21 June 2026
Salam Satu Jiwa Bergema di Selecta, Manajemen Arema FC Beri 3 Pesan di Munas II Aremania Utas
MALANG – Manajemen Arema FC menyambut positif pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) II Aremania Utas yang digelar di Hotel Selecta, Kota Batu. Melalui General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi, manajemen menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan organisasi suporter dalam membangun ekosistem sepak bola yang aman, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya di hadapan presidium, kandidat presidium, komite pemilihan, sesepuh, tokoh Aremania, jajaran Forkopimda Malang Raya, serta perwakilan korwil dan komunitas Aremania, Yusrinal menyebut Munas II bukan sekadar forum organisasi. Melainkan momentum penting yang menunjukkan kedewasaan dan kemandirian Aremania sebagai kelompok suporter.
"Hari ini bagi kami manajemen Arema FC adalah momentum bersejarah dan momentum yang membanggakan. Munas kedua ini bukan sekadar tempat berkumpul, tapi melainkan panggung pembuktian bahwa Aremania adalah suporter yang dewasa, modern, dan mandiri," ujar Yusrinal.
Pada kesempatan tersebut, Yusrinal menyampaikan tiga pesan utama dari manajemen Arema FC kepada seluruh peserta Munas. Pesan pertama adalah pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai dinamika yang terjadi di lingkungan klub maupun suporter.
Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, persaudaraan dan identitas sebagai bagian dari keluarga besar Arema harus tetap menjadi prioritas utama.
"Jagalah tetap persatuan. Karena dinamika klub dan suporter bisa dinamis, namun lambang Singo Edan dan persaudaraan kita harus tetap abadi. Aremania Utas adalah satu wadah, satu jiwa," tegasnya.
Pesan kedua adalah mendorong Aremania menjadi kelompok suporter yang bermartabat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Yusrinal berharap organisasi suporter tidak hanya aktif mendukung tim di tribun, tetapi juga menjadi ruang kreatif yang mampu menggerakkan sektor ekonomi. Khususnya bagi pelaku UMKM.
"Jadilah suporter bermartabat dan bermanfaat. Jadikan organisasi ini ruang kreatif yang memberi dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM kita, serta memberi manfaat sosial-ekonomi langsung bagi klub dan masyarakat Malang Raya," katanya.
Sementara itu, pesan ketiga yang disampaikan adalah pentingnya edukasi perilaku positif kepada generasi muda. Dia menilai Aremania memiliki peran besar dalam menciptakan budaya suporter yang tertib, taat hukum, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
"Mari kita pimpin gerakan perubahan, didik generasi muda kita sejak dini untuk menjadi suporter yang tertib, taat hukum, kreatif tanpa rasisme, dan selalu sportif di dalam maupun di luar stadion," ujar Yusrinal.
Sebagai bentuk dukungan terhadap organisasi suporter, Yusrinal memastikan manajemen PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) siap berjalan berdampingan dengan presidium Aremania Utas yang terpilih nantinya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem sepak bola Malang yang aman, profesional, dan semakin disegani.
"Manajemen PT AABBI siap berdiri berdampingan dan berkolaborasi penuh dengan presidium untuk membangun ekonomi dan ekosistem sepak bola Malang yang aman, profesional, dan disegani," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Yusrinal mengucapkan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Munas dan berharap forum tersebut mampu menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi masa depan organisasi maupun Arema FC. "Selamat bermunas, selamat melahirkan keputusan-keputusan hebat demi masa depan kita bersama. Tunjukkan pada Indonesia bahwa Aremania telah bangkit menjadi lebih kuat dan lebih bijaksana," tuturnya.
Munas II Aremania Utas berlangsung pada 20-21 Juni 2026 dan menjadi agenda penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. Termasuk memilih presidium yang akan mengemban amanah memimpin organisasi serta memperkuat peran Aremania sebagai suporter yang modern, mandiri, dan berkontribusi positif bagi perkembangan Arema FC. (*)