17 October 2026
Gagal Pertahankan Keunggulan, Arema FC Alami Kekalahan Perdana di Kompetisi BRI Super League 2026/27
BOGOR — Arema FC harus mengakui keunggulan tuan rumah Garudayaksa FC dengan skor 1-3 dalam pertandingan tandang pekan 5 BRI Super League 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Pakansari Bogor, Sabtu (17/10) sore. Kekalahan harus diterima anak asuh Marcos Santos tersebut usai gagal mempertahankan keunggulan di awal laga, sebelum kebobolan dua gol pasca-cooling break dan satu gol lagi di babak kedua.
Arema FC sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol cepat pada menit 4 di babak pertama. Namun, Singo Edan harus rela kecolongan akibat kesalahan sendiri serta ketajaman lini serang lawan.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Pelatih Arema FC Marcos Santos mengungkapkan kekesalannya atas jalannya laga. Dia menyebut timnya memulai pertandingan dengan sangat baik dan sempat mencetak gol cepat, namun situasi berubah drastis setelahnya akibat kelengahan di lini belakang.
"Kami memulai dengan sangat baik, mencetak gol pertama di menit-menit awal dan memiliki kesempatan untuk mencetak gol lebih banyak. Tapi kemudian kami gagal mengantisipasi sepak pojok sehingga mereka mencetak gol. Jairo, pemain yang sangat bagus dari Garudayaksa, mencetak gol kedua," katanya.
Pria asal Brasil itu juga menjelaskan bahwa pada babak kedua timnya mencoba memperbaiki taktik dan menciptakan banyak peluang, namun hal tersebut justru membuat pertahanan menjadi terbuka dan dimanfaatkan lawan melalui serangan balik.
"Di babak kedua kami mencoba memperbaikinya dan memiliki lebih banyak masalah, kami menciptakan lebih banyak peluang, tetapi kami mengekspos diri kami sendiri dan kemudian gol ketiga seperti mengakhiri pertandingan," jelasnya.
Marcos menambahkan bahwa ia turut merasa sedih melihat antusiasme suporter yang hadir langsung ke stadion untuk bernyanyi dan mendukung tim, namun timnya belum mampu mempersembahkan kemenangan. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa kompetisi masih berada di awal dan tim akan terus bekerja keras untuk menatap laga berikutnya.
Sementara itu, ungkapan penyesalan yang serupa juga disampaikan oleh pemain Arema FC, Robi Darwis, yang tampil sebagai pemain pengganti di paruh kedua pertandingan. Masuk di pertengahan babak dan bermain selama kurang lebih 10 hingga 15 menit, Robi menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan pelatih harus dibayar dengan penampilan 100 persen tanpa menjadikan batasan waktu sebagai alasan untuk tampil buruk.
Robi secara terbuka mengaku merasa kecewa dan malu karena belum bisa memberikan hasil maksimal di laga tandang (away), mengingat banyak suporter Aremania yang datang langsung memberikan dukungan di stadion.
Menatap sisa kompetisi ke depan, skuad Arema FC berkomitmen untuk tidak sekadar mengumbar janji, melainkan melakukan introspeksi diri secara menyeluruh guna mengamankan target tiga poin di setiap pertandingan berikutnya.
"Tentu kesimpulannya saya minta maaf juga karena kita sebagai pemain belum bisa memberikan hasil maksimal tiga poin. Tapi, kami tidak akan banyak janji-janji terus janji. Tentunya setiap game kami akan intropeksi diri, apa kekurangan, apa yang harus ditambah. Tentu target selanjutnya game ke depannya pasti target 3 poin," tegas dia.
Hasil ini, membuat Arema FC tak kunjung meraih kemenangan dalam empat laga terakhir. Selain itu, kalah 1-3 menjadi kekalahan pertama di BRI Super League 2026/2027, yang membuat posisi di klasemen turun ke peringkat 10. (*)
Salam Satu Jiwa!