16 October 2026
Usung Misi Poin Penuh di Bogor
Bogor – Arema FC memboyong kepercayaan diri tinggi jelang laga krusial menghadapi Garudayaksa FC pada pekan lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10/2026) sore. Meski masih diragukan menurunkan kekuatan penuh akibat cedera sejumlah pemain, skuad berjuluk Singo Edan tersebut bertekad mempertahankan rekor belum terkalahkan sekaligus mencuri poin penuh di kandang lawan.
Dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan (Pre-Match Press Conference), pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, mengonfirmasi bahwa tiga pilar pentingnya kemungkinan absen. Ketiga pemain tersebut adalah Gustavo Henrique, Betinho, dan Alfeandra Dewangga. Kendati demikian, juru taktik asal Brasil itu menegaskan bahwa kedalaman tim dan persiapan sepanjang pekan ini berjalan sangat baik.
Marcos menilai bahwa kebangkitan tim di babak kedua saat laga-laga sebelumnya—seperti saat menghadapi Persik Kediri dan Bhayangkara FC—menjadi acuan permainan yang ingin kembali diulang saat menghadapi Garudayaksa FC.
"Persiapan kita sampai sekarang bagus sekali, meskipun ada tiga pemain absen seperti Gustavo Henrique, Betinho, Dewangga. Tapi minggu ini kita bisa berlatih juga dengan bagus," kata Marcos Santos.
"Semoga kita bisa bawa hal positif itu ke pertandingan besok melawan Garudayaksa dan bisa mendapat tiga poin di sini," sambung sang juru taktik.
Menanggapi peta kekuatan lawan, Marcos mengingatkan anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata Garudayaksa FC meski sang lawan belum memetik kemenangan di beberapa laga terakhir. Menurutnya, tim tuan rumah memiliki kedalaman skuad berkualitas yang dipadu dengan komposisi pemain asing berkarakter Eropa serta diarsiteki oleh pelatih yang membawa mereka juara Liga 2.
"Pertandingan ini sangat sulit. Kompetisi Super League adalah kompetisi kuat yang terus berkembang tiap tahunnya. Garudayaksa punya tim berbahaya dengan pemain individual yang bagus," jelas Marcos.
"Mereka pasti punya motivasi tinggi untuk bangkit, tapi motivasi kita harus jauh lebih tinggi dari mereka. Kita belum kalah, tapi kita harus terus berkembang agar tidak kecolongan di papan atas," tegasnya.
Di sisi pemain, penyerang Arema FC, Gabriel Silva, menyatakan bahwa seluruh anggota tim siap menjalankan instruksi pelatih. Pemain yang akrab disapa Gabi ini menilai masa jeda dan persiapan pekan ini sudah dimaksimalkan untuk mengevaluasi kekurangan tim, terutama dalam hal efektivitas memanfaatkan peluang.
"Saya rasa persiapan sangat bagus. Kita punya waktu cukup sesudah pertandingan kontra Bhayangkara," ujar Gabriel Silva.
"Seperti yang dikatakan pelatih, kita harus menjaga intensitas seperti di babak kedua pada laga sebelumnya. Di mana kita bisa merebut bola dengan cepat, menekan lawan, dan menciptakan banyak peluang untuk mengamankan kemenangan," paparnya.
Mengenai catatan pribadinya yang belum kembali mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir, Gabi mengaku tidak merisaukan hal tersebut. Menurutnya, kepentingan dan kemenangan tim jauh di atas rekor individu.
"Semua penyerang tentu ingin mencetak gol di setiap laga untuk membantu tim. Namun yang paling utama adalah tim bermain bagus dan meraih kemenangan," tutur Gabi.
"Saya terus bekerja keras setiap hari di latihan, dan saya percaya saatnya akan tiba. Jika Tuhan mengizinkan, semoga gol itu datang di pertandingan besok," tutupnya optimis. (*)
Salam Satu Jiwa!