga

- Asisten Deputi Olahraga Profesional

- Direktur Infrastruktur PSSI

- GM Fans Engagement & Experience I.League

- Karo Ops Kapolda Jawa Timur

- Permerhati Sepakbola Nasional 

- Presidium Aremania Utas

- Perwakilan Manajemen Arema FC 

- LOC Chairman Arema FC 

- Media Officer Arema FC 

- SSO Arema FC 

 

 

Dalam sesi diskusi, GM Fans Engagement & Experience I.League, Budiman Dalimunthe, menekankan pentingnya transformasi perilaku suporter.

 

“Kami di I.League percaya bahwa suporter bukan hanya penonton, tetapi bagian penting dari dinamika sepak bola itu sendiri. Ketika suporter bersikap cerdas dan suportif, atmosfer pertandingan akan menjadi lebih positif dan berdampak langsung pada performa tim serta industri sepak bola secara keseluruhan,” ungkap Budiman.

 

Sementara itu, pemerhati sepak bola nasional Akmal Marhali menyampaikan optimismenya terhadap arah baru peradaban sepak bola Indonesia, khususnya bagi Aremania pasca Tragedi Kanjuruhan.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita para pecinta sepak bola nasional, terutama Aremania. Arema adalah aset sepak bola Indonesia, dan melalui edukasi suporter ini kita belajar dari musibah agar ke depan lebih baik. Saya yakin Aremania mampu menjadi pelopor suporter Indonesia yang mengedepankan moralitas, profesionalisme, serta membangkitan jiwa Arek Malang untuk mendukung tim secara sportif,” tegas Akmal.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Arema FC dan Aremania sebagai satu kesatuan dapat membuka peradaban sepak bola Indonesia yang lebih baik sekaligus mendorong budaya bertandang yang sehat bagi suporter.

 

Acara ini turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi daerah, di antaranya 

 • Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang 

 • Kesbangpol Malang

 • TVRI Stasiun Malang

 • Dan Perwakilan Suporter 

Melalui edukasi langsung kepada komunitas suporter, Kemenpora RI berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan positif dalam setiap perhelatan sepak bola. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga citra sepak bola Indonesia.

 

Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, Kemenpora RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem suporter yang profesional, berdaya, dan mendukung tumbuhnya industri olahraga nasional.**

23 September 2025

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

04 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

Serbu Latihan Arema FC, Anak-anak Sanggar R.A Kartini Dapatkan Motivasi dari Adilson Maringa

 

Suasana berbeda terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Lapangan Universitas Brawijaya pada Rabu (1/2/2023), tim Arema FC mendapatkan kunjungan dari anak-anak Sanggar R.A Kartini.

Anak-anak dari sanggar belajar yang terletak di Dau, Kabupaten Malang tersebut sangat antusias saat bertemu dengan pemain Arema FC seusai menjalani latihan.

Begitu Javier Roca mengakhiri sesi latihan Arema FC, anak-anak tersebut langsung menyerbu pemain. Selain berusaha meminta tanda tangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk foto bersama. 

"Alhamdulillah, kami dari Sanggar R.A Kartini sangat berterimakasih, anak-anak sangat senang dan gembira bisa bertemu langsung dengan pemain Arema FC," ungkap Bu Iin, pengasuh Sanggar.

Kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemain Arema FC tersebut adalah momen yang ditunggu oleh anak-anak, sebab mereka sudah cukup lama menantikan momen tersebut. 

Uniknya, anak-anak tersebut juga menghadiahi pemain Arema FC dengan hasil kebun yang banyak ditanam di daerah Dau, yakni Jeruk. 

"Anak-anak tentu sangat senang bisa bertemu dengan idolanya. Rata-rata mereka hafal sama pemain, selain itu ini adalah kesempatan yang memang ditunggu sejak lama," tambahnya. 

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menjadi pemain yang paling banyak diburu. Bahkan diantara anak-anak tersebut juga menanyakan apa rahasianya agar menjadi pemain sepak bola profesional. 

"Kuncinya adalah kerja keras dan berani untuk mewujudkan mimpi, jangan lupa untuk bersungguh-sungguh dalam belajar," ungkap Maringa, menjawab pertanyaan anak-anak tersebut. 

