Memaknai “Lebih Edan” di 31 Tahun Arema FC

Lembar demi lembar perjalanan Arema FC akhirnya mencapai usia 31 tahun. Sebuah usia yang matang untuk sebuah klub sepak bola dengan perjuangan yang berdarah-darah.

 

 

Tiga dekade lebih yang sudah dilalui memberikan semangat tersendiri, semangat untuk LEBIH EDAN yang menjadi jargon yang harus diteriakkan dengan lantang di ulang tahun ke 31.
Dalam filosofi Arek-arek Malang, Edan lebih dari sekedar gila. Edan diartikan sebagai sesuatu yang mengundang decak kagum. Kekaguman akan nilai-nilai semangat dan kebersamaan untuk mempertahankan kebanggaan yang sama yakni Arema.
LEBIH EDAN juga merupakan apresiasi terhadap dukungan Aremania selama ini. Mereka selalu LEBIH EDAN dalam memberikan dukungan kepada tim, sehingga bisa merawat semboyan Arema tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana.
Dari sisi pemain di lapangan, hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri. Arema bukanlah perjalanan yang dibangun dengan setengah-setengah. Tetapi dibangun dengan segenap panggilan jiwa dan semangat lebih.
Filosofi Logo
Pada peringatan ulang tahun ke 31 tahun ini dengan tegas menonjolkan singa jantan dengan gagahnya memegang erat angka satu. Kenapa angka satu? Harapannya Arema akan selalu menjadi nomor satu. Di sisi lain, usia tidak hanya merepresentasikan angka, tetapi juga sebuah perjalanan panjang. Sang singa mengibaratkan usia adalah nyawa yang harus dipegang dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Semangat diibaratkan adalah api yang menyala-nyala. Hal itu disimbolkan dengan simbol api berwarna merah yang melingkari sosok singa yang mengaum. Simbol api dibuat saling menyatu satu sama lain, hal ini menandakan bahwa untuk menjaga api tetap menyala dibutuhkan semangat persatuan dan kesatuan.

 

 

 

 

Leave a Reply