1987 Takjil Akademi Arema Bisa Jadi Tradisi

June 12, 2016
dsc_0081

Kegiatan berbagi 1987 takjil yang dilakukan di empat titik di Kota Malang mendapatkan sambutan hangat dari  masyarakat, selain bertujuan positif, kegiatan tersebut juga akan menjadi tradisi baru Akademi Arema di bulan Ramadhan.

Sesuai dengan jumlahnya, 1987 merupakan tahun kelahiran Arema. “Kenapa jumlahnya 1987? Itu kita simbolkan sesuai dengan tahun lahir Arema, Alhamdulillah acara ini banyak mendapatkan sambutan positif dari masyarakat,  semoga kedepan bisa menjadi tradisi rutin,” ungkap Tjiptadi Purnomo, penanggung jawab acara.

Empat titik yang dituju diantaranya adalah  Rampal, perempatan Raja Bali, Dinoyo, dan di depan kantor Arema. Adi berharap kedepan tidak hanya dilakukan di empat titik, tetapi juga dilakukan di banyak titik. “Semakin kita memberikan kebermanfaatkan yang luas kepada masyarakat, barokah yang didapatkan juga semakin melimpah, “ tandasnya.

Selain membagikan 1987 bungkus takjil, Akademi Arema juga melaksanakan doa bersama untuk kemenangan Arema dalam pertandingan lanjutan Torabika Soccer Campion Ship (TSC) 2016 antar PSM melawan Arema Cronus (12/06/2016) di Stadion Andi Mattalatta Makassar.

Nuansa religi juga sangat kental di acara tersebut, sebab juga diwarnai dengan tausiyah yang diisi oleh Ustad Hamid Manan dan selanjutnya diadakan buka bersama dan sholat berjamaah.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini, tanpa dukungan yang diberikan mungkin acara ini  tidak terlaksana dengan baik,” tuturnya.

dsc_0097

DSC_0076

dsc_0080

dsc_0088

DSC_0083