PEMKAB DUKUNG UPAYA ANGKAT WISATA DAN POTENSI DESA

PEMKAB DUKUNG UPAYA ANGKAT WISATA DAN POTENSI DESA

TAJINAN - Plt. Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM mengapresiasi totalitas dan inovasi masyarakat Kecamatan Tajinan dalam upaya angkat potensi desanya masing-masing. Ungkapan tersebut disampaikan Pak Sanusi, sapaan akrab usai memimpin pelaksanaan kegiatan Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) di Kecamatan Tajinan dengan mengunjungi sejumlah potensi unggulan di enam desa setempat. Utamanya, di bidang ekonomi kreatif, pertanian dan pariwisata.

Beliau lantas menyebut, seperti saat mengunjungi Desa Sumbersuko dan mencatat warga sangat bersemangat mengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Demikian juga di Desa Gunungronggo terkait keberadaan Wisata Alam Sumber Jenon dengan memiliki kearifan budaya lokal masyarakat setempat yang begitu kental seperti upacara adat Nyladran sebagai bentuk rasa syukur atas berkah dan karunia Allah SWT.

Tak ketinggalan, Pak Sanusi juga memuji kreatifitas masyarakat Desa Purwosekar dengan keberadaan hasil produksi UMKM di Kampung Hapi. Diantaranya batik khas Tajinan, aneka produk olahan jamu dan snack, serta seniman kostum karnafal. Desa Ngawonggo juga dicatatnya juga memiliki potensi wisata buah keberadaan situs patirtan. Tak mau kalah, Desa Pandanmulyo dengan embung desa Tirtomulyo yang oleh Pemkab Malang dibantu benih ikan.

''Pemkab Malang mendukung penuh langkah masyarakat Kecamatan Tajinan dalam melangkah bersama untuk membuat perekonomian menjadi lebih baik. Dukungan diantaranya bisa berupa pembangunan fisik, seperti penunjang akses jalan menuju Sumber Jenon, Embung Tirtomulyo, Situs Patirtan dan Kampung Hapi," terang Bupati.

Pria asal Gondanglegi ini menyebut, pembangunan fisik bisa diwujudkan dalam upaya memperbaiki dan melebarkan akses jalan sebagai sarana menuju ke lokasi wisata. Selain itu, kata beliau, di Sumber Jenon misalnya, hingga kini belum memiliki pendopo, mushola dan kantor pengelola air jenon. Karenanya, Pemkab akan menganggarkan di tahun 2020 untuk melengkapi sarana dan fasilitas bagi pengunjung.

''Harapannya, sehingga ada tempat istirahat dan beribadah bagi pengunjung. Demikian juga mengkonsep wisata desa ini dengan sedemikian rupa agar menarik. Di Sumber Jenon terdapat pohon purbakala di dalam kolam air. Begitu juga, di Kampung Hapy yang didukung kreatif dari warganya. Memanfaatkan lingkungan rumah tangga dengan memenuhi dan menanam sayur mayur, memproduksi batik," terangnya.

Khusus potensi Kecamatan Tajinan di bidang tanaman hortikultura, Pemkab akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para petani setempat. Dikatakannya, holtikultura juga menjadi potensi unggulan yang turut mampu menjaga kestabilitas ketahanan pangan Kabupaten Malang dan secara nasional. Misal pertanian tomat dan cabe.

''Untuk langkah awal adalah memberikan edukasi kepada petani. Misal jadwal tanamnya harus ada penyesuaian. Ketika musimnya berlimpah, atau panen raya, jangan berada dalam jadwal mulai menanam. Harapanya agar bisa menyesuaikan ketika petani Tajinan memasuki jadwal panen maka tidak berada di musim panen raya," pungkas Bupati. (humas/poy)

Sumber : http://www.malangkab.go.id