Kembali ke Arema FC, Iwan Budianto Tegaskan Fokus pada Pemulihan dan Stabilitas Klub

15 August 2026

Kembali ke Arema FC, Iwan Budianto Tegaskan Fokus pada Pemulihan dan Stabilitas Klub

IB : Iwan Bicara Arema FC ( Seri 2 )

Malang – Sosok Iwan Budianto kembali menjadi sorotan setelah memutuskan untuk aktif kembali mengawal Arema FC secara langsung. 

Dalam podcast terbaru Arema FC, ia menjelaskan alasan di balik "kembalinya" ia ke klub dan bagaimana strategi yang ia siapkan bersama manajemen untuk membawa Arema FC bangkit pasca-Tragedi Kanjuruhan .

Mengakui Adanya "Roadmap" Pemulihan

Iwan Budianto, atau yang akrab disapa Pak IB, mengungkapkan bahwa keputusannya untuk turun tangan kembali didasari oleh roadmap atau peta jalan yang ia susun bersama manajer bisnis, Sam Inal, sesaat setelah Tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya, kondisi Arema FC pasca-tragedi sangatlah berat, bahkan sempat muncul wacana untuk membubarkan klub. 

Namun, mereka memilih untuk bertahan dan membangun kembali fondasi klub layaknya sebuah perusahaan baru.

"Saya bersepakat dengan Pak Inal untuk membagi tugas. Saya fokus mencari pendanaan di Jakarta, sementara beliau mengurus operasional tim di Malang," ujar IB.

Ia menekankan bahwa selama ini ia tidak pernah benar-benar pergi dari Arema, namun memang membatasi diri untuk fokus pada aspek finansial demi kelangsungan hidup klub.

Komitmen terhadap Logo dan Legalitas

Terkait polemik logo, Iwan menegaskan sikapnya yang sangat menghormati legalitas. Ia menjelaskan bahwa proses pendaftaran logo baru ke DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) telah sah secara hukum di bawah PT AABBI.

IB memahami harapan suporter untuk kembali ke logo lama, namun ia menekankan bahwa perubahan tidak bisa dilakukan secara instan karena melibatkan aspek hukum dan bisnis yang kompleks, termasuk kontrak dengan pihak ketiga seperti operator liga dan sponsor.

"Kami butuh waktu untuk transisi. Kami akan sosialisasikan, namun tidak bisa seketika karena ada proses yang harus dilalui, baik itu di liga maupun pihak broadcaster," jelasnya.

Hubungan dengan Aremania dan Peran Presidium

Menanggapi kedekatan dengan Aremania, Iwan menaruh hormat kepada sosok Ali Rifki yang berhasil mengonsolidasikan suporter melalui presidium Aremania UTAS. 

Iwan mengakui bahwa perannya dalam menjaga hubungan baik dengan suporter kini telah diteruskan oleh Ali Rifki dan manajemen saat ini.

Ia juga menyadari adanya stigma negatif mengenai fitnah yang menyebut bahwa setiap pertemuan dengannya selalu berorientasi pada uang. Iwan menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah cara pihak tertentu untuk merusak hubungan manajemen dengan suporter, dan kini dengan adanya presidium, komunikasi menjadi lebih teratur dan valid.

Harapan untuk Musim Mendatang

Mengenai peran barunya saat ini, Iwan menepis anggapan bahwa kehadirannya adalah "tukang sihir" yang bisa menjamin prestasi instan. Ia lebih memfokuskan perannya sebagai sosok yang memberikan jaminan stabilitas, terutama dari sisi sponsor dan dukungan manajemen.

"Saya bukan tukang sulap. Kehadiran saya mungkin lebih menjanjikan dari sisi sponsor agar manajemen bisa bekerja lebih tenang. Untuk prestasi, kita sudah berikhtiar menyiapkan skuad terbaik, selebihnya adalah izin Allah," tutup Iwan.

Video selengkapnya: Tonton Disini!

Salam Satu Jiwa!

Banner Ads
Banner Ads
NEW NEW NEW NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY