Giron Bercerita Pengalaman Baru Naik Rantis dan Kapal Feri

May 8, 2016
giron dapat pengalamam baru naik rantis

Striker Arema Cronus Gustavo Giron dapat pengalaman baru di tur pertamanya. Saat melakoni laga away ke Madura United, pemain 30 tahun berpaspor Australia ini pertama kali merasakan naik rantis plus kapal feri secara privat.

“Saya tidak tahu kalau ke stadion harus naiknkendaraan seperti ini. Tentu sangat terkejut tapi pengalaman baru bagi saya,” kata mantan top skor National Premier League (NPL) Australia bersama Bayswater City itu.

Di dalam rantis, Giron tampak antusias menikmati perjalanan. Pelatih Milomir Seslija yang duduk didepannya bersama defender Goran Gancev banyak memberikan masukan sekaligus menggoda dia. “Rivalitas dengan suporter Surabaya memang tinggi. Karena ke Madura harus lewat Surabaya, jadi lebih aman pakai kendaraan seperti ini,” kata Milo.

Namun ditengah perjalanan Giron kembali terperangah. Dia baru sadar saat berangkat dari sebuah hotel di daerah Surabaya ke Madura, mereka harus melewatinya dengan naik kapal feri. Sebab, rombongan Arema tidak melewati jalur darat dengan tol Suramadu. Melainkan memilih jalur ke pelabuhan Tanjung Perak menyeberangi selat Madura dengan perahu.¬†“Sebenarnya kita mau kemana. Hehehe,” kata Giron sambil tersenyum. Melihat rekannya bingung, Gancev coba menggodanya. “Ini mau antar kamu pulang ke Australia, tapi naik kapal,” canda bek asal Makedonia itu.

Ketika di perahu, pemain kelahiran Kolumbia ini sempat turun dari mobil dan menikmati perjalanan. Dia juga ramah melayani permintaan foto dari petugas di perahu.

Sayangnya, ketika tampil di pertandingan, performanya belum mengkilap. Giron tak punya peluang dan pergerakannya selalu bisa ditutup oleh bek Madura United Fabiano Beltrame.

Namun terlepas dari hal itu, pengalaman pengamanan ekstra tersebut membuat mentalnya lebih kuat. Karena dia baru tahu kalau rivalitas klub di Indonesia sangat tinggi. Tapi keamanan pemain sangat diutamakan.