21 October 2026
Arema FC Perpanjang Tren Buruk 5 Laga Tanpa Kemenangan
Bekasi – Arema FC harus menelan pil pahit usai dibantai tuan rumah Persija Jakarta dengan skor telak 1-5 dalam lanjutan kompetisi di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026) malam. Hasil minor ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun sekaligus hasil terburuk bagi Tim Singo Edan sepanjang musim ini. Kekalahan telak di Bekasi tersebut memperpanjang catatan kelam Arema FC yang kini tak pernah meraih kemenangan dalam 5 pertandingan terakhir.
Dalam sesi konferensi pers usai laga, Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tak menampik bahwa timnya tampil di bawah performa terbaik. Jadwal pertandingan yang terbilang padat dengan jeda singkat dinilai menguras kondisi fisik serta mental anak asuhnya.
"Sangat sulit memainkan banyak pertandingan secara beruntun. Kami harus melakukan penyesuaian, terutama dari sisi mental, sekaligus memulihkan kondisi para pemain secepat mungkin," ujar Marcos Santos usai pertandingan.
Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut enggan menjadikan jadwal padat sebagai dalih utama atas kekalahan telak timnya.
"Kami terus menjalani pertandingan demi pertandingan dengan jadwal yang berat, tetapi itu bukan alasan. Ini sudah menjadi rentetan laga di mana kami belum menunjukkan performa dan sikap bermain seperti yang kami inginkan, serta belum memenuhi harapan suporter dan klub," tegasnya.
Sempat Memberi Perlawanan di Babak Pertama
Marcos menilai anak asuhnya sebenarnya sempat menunjukkan organisasi permainan yang cukup solid pada paruh pertama. Namun, ketika mencoba keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan, pertahanan Arema FC justru kewalahan meredam efektivitas serangan Persija.
"Pada babak pertama terlihat organisasi permainan, kerja keras, dan keinginan para pemain untuk membaik. Ketika kami mulai berkembang, kami justru kebobolan gol kedua, dan saat mencoba keluar menyerang, Persija mampu memanfaatkan situasi," jelas Marcos.
Dia juga mengakui kualitas lawan yang tampil klinis di kandang sendiri. Menurutnya, Persija memang layak menjadi salah satu kandidat kuat juara musim ini berkat komposisi skuad dan kedalaman tim yang dimiliki.
Kecewa dan Minta Maaf kepada Suporter
Merespons kekecewaan pendukung setia yang hadir langsung di Bekasi, Marcos menyampaikan rasa duka dan permohonan maaf atas hasil buruk yang diraih tim asuhannya.
"Arema memiliki basis suporter yang besar dan menuntut hasil baik karena ini klub besar. Kami kecewa dan sedih tidak bisa memberikan hasil positif. Kebobolan lima gol tentu bukan sesuatu yang memuaskan bagi kami di ruang ganti, terutama bagi para suporter," ungkapnya.
Menatap laga berikutnya yang sudah menanti dalam waktu dekat, Marcos meminta skuad Singo Edan untuk segera bangkit dan melakukan evaluasi total. "Kompetisi masih berjalan, kami harus segera memperbaiki permainan agar tidak terus berkutat di papan tengah. Kami harus tetap tegar, mengangkat kepala, dan fokus penuh ke pertandingan berikutnya," pungkas Marcos. (*)
Salam Satu Jiwa!