 

 

 

01 February 2023

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

Capai 1000 Pendaftar, Sayembara Desain Training and Sport Center J99 Arema FC Masuki Tahap Kurasi

 

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sayembara desain training and sport center J-99 Arema FC yang bekerjasama dengan Program Studi Arsitektur FTSP ITN Malang ini secara resmi ditutup pada (27/6/2022) malam. Dalam kurun waktu pendaftaran, setidaknya mampu menghimpun 1000 pendaftar yang masuk dalam database penyelenggara.

“Sejak awal dibuka antusias pendaftar yang kita himpun melalui situs resmi Arema FC sangat luar biasa, hingga hari terakhir sudah masuk 1000 pendaftar. Meski tidak semuanya mengirimkan karya karena waktu yang dibatasi, namun animonya menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya terpaku dari sisi olahraga saja, tapi juga keilmuan lainnya termasuk desain arsitektur,” ungkap media officer Arema FC,  Sudarmaji.

Apresiasi juga diberikan  kepada pendaftar yang begitu antusias meski secara rentang waktu bisa dikatakan cukup mepet sejak diumumkan pada 27 Mei lalu namun hal itu tidak mengurangi semangat pendaftar untuk menghasilkan karya untuk memperebutkanhadiah dengan  total 100 Juta Rupiah ini.


“Di hari-hari terakhir memang kami banyak menerima permintaan dari pendaftar apakah akan ada penjadwalan ulang karena waktunya memang bisa dibilang cukup mepet, tapi kami sangat yakin jika waktu tidak akan menghalangi semangat peserta sayembara ini untuk berkarya. Jadi kami tegaskan bahwa sayembara tetap berjalan sesuai jadwal seperti arahan dari Presiden Arema FC,” ungkapnya.

Kini,  sayembara desain training and sport center Arema FC memasuki tahap kurasi yang akan dilakukan oleh dewan juri pada 27-28 Juni 2022. Dalam kurasi ini, menghimpun lebih dari 70  karya yang masuk dalam persyaratan penilaian yang ditetapkan oleh penyelenggara. “Semoga kurasi berjalan dengan lancar hingga sampai nanti di pengumuman pemenang yang akan dilakukan pada 2 Juli mendatang,” tambah  Sudarmaji.

Referensi dari sayembara desain Training And Sport Center J-99 Arema FC ini nantinya juga memiliki kans besar untuk menjadi ikon kota, sebab hal ini tidak lepas dari unsur kebanggaan bersama yang menjadi nilai bersama yang ditonjolkan dalam  arsitektur bangunan.

28 June 2022

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

03 September 2024

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Konsultan Internasional Sarankan Arema FC Kolaborasi dengan Banyak Pihak

Manajemen Arema FC mendapatkan masukan berharga setelah melakukan pertemuan secara daring dengan konsultan dari tiga negara pada Senin sore  (7/11/2022), masukan tersebut diantaranya adalah langkah untuk segera berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan.


“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkap manajer international affair, Arema FC Fuad Ardiansyah.


Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal. “Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

 

Dalam pertemuan tersebut, salah satu  Konsultan,  Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.


Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah  Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis  Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronny Suhatril  yang sudah tiba di Malang.

07 November 2022

Arema FC U-17 Bicara Kans dan Derby Malang di Piala Suratin 2019

Arema FC U-17 Bicara Kans dan Derby Malang di Piala Suratin 2019

Arema FC U-17 menyambut antusias gelaran Piala Suratin 2019, di ajang ini nantinya ongis licek berada di Grup E dengan calon lawan diantaranya adalah Blitar Poetra, Malang United dan Putra ASIFA.

Pelatih Arema FC U-17,  Alief Syafrizal menuturkan bahwa timnya saat ini dalam kondisi onfire dalam menghadapi kompetisi tersebut.  “Persiapan tim sejauh ini bagus tidak ada kendala apapun, karena tim sudah berkumpul cukup lama & mayoritas pemain adalah dari akademi arema sendiri. Semua pemain dalam kebugaran dan kondisi baik” paparnya.

