20 October 2026
Arema FC Diharapkan Perbaiki Krisis Kepercayaan dan Komunikasi Jelang Laga Sarat Mental Melawan Persija
MALANG – Arema FC tengah menghadapi Pekerjaan Rumah (PR) besar setelah menelan kekalahan mengecewakan pada laga pekan kelima Liga 1 . Dalam tayangan podcast resmi klub, mantan manajer Arema 2011, Sunavip Ra Indrata dari Malang Post bersama jurnalis media lokal, Hendra dari Malang Times membedah secara blak-blakan masalah internal tim menjelang laga krusial kontra Persija Jakarta pada pekan ke-6 Rabu 21 Oktober 2026.
Hilangnya Trust dan Teamwork
Menurut analisa Indra, Arema FC saat ini kehilangan dua aspek krusial di dalam lapangan, yaitu kepercayaan (trust) dan kerja sama tim (teamwork).
Masalah ini disinyalir berakar dari keputusan sang pelatih, Marcos Santos, yang dinilai kurang memercayai kedalaman skuadnya.
"Pelatih terkesan memaksakan komposisi pemain yang tidak pas dengan skemanya, serta menempatkan beberapa pilar di luar posisi aslinya," ujar Indra.
Akibatnya, alur permainan Arema menjadi mudah terbaca oleh lawan, terutama di sektor gelandang bertahan yang dinilai rapuh sejak absennya figur petarung seperti Dewangga dan Betinho.
Hal senada disampaikan oleh Hendra, yang menyoroti jarak antar-lini yang terlalu jauh saat bertanding akibat para pemain terlampau percaya diri (overconfident) setelah mencetak gol cepat menit ke5 lewat Blade saat laga pekan ke -5 lawan Garudayaksa.
Komunikasi antarpemain dan lambatnya pelatih dalam membaca situasi perubahan strategi di pinggir lapangan juga memperparah rapuhnya pertahanan Singo Edan saat mengantisipasi serangan balik.
Solusi Non-Teknis: Pendekatan Dari Hati ke Hati
Menatap jeda waktu yang sangat mepet berkisar 4 hingga 5 hari sebelum pekan keenam, tim analis menyarankan agar jajaran kepelatihan tidak melulu berfokus pada masalah taktik.
Keberadaan asisten pelatih lokal seperti Siswantoro dan Doni Suherman juga pemain senior seperti Jhon Al Farizi dan Dendi Santoso diharapkan didengarkan saran masukannya agar mampu menjadi jembatan psikologis antar pemain.
Tim pelatih didesak untuk berani mengetuk hati para pemain dan membangun kembali komunikasi interpersonal yang intens.
Pendekatan non-teknis ini dinilai penting untuk mengembalikan kenyamanan bermain, terutama bagi para pemain muda yang secara mental rentan tertekan akibat hasil minor di awal musim.
Laga Klasik Sarat Tekanan Mental
Pertandingan pekan keenam antara Persija Jakarta vs Arema FC diprediksi akan menjadi perang mental, mengingat kedua tim sama-sama menelan kekalahan di laga sebelumnya.
Ditambah lagi dengan tensi suporter The Jakmania dan Aremania yang akan memadati stadion, tekanan di pundak pemain dipastikan berlipat ganda.
Podcast resmi ini ditutup dengan prediksi skor yang beragam dari para analis media. Hendra optimistis laga akan berakhir imbang 2-2, sementara Indra memprediksi Arema bisa takluk 0-2 jika Marcos Santos tidak segera merombak egonya dalam menyusun penempatan pemain.
Kendati diwarnai kritik tajam, evaluasi objektif ini dilontarkan semata-mata sebagai bentuk kecintaan agar Arema FC segera kembali ke jalur kemenangan.
Podcast selengkapnya dapat ditonton di channel youtube aremafcofficialtv : Tonton Disini!
Salam Satu Jiwa!