10 October 2026
Drama 4 Gol di Kanjuruhan: Arema FC Paksa Bhayangkara Presisi Bermain Imbang
Match Summary in News
Malang — Pertandingan sengit pada lanjutan BRI Super League 2026-2027 pekan ini menyajikan duel dramatis antara Arema FC kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Berlaga di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10/2026) sore WIB, kedua tim harus puas berbagi poin setelah mengakhiri laga dengan skor imbang 2-2.
Laga yang disaksikan oleh 1.528 penonton di bawah cuaca cerah 28 °C ini dipimpin oleh wasit Sance Lawita. Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi dengan diwarnai aksi saling kejar gol sejak babak pertama hingga menit-menit akhir babak kedua.
Babak Pertama: Tim Tamu Mampu Unggul Cepat
Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil menekan sejak peluit awal. Skema serangan cepat yang dibangun anak asuh Oscar Willian Bruzon membuat lini belakang Arema FC kewalahan:
Menit 14 (Gol 0-1): Matías Ocampo membuka keunggulan Bhayangkara lewat tembakan terarah setelah memanfaatkan umpan manis dari Moussa Sidibé.
Menit 30 (Gol 0-2): Penyerang asing Milan Ristovski menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 0-2 usai mengonversi umpan dari Kevin Sibille.
Menit 41 (Kartu Kuning): Penyerang Arema FC, Marcos Vinicius (MV), diganjar kartu kuning akibat pelanggaran terhadap Moussa Sidibé.
Menit 45+2 (Kartu Kuning): Matías Ocampo menerima kartu kuning usai melakukan pelanggaran keras.
Menit 45+5 (Drama VAR Penalty Canceled): Wasit Sance Lawita sempat menunjuk titik putih untuk Arema FC setelah dugaan handball Ocampo di kotak terlarang. Namun, setelah melakukan peninjauan VAR di pinggir lapangan, wasit membatalkan keputusan penalti tersebut.
Babak Kedua: Respon Taktis dan Bangkitnya Singo Edan
Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius Santos Goncalves, merespon kondisi tertinggal dengan memasukkan Arkhan Fikri menggantikan Hansamu Yama Pranata sejak awal babak kedua:
Menit 51 (Gol 1-2): Marcos Vinicius (MV) mencetak gol balasan bagi Arema FC dengan memanfaatkan assist presisi dari Gabriel Silva.
Menit 59 (Gol 2-2): Stadion Kanjuruhan bergemuruh ketika Oluwasegun Samuel Otusanya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Menit 64 (Skema Rotasi Ganda Bhayangkara): Menghadapi tekanan Arema, Bhayangkara menarik keluar Milan Ristovski dan Frengky Missa untuk menggantikan mereka dengan Anton Søjberg dan Firza Andika.
Menit 68 (Kartu Kuning): Gelandang bertahan Arema FC, Matheus (M. Blade), mendapatkan hukuman kartu kuning.
Menit 72 (Pergantian Bek): Bhayangkara memasukkan Nehar Sadiki menggantikan kapten Kevin Sibille.
Menit 74 (Rotasi Gelandang Arema): Gustavo França Amadio masuk menggantikan Careca di lini tengah Singo Edan.
Menit 79 (Pergantian Striker): Mauro Zijlstra masuk menggantikan pencetak gol Oluwasegun Otusanya.
Menit 84 (Kartu Kuning): Gelandang Bhayangkara, Mauricio Vera, diganjar kartu kuning oleh wasit.
Menit 89 (Pergantian Terakhir Arema): Leo Guntara masuk menggantikan kapten Johan Ahmat Farizi.
Rekap Sanksi & Kartu
Kartu Kuning Arema FC: Marcos Vinicius (41'), Matheus / M. Blade (68').
Kartu Kuning Bhayangkara Presisi: Matías Ocampo (45+2'), Mauricio Vera (84').
Kartu Merah: Tidak ada.
Catatan Kartu & Sanksi Pelanggaran
Berdasarkan data e-start list, jalannya laga di Stadion Kanjuruhan ini diwarnai oleh beberapa pelanggaran yang berbuah kartu kuning:
Arema FC:
Marcos Vinicius diganjar kartu kuning pada babak pertama.
Bhayangkara Presisi Lampung FC:
I Putu Gede Juni Antara menerima kartu kuning.
Allano Brendon de Souza Lima mendapatkan kartu kuning.
Matias Ernesto Ocampo Ornizun diganjar kartu kuning.
T. M. Ichsan yang berada di bangku cadangan turut mendapatkan kartu kuning.
Rangkuman Pergantian Pemain
Kedua juru taktik melakukan rotasi pemain di paruh kedua untuk menjaga intensitas dan mengubah alur permainan:
Arema FC:
Pelatih kepala Marcos Vinicius Santos Goncalves memasukkan beberapa pemain segar dari bangku cadangan seperti Arkhan Fikri, Mauro Nils Zulstra, Gustavo Franca Amadio, Salim Akbar Tuharea, dan Robi Darwis untuk mendongkrak daya gedor tim di babak kedua setelah sempat tertinggal.
Bhayangkara Presisi Lampung FC:
Pelatih Oscar Willian Bruzon Barreras juga melakukan pergantian taktis dengan menurunkan pemain-pemain cadangan seperti Nehar Sadiki, Anton Soejberg Horup, T. M. Ichsan, Sani Rizki Fauzi, Wahyu Subo Seto, Damianus Adiman Putra, I Made Andhika Pradana Wijaya, Muhammad Ferarri, dan penyerang sayap Ryan Kurnia guna mempertahankan keunggulan serta meredam tekanan tuan rumah.
Salam Satu Jiwa!