Hanya saja Alief mengingatkan kepada pemainnya untuk tidak meremehkan lawan. “Semua lawan yang kita hadapi di grup E ini saya rasa juga telah mempersiapkan timnya secara matang. Selalu saya katakan dan sampaikan kepada para pemain untuk terus menanamkan rasa respect dengan menghormati calon lawan. Siapapun lawan kami. Jangan minder ketika bertemu lawan kuat & jangan pula sombong ketika dirasa lawannya lemah karena pantang bagi kami untuk meremehkan calon lawan,” tuturnya.

Menariknya,  di Grup E ada dua tim asal Malang, yakni Putra Asifa dan Malang United. Menurut Alief hal itu bukan menjadi masalah dan tidak akan mengurangi konsentrasi  permainan. “Terkait dengan derby malang yang akan terjadi, tetap saya akan menggunakan pola permainan yang selama ini diterapkan di latihan. Saya kira nanti pertandingan akan berjalan seru, semua kembali kepada mental pemain di lapangan. Maka dari itu para pemain harus tetap bisa kontrol emosi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan tim sendiri” ungkapnya.

 

Pastikan login menjadi member aremafc.com untuk pembelian tiket online Arema FC vs Persebaya Surabaya 

 

13 August 2019

Hari Ini NKRI Football Festival Resmi Digelar

Hari Ini NKRI Football Festival Resmi Digelar

Sepak bola menjadi alat untuk membangun dan mempersatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hal itu menjadi dasar diadakannya NKRI Football Festival yang digagas oleh Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson yang menggandeng Arema FC di Lapangan Rampal, Kota Malang pada 9-11 Agustus 2019.


Konsep pertandingan sepak bola untuk anak-anak sengaja dipilih karena dinilai sebagai aset bangsa Indonesia. “Intinya ini bikin konsep pertandingan bola untuk anak-anak sekolah, untuk usia 11, 12 dan 13 tahun. Kenapa anak-anak dan kenapa sepak bola, Malang ini asetnya adalah Arema sedangkan generasi muda adalah aset bangsa” ungkap Tommy.


Di sisi lain, momen NKRI Football Festival dirasa memiliki waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dalam menjaga dan mencintai NKRI. Hal itu tidak lepas dari momen HUT RI ke 74 dan HUT Arema FC ke 32. “Kami ingin memperkenalkan ini lewat olahraga, dengan cara menjunjung tinggi sportivitas” ungkapnya.
 Sementara itu media officer Arema FC, Sudarmaji mengungkapkan rasa bangganya bahwa Arema FC ikut dilibatkan secara aktif dalam penyelenggaraan NKRI Football Festival. Dia berharap bahwa hal ini akan menjadi kolaborasi  yang bisa menumbuhkan semangat kebangsaan terhadap generasi muda. “Intinya Arema FC sangat bangga bisa dilibatkan secara aktif di ajang ini. Ini adalah salah satu upaya  untuk menanamkan semangat kebangsaan dan rasa bangga terhadap NKRI” paparnya.

09 August 2019

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Misi Kemanusiaan Akademi Arema

Akademi Arema tidak hanya mengajarkan bagaimana menguasai teknik sepak bola, tetapi juga menanamkan rasa kemanusiaan. Seperti yang ditunjukkan oleh Akademi Arema kelahiran 2008-2009 yang terlibat dalam pertandingan penggalangan dana untuk salah satu pelatih asal Tumpang , Kabupaten Malang, Agus Budiono yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

 

 

Bertempat di Lapangan Tulusayu, Tumpang pada Minggu (31/3/2019), Akademi Arema U-11 menurunkan dua tim sekaligus, masing-masing tim bermain tiga kali. Kehadiran Akademi Arema kelahiran 2008-2009 ternyata mampu memberikan warna yang berbeda.

“Sebenarnya hasil tidak menjadi ukuran di pertandingan amal ini. Tapi di sisi lain bagaimana kita bisa mengajarkan kepada anak-anak bahwa mereka sebenarnya bisa berbagi melalui sepak bola,” ungkap pelatih Akademi Arema kelahiran 2008-2009, Nanang Husni.

Dalam kegiatan tersebut Nanang Husni yang didampingi oleh asisten pelatih Himawan Artistyanto dan Wahyu Irawan serta pelatih kiper Trengginas terus memompa semangat pemain-pemain Akademi Arema. “Untuk anak seusia mereka yang dibutuhkan adalah motivasi agar mereka lebih enjoy bermain sepak bola,” tutur Nanang.

