Gandeng Inagata, Arema FC Luncurkan Website dengan Konsep Berbeda

Gandeng Inagata, Arema FC Luncurkan Website dengan Konsep Berbeda

Website memang sudah menjadi bagian integral dalam kebutuhan berbagai hal dewasa ini. Mulai dari institusi pemerintah, perusahaan, hingga forum dan klub sepakbola. Website telah menjadi muka dan jendela presentasi kepada publik. Sehingga keberadaan portal teramatlah penting, apalagi di era digital seperti sekarang.

 

Hal ini juga sudah disadari oleh Arema FC. Sebagai salah satu klub di Indonesia dengan basis dukungan besar, maka berbagai kegiatan dan juga informasi dari klub berjuluk Singo Edan ini tidak hanya diakses dari masyarakat Malang Raya, bahkan juga penggemar dari seluruh dunia. Bahkan setidaknya, saat ini, Arema sudah memiliki kurang lebih 2.000.000 pelanggan (aset digital) dari berbagai media sosial yang dimiliki. 

 

Untuk itu, di usia yang menginjak ke-32 tahun pada 2019 ini, Arema FC mencoba bergerak lebih maju lagi, khususnya dalam memberikan pelayanan informasi dan komunitas melalui website. Dengan menggandeng salah satu perusahaan rintisan (startup) asli Malang, Inagata, sebagai pembuat dan juga pengembang website terbaru, Arema berharap situs resmi mereka dengan domain aremafc.com, akan menjadi pusat informasi terdepan dan lengkap, bukan hanya dari sisi Arema sebagai klub sepakbola, juga Malang Raya, sebagai homebase Singo Edan.

 

“Kami menyebut kerjasama dengan Inagata ini ‘sinergi portal maya’. Kami berharap aremafc.com, ke depan tidak saja jadi pusat informasi Arema FC sebagai klub. Melainkan juga bisa menjadi portal bagi dunia untuk bisa melihat bagaimana keindahan dan perkembangan di Malang Raya,” ucap Media Officer Arema FC Sudarmaji.

 

“Alasan kami memilih berkolaborasi dengan Inagata, adalah karena mereka selama ini dikenal sebagai startup yang sangat dinamis dengan banyak klien, bukan saja dari dalam, melainkan juga dari luar negeri. Sehingga kami percaya,Inagata akan memberikan warna baru dalam Arema FC khususnya dari sisi portal ke depannya,” imbuh Sudarmaji.

 

Sementara CEO Inagata M. Miftahul Huda menyampaikan, bahwa timnya bukan hanya melakukan desain ulang portal aremafc.com, melainkan juga merombak ulang tampilan dari web yang memiliki ribuan pengunjung setiap harinya tersebut.

 

Selain itu web baru klub juara Piala Presiden 2017 dan 2019 tersebut, juga akan memiliki beberapa fitur terkini, yang sebelumnya tidak ada dalam tampilan portal sebelumnya. Seperti misalnya, artikel non Arema yang bermuatan tentang potensi di tiga wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kab. Malang dan Kota Batu), update informasi tim dan pemain yang sudah disinkronisasi dengan web resmi Liga 1, pendataan suporter yang memungkinkan mereka untuk bisa turut berkontribusi dalam web juga, serta ke depan akan segera juga dilengkapi dengan fitur pembelian tiket secara online.

 

“Kami melakukan redesign dan rebranding dari aremafc.com. Tim kami mengerjakan web ini dari nol, dan membuat tampilan, fitur dan tombol - tombolnya seramah mungkin dengan pengguna dan masyarakat. Sehingga akan sangat mudah diakses. Selain itu, juga kini aremafc.com sudah sangat mobile responsive, sehingga tampilannya sudah sangat nyaman di layar device apapun, baik di desktop, ponsel pintar dan tablet,” kata Miftah sapaan akrab M. Miftahul Huda.

 

Menurut Miftah, mengerjakan web bagi Arema FC tidak seperti mengerjakan web - web lainnya. Bagi dirinya ada tantangan dan kebanggaan tersendiri untuk bisa membuat tampilan terbaik bagi portal aremafc.com ini.

 

“Arema punya keunikan karakter tersendiri, dibanding yang lain. Baik dari sisi institusi, maupun juga tim sepakbola. Kami sudah mempelajari banyak portal resmi tim lain, baik nasional, maupun internasional untuk bisa mendapatkan desain UI/UX terbaik untuk aremafc.com. Arema adalah tim yang sangat mengedepankan Aremania sebagai suporternya dan juga warga Malang dibanding dengan klubnya sendiri, sehingga hal ini juga menjadi spirit dan konsep kami dalam menggarap portal aremafc.com ini,” tutur Miftah.

 

Untuk lama pengerjaan website aremafc.com ini, total tim Inagata membutuhkan waktu hampir selama 60 hari. Mulai dari konsep, re-design, dan re-branding, hingga akhirnya menjadi produk yang siap untuk bisa dinikmati oleh masyarakat seperti saat ini.