Singo Edan Siap 'Berperang' Lawan Bali United, Andre Caldas Tegaskan Pentingnya Kolektivitas Tim

30 October 2026

Singo Edan Siap 'Berperang' Lawan Bali United, Andre Caldas Tegaskan Pentingnya Kolektivitas Tim

MALANG – Arema FC menatap laga kandang pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027 melawan Bali United dengan semangat tinggi. Menjamu Serdadu Tridatu di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (31/10), pelatih interim Arema FC, Andre Caldas, meminta anak asuhnya untuk tampil habis-habisan seperti sedang berada di medan pertempuran.

Pelatih asal Brasil ini menyadari bahwa calon lawan memiliki komposisi lini serang yang sangat berbahaya, ditopang oleh produktivitas gol yang tinggi dan variasi pencetak gol yang merata dari berbagai lini. Kendati demikian, Andre enggan timnya terlalu silau dengan statistik lawan.

"Bali United tim yang seimbang, mencetak banyak gol dan tidak terlalu banyak kebobolan. Mereka punya penyerang-penyerang bagus seperti Arjuna Mahendra, Irfan Jaya, dan Marko Dugandzic. Tapi Arema juga punya Samuel Otusanya, Mauro Zijlstra, Careca, Marcos Vinicius, dan Gabi. Jika terlalu memikirkan lawan, kita justru lupa kekuatan sendiri," tegas Caldas dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan, Jumat (30/10) di Kandang Singa, Kota Malang.

*Usung Mentalitas Juang Tanpa Kenal Kompromi*

Menghadapi ketajaman tim tamu, Andre Caldas menekankan pentingnya disiplin taktik, kekompakan lini pertahanan, serta kerja keras di setiap jengkal lapangan. Ia menuntut para pemainnya untuk mengerahkan kemampuan 100 persen dan berjuang merebut setiap bola.

"Kami tidak boleh memberikan ruang kepada Bali United. Jika mereka ingin mencetak gol, mereka harus bekerja keras karena kami akan membuat pertandingan berjalan sulit. Kami ingin bermain seperti sedang berperang, di mana setiap bola diperjuangkan dengan semangat tinggi," serunya.

*Kilas Balik Strategi Tanpa Penyerang Murni*

Selain menyoroti mentalitas, Andre juga membuka suara terkait variasi taktik yang kerap diterapkan timnya, termasuk keputusan memainkan false nine di laga sebelumnya. Menurutnya, keputusan tersebut diambil berdasarkan kebutuhan taktis dan proyeksi fisik pemain hingga menit-menit akhir pertandingan.

"Di sepak bola Indonesia, banyak gol tercipta di menit-menit akhir. Jika tim tidak memiliki tenaga dan kekuatan yang cukup, mereka bisa kalah. Karena itu, rotasi dan penempatan pemain di waktu yang tepat sangat krusial," jelas Andre Caldas.

Dengan kombinasi waktu pemulihan yang lebih ideal pekan ini serta dukungan penuh suporter di Stadion Kanjuruhan, Arema FC optimistis mampu meredam ketajaman Bali United dan mengamankan hasil positif di kandang sendiri. Arema FC bertekad kembali mencatatkan kemenangan atas tim papan atas klasemen sementara, setelah pekan sebelumnya menumbangkan Dewa United dengan skor telak 4-0. (*)

Salam Satu Jiwa!

Banner Ads
Banner Ads
NEW NEW NEW NEW

AREMA FC 2025/26 JERSEY