Hasil dari pertandingan amal yang diikuti oleh 64 SSB se Malang Raya tersebut kemudian disumbangkan kepada keluarga almarhum Agus Budiono yang merupakan pelatih Semeru FC yang meninggal saat penyelenggaraan Danone Cup yang diadakan di Abdurrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang.

31 March 2019

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Taklukkan Dua Tim Surabaya, Singo Edan Muda Beri Kado Juara Di Ultah Arema FC

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

 

 

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

 

Dramatis, ungkapan itu pantas disematkan untuk anak-anak Arema FC U-14 yang berhasil menjadi juara Liga Sepak Bola pelajar U-14 yang memperebutkan Piala Menpora 2018 Jawa Timur setelah mengalahkan Bhayangkara di final yang diadakan di Lapangan luar Stadion Gajayana, Kota Malang pada (11/8/2018).

Pada babak semifinal Arema FC berhasil mengalahkan SFC Surabaya dengan skor 3-2.

 

Final berlangsung menegangkan, setelah tertinggal 1-0 oleh Bhayangkara, di tambahan waktu yang kurang menyisakan hanya beberapa detik, kapten Arema FC U14 Didan Paulista berhasil menyamakan kedudukan yang akhirnya membuahkan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Adu penalti berjalan hingga masing-masing tim menjalani lima eksekusi tetapi hasil tetap imbang. Sebagai penentuan maka diputuskan melewati babak sudden death.

Bhayangkara yang berhak menjadi eksekutor akhirnya gagal memasukkan setelah bola hanya membentur mistar gawang.

Dengan demikian diputuskan Arema FC U-14 menjadi juara dan berhak mewakili Jawa Timur.

Pada laga yang penuh gengsi itu menarik perhatian petinggi-petinggi Arema FC, hadir langsung CEO Arema FC Iwan Budianto dan general manager Ruddy Widodo.

Babak berikutnya Arema FC U-14 akan bersaing dengan tim-tim dari seluruh Indonesia di Bali pada 2-7 September mendatang.

11 August 2018

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Memaknai “Lebih Edan” Di 31 Tahun Arema FC

Lembar demi lembar perjalanan Arema FC akhirnya mencapai usia 31 tahun. Sebuah usia yang matang untuk sebuah klub sepak bola dengan perjuangan yang berdarah-darah.

 

Tiga dekade lebih yang sudah dilalui memberikan semangat tersendiri, semangat untuk LEBIH EDAN yang menjadi jargon yang harus diteriakkan dengan lantang di ulang tahun ke 31.
Dalam filosofi Arek-arek Malang, Edan lebih dari sekedar gila. Edan diartikan sebagai sesuatu yang mengundang decak kagum. Kekaguman akan nilai-nilai semangat dan kebersamaan untuk mempertahankan kebanggaan yang sama yakni Arema.
LEBIH EDAN juga merupakan apresiasi terhadap dukungan Aremania selama ini. Mereka selalu LEBIH EDAN dalam memberikan dukungan kepada tim, sehingga bisa merawat semboyan Arema tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana.
Dari sisi pemain di lapangan, hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri. Arema bukanlah perjalanan yang dibangun dengan setengah-setengah. Tetapi dibangun dengan segenap panggilan jiwa dan semangat lebih.
Filosofi Logo
Pada peringatan ulang tahun ke 31 tahun ini dengan tegas menonjolkan singa jantan dengan gagahnya memegang erat angka satu. Kenapa angka satu? Harapannya Arema akan selalu menjadi nomor satu. Di sisi lain, usia tidak hanya merepresentasikan angka, tetapi juga sebuah perjalanan panjang. Sang singa mengibaratkan usia adalah nyawa yang harus dipegang dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Semangat diibaratkan adalah api yang menyala-nyala. Hal itu disimbolkan dengan simbol api berwarna merah yang melingkari sosok singa yang mengaum. Simbol api dibuat saling menyatu satu sama lain, hal ini menandakan bahwa untuk menjaga api tetap menyala dibutuhkan semangat persatuan dan kesatuan.

10 August 2018